Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan asesmen formatif dalam pembelajaran pecahan di SD, sehingga guru mengalami kesulitan memantau perkembangan belajar siswa dan siswa kurang termotivasi memahami konsep. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media interaktif berbasis Islami “Gemilang Cah Bumi” dalam asesmen formatif untuk meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar dan keterlibatan siswa pada pembelajaran pecahan di SD. Subjek penelitian berjumlah 90 siswa kelas V dari tiga SD yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan ketersediaan sarana pendukung pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan desain pengembangan Hannafin dan Peck melalui tahap analisis kebutuhan, desain, serta pengembangan dan implementasi. Perolehan skor hasil validasi, yaitu 0,84 (valid) dari ahli desain pembelajaran; 0,96 (sangat valid) dari ahli pendidikan Agama Islam; 0,92 (sangat valid) dari ahli materi; 0,94 (sangat valid) dari ahli media pembelajaran; dan 0,92 (sangat valid) dari guru (pengguna) yang menunjukkan bahwa media memiliki kualitas baik dan layak digunakan. Uji coba menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 62,4 pada pretest menjadi 83,9 pada posttest (p < 0,05), serta effect size yang kuat (d = 0,81); peningkatan motivasi belajar dari 64% menjadi 88%; peningkatan keterlibatan siswa dari 66% menjadi 89%; dan respon positif siswa terhadap media mencapai 90% (sangat baik), yang menunjukkan bahwa media tersebut efektif digunakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media interaktif berbasis Islami “Gemilang Cah Bumi” dalam asesmen formatif berhasil dikembangkan dan dinyatakan valid serta efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar dan keterlibatan siswa pada pembelajaran pecahan di SD. This study was motivated by the suboptimal implementation of formative assessment in fraction learning at elementary schools, which makes it difficult for teachers to monitor students’ learning progress and reduces students’ motivation to understand mathematical concepts. The purpose of this study was to develop an Islamic-themed interactive learning media, “Gemilang Cah Bumi,” integrated with formative assessment to improve students’ conceptual understanding, learning motivation, and engagement in fraction learning at the elementary school level. The participants consisted of 90 fifth-grade students from three elementary schools selected through purposive sampling based on the availability of technology-supported learning facilities. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the Hannafin and Peck development model, which includes the stages of needs analysis, design, and development and implementation. The validation results yielded scores of 0.84 (valid) from the instructional design expert, 0.96 (highly valid) from the Islamic education expert, 0.92 (highly valid) from the subject matter expert, 0.94 (highly valid) from the learning media expert, and 0.92 (highly valid) from teachers as users, indicating that the media was of good quality and suitable for use. The trial results showed a significant improvement in learning outcomes, with the average score increasing from 62.4 on the pretest to 83.9 on the posttest (p < 0.05), accompanied by a strong effect size (d = 0.81). Learning motivation increased from 64% to 88%, student engagement increased from 66% to 89%, and positive student responses to the media reached 90% (very good), indicating the effectiveness of the media. In conclusion, the Islamic-themed interactive learning media “Gemilang Cah Bumi,” integrated with formative assessment, was successfully developed and proven to be valid and effective in improving students’ conceptual understanding, learning motivation, and engagement in fraction learning at elementary schools.