Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KESEHATAN MENTAL MEMPENGARUHI ISTITHAAH JAMAAH HAJI LANSIA DI KABUPATEN BOYOLALI Nurhidayati, Istianna; Murtana, Agus; Hastuti, Retno Yuli; Prayogo, Prayogo
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v12i2.226

Abstract

AbstractThe Hajj pilgrimage is a duty of humans to Allah, specifically for those who are capable (istita'ah) of traveling to the Kaaba. The purpose of this research is to determine the relationship between mental health and istita'ah among elderly Hajj pilgrims in Boyolali Regency. This research used a descriptive correlational design with a cross-sectional, using secondary data from Siskohatkes. The study employed purposive sampling, with a sample of 209 prospective Hajj pilgrims, based on inclusion criteria. The instruments used were the Self-Reported Questionnaire (SRQ 20) and the istita'ah questionnaire listed in Siskohatkes. Bivariate data analysis was conducted using the Kendall Tau test. The study results showed that 6 (2.9%) respondents were categorized as not meeting the health istita'ah for Hajj and 4 (1.9%) respondents had mental disorders. The study indicated an r-value of 0.813 and a p-value of 0.000, meaning there was a positive relationship between mental health and istita'ah among elderly Hajj pilgrims with high strength, and there was a significant relationship between mental health and istita'ah among elderly Hajj pilgrims in Boyolali Regency. To ensure that elderly prospective Hajj pilgrims maintain their mental health and health istita'ah status, it is recommended that they will deepen their religious education and spiritual preparation, keep their physical health by exercising regularly according to their abilities, maintain a healthy diet, get enough rest, undergo regular health check-ups, and maintain a positive mental attitude and motivation to stay healthy.
Peningkatan Kapasitas Relawan MDMC dan LHPB Dalam Fasilitasi Satuan Pembelajaran Aman Bencana di Amal Usaha Pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah Kabupaten Klaten Nurhidayati, Istianna; Hastuti, Retno Yuli; Murtana, Agus; Wijanarko, Yogi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i3.553

Abstract

Sekolah Aman Bencana merupakan hal yang sangat penting, terutama di daerah rawan bencana seperti Kabupaten Klaten. Amal Usaha Pendidikan yang aman bencana memerlukan dukungan yang solid dari relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk menjalankan pilar-pilar satuan pendidikan aman bencana (SPAB). Minimnya pelatihan khusus untuk relawan MDMC dalam kompetensi Fasilitator satuan pendidikan aman bencana menegaskan perlunya peningkatan kapasitas mereka. Melalui pelatihan yang sesuai, relawan MDMC dapat berkontribusi sebagai fasilitator SPAB di lingkungan pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah. Kegiatan PkM bertujuan untuk memeningkan kapasitas Relawan dan untuk membentuk komunitas Tangguh bencana dengan membangun jaringan yang kuat antara sekolah, relawan dan masyarakat untuk bersama menghadapi ancaman bencana. Kegiatan peningkatan kapasitas relawan MDMC dan LLHPB dalam memfasilitasi satuan pembelajaran aman bencana di Amal usaha Pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah Kabupaten Klaten dilaksanakan pada 12-13 Mei 2025 yang diikuti oleh 60 orang relawan MDMC dan LLHPB. Hasil kegiatan peningkatan kapasitas meningkatkan pemahaman relawan MDMC dan LLHPB. Untuk meningkatkan kapasitas relawan MDMC dan LLHPB dapat bersinergi dengan perguruan tinggi untuk mengadakan program pelatihan  secara berkelanjutan dan berbasis kebutuhan lokal.Sekolah Aman Bencana merupakan hal yang sangat penting, terutama di daerah rawan bencana seperti Kabupaten Klaten. Amal Usaha Pendidikan yang aman bencana memerlukan dukungan yang solid dari relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk menjalankan pilar-pilar satuan pendidikan aman bencana (SPAB). Minimnya pelatihan khusus untuk relawan MDMC dalam kompetensi Fasilitator satuan pendidikan aman bencana menegaskan perlunya peningkatan kapasitas mereka. Melalui pelatihan yang sesuai, relawan MDMC dapat berkontribusi sebagai fasilitator SPAB di lingkungan pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah. Kegiatan PkM bertujuan untuk memeningkan kapasitas Relawan dan untuk membentuk komunitas Tangguh bencana dengan membangun jaringan yang kuat antara sekolah, relawan dan masyarakat untuk bersama menghadapi ancaman bencana. Kegiatan peningkatan kapasitas relawan MDMC dan LLHPB dalam memfasilitasi satuan pembelajaran aman bencana di Amal usaha Pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah Kabupaten Klaten dilaksanakan pada 12-13 Mei 2025 yang diikuti oleh 60 orang relawan MDMC dan LLHPB. Hasil kegiatan peningkatan kapasitas meningkatkan pemahaman relawan MDMC dan LLHPB. Untuk meningkatkan kapasitas relawan MDMC dan LLHPB dapat bersinergi dengan perguruan tinggi untuk mengadakan program pelatihan  secara berkelanjutan dan berbasis kebutuhan lokal.