Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Gender Dalam Pendidikan Islam: Peluang dan Tantangan Asri Yanti Siregar; Djeprin E. Hulawa; Alwizar Alwizar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6643

Abstract

Pendidikan merupakan hak dasar yang dijamin dalam Islam bagi setiap individu tanpa memandang jenis kelamin. Namun, di beberapa negara Muslim, perempuan sering menghadapi hambatan dalam mengakses pendidikan yang setara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan kesetaraan gender dalam pendidikan Islam serta mencari solusi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, memanfaatkan sumber primer seperti Al-Qur'an dan Hadits, serta sumber literatur sekunder seperti artikel jurnal, buku, dan laporan kebijakan pendidikan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hambatan gender dalam pendidikan disebabkan oleh interpretasi agama yang tidak fleksibel, norma sosial yang membatasi, dan kebijakan pendidikan yang kurang inklusif. Meskipun demikian, beberapa negara seperti Indonesia, Turki, dan Tunisia berhasil mengurangi kesenjangan gender melalui kebijakan pendidikan yang mendukung Perempuan. Islam sebagai agama yang menempatkan keadilan sebagai prinsip utama, memiliki potensi besar untuk menjadi solusi atas permasalahan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesetaraan gender dalam pendidikan dapat terwujud melalui pemahaman Islam yang inklusif dan formasi kebijakan yang berpihak kepada kaum perempuan.
Rekonstruksi Pendidikan Islam: Analisis Pemikiran Muhammad Abduh dan KH. Ahmad Dahlan dalam Konteks Modernisasi Sri Rezki; Djeprin E. Hulawa; Alwizar Alwizar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7084

Abstract

Jurnal ini mengkaji rekonstruksi pendidikan Islam melalui analisis pemikiran Muhammad Abduh dan KH. Ahmad Dahlan dalam konteks modernisasi. Modernisasi di sini diartikan sebagai upaya pembaruan pendidikan Islam agar relevan dengan dinamika sosial dan budaya, tanpa menghilangkan nilai-nilai spiritual Islam. Muhammad Abduh menekankan pentingnya reformasi institusi pendidikan seperti Al-Azhar dengan mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu pengetahuan modern, membuka ijtihad, serta memperbarui metode pembelajaran. Di sisi lain, KH. Ahmad Dahlan mengimplementasikan modernisasi pendidikan Islam di Indonesia melalui organisasi Muhammadiyah, dengan fokus pada penggabungan kurikulum agama dan umum serta pembentukan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur'an dan Sunnah. Studi ini menyoroti persamaan visi kedua tokoh dalam memperjuangkan pendidikan yang holistik, meskipun konteks dan pendekatannya berbeda. Kajian ini menegaskan relevansi pemikiran mereka dalam membangun pendidikan Islam yang progresif dan adaptif terhadap kebutuhan era modern.