Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Pasien dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Osteoarthritis Pada Lansia di RSU Sri Pamela Tebing Tinggi Tahun 2025 Sinuraya, Noor Azizah Shahifa; Hiswani, Hiswani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20468

Abstract

This study aimed to analyze the association between patient characteristics and physical activity with the incidence of OA. This research applied an analytic observational method with a cross-sectional design. This research had a total of 101 respondents were selected using purposive sampling. The results showed a statistically significant association (p value < 0,05) between variable age, sex, family history, history of joint trauma, body mass index (BMI), and physical activity with OA. Meanwhile, there was no significant association (p value > 0,05) between occupational with OA. It is recommended that individuals with a history of joint trauma receive appropriate and timely treatment to prevent the progression of OA. In addition, healthcare institutions are advised to strengthen inter-department collaboration and promote public education, especially among pre-elderly individuals, regarding the importance of regular physical activity and maintaining an ideal body weight.
Hubungan Sosiodemografi dan Gaya Hidup Masyarakat Usia 30-65 Tahun dengan Kejadian Hipertensi di UPT. Puskesmas Securai Kabupaten Langkat Tahun 2025 Rosadi, Tasya; Hiswani, Hiswani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20712

Abstract

This study aims to examine the relationship between sociodemographic factors and lifestyle with the incidence of hypertension among individuals aged 30–65 years at UPT. Puskesmas Securai Langkat Regency in 2025. The study used a cross-sectional design with a total of 135 respondents selected through purposive sampling. Data were collected through interviews using structured questionnaires. Bivariate analysis using the chi-square test showed significant associations between hypertension and family history (p = 0,026), age (p = 0,006), sex (p = 0,053), ethnicity (p = 0,030), education level (p = 0,015), employment status (p < 0,001), income (p = 0,015), marital status (p = 0,003), body mass index (BMI) (p = 0,002), smoking habits (p = 0,031), and physical activity (p = 0,031). In contrast, alcohol consumption (p = 0,280) showed no significant relationship with hypertension. These findings suggest that most sociodemographic and lifestyle factors are associated with the incidence of hypertension. Therefore, targeted health promotion and preventive efforts should focus on individuals at higher risk through proper education and community-based interventions.
Pelatihan Komunikasi Terapeutik Medik di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Lubis, Arfah Mardiana; Utama, Surya; Mutiara, Erna; Nasution, Siti Khadijah; Juanita, Juanita; Rochadi, Raden Kintoko; Ashar, Taufik; Tukiman, Tukiman; Hiswani, Hiswani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i1.6694

Abstract

Komunikasi terapeutik medik adalah proses interaksi tenaga medik dan pasien secara individual dengan tujuan membantu pasien merasa nyaman dan tidak takut untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka. Hanya saja, ada indikasi komunikasi terapeutik medik di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan belum efektif. Salah satu penyebabnya adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan yang rendah dari dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien. Agar dokter dapat meningkatkan keterampilannya mengenai bagaimana memprioritaskan kenyamanan dan keyakinan pasien saat berkomunikasi dengan pasien, maka diperlukan pelatihan mendengar aktif, mendengar dengan empati, komunikasi persuasif, dan komunikasi asertif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, games, dan role play. Peserta pelatihan yang mengikuti sampai akhir hanya 12 orang. Berdasarkan evaluasi pelatihan dengan pre-test dan post-test, pengetahuan peserta tentang cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan meningkat dari 0% menjadi 83,3%. Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan dengan simulasi, seluruh peserta mendapatkan nilai 70 ke atas. Disimpulkan bahwa pelatihan komunikasi terapeutik medik yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Diharapkan pelatihan ini dapat dilanjutkan secara mandiri oleh mitra dan didukung oleh pihak terkait, serta ke depan pelatihan serupa dapat diperluas ke rumah sakit lain dengan pemantauan berkelanjutan.