Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

DETERMINAN KEPUTUSAN PENDANAAN PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA (Pengujian Pecking Order Theory dan Trade Off Theory) Ni Putu Ayu Darmayanti; Ni Putu Santi Suryantini
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 6, No 2 (2017): JURNAL AKUNTANSI INDONESIA
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.6.2.99-112

Abstract

Policy regarding capital structure involves a tradeoff between risk rate of return which the increase in debt can causean increased risk of the company, but on the other hand also increased the level of return expected by shareholders.Less than optimal debt management can even lead to bankruptcy of the company. Previous studies conducted inthe Indonesian capital market find different results related to the effect of several variables that affect corporatefinancing decisions. The results of empirical research to prove the existence of the application of the pecking ordertheory (POT) and trade off theory (TOT) to firms in Indonesia. This study was conducted to examine again whethervariable dividend policy (proxied by the dividend payout ratio), profitability (proxied by return on assets), assetstructure (proxied by the composition of fixed assets), and the variability of the rate of profit (proxied by variablityof EBIT) significantly against the funding decision (diprosikan to debt ratio) at public companies in Indonesia 2012-2014. From the results of multiple linear regression analysis of the data 36 samples studied company, the conclusionthat the dividend policy and the structure of assets and a significant positive effect on financing decisions of publiccompanies in Indonesia 2012-2014. Profitability and variability of EBIT to the funding decisions in this study foundto be negative but not significant.Keywords : debt ratio, pecking order theory, trade off theory
Pengujian Anomali Size Effect Di Pasar Modal Indonesia Luh Gede Sri Artini; Ni Putu Ayu Darmayanti; Gede Merta Sudiartha
Matrik : Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan Volume 14 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Faculty of Economics and Business Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.891 KB) | DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2020.v14.i02.p03

Abstract

The research on the size effect anomaly in the Indonesian Capital Market aims to find out the effect of company size on the performance of the stock portfolio. Descriptive statistical analysis method is used to explain the distribution of data and independent sample tests to compare the performance of stock portfolios of Sharpe index of large-size stock portfolios and small size stock portfolios formed from stocks that is consistently included in the Compass Index 100 during 2012-2017. The results of the study show that the Sharpe index of large-size stock portfolios is better than the small-size stock portfolio. The results of different tests show that the mean difference is not significant, so it can be concluded that the anomaly size effect does not occur in the Indonesian Capital Market, especially in stocks listed on the Kompas 100 Index
ANALISIS FUNDAMENTAL MAKRO DAN INTEGRASI PASAR SAHAM DUNIA DENGAN BURSA EFEK INDONESIA Luh Gede Sri Artini; Nyoman Tri Aryati; Putu Vivi Lestari; Ni Putu Ayu Darmayanti; Gede Merta Sudiartha
Matrik : Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Faculty of Economics and Business Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.956 KB) | DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2017.v11.i02.p03

Abstract

Penelitian ini merupakan gabungan dari penelitian sebelumnya mengenai hubungan antara harga saham dengan kinerja ekonomi makro, dan penelitian mengenai integrasi Pasar Modal internasional.Variabel ekonomi makro dalam penelitian ini dibatasi pada pertumbuhan PDB, tingkat suku bunga SBI dan nilai Kurs dolar Amerika terhadap Rupiah dan Indeks saham digunakan adalah Indeks Dow Jones, Indeks Saham Australia, Indeks Shanghai dan Indeks Singapura. Data dikumpulkan dari tahun 2011 sampai tahun 2015 secara bulanan dengan teknik analisis regresi linier dengan bantuan Statistical Package For Social Science (SPSS)
PERBANDINGAN KINERJA REKSA DANA SAHAM DENGAN METODE SHARPE, TREYNOR, DAN JENSEN Ni Putu Ayu Darmayanti; Ni Putu Santi Suryantini; Henny Rahyuda; Sayu Ketut Sutrisna Dewi
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.811 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v11i2.1079

Abstract

Reksa dana saham merupakan reksa dana yang menawarkan keuntungan yang tinggi namun juga memiliki risiko yang tinggi karena dipengaruhi oleh fluktuasi yakni penurunan harga saham yang dipengaruhi mekanisme pasar di bursa efek. Oleh karena itu para calon investor harus memiliki pengetahuan dalam memilih reksa dana mana yang akan dipilih. Dalam penelitian ini ingin membandingkan antara metode pengukuran kinerja Treynor, Sharpe, dan Jensen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ranking kinerja reksa dana saham yang dihasilkan menggunakan  ketiga metode tersebut, membandingkan kinerja reksa dana saham dengan suatu standar pengukuran (benchmark) yaitu kinerja IHSG, dan kemudian untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan ranking yang dihasilkan oleh ketiga metode tersebut. Berdasarkan hasil penilaian kinerja dengan metode Sharpe, jika dibandingkan dengan IHSG sebagai benchmark, sebanyak 17 (18,5 persen)  reksa dana memiliki kinerja yang outperform atau kinerjanya di atas kinerja portofolio pasar. Sisanya sebanyak 75 reksa dana ditemukan underperform atau kinerjanya di bawah portofolio pasar. Hasil penilaian kinerja dengan metode Treynor dan Jensen, sebanyak 33 (35,87 persen) reksa dana memiliki kinerja yang outperform atau kinerjanya di atas kinerja portofolio pasar. Sisanya sebanyak 59 reksa dana ditemukan underperform. Reksa dana yang outperform dapat dipertimbangkan oleh investor sebagai alternatif investasi. Dari hasil pengujian statistik mengenai perbedaan ranking kinerja reksa dana dengan menggunakan metode Sharpe, Treynor, dan Jensen, dapat disimpulkan bahwa ketiga metode penilaian kinerja tidak menghasilkan ranking kinerja yang berbeda-beda secara signifikan Equity funds are mutual funds that offer high profits but also have a high risk because they are influenced by fluctuations in the decline in stock prices which are influenced by market mechanisms on the stock exchange. Therefore, potential investors must have knowledge in choosing which mutual fund to choose. In this study wanted to compare the performance measurement methods of Treynor, Sharpe, and Jensen. The purpose of this study was to determine the ranking performance of equity funds generated using these three methods, compare the performance of equity funds with a benchmark standard, namely the JCI performance, and then to find out whether or not there are ranking differences generated by these three methods. . Based on the results of the performance evaluation with the Sharpe method, when compared with the JCI as a benchmark, as many as 17 (18.5 percent) mutual funds have outperformed performance or performance above the market portfolio performance. The results of the performance appraisal with the Treynor and Jensen methods, as many as 33 (35.87 percent) mutual funds have outperformed performance or performance above the market portfolio performance. Mutual funds that are outperformed can be considered by investors as an alternative investment. From the results of statistical tests regarding differences in the ranking of mutual fund performance using the Sharpe, Treynor, and Jensen methods, it can be concluded that the three methods of performance appraisal do not produce performance ratings that differ significantly.
PENGELOLAAN RISIKO TERHADAP KINERJA LPD SE-KABUPATEN TABANAN DALAM MENUNJANG KESEJAHTERAAN MASYARAKAT TABANAN I Made Artha Wibawa; Anak Agung Gede Suarjaya; Ni Putu Santi Suryantini; Ni Putu Ayu Darmayanti
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 12 No 1 Maret (2016): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.853 KB)

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa merupakan lembaga yang diharapkan dapat menyokong perekonomian di pedesaan di Indonesia. Melihat peran yang begitu penting, sedangkan pertumbuhan kinerja LPD di kabupaten Tabanan yang mulai mengalami penurunan dan bahkan jumlah LPD macet bertambah sehingga penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui risiko-risiko yang mempengaruhi kinerja lpd di Kabupaten Tabanan. Risiko yang dihadapi LPD dalam penelitian ini adalah risiko-risiko yang kuantitatif artinya bisa dihitung. Jadi penelitian ini berusaha mengetahui pengaruh risiko-risiko (risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko operasional) terhadap kinerja LPD yang dalam hal ini dilihat dari kinerja LPD di Kabupaten Tabanan. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan analisis regresi liner berganda. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan metode purposive sampling. Tahun penelitian berada pada rentang 2011-2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja LPD. Risiko likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja LPD. Risiko operasional bengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja LPD.
DETERMINAN KEPUTUSAN PENDANAAN PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA (PENGUJIAN PECKING ORDER THEORY DAN TRADE OFF THEORY) Ni Putu Ayu Darmayanti; Ni Putu Santi Suryantini
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 13 No 2 (2017): JBK- Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.128 KB) | DOI: 10.31940/jbk.v13i2.700

Abstract

Kebijakan mengenai struktur modal melibatkan tradeoff antara risiko dengan tingkat pengembalian dimana peningkatan hutang dapat menyebabkan peningkatan risiko perusahaan namun di sisi lain juga meningkatkan tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pemegang saham. Pengelolaan hutang yang kurang optimal bahkan dapat menyebabkan kebangkrutan perusahaan. Penelitian terdahulu yang dilakukan di pasar modal Indonesia menemukan hasil yang berbeda-beda terkait pengaruh beberapa variabel yang mempengaruhi keputusan pendanaan perusahaan. Hasil penelitian empiris membuktikan adanya penerapan pecking order theory (POT) dan trade off theory (TOT) pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk menguji kembali apakah variabel kebijakan dividen (diproksikan dengan dividend payout ratio), profitabilitas (diproksikan dengan return on assets), struktur aktiva (diproksikan dengan komposisi aktiva tetap), dan variabilitas tingkat keuntungan (diproksikan dengan variablity of EBIT) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pendanaan (diprosikan dengan debt ratio) pada perusahaan publik di Indonesia periode 2012-2014. Dari hasil analisis regresi linier berganda terhadap data 48 sampel perusahaan yang diteliti, diperoleh kesimpulan bahwa kebijakan dividen dan struktur aktiva berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pendanaan perusahaan publik di Indonesia periode 2012-2014. Pengaruh variabel profitabilitas dan variabilitas tingkat keuntungan terhadap keputusan pendanaan dalam penelitian ini ditemukan negatif tetapi tidak signifikan.
Peran Human Capital Dan Orientasi Kewirausahaan Pada Proses Internasionalisasi UKM Ekspor di Bali Ni Putu Ayu Darmayanti; Ni Putu Santi Suryantini; Ayu Desi Indrawati; I Wayan Edi Arsawan
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 17 No. 3 (2021): JBK-Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.366 KB) | DOI: 10.31940/jbk.v17i3.269-278

Abstract

Literasi teknologi dari para pelaku UKM semakin meningkat dan perubahan dalam ekonomi global memiliki dampak yang sangat besar bagi UKM, dimana perubahan tersebut menawarkan peluang baru untuk berkembang, yaitu terbukanya ekspansi untuk melakukan internasionalisasi. Proses internasionalisasi bukanlah hal yang mudah karena ada permasalahan yang dihadapi meliputi pengetahuan yang kurang tentang pasar karena kurangnya pengalaman dan informasi untuk memperkenalkan produk UKM ke pasar internasional. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh human capital pada proses internasionalisasi UKM di Provinsi Bali serta menganalisis peran orientasi kewirausahaan dalam memoderasi pengaruh kedua variabel tersebut dengan teknik analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan human capital berpengaruh signifikan terhadap proses internasionalisasi UKM ekspor di Provinsi Bali. Orientasi kewirausahaan ditemukan berpengaruh signifikan terhadap proses internasionalisasi UKM ekspor namun tidak berperan sebagai variabel pemoderasi dari pengaruh human capital pada proses internasionalisasi UKM ekspor di Provinsi Bali. Para pelaku UKM harus memiliki tingkat human capital (kemampuan, keahlian, pengalaman, pengetahuan) yang tinggi agar proses internasionalisasi dilakukan sesuai target, mampu mengambil risiko dengan baik dan proaktif melakukan penjajagan terkait dengan perkembangan usahanya, serta mampu melihat berbagai peluang ataupun ancaman yang dihadapi ketika UKM melakukan proses internasionalisasi.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Regional Di Propinsi Bali Ni Putu Santi Suryantini; Ni Putu Ayu Darmayanti; I Made Artha Wibawa; I Gusti Ketut Gede
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 18 No. 1 (2022): JBK-Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.01 KB) | DOI: 10.31940/jbk.v18i1.40-51

Abstract

Pembangunan nasional adalah proses pembangunan seluruh sistem pemerintahan suatu negara untuk mewujudkan tujuan nasional yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kinerja keuangan daerah dengan pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan wilayah kabupaten/kota di Provinsi Bali. Penelitian ini terdiri dari variabel bebas (rasio kinerja keuangan daerah seperti rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio aktivitas, dan rasio pertumbuhan), dan variabel terikat (pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan daerah). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis SEM PLS. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi dan menggunakan data sekunder. Studi dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali dengan periode penelitian 2013-2019. Sumber data berasal dari Badan Pusat Statistik berupa data sekunder berupa APBD dan PDRB kabupaten/kota di seluruh Provinsi Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian dan rasio efisiensi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan t-statistik > 1,96 sedangkan rasio efektivitas, rasio aktivitas, dan rasio pertumbuhan tidak signifikan dengan t-statistik < 1,96. hubungan antara pertumbuhan ekonomi dengan ketimpangan wilayah tidak signifikan dengan h t-statistik < 1,96. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam mengambil keputusan mengenai pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan wilayah. Dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi ketimpangan daerah, pemerintah kabupaten/kota perlu meningkatkan pendapatan asli daerah yang dapat mengurangi ketergantungan daerah kepada pusat dan meningkatkan kinerja dalam mengelola aset daerah (belanja daerah) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Revisiting Investor Behaviour in Risky Investment Decision Making Ni Putu Ayu Darmayanti; Ni Luh Putu Wiagustini; Luh Gede Sri Artini; Ica Rika Candraningrat
Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Vol 9 No 1 (2022): June
Publisher : Management Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/minds.v9i1.26690

Abstract

The number of studies into behavioral finance has increased during the last two decades. However, literature about how behavioral factors determine risky investment decisions still needs to be reviewed from the behavioral finance theory point of view. This paper deals with behavioral research in finance and some aspects of investor behavior when making investment decisions about risky assets. Library research was conducted and then presented using a descriptive form of theoretical exposure. Based on the perspectives of the prospect theory, the literature reviewed in this paper provides results about individuals' financial literation, risk tolerance, and personality in determining motivation to choose risky investments. The conclusions show that behavioral finance exists, and people may be irrational when making investment decisions about risky assets.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK BUKU 4 DI INDONESIA Ni Luh Indriyanti; Ni Putu Ayu Darmayanti
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 1 (2023): NJMS - Agustus 2023
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor perbankan adalah salah satu sektor yang berperan dalam membangun perekonomian di Indonesia. Kinerja keuangan bank adalah suatu penilaian yang digunakan untuk mengukur sejauh mana bank dapat berkembang dan bertahan dengan lingkungan ataupun kondisi yang selalu berubah. Pandemi Covid-19 merupakan suatu peristiwa eksternal yang berdampak terdapat kinerja keuangan sektor perbankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan likuiditas, rentabilitas, kualitas aset dan permodalan bank BUKU 4 sebelum dan selama pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan pada bank BUKU 4 di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 10 bank dengan metode penentuan sampel yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi non partisipan. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik non parametrik. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa terdapat perbedaan likuiditas, rentabilitas, kualitas aset dan permodalan bank BUKU 4 sebelum dan selama pandemi Covid-19. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi empiris tentang dampak suatu peristiwa terdapat kinerja keuangan baik dari likuiditas, rentabilitas, kualitas aset dan permodalan pada sektor perbankan bagi ilmu manajemen keuangan.