Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Performance

Pengaruh Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi, dan Akuntabilitas Publik terhadap Kinerja Rumah Sakit di Kabupaten Sumenep ., Hafidhah; Herli, Mohammad
Performance Vol 4, No 2 (2014): Performance
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan biaya terjangkau dilakukan pemerintah daerah dengan perbaikan secara terus-menerus (continous improvement) baik dalam bidang administrasi, pelayanan, teknologi kesehatan dan sebagainya. Kondisi ini mendorong RSD yang dulu merupakan cost centre, dimana semua biaya operasional RSD dibiayai oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui APBD dan APBN, kini harus memadukan orientasi service public oriented dan profit oriented. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan RSD yang profesional menuju terciptanya suatu lembaga publik yang berorientasi pada value for money (economy efficiency, and efectifity). Penelitian inidilakukan pada rumah sakit di Kabupaten Sumenep yaitu RSD dr. Moh. Anwar yang merupakan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep dan RSI Garam Kalianget yang merupakan rumah sakit swasta di Kabupaten Sumenep . Model analisis data yang digunakan menggunakan regresi linerar berganda dengan tujuan untuk mengetahui hubungan variabel dependen dan independennya. Berdarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kinerja rumah sakit dipengaruhi oleh ketiga faktor yang menjadi variabel dalam penelitian ini, yaitu faktor budaya organisasi, komitmen organisasi, dan akuntabilitas publik. Hal ini dibuktikan dari hasil uji regresi yang memperoleh nilai f hitung sebesar 4.626. sehingga dapat diartikan bahwa ketiga varibel secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja rumah sakit. Sementara itu berdasarkan hasil analisis, variabel buada organisasi menjadi vaktor dominan dalam meningkatkan kinerja rumah sakit dengan nilai sebesar 0.189, lebih tinggi dari variabel komitmen organisasi dan variabel akuntabilitas publik                                                                             Kata Kunci  : kinerja,rumah sakit,sumenep.
PENGARUH BUDAYA PATERNALISTIK DAN REGULASI PEMERINTAH TERHADAP CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILTY (CSR) DAN AKUNTANSI SOSIAL PERUSAHAAN ., Hafidhah; Herli, Mohammad
Performance Vol 3, No 1 (2013): Performance
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan sebagai salah satu pelaku ekonomi tentunya mempunyai peranan yang sangat penting terhadap kelangsungan hidup perekonomian dan masyarakat luas. Dalam menghadapi era globalisasi sekarang ini, dimana kemajuan dibidang informasi dan teknologi serta adanya keterbukaan pasar menjadikan perusahaan-perusahaan yang ada harus memperhatikan secara serius dan terbuka mengenai dampak-dampak atau tingkah laku perusahaan itu sendiri terhadap lingkungan dan sosialnya (stakeholder).Pemerintah memiliki peranan penting dalam mengontrol aktifitas perusahaan, utamanya dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Tekanan pemerintah terhadap perusahaan melalui undang-undang yang dibuat akan mendorong perusahaan untuk melaksanakan tanggungjwab sosialnya. Selain dari hal tersebut peranan budaya masayarakat juga diperlukan untuk meningkatkan kepedulian perusahaan.Budaya masyarakat madura yang menganut sistem paternalistik diaanggap sebagai hal yang penting dalam memberikan tekanan bagi perusahaan dalam melaksanakan tanggungjawab sosialnya.Artinya masyarakat dalam hal ini mendelegasikan wewenangnya terhadap tokoh yang diaangap berpengaruh di lingkungannya.Penelitian inidilakukan pada 5 (lima) perusahaan di Kabupaten Sumenep yang memiliki CSR. Model analisis data yang digunakan menggunakan regresi linerar berganda dengan tujuan untuk mengetahui hubungan variabel dependen dan independennya. Variabel independen yang terdiri dari Faktor Regulasi pemerintah dan faktor budaya paternalistik secara bersama-sama maupun persial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap CSR. Hal ini berarti hipotesis yang pertama diajukan terbukti. Variabel independen yang terdiri dari CSR secara bersama-sama maupun persial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akunatnsi sosial perusahaan. Hal ini berarti hipotesis yang kedua diajukan terbukti Key word  :Paternalistil, Regulasi pemerintah, CSR, Akuntansi sosial