Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI TEKS DRAMA DI SMP Dwi Esterlina; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.858 KB)

Abstract

The problem in this research is how the development of a students’ worksheet based on discovery learning to drama text in junior high school and its’ eligibility as teaching materials. The purpose of the study is to describe the development of a students’ worksheet based on discovery learning to drama text in junior high school and its’ eligibility as teaching materials. This research uses research and development (rnd) method. The results of the study show that the form students’ worksheet based on discovery learning to drama text in junior high school that has been validated. Validation is conducted by expert lecturers to test the feasibility of the product. The result of the validator assessment of content aspect is on the percentage of 83.1% which belongs to very feasible category, meanwhile the assessment of practitioners on Indonesian language teachers on the learning aspects and the content aspects in percentage of 87.1% with very feasible category.Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimanakah pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning pada materi teks drama di SMP dan kelayakannya sebagai bahan ajar. Tujuan penelitian ialah untuk mendeskripsikan pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning pada materi teks drama di SMP dan kelayakannya sebagai bahan ajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian dan pengembangan (research and development/RD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning pada materi teks drama di SMP yang sudah divalidasi. Hasil penilaian validator pada aspek isi dengan persentase 83.1% kategori sangat layak, sedangkan penilaian praktisi atau guru Bahasa Indonesia pada aspek pembelajaran dan aspek isi dengan sama-sama persentase 87.1% kategori sangat layak. Keywords: students’ worksheet development, discovery learning, drama text.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Bahasa Indonesia pada Teks Narasi Berbasis Discovery Learning untuk Siswa Kelas VII SMP Elly Nur Fatimah; Eka Sofia Agustina; Rahmat Prayogi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.503 KB)

Abstract

The purpose of this study was to develop and describe the feasibility of student worksheets (LKPD) on discovery learning-based narrative texts for seventh grade students of junior high school. The research method used is the research and development method. Product validation which is assessed by experts from Lampung University lecturers and Indonesia language educators. The results of this study are LKPD identifying the elements and retelling the contents of the fantasy story text material, elements, structure, steps, individual assignments, group assignments, closing activities, and daily tests. The results of research on the development of Indonesia language worksheets on discovery learning based narrative text materials for sevent grade junior high school students are in accordance with the results with a percentage of 87,5% in the very appropriate category, linguists with a percentage of 91,6% in the very appropriate category, and educators with percentage 79,1% very decent categoryTujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan mendeskripsikan kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada teks narasi berbasis discovery learning pada peserta didik kelas VII SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development/RD). Sumber data dalam penelitian ini adalah validasi produk yang dinilai oleh pakar/ahli dosen Universitas Lampung dan pendidik bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini berupa LKPD mengidentifikasi unsur-unsur dan menceritakan kembali isi teks cerita fantasi berbasis discovery learning. LKPD tersebut memuat materi teks cerita fantasi, unsur-unsur, struktur, langkah-langkah, tugas individu, tugas kelompok, kegiatan penutup, dan ulangan harian. Hasil penelitian pengembangan LKPD bahasa Indonesia pada materi teks narasi berbasis discovery learning untuk siswa kelas VII SMP sudah sesuai dari hasil penilaian ahli materi dengan persentase 87,5% kategori sangat layak, ahli bahasa dengan persentase 91,6% kategori sangat layak, dan pendidik dengan persentase 79,1% kategori sangat layak. Keywords: development, LKPD, discovery learning, narrative textDOI: https://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i2.202101
CAMPUR KODE DALAM NASKAH DRAMA ARUK GUGAT DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Delta Anggraeni; Eka Sofia Agustina; Rahmat Prayogi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.707 KB)

Abstract

The problems in this research are code-mixing existing in the drama script of Aruk Gugat and its implication on Indonesian language learning at senior high school. This research used the descriptive qualitative method. The data are taken from the dialogue in the drama script of Aruk Gugat. The research result shows that 32 codes are mixing in the drama script of Aruk Gugat, by Iswandi Pratama, which includes five of six kinds of code-mixing proposed by Suwito. The kinds of code-mixing are word, phrase, repeating words, idiom or expression, and clause. The 24 codes mixing of words are found in total: 7 data in Javanese, 2 data in Lampungnese, 11 data in English, and 4 data in Arabic. In form of the phrase, 3 data in English are found. A datum in Javanese is found in form of repeating word. Moreover, a datum of idiom and 3 data of clause are found in English. The result of this research is also implicated as the media and the sources for teaching the Indonesian language at the eleventh grade of senior high school with drama as the specific material.Masalah dalam penelitian ini ialah campur kode yang terdapat dalam naskah drama Aruk Gugat dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data diambil dari dialog tokoh yang terdapat dalam naskah drama Aruk Gugat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 32 campur kode dalam naskah drama Aruk Gugat karya Iswadi Pratama yang meliputi lima bentuk campur kode dari enam bentuk campur kode menurut Suwito. Campur kode yang ditemukan berupa campur kode kata, frasa, pengulangan kata, idiom atau ungkapan, dan klausa. Ditemukan campur kode bentuk kata sebanyak 24 data diantaranya 7 data berbahasa Jawa, 2 data berbahasa Lampung, 11 data berbahasa Inggris dan 4 data berbahasa Arab. Bentuk campur kode berupa frasa sebanyak 3 data berbahasa Inggris. Bentuk campur kode berupa pengulangan kata sebanyak 1 data berbahasa Jawa. Bentuk campur kode berupa idiom sebanyak 1 data berbahasa Inggris, dan bentuk campur kode berupa klausa sebanyak 3 data berbahasa Inggris. Hasil penelitian ini juga diimplikasikan sebagai media dan sumber belajar untuk pembelajaran bahasa Indonesia materi teks drama kelas XI SMA.Keyword: code-mixing, Indonesian language learning at senior high schoolDOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i2.202102
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) BAGI GURU BAHASA LAMPUNG JENJANG SMA Se-KOTA BANDARLAMPUNG Tuntun Sinaga; Eka Sofia Agustina; Khoerotun Nisa Liswati
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): RUANG PENGABDIAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this community service is to improve the ability of Lampung Language Subject Teachers throughout Bandar Lampung City in managing HOTS-based learning (Higher Order Thinking Skills). The methods used in this training are lectures, questions and answers, discussions, demonstrations, and assignments. The target participants in this training are 30 teachers, but in practice, the number of participants involved in this training activity is 8 teachers. This activity was carried out at SMA YP Unila for three days in October 2021. Furthermore, this HOTS-based learning development training implemented active training, in which all participants learned through their experiences so that the planned goals could be obtained optimally. This training uses a practical approach through guided training. The results of this service indicate that the HOTS learning development training for Lampung Language Teachers shows an enthusiastic attitude and increased ability to develop HOTS-based Lampung language learning tools.Keywords: hots (higher order thinking skills); lampung language; learning toolsAbstrakTujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan para Guru Mata Pelajaran Bahasa Lampung se-Kota Bandar Lampung dalam mengelola pembelajaran berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan pemberian tugas. Adapun target peserta dalam pelatihan ini adalah 30 guru, tetapi dalam pelaksanaannya jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah 8 guru. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA YP Unila dalam tiga hari pada bulan Oktober 2021. Selanjutnya, pelatihan pengembangan pembelajaran berbasis HOTS ini menerapkan pelatihan aktif, yakni seluruh peserta turut belajar melalui pengalamannya sehingga tujuan  yang telah  direncanakan  dapat  diperoleh  secara  optimal.  Pelatihan  ini  menggunakan pendekatan praktik melalui pelatihan terbimbing. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan pengembangan pembelajaran HOTS bagi Guru Bahasa Lampung menunjukkan sikap antusias dan meningkatnya kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran bahasa Lampung yang berbasis HOTS.DOI: https://doi.org/10.23960/rp/v2i1.hal.48-55
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks: Representasi Kurikulum 2013 Eka Sofia Agustina
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2017): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.485 KB)

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk multijenjang selalu bergerak dinamis mengikuti perkembangan manusia sebagai penglaku dan pemilik bahasa itu sendiri. Bahasa berkembang mengikuti pergerakan jaman. Oleh karena itu, kedinamisan rancangan pembelajaran bahasa juga turut serta didalamnya. Penyempurnaan Kurikulum 2006 ke Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia diletakkan pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang berbasis teks. Pembelajaran berbasis teks dirumuskan sebagai formula efektif untuk mensejajarkan pelaksanakan pendekatan ilmiah (pendekatan saintifik) sebagai teman sejati dalam pelaksanaan Kurikulum 2013. Teks yang diformulasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai pengejewantahan dari sistem budaya, sistem sosial, sistem kepribadian, dan sistem tingkah laku yang berlaku di masyarakat. Hadirnya konteks budaya (nilai, norma) dalam teks dapat ditunjukkan, misalnya pada teks laporan dan teks deskripsi. Hakikat dilaksanakannya pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks itu sendiri adalahpertama: melalui teks, kemampuan berpikir siswa dapat dikembangkan; kedua: materi pembelajaran berupa teks lebih relevan dengan karakteristik Kurikulum 2013 yang menetapkan capaian kompetensi siswa yang mencakupi ketiga ranah pendidikan: sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Selain itu, pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks dimaknai sebagai pembelajaran yang mengantarkan peserta didik untuk dapat berpikir sistematis, terkontrol, empiris, dan kritis.Kata Kunci: pembelajaran bahasa Indonesia, teks, Kurikulum 2013
PELATIHAN SENI PERTUNJUKAN SASTRA LISAN LAMPUNG PEPANCOKH BAGI MULI MEKHANAI DESA NEGERI SAKTI KABUPATEN PESAWARAN Farida Ariyani; I Wayan Mustika; Iing Sunarti; Eka Sofia Agustina; Deris Astriawan
Education Language and Arts (ELA) Vol. 1 No. 2 September (2022): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan dan melestarikan sastra lisan Lampung khususnya pepancokh. Tujuan pengabdian ini adalah muli mekhanai Desa Negeri Sakti mampu mengolah, mengembangkan, dan mengekspresikan sastra lisan Lampung pepancokh menjadi seni pertunjukan yang menarik dan bernilai. Hasil yang diharapkan melalui pengabdian ini adalah muli mekhanai mampu mengembangkan dan melestarikan sastra lisan Lampung pepancokh. Selanjutnya, pelatihan ini menerapkan pelatihan aktif yakni seluruh peserta bereksplorasi melalui pengalamannya sehingga tujuan dapat diperoleh secara optimal. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan evaluasi. Peserta pelatihan ini sebanyak 25 orang yang tergabung dalam Muli Mekhanai Desa Negeri Sakti. Keberhasilan kegiatan ini diukur dari proses dan hasil pelatihan. Keberhasilan proses diukur dengan melakukan observasi terhadap beberapa aspek diantaranya keaktifan, ketekunan, kerjasama, dan tanggung jawab. Evaluasi terhadap hasil kegiatan diukur berdasarkan berdasarkan penguasaan materi pelatihan baik yang meliputi konsep maupun praktik sastra lisan sebagai bagian dari seni tradisi masyarakat.   Community service is one of the efforts in developing and preserving Lampung oral literature, especially pepancokh. The purpose of this service is that muli mekhanai Desa Negeri Sakti can process, design, and express Lampung pepancokh oral literature into exciting and valuable performing arts. The expected result through this service is that muli mekhanai can develop and preserve Lampung pepancokh oral literature. Furthermore, this training applies active training in which all participants explore their experiences to obtain goals optimally. The method used is lecture, question and answer, discussion, demonstration, and evaluation. The participants of this training are 25 members of the Muli Mekhanai, Negeri Sakti Village. The success of this activity is measured by the process and results of the movement. The success of the process is measured by observing several aspects, including activeness, perseverance, cooperation, and responsibility. Evaluation of the results of the activities is measured based on the mastery of the training material, which includes the concept and practice of oral literature as part of the traditional arts of the community.
KONJUNGSI DALAM TEKS PIDATO PERSUASIF KARYA PESERTA DIDIK KELAS IX DI MTsN 1 PESAWARAN TAHUN AJARAN 2022/2023 Chairunnisa Pratami; Farida Ariyani; Eka Sofia Agustina; Sumarti
Edukasi Lingua Sastra Vol 21 No 1 (2023): Edukasi Lingua Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konjungsi dalam teks pidato persuasif karya peserta didik kelas IX di MTsN 1 Pesawaran Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini didesain menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik tes. Setelah data terkumpul, data diidentifikasi sesuai jenis konjungsi. Kemudian, dianalisis ketepatan dan ketidaktepatan penggunaan konjungsinya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 232 konjungsi dengan 193 data penggunaan konjungsi yang tepat dan 39 data penggunaan konjungsi yang tidak tepat. Data konjungsi tersebut diidentifikasi berdasarkan empat jenis konjungsi. Pertama, konjungsi koordinatif ditemukan sebanyak 109 data dengan 88 data penggunaan konjungsi yang tepat dan 21 data penggunaan konjungsi yang tidak tepat. Kedua, konjungsi subordinatif ditemukan sebanyak 93 data dengan 81 data penggunaan konjungsi yang tepat dan 12 data penggunaan konjungsi yang tidak tepat. Ketiga, konjungsi korelatif ditemukan sebanyak 2 data dengan 1 data penggunaan konjungsi yang tepat dan 1 data penggunaan konjungsi yang tidak tepat. Keempat, konjungsi antarkalimat ditemukan sebanyak 28 data dengan 23 data penggunaan konjungsi yang tepat dan 5 data penggunaan konjungsi yang tidak tepat.
PESAN-PESAN MORAL DALAM FILM BUMI MANUSIA KARYA HANUNG BRAMANTYO DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Ayu Setiyo Putri; Eka Sofia Agustina; Bambang Riadi; Fepri Hendriyani
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 Apr (2023): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is the moral message in earth man film by Hanung Bramantyo and its implications in learning literature in high school. This study used descriptive qualitative method. The data in the study are in the form of conversations of all players in the earth man film which contain moral message. The result of the study show that there are moral message in the earth man film by Hanung Bramantyo, firstly being honest, secondly authentic values; the third willingness to be responsible; the fourth is moral independence; the fifth is moral courage; the sixth is humility; and the seventh is realistic and critical. The results of the study can be used as literature teaching materials in drama or film text materials that refer to KD 3.19 and 4.19.Masalah dalam penelitian ini adalah pesan-pesan moral dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa percakapan seluruh pemain dalam film Bumi Manusia yang mengandung pesan-pesan moral. Hasil penelitian menunjukkan adanya pesan-pesan moral dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo, pertama sikap jujur terkait nama dan status sosial; kedua nilai-nilai autentik ; ketiga kesediaan bertanggung jawab ; keempat kemandirian moral; kelima keberanian moral ; keenam kerendahan hati ; serta ketujuh realistis dan kritis. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan ajar sastra pada materi teks drama atau film yang mengacu pada KD 3.19  dan 4.19.Keywords: moral message, earth man film, literary DOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v11i1.2023.03