Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA TANGRAM TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS KELAS IV SD Nely oktaviani awwaliyah; Wulan Sutriyani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v11i1.7026

Abstract

Pelajaran matematika adalah pelajaran yang fokus dalam meningkatkan respon siswa dalam memecahkan masalah dalam kegiatan nyata dikehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi di kelas IV SD Negeri 3 Krapyak pada materi luas dan keliling bangun datar menjadi materi yang sulit dipahami. Masalah utamanya adalah belum diterapkannya model pembelajaran dan belum diterapkannya media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media tangram pada materi luas dan keliling bangun datar terhadap pemahaman konsep matematis siswa SD Negeri 3 Krapyak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre-eksperimen dengan one grup pre-test post-test yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Krapyak dengan sampel anak kelas IV yang berjumlah 24 siswa. Uji instrumen penelitian, pelaksanaan pretest dan posttest, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dilakukan dengan prosedur yang sesuai sehingga data penilian akurat. Diperoleh hasil penelitian adanya pengaruh terhadap pembelajaran siswa setelah diterapkan model pembelajaran problrm based learning berbantuan media tangram dengan meningkatnya pemahaman konsep matematis dari rata-rata  63,58 menjadi 85,25. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media tangram dalam pembelajaran matematika materi luas dan keliling bangun datar dengn adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Krapyak.
PENGARUH MODEL GAME BASED LEARNING BERBASIS GIMKIT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Risma Hanifatur Rosyida; Wulan Sutriyani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9183

Abstract

Studi ini dirancang untuk mengevaluasi sejauh mana pemanfaatan model game-based learning (GBL) melalui platform Gimkit mampu memengaruhi capaian belajar siswa kelas IV sekolah dasar, khususnya dalam penguasaan materi pecahan. Secara metodologis, penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif bertipe kuasi-eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Sebanyak 44 siswa dilibatkan sebagai subjek penelitian, yang selanjutnya dibagi ke dalam dua kelompok secara nonprobabilistik—satu kelompok menerima perlakuan dan satu kelompok lainnya berfungsi sebagai pembanding. Pengukuran hasil belajar dilakukan dua kali, yaitu sebelum dan sesudah perlakuan, menggunakan instrumen tes objektif berbentuk pilihan ganda. Data yang terkumpul kemudian diolah melalui uji-t sampel independen (independent sample t-test) untuk menentukan signifikansi perbedaan antar kelompok. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kelompok eksperimen mencapai nilai rata-rata posttest sebesar 70,9 (SD = 9,25), sedangkan kelompok kontrol memperoleh nilai rata-rata 53,8 (SD = 10,48). Perbedaan tersebut terbukti signifikan secara statistik (t(42) = 5,736; p < 0,001), dengan koefisien determinasi R² = 0,439 yang mengindikasikan bahwa model GBL berbantuan Gimkit berkontribusi sebesar 43,9% terhadap variasi hasil belajar matematika siswa. Temuan ini menjadi landasan untuk menyatakan bahwa model GBL berbantuan Gimkit efektif dalam mengoptimalkan hasil belajar matematika siswa. Dari sisi implikasi praktis, platform ini berpeluang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran alternatif yang inovatif, mengingat kemampuannya dalam mendorong keterlibatan siswa secara aktif serta meningkatkan motivasi belajar dalam proses pembelajaran.