Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peramalan Metode Box-Jenkins Untuk Memprediksi Banyaknya Air Bersih yang Disalurkan PDAM di Pekanbaru Ari Pani Desvina; Dewi Nuraziza
Jurnal Sains Matematika dan Statistika Vol 8, No 2 (2022): JSMS Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jsms.v8i2.18775

Abstract

Ketersediaan air bersih bagi masyarakat mempunyai peran yang sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesehatan lingkungan dan masyarakat, serta mengurangi jumlah penderita penyakit yang berhubungan dengan air bersih. Metode Box-Jenkins menggunakan variabel terikat data dimasa lalu tanpa melihat data tersebut stasioner ataupun tidak. Penelitian ini menggunakan metode Box-Jenkins yang bertujuan untuk meramalkan banyaknya air bersih yang disalurkan PDAM di Pekanbaru. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data air bersih yang disalurkan PDAM di Pekanbaru. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni model yang sesuai untuk meramalkan data air bersih yang disalurkan PDAM di Pekanbaru adalah ARIMA(1,1,1) merupakan model yang sesuai untuk meramalkan dengan nilai MAPE 4%. Dengan hasil peramalan untuk kebutuhan air bersih di Pekanbaru dari bulan Januari 2022 sampai dengan Desember 2023 mengalami kenaikan setiap bulannya. Seiring dengan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk di Pekanbaru kebutuhan air bersih pun meningkat sesuai dengan kebutuhan, selain itu struktur tanah yang mayoritas gambut dan kualias air yang berwarna dan berminyak juga mempengaruhi hasil peramalan kebutuhan air bersih di Pekanbaru.
Modeling the Risk of Divorce in the Age Range of Marriage 1 – 10 Years using Weibull and Exponential Distributions Ari Pani Desvina; Muhammad Marizal; Asra Rahmi
Jurnal Sains Matematika dan Statistika Vol. 12 No. 1 (2026): JSMS Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jsms.v12i1.38936

Abstract

Divorce is an act that is permitted in Islam but is hated by Allah. The rise in divorce over the last decade has become a serious concern for those involved in maintaining the resilience of household relationships. So, it is necessary to analyze at what age marriage becomes critical for maintaining it. This research uses divorce data from 2015 to 2020, with a variable measuring the maximum length of marriage at 10 years. The data used is secondary data obtained from the Pekanbaru Religious Court for 298 divorce cases. The analysis was carried out by determining the most appropriate distribution for modeling divorce data in Pekanbaru City: the Weibull or the Exponential distribution. This determination was carried out by a goodness-of-fit test using Akaike's Information Criterion (AIC) and Bayesian Information Criterion (BIC). The results show that the Weibull distribution is the most appropriate for modeling divorce data in Pekanbaru, with the highest divorce risk at a marriage age of around 42 months (3.5 years), with a probability of divorce of 14%.