Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGUKURAN RESIKO JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN TECHNICAL RISK ASSESSMENT PADA SMK MUHAMMADIYAH 2 PEKANBARU Megawati Megawati; Kurniawan Eka Putra
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.396 KB)

Abstract

Semakin berkembangnya sebuah institusi maka semakin tinggi kebutuhan institusi tersebut untuk menggunakan teknologi informasi, semakin banyak teknologi informasi yang digunakan, maka semakin banyak risiko yang dapat muncul dalam penggunaan teknologi informasi tersebut. Jika suatu risiko tidak dapat diprediksi, maka kemungkinan risiko tersebut akan muncul akan semakin tinggi. Risiko yang muncul dapat merugikan suatu instansi, baik dari segi finansial maupun non finansial. Maka untuk mengurangi kemungkinan risiko tersebut perlu dilakukan analisa dan pengukuran risiko, supaya instansi terkait dapat mengatasi ataupun mengatur kemungkinan terjadinya risiko. Dalam hal ini SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru menggunakan teknologi informasi dalam jumlah yang besar, terutama dalam bidang jaringan komputer. Maka dari itu dalam penelitian ini dilakukan penguruan risiko jaringan komputer pada SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru terutama jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Pengukuran risiko yang dilakukan menggunakan Technical Risk Assessment. Technical Risk Assesment merupakan best practice yang digunakan untuk mengukur tingkat kemungkinan risiko dan mengukur tingkat kematangan dari pemanfaatan teknologi informasi dari suatu instansi ataupun perusahaan, salah satunya pada bidang jaringan komputer. Dimana hasilnya adalah rekomendasi untuk pihak Sekolah dan nilai level pengelolaan jaringan komputer yang ada. Berdasarkan hasil perhitungan kuesioner didapatkan rata-rata nilai  pengukuran resiko jaringan komputer pada jurusan Teknik Komputer Jaringan  SMK Muhammadiyah Pekanbaru yaitu 61,58 % (siap beroperasi namun perlu perbaikan). Dengan hasil perhitungan  tersebut dapat disimpulkan bahwa pengukuran resiko jaringan menggunakan Technical Risk Assesment bisa direkomendasikan untuk pengelolaan dan penanganan masalah yang berkaitan dengan teknologi informasi terutama bidang jaringan  di SMK Muhammadiyah dan kemudian hasil pengukuran saat ini bisa ditingkatkan ke 80-100% (siap operasi).
PENGUKURAN RISIKO SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN METODE NIST (SP) 800-30 megawati megawati
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi perpustakaan di era sekarang dapat menimbulkan risiko yang mengancam data dan kemamanan system. Beberapa risiko seperti kehilangan data, kebakaran, dan risiko akibat kelalaian manusia dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat risiko sistem informasi perpustakaan dan memberikan rekomendasi perbaikannya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah NIST (SP) 800-30. Manajemen risiko sistem informasi di Perpustakaan univeristas Lancang Kuning Riau diperlukan untuk mendeteksi sumber ancaman risiko dengan cara penilaian risiko, peringanan risiko, dan evaluasi risiko. Metode NIST (SP) 800-30 memiliki 9 (sembilan) tahapan yang dilakukan dalam pengukuran tingkat risiko. Hasil proses pengolahan data diperoleh ancaman yang dengan dampak ancaman risiko tinggi yaitu 1 (satu) high risk yaitu koneksi jaringan terputus. 3 (tiga) medium risk yaitu human error, database error, dan data corrupt. 4 (empat) low risk yaitu kehilangan data, kerusakan hardware, server down, dan bencana alam (petir).Berdasarkan hasil pengukuran risiko tersebut diberikan rekomendasi perbaikan system kedepan berupa disaster recovery plan.
Pengukuran Tingkat Risiko Sistem Informasi Automotive Management System Menggunakan Metode ISO 31000 megawati megawati
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang inovasi produk dan layanan berbasis teknologi informasi bagi suatu organisasi atau perusahaan. Teknologi informasi membutuhkan pengaturan atau pengelolaan yang efektif untuk mendukung tercapaiknya tujuan perusahaan. Agung Toyota Soekarno-Hatta Pekanbaru telah menerapkan Sistem Informasi Automotive Management System (AMS) sejak tahun 2004. Sistem ini meningkatkan kinerja perusahaan dan membantu dalam mengelola data penjualan. Terdapat beberapa risiko yang terjadi pada perusahaan, yaitu (1) Bencana alam (petir), (2) Human error, (3) Kehilangan data, (4) Koneksi jaringan terputus, (5) Server down, (6) Data corrupt, (7) Kerusakan hardware, (8) Database error. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengukur tingkat risiko Sistem Informasi Automotive Management System (AMS) pada Agung Toyota Soekarno-Hatta Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah ISO 31000. Penelitian ini menghasilkan 8 (delapan) risiko teknologi informasi yang terdiri dari 1 (satu) high risk(risiko tinggi) yaitu koneksi jaringan terputus. Terdapat 3 (tiga) medium risk(risiko sedang) yaitu human error, database error, dan data corrupt. 4 (empat) low risk(risiko rendah) yaitu kehilangan data, kerusakan hardware, server down, dan bencana alam (petir). Hasil pengukuran risiko ini dapat digunakan sebagai acuan dan bahan pengambilan keputusan untuk perbaikan Sistem Informasi Automotive Management System (AMS) pada Agung Toyota Pekanbaru. Kata kunci: Manajemen Risiko, ISO 31000, Sistem Informasi, Automotive Management System
PENILAIAN RISIKO JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN FRAMEWORK NIST SP 800-30 REVISI 1 PADA SMK MUHMMADIYAH 2 PEKANBARU megawati megawati; Siti Rosnawati
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 8, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v8i2.19115

Abstract

Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru merupakan sarana untuk belajar mengajar yang beridiri pada tahun 2005. Pada saat ini laboratorium TKJ SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru belum pernah melakukan penilaian risiko pada perangkat dan peralatan jaringan serta kegiatan yang ada di lingkungan laboratorium sehingga suatu risiko tidak dapat diprediksi, maka kemungkinan risiko tersebut akan muncul akan semakin tinggi. Risiko yang muncul dapat merugikan suatu instansi, baik dari segi finansial maupun non finansial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui risiko apa saja yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode Framework NIST SP 800-30r1 untuk mendapatkan nilai risiko di Laboratorium Jaringan TKJ SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, metode ini adalah metode yang memberikan panduan manajemen dan penilaian risiko untuk sistem teknologi informasi yang merupakan standar dari pemerintahan United States. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data menggunakan analisis kualitatif. Tahapan penilaian risiko yang dilakukan antara lain Prepare for Assessment, Conduct Assessment, Communicate Result, dan Maintain Assessment. Penilaian ini diambil dari hasil wawancara terhadap enam responden yang terdapat pada manajemen organisasi jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Dari tahapan penilaian, didapatkan satu (1) risiko level rendah, sembilan (9) risiko level sedang, enam (6) risiko level tinggi.