Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Modul Energy Awareness System Menggunakan Wireless Sensor Actuator Network (Wsan) pada Ruang Kelas Fakultas Teknik Universitas Surabaya Ivan Taufan; Henry Hermawan; Djuwari
CALYPTRA Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak– Penggunaan listrik yang berlebihan dapat menyebabkan tingginya biaya listrik yang harus dibayar. Pada Tugas Akhir ini dibuat sistem yang berfungsi untuk mengurangi penggunaan daya listrik sehingga dapat menekan biaya listrik. Sistem ini dipasang dan diuji cobakan pada ruang kelas Fakultas Teknik Universitas Surabaya. Sistem yang dipasang ini dapat mengurangi penggunaan daya listrik dengan cara mengontrol penggunaan lampu dan AC. Sistem ini terdiri atas beberapa bagian yaitu koordinator node yang berada pada pusat dan berfungsi sebagai decision maker dari sistem, master node yang berfungsi untuk mengontrol lampu dan AC, dan router node yang berfungsi untuk menambah jarak jangkauan antara koordinator node dan master node. Lampu dan AC yang dikontrol oleh sistem ini akan menyesuaikan dari kondisi yang ada pada ruangan, ketika ruangan terasa panas, AC akan dikontrol untuk menurunkan suhunya atau ketika ruangan terasa gelap lampu akan dinyalakan sehingga ruangan menjadi terang. Pada master node akan dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu kontroler slave dan master kontroler. Slave mempunyai 2 fungsi yaitu sebagai sensor dan aktuator, sedangkan untuk master berfungsi untuk mengumpulkan semua data dari slave yang berfungsi sebagai sensor lalu mengirimkan ke koordinator dan untuk mengatur slave yang berfungsi sebagai aktuator. Hasil akhir dari Tugas Akhir berupa modul custom WSAN yang merupakan bagian dari energy awareness system. Modul custom yang dibuat sudah dapat mengontrol lampu, baik berdasarkan nilai yang dikirimkan oleh slave sensor maupun perintah yang berasal dari koordinator.Kata kunci: awareness system, wireless sensor actuator network Abstract– Excessive use of electricity can cause high electricity cost. This Final Project is about a system that has a function to reduce electricity usage so it can reduce electrical cost. This system is installed and tested on the classroom in the Faculty of Engineering, Universitas Surabaya. This system can reduce the usage of electricity by controlling the use of light and air conditioner. The system consisted of several parts, namely coordinator node that has a function as a decision maker on this system, master node that has a function to control the light and AC, and router node that has a function to increase the distance between the coordinator node and master node. The light and AC that controlled by this system will adjust their status according to the situation, when the temperature is high, the system will order the AC to reduce their temperature or when the room is dark, the system will order the light to be turned on. Master node will be divided into 2 parts, namely slave controller and master controller. Slave controller has 2 function, namely as a sensor and actuator, while master controller has a function to collect all data from the slave that has a function as a sensor, send the sensor data to coordinator node and manage the slave that has a function as actuator. The final result of this Final Project is a custom WSAN module that is a part of energy awareness system. The custom module that have been made can control the light, based on the value of sensor or from the coordinator node.Keywords: awareness System, wireless sensor actuator network
Factor Analysis of Physical Conditions Determinants of Ability Smash Salto Sepak Takraw: Analisis Kondisi Fisik Faktor Penentu Kemampuan Smash Salto Sepak Takraw Hermawan, Henry; Purnama, Sapta Kunta; Nugroho, Haris
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of the 1st SENARA 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v3i.152

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors of physical condition that determine the ability of the sepaktakraw somersault smash. This research method uses a quantitative approach with a confirmatory factor analysis design. The data to be collected will be processed and analyzed using the Computerized Statistics Program with the SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 23 system and using the Kaiser-Meyer-Olkin and Barlett's Test. The population in this study were all male sepak takraw athletes from Central Java in the smash position, totaling 73 athletes. The sampling technique used was purposive random sampling as many as 15 athletes. Based on the results of the research and data analysis that has been carried out, it can be concluded that the dominant physical condition factors that determine the ability of the sepak takraw somersault are speed, agility and leg muscle power.
Implementasi Hazard Detection dan Data Forwarding pada Soft-core Prosesor Sederhana Hermawan, Henry
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2024): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (February) - In Progress
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v5i1.6306

Abstract

Abstract—This paper presents the implementation of hazard detection and data forwarding in the pipeline concept used in developing TEUS-1, a simple, 16-bit, soft-core processor. This processor is planned to be used for the learning process related to examples of processor design for undergraduate students. The pipeline implemented on TEUS-1 is 5 stages. In initial testing, 10 data hazards were found due to the existence of data dependencies between sequential instructions. In order to eliminate these data hazards, an interlocking algorithm and a data forwarding algorithm has been added to the instruction decoding section and to the execution unit section, respectively. With the addition of this algorithm, all data hazards found during initial testing can be eliminated. Keywords: hazard detection, data forwarding, interlocking, data hazard, pipeline Abstrak—Makalah ini mempresentasikan tentang implementasi dari hazard detection dan data forwarding pada konsep pipeline yang digunakan dalam pengembangan soft-core prosesor sederhana, yaitu TEUS-1. Prosesor ini merupakan prosesor 16 bits yang rencananya akan digunakan untuk proses pembelajaran terkait dengan contoh desain prosesor untuk mahasiswa program Sarjana. Pipeline yang diimplementasikan pada TEUS-1 adalah 5 stages. Dalam pengujian awal, ditemukan adanya 10 data hazard akibat dari adanya data dependencies antar instruksi yang berurutan. Untuk menghilangkan data hazard ini, telah ditambahkan algoritma interlocking pada bagian instruction decoding dan algoritma data forwarding pada bagian execution unit. Dengan adanya penambahan algoritma ini, seluruh data hazard yang ditemukan pada saat pengujian awal dapat dihilangkan. Kata kunci: hazard detection, data forwarding, interlocking, data hazard, pipeline
Permainan Tradisional Dalam Pendidikan Jasmani: A Systematic Literature Review Wulansari, Dasih Ayu; Hermawan, Henry; Riyadi, Muhamad Bram; Nazareta, Putri Indah; Rozi, Fatkhur
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.622

Abstract

Permainan tradisional berperan strategis dalam pendidikan jasmani sebagai sarana pedagogis yang menyenangkan dan sarat nilai budaya lokal. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi permainan tradisional dalam pengembangan kurikulum pendidikan jasmani yang inklusif, relevan secara lokal, dan berbasis bukti. Melalui metode systematic literature review, 43 artikel ilmiah terbitan 2020 hingga 2025 dianalisis dengan pendekatan PRISMA untuk mengidentifikasi tren, kesenjangan, dan temuan utama terkait topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat ilmiah terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani menunjukkan konsistensi dan peningkatan pada tahun-tahun terakhir. Indonesia muncul sebagai kontributor utama dengan jejaring kolaborasi internasional yang kuat, menunjukkan relevansi global dari pendekatan berbasis budaya ini. Permainan tradisional terbukti mendukung perkembangan keterampilan motorik, kebugaran jasmani, motivasi intrinsik, dan nilai-nilai sosial peserta didik. Kajian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan motor praxeology untuk memahami struktur dan konteks budaya dalam permainan. Temuan ini memberikan dasar kuat bagi penyusunan kurikulum pendidikan jasmani yang kontekstual dan menyenangkan, serta mendukung transformasi pedagogis yang mengintegrasikan warisan budaya dalam pembelajaran modern. Studi ini juga membuka peluang riset lanjutan melalui pendekatan eksperimental dan pengembangan instrumen evaluatif yang lebih mendalam untuk mengukur dampak afektif dan sosial dari permainan tradisional.
Factor Analysis of Physical Conditions Determinants of Ability Smash Salto Sepak Takraw: Analisis Kondisi Fisik Faktor Penentu Kemampuan Smash Salto Sepak Takraw Hermawan, Henry; Purnama, Sapta Kunta; Nugroho, Haris
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of the 1st SENARA 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v3i.152

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors of physical condition that determine the ability of the sepaktakraw somersault smash. This research method uses a quantitative approach with a confirmatory factor analysis design. The data to be collected will be processed and analyzed using the Computerized Statistics Program with the SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 23 system and using the Kaiser-Meyer-Olkin and Barlett's Test. The population in this study were all male sepak takraw athletes from Central Java in the smash position, totaling 73 athletes. The sampling technique used was purposive random sampling as many as 15 athletes. Based on the results of the research and data analysis that has been carried out, it can be concluded that the dominant physical condition factors that determine the ability of the sepak takraw somersault are speed, agility and leg muscle power.