Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Permainan Tradisional Dalam Pendidikan Jasmani: A Systematic Literature Review Wulansari, Dasih Ayu; Hermawan, Henry; Riyadi, Muhamad Bram; Nazareta, Putri Indah; Rozi, Fatkhur
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.622

Abstract

Permainan tradisional berperan strategis dalam pendidikan jasmani sebagai sarana pedagogis yang menyenangkan dan sarat nilai budaya lokal. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi permainan tradisional dalam pengembangan kurikulum pendidikan jasmani yang inklusif, relevan secara lokal, dan berbasis bukti. Melalui metode systematic literature review, 43 artikel ilmiah terbitan 2020 hingga 2025 dianalisis dengan pendekatan PRISMA untuk mengidentifikasi tren, kesenjangan, dan temuan utama terkait topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat ilmiah terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani menunjukkan konsistensi dan peningkatan pada tahun-tahun terakhir. Indonesia muncul sebagai kontributor utama dengan jejaring kolaborasi internasional yang kuat, menunjukkan relevansi global dari pendekatan berbasis budaya ini. Permainan tradisional terbukti mendukung perkembangan keterampilan motorik, kebugaran jasmani, motivasi intrinsik, dan nilai-nilai sosial peserta didik. Kajian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan motor praxeology untuk memahami struktur dan konteks budaya dalam permainan. Temuan ini memberikan dasar kuat bagi penyusunan kurikulum pendidikan jasmani yang kontekstual dan menyenangkan, serta mendukung transformasi pedagogis yang mengintegrasikan warisan budaya dalam pembelajaran modern. Studi ini juga membuka peluang riset lanjutan melalui pendekatan eksperimental dan pengembangan instrumen evaluatif yang lebih mendalam untuk mengukur dampak afektif dan sosial dari permainan tradisional.
Evaluasi Integrasi Media Digital Terhadap Regulasi Motivasi Belajar Siswa SMP dalam Pendidikan Jasmani Nazareta, Putri Indah; Mukholid, Agus; Sabarini, Sri Santoso; Liskustyawati, Hanik; Syaifullah, Rony; Waluyo, Waluyo
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.760

Abstract

Penelitian evaluatif ini bertujuan untuk menelaah secara kritis implementasi media digital dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya dalam kaitannya dengan regulasi motivasi belajar intrinsik siswa. Evaluasi dilakukan dengan mengintegrasikan Technology Acceptance Model (TAM), yang mencakup Persepsi Kegunaan dan kemudahan penggunaan, dengan Self-Determination Theory (SDT) untuk mengkaji pemenuhan kebutuhan kompetensi dan otonomi sebagai prediktor regulasi intrinsik. Data dikumpulkan melalui survei cross-sectional terhadap 270 siswa dari sembilan SMP negeri di Kecamatan Banjarsari. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kegunaan media digital berada pada kategori tinggi (M = 5.89) dan terbukti berpengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan kompetensi siswa (β = 0.45; p 0.01). Sebaliknya, Persepsi Kemudahan Penggunaan, meskipun berada pada kategori tinggi-sedang (M = 5.12), tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan otonomi siswa (β = 0.10; p 0.05). Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara fungsi teknis media digital dan pengalaman otonomi belajar siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas integrasi media digital dalam PJOK tidak hanya ditentukan oleh kegunaannya, tetapi sangat bergantung pada sejauh mana desain dan implementasinya mampu mendukung rasa kendali dan kemandirian siswa. Temuan ini menjadi dasar evaluatif penting bagi pengembangan media digital PJOK yang lebih berorientasi pada kualitas motivasi intrinsik.
Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Melalui Program Pembelajaran Intervensif Berbasis Pendekatan Taktis di SD Negeri Palur 2 Syahputri, Aulia Maris; Nazareta, Putri Indah; Mukholid, Agus; Sabarini, Sri Santoso; Liskustyawati, Hanik; Syaifullah, Rony
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7149

Abstract

Pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam meningkatkan kebugaran jasmani, keterampilan motorik, dan motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi efektivitas program pembelajaran intervensif berbasis pendekatan taktis dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Pendekatan taktis dipilih karena menekankan pembelajaran berbasis permainan, pengambilan keputusan, dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-komparatif dengan melibatkan 40 siswa kelas V di SD Negeri Palur 2 Sukoharjo yang dibagi menjadi Kelas Mitra dan Kelas Pembanding. Instrumen penelitian berupa Tes Kebugaran Siswa Indonesia yang meliputi koordinasi, kelincahan, daya tahan kardiorespirasi, dan kecepatan gerak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelas Mitra yang mendapatkan intervensi berbasis pendekatan taktis mengalami peningkatan signifikan pada semua indikator kebugaran dibandingkan dengan Kelas Pembanding, dengan perbedaan gain score yang konsisten pada setiap komponen. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan taktis efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi, serta mengoptimalkan keterampilan motorik siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran pendidikan jasmani berbasis bukti dan menawarkan alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Implikasi praktisnya, guru PJOK dapat mengintegrasikan pendekatan taktis dalam kurikulum untuk menciptakan lingkungan belajar yang aktif, adaptif, dan lebih bermakna.