Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA ASUPAN GIZI SEIMBANG DAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI DI TK AL HANIF Indah Wati; Zuidah Zuidah; Sukma Yunita; Srimis Leini Saragih; Kamaliah Ainun
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2283

Abstract

Gizi seimbang merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Ketidakseimbangan asupan gizi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti stunting, wasting, maupun obesitas. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi gizi dan pemantauan status gizi secara berkala menggunakan pengukuran antropometri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan orang tua mengenai pentingnya asupan gizi seimbang serta melakukan pemantauan status gizi anak melalui pengukuran antropometri di TK Al Hanif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan mengenai prinsip gizi seimbang dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2026 di TK Al Hanif Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah peserta sebanyak 20 anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan gizi telah terlaksana dengan baik dan mendapat respons positif dari guru serta orang tua sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada anak. Selain itu, hasil pengukuran antropometri menunjukkan bahwa seluruh anak (100%) berada pada kategori status gizi normal berdasarkan nilai IMT sesuai standar usia anak. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi gizi anak-anak di TK Al Hanif tergolong baik, serta didukung oleh upaya edukasi yang dapat memperkuat pemahaman mengenai pola makan sehat dan pemantauan pertumbuhan secara berkala. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan dan pengukuran antropometri dapat menjadi langkah preventif dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
The Association Between Self-Efficacy and Dietary Adherence Among Patients with Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis at Medan General Hospital in 2024 Kamaliah Ainun; Muslimah Pase
Benih : Journal of Midwifery Vol. 5 No. 02 (2026): Benih : Journal of Midwifery
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/benih.v5i02.610

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD), particularly End-Stage Renal Disease (ESRD), is a progressive and irreversible condition characterized by a gradual decline in renal function, resulting in the inability of the body to maintain metabolic balance and fluid-electrolyte homeostasis. According to data from the Indonesia Renal Registry (IRR), approximately 98% of patients with Chronic Kidney Disease undergo hemodialysis therapy, while only 2% receive peritoneal dialysis (PD). This study aimed to analyze the relationship between self-efficacy and dietary adherence among patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis at Haji General Hospital, Medan, in 2024. This study employed a quantitative approach using a cross-sectional design. The study population consisted of all patients undergoing hemodialysis twice a week. Samples were selected using an accidental sampling technique, resulting in 17 respondents who underwent hemodialysis during the three-day data collection period. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using the Chi-square test. The results showed that among the 17 respondents, most had a moderate level of self-efficacy (10 respondents; 58.8%). Regarding dietary adherence, the majority of patients were non-adherent to the prescribed diet (11 respondents; 64.7%). Statistical analysis revealed a significant association between self-efficacy and dietary adherence among patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis at Haji General Hospital, Medan, with a p-value of 0.007 (p < 0.05). In conclusion, self-efficacy was significantly associated with dietary adherence among patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis at Haji General Hospital, Medan, in 2024. These findings suggest that nutritionists and healthcare professionals should provide continuous nutrition education and counseling to improve patients' dietary adherence.