Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Impact of Frequency Bands on 4G LTE Coverage Planning: A Comparative Study in Padang City Dipal Irpandi; Siska Aulia; Zurnawita
International Journal of Wireless And Multimedia Communications Vol. 3 No. 2 (2026): International Journal of Wireless And Multimedia Communications
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/xyqm2b31

Abstract

The rapid growth of mobile data services has intensified demand for reliable 4G Long Term Evolution (LTE) coverage in urban areas with heterogeneous terrain. This study investigates the coverage performance of 4G LTE networks across four frequency bands—900 MHz, 1800 MHz, 2100 MHz, and 2300 MHz deployed in four sub-districts of Padang City, West Sumatra, Indonesia: Padang Utara, Padang Timur, Padang Barat, and Padang Selatan, totaling 33.26 km². Coverage characteristics are evaluated through link budget analysis, Maximum Allowable Path Loss (MAPL) computation, and Atoll-based radio propagation simulation. The Okumura-Hata model is applied for 900 MHz, while the COST-231 Hata model is used for 1800 MHz, 2100 MHz, and 2300 MHz. Key performance indicators include Reference Signal Received Power (RSRP) as the primary coverage metric, Signal-to-Interference-plus-Noise Ratio (SINR) as a quality indicator, and throughput as a supporting metric. Results show that 900 MHz achieves the widest coverage with a mean RSRP of −59.96 dBm (95.9% Excellent) using only 4 sites, while 2100 MHz yields the weakest mean RSRP of −87.51 dBm despite 21 sites. The 2300 MHz band—though highest in frequency—outperforms 2100 MHz in both RSRP and SINR due to its denser 33-site deployment. These findings confirm the fundamental trade-off between operating frequency, path loss, cell radius, and required site density in urban LTE deployment, and provide practical guidance for multi-band network planning in complex urban environments.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Handycraft Berbasis Digital Popy Maria; Amelia Yolanda; Yustini Yustini; Zurnawita Zurnawita; Siska Aulia
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 1,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i1.56

Abstract

Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) merupakan induk majelis taklim se-Indonesia. BKMT berfungsi sebagai media pemberdayaan dan pengembangan pendidikan keagamaan baik bagi setiap anggota organisasi maupun bagi masyarakat dan bangsa secara keseluruhan. BKMT Kecamatan Padang Utara merupakan salah satu BKMT yang berada di Kota Padang. BKMT ini mewadahi bidang dakwah, pendidikan, sosial dan pemberdayaan ekonomi. Permasalahan yang muncul pada bidang pemberdayaan ekonomi  adalah masih terbatasnya keterampilan yang dimiliki oleh anggota, keterbatasan waktu untuk pelaksanaan kegiatan dan keterbatasan pengetahuan tentang bagaimana  mempromosikan produk yang telah dihasilkan. Solusi yang diberikan yaitu melakukan pelatihan handycraft berupa pembuatan beberapa aksesoris.  Agar produk yang dihasilkan dapat dipromosikan secara online maka tim PKM juga akan memberikan tips bagaimana caranya mengoptimalkan smartphone yang dimiliki untuk membuat foto/video produk dan menggunakan software desain grafis canva untuk mendesain sebuah poster. Sedangkan untuk keterbatasan waktu yang dimiliki oleh anggota untuk hadir dalam kegiatan pelatihan yang nantinya dilaksanakan tim PKM akan membuatkan video tutorial pembuatan handycraft. Pelaksanaan kegiatan dimulai dulu dengan paparan tentang adaptasi teknologi pada era digital. Dilanjutkan paparan informasi apasaja yang harus ada pada sebuah poster dan mendesain poster pada canva dengan menggunakan template yang telah tersedia. Kemudian dilanjutkan dengan membuat handycraft berupa bros dan tasbih. Karya yang telah dibuat difoto dan diedit dengan software canva yang hasilnya nanti dapat digunakan sebagai media promosi. Dengan kegiatan ini diharapkan permasalahan mitra dapat diatasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi lebih baik.