Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan E-Komik Menggunakan Aplikasi Canva Pada Materi Ekosistem Siswa Kelas VII SMP Kristen 1 YPK Malang Maria Oktavianis Rambu Nedy; Wilyati Agustina; Permata Ika Hidayati; Antonius Hadi Prasetyo
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merdeka Belajar merupakan program kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang diprakarsai oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kabinet Indonesia Maju, bertujuan untuk memberikan keleluasaan bagi guru sebagai pendidik untuk memilih, berkreasi. , menggunakan, dan mengembangkan format desain pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didiknya, sehingga tercipta pembelajaran yang berkualitas. Tujuan pengembangan media E-comic siswa pada materi Ekosistem adalah untuk meningkatkan minat membaca dan membantu proses pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. Pengembangan media pembelajaran E-comic menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Data yang diperoleh merupakan data kuantitatif yang akan ditafsirkan dengan kalimat kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan media pembelajaran E-comic menggunakan aplikasi Canva terdiri dari dua aspek penilaian dari ahli media dan materi. Hasil yang diperoleh dari pengembangan E-comic menunjukkan “sangat valid” untuk digunakan sebagai media pembelajaran siswa kelas VII. Hal ini terlihat dari persentase validasi ahli media sebesar 95,31%, validasi ahli materi sebesar 89,55%, dan selanjutnya persentase validasi ahli media sebesar 93% menunjukkan kriteria “sangat valid dan layak” sebagai media pembelajaran.
Pencemaran Parasit Pada Sayuran di Beberapa Pasar Tradisional Kota Malang Permata Ika Hidayati; As’ad Syamsul Arifin; Dyah Ayu Widyaningrum
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 3 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, danSosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: Vegetables have been reported as a mechanical means of transmission of human intestinal parasites. This study aims to determine the relationship between parasites and vegetables sold in Malang City. Method: Two hundred and fifty (250) vegetables were subjected to sedimentation and zinc sulfate flotation techniques for parasite investigations. Results: Of the 250 vegetables examined, 184 (68.15%) were infected. T. occidentalis had the highest prevalence (9.26%), followed by B. oleracea and D. carota with respective values of 8.89% and 8.15%. The highest parasite prevalence was observed in Pasar Besar (78.89%), followed by Mergan Market (72.22%) and Dinoyo Market (53.33%). Pasar Besar has the highest prevalence of D. carota and C. sativum with a prevalence of 11.11 and 10.00%, respectively. Statistically, there were no significant differences in contaminated vegetables (p > 0.05) but significant differences were seen at market locations (p < 0.05). The highest percentage of parasite occurrence was A. lumbricoides with an occurrence percentage of 23.49. The most common parasites in the Big Market are Ascaris lumbricoides (45.56%) and Entamoeba histolytica (30.00%). There was a significant effect (p < 0.05) on parasite prevalence (p = 0.0003; df = 6; F = 11.07) and market location (p = 0.0019; df = 2; F = 11.01 ). Main component analysis shows that the location of the study has a positive effect on the incidence of parasites with the Big Market location of 95.99% of the total variance. Further analysis showed that A. lumbricoides , Trichuris trichura , and hookworm prevalence were strongly correlated with the location of Pasar Besar and Pasar Dinoyo . Conclusion: Given the public health importance of isolated parasites, there is a need to improve environmental sanitation, personal hygiene and surveillance systems in vegetable transportation, storage and display facilities in Malang City in general.
Penilaian Efektivitas Biostimulan terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Kualitas Tomat di Kondisi Lahan Terbuka Permata Ika Hidayati; As'ad Syamsul Arifin
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 5 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study conducted "C" Block-Farm, Petungsewu Kecamatan WAgir Kabupaten Malang during the period of 2022-2023, explores the impact of biostimulants oon the growth, yield, and quality of tomatoes. The primary objectives include investigating the significant effects of biostimulants and determining the optimal stage for their application, given the current emphasis on sustainable farming practices. THe experimental design employed randomized Blick Design (RBD) with three replications and eight treatments. Results indicate that biostimulant application particularly as a foliar spray, significantly enhances crop growth and stimulates reproductive growth in later stages compared to control plants.
Evaluasi Berbagai Jenis Pembasmi Gulma untuk Pengendalian Gulma pada Bawang Merah Permata Ika Hidayati; Ismi Nurul Qomariah; As’ad Syamsul Arifin
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan upaya untuk mengetahui praktik pengelolaan gulma yang tepat untuk pengendalian gulma pada bawang merah, yang secara praktis efektif dan layak secara ekonomi bagi petani. Bawang merah merupakan tanaman yang tumbuh lambat dan berakar dangkal sehingga dapat mengalami kehilangan hasil yang parah akibat persaingan gulma. Daunnya yang sempit, tegak, dan tidak bercabang tidak dapat bersaing dengan baik dengan gulma. Selain itu, musim tanamnya yang panjang, air irigasi yang sering, dan pemberian pupuk memungkinkan terjadinya pembasmian gulma secara berturut-turut. Percobaan dilakukan di lahan petani di Pandanrejo kota Batu sebagai mode 'On Farm Trial' selama dua tahun selama tahun 2022 dan 2023 pada musim Kemarau. Perlakuan terbaik dalam hal keuntungan bersih adalah Opsi Teknologi-III, yang memberikan keuntungan bersih tertinggi hingga Rs 275420 q/ha. Rasio manfaat dan biaya bervariasi secara signifikan antar perlakuan. Rasio manfaat dan biaya tertinggi (2,92) terdapat pada pilihan Teknologi-III yang secara statistik serupa dengan pilihan Teknologi-II (2,66).
Efektivitas Insektisida Ramah Lingkungan untuk Penanggulangan Kutu Busuk Pada Kacang Tunggak Permata Ika Hidayati; Ismi Nurul Qomariyah; Wilyati Agustina
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan penanggulangan kutu busuk ( Cimex lectularius) pada kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) melalui insektisida ramah lingkungan dilakukan di lahan kering, Pandanrejo kota Batu. Hasilnya menunjukkan bahwa PMM (Permata Mix Mimba) @ 5 persen merupakan yang paling efektif dalam mengurangi populasi kutu busuk dengan rata-rata persen penurunan tertinggi dibandingkan kontrol, persen kerusakan polong terendah ( 39,57 %), kerusakan benih (27,33%), kerusakan polong tertinggi (27,33%), dan kerusakan benih tertinggi (27,33%). berat gabah ( 12,0 gram) dan hasil gabah tertinggi (933 kg ha -1 ) diikuti oleh spinosad @ 0,2 ml/l dan minyak nimba @ 0,5 persen. Sebaiknya disarankan PMM @ 5 persen untuk pengelolaan kutu busuk pada kacang tunggak yang lebih baik.