Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Visual Arstorling pada Pembelajaran Matematika Bagi Anak Tunarungu Siti Rahayu; Binti Anisaul Khasanah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9572

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa tunarungu yang kurang tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran matematika khususnya pada penguasaan konsep lingkaran. Pada proses pembelajaran siswa hanya menerima konsep visual melalui bahasa isyarat dan gambar yang dipaparkan dan dituliskan dipapan tulis. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti akan membuat inovasi pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan mengembangkan media visual Arstorling pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran interaktif yakni media visual Arstorling (Articulate Storyline Lingkaran) bagi anak tunarungu pada pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan mengadopsi langkah-langkah Thiagarajan yang biasa dikenal dengan model pengembangan 4-D yaitu: Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan instrument berupa lembar validasi kesesuaian media pembelajaran dengan analisis siswa, dan angket respon siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa hasil validasi dan respon angket siswa terhadap produk media pembelajaran interaktif Arstorling dan uji efektifitas dinyatakan layak dan efektif digunakan bagi anak tunarungu pada penguasaan konsep matematika pada materi lingkaran.
PENYUSUNAN RENCANA PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH BERDASARKAN ALUR BAGJA BAGI CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7 KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Binti Anisaul Khasanah; Efa Septiana; Robia Astuti
Bagimu Negeri Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v7i1.2037

Abstract

Pemimpin sekolah memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan sekolah karena ia mempunyai tanggung jawab dalam menyinergikan berbagai elemen di dalamnya. Seorang pemimpin sekolah yang berkualitas akan mampu memberdayakan seluruh sumber daya di ekosistem sekolahnya hingga dapat bersatu padu menumbuhkan murid-murid yang berkembang secara utuh, baik dalam rasa, karsa dan ciptanya. Sudah selakyaknya sebagai pemimpin sekolah memiliki kemampuan yang baik dalam menyusun dan melaksanakan program pengembangan sekolah yang berpihak pada murid. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini maka calon guru penggerak dibekali dengan bagaimana menyusun sebuah rencana program pengembangan sekolah yang berpihak pada murid yang dapat diimplementasikan bagi sekolah tempat mereka mengajar masing-masing.
PENGGUNAAN WORDWALL DALAM MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI FAKTORISASI PRIMA Sri Retno Handayani; Naning Sutriningsih; Rahman Cahyadi; Binti Anisaul Khasanah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i2.10302

Abstract

Mathematics learning outcomes at the SMP level, especially prime factorization, show low achievement levels. According to preliminary data, most students did not meet the KKM. Therefore, more creative teaching models and materials are needed. One possible learning option is the use of Wordwall within the PBL model. The purpose of this study is to determine how students’ mathematics learning outcomes differ when they learn using Wordwall in a PBL model and when they learn without using Wordwall in a PBL model. All seventh-graders at SMP Negeri 2 Gadingrejo who started school in the 2025–2026 academic year participated in this study. Class VII E served as the control group and Class VII B as the experimental group using a cluster random sampling technique. Data was collected through learning outcome tests and analysed using an independent t-test at a significance level of 0.05. The research findings indicate that there is a difference in the average mathematics learning outcomes between PBL instruction utilizing Wordwall and PBL instruction not utilizing Wordwall. The average mathematics achievement of students who participated in PBL using Wordwall was found to be higher than that of students in PBL without Wordwall. According to the study's findings, the experimental class's learning achievement rate was 65.63%, which was considerably greater than the control group's 28.13%. Therefore, it can be said that using Wordwall in PBL improves math learning outcomes. ABSTRAK Hasil belajar matematika di tingkat SMP, terutama materi faktorisasi prima, menunjukkan tingkat pencapaian yang rendah. Data awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tidak mencapai KKM. Maka dibutuhkan media dan model pembelajaran yang lebih kreatif. Salah satu opsi pembelajaran yang bisa diterapkan adalah penggunaan media Wordwall dalam model PBL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil dari pembelajaran matematika berbeda ketika mereka belajar menggunakan media Wordwall dalam model PBL dan ketika mereka belajar tanpa menggunakan media Wordwall dalam model PBL. Populasi seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Gadingrejo yang memulai tahun ajaran 2025–2026 turut serta dalam penelitian ini. Dengan menggunakan teknik pengambilan cluster random sampling, Kelas VII B ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan Kelas VII E sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, yang kemudian dianalisis pada tingkat signifikansi 0,05 menggunakan uji-t independen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa rata-rata berbeda antara pembelajaran model PBL yang memanfaatkan media Wordwall dan pembelajaran model PBL yang tidak memanfaatkan Wordwall. Rata-rata hasil belajar matematika yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan Wordwall dalam PBL terbukti lebih tinggi dibandingkan pembelajaran tanpa Wordwall dalam PBL. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat ketuntasan belajar siswa kelas eksperimen mencapai 65,63%, dan angka tersebut terbukti secara substansial lebih besar daripada kelas kontrol yang hanya mencapai 28,13%. Karena itu, kesimpulan yang di dapat ialah penerapan media Wordwall dalam PBL memberikan dampak yang lebih optimal terhadap hasil belajar matematika.