Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Mitigasi Gunung Api pada Anak-Anak Panti Asuhan Darul Alfalah Denpasar Provinsi Bali Maharani, Nia; Krisna, Evi Dwi
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.694-700

Abstract

This study is a continuation of the community services activities of the author and the Community Service (PKM) team in 2022 at same location mamely the Darul Alfalah Orphanage Pemogan Village Denpasar District, South Denpasar District. The activty included socialization of earthquake and their mitigation qmd finding out how much knowledge the orphanage children had about earthquakes and their mitigation (Maharani, 2022). This study focus on volcanic mitigation in orphanages with orphanage children as respondents. The questionnaire contained queastions about the efforts taken before during and after the volcanic eruption. The results of questionnaire showed the orphaange children still lacked knowledge in efforts to minimize the dangers of volcanic eruptions.
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI Maharani, Nia; Krisna, Evi Dwi; Setiawan, I Made Dedy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50004

Abstract

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Dampak yang diakibatkan diantaranya kematian, kerusakan fasilitas, serta kerugian lainnya. Kekuatan getaran gempa berbanding lurus dengan kerusakan yang ditimbulkan. Tingkat kerusakan gempa bumi yang dirasakan bisa berbeda-beda, tergantung episentrum gempa, kekuatan gempa, dan kondisi lokal suatu daerah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan kegiatan lanjutan sebelumnya di Banjar Mandala Sari. Anak-anak sebelumnya diperkenalkan dengan gempa bumi melalui media komik edukasi. Komik berisi cerita pendek dengan memberikan penjelasan gempa bumi beserta langkah-langkah antisipasinya. Selanjutnya anak-anak diperkenalkan dengan tingkat kerusakan gempa bumi yang dirasakan melalui sebuah video di Youtube menggunakan media Virtual Reality Box (VR Box). Penggunaan media tersebut dipilih agar anak-anak lebih tertarik untuk menonton videonya. Selama ini mereka hanya menonton video dengan tampilan biasa di Youtube. VR Box memberikan warna tersendiri. Mereka seolah-olah ikut merasakan kejadian gempa bumi. Video diawali dengan pengertian gempa bumi, lalu tiba-tiba terjadi gempa bumi. Skala tingkat kerusakan gempa bumi dihitung dari I sampai XII. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka dapat mengetahui kerusakan akibat gempa bumi lebih rinci. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan menambah wawasan mereka untuk mengurangi kerusakan yang diakibatkan oleh gempa Bumi. Sosialisasi tentang tingkat kerusakan skala gempa bumi yang dirasakan melalui VR Box bertujuan agar anak-anak bisa lebih siap apabila sewaktu-waktu terjadi gempa bumi.
Perbandingan Pelaksanaan Sanksi Pidana Mati antara Indonesia dan Korea Selatan Nia Maharani; Syamsul Hidayat; Titin Nurfatlah
Parhesia Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Parhesia Universitas Mataram
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/parhesia.v2i1.3766

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tindak pidana yang diancamkan dengan pidana mati di Indonesia dan Korea Selatan serta bagaimana perbandingan pelaksanaan pidana mati antara Indonesia dan Korea Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa jenis tindak pidana yang diancamkan dengan pidana mati di kedua negara diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan beberapa Undang-Undang Khusus masing-masing negara. Pelaksanaan pidana mati di Indonesia dilakukan dengan cara ditembak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 2/PNPS/1964. Sedangkan pelaksanaan pidana mati di Korea Selatan dilakukan dengan cara digantung sesuai dengan ketentuan Criminal Code (KUHP) Korea Selatan Kata kunci: Perbandingan Hukum, Tindak Pidana, Pidana Mati, Indonesia, Korea Selatan ABSTRACT This research aims to determine the types of criminal acts punishable by the death penalty in Indonesia and South Korea and the comparison of its implementation in both countries. The type of research used is normative legal research. This research determines that the types of criminal acts punishable by the death penalty in both countries are regulated by the Criminal Code and several special laws in each country. The method of the death penalty in Indonesia is by shooting following Law Number 2/PNPS/1964. Meanwhile, the death penalty in South Korea is conducted by hanging under the South Korean Criminal Code (KUHP). Keywords: Comparative Law, Crime, Death Penalty, Indonesia, South Korea