Linda Linda
IKIP Siliwangi

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Kesulitan Siswa SMP Kelas VIII pada Materi Segiempat dan Segitiga Berdasarkan Tahapan Berpikir Van Hiele Linda Linda; Martin Bernard; Nelly Fitriani
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 4 No 2 (2020): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.473 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v4i2.1066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis kesulitan matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika terutama pada materi segitiga dan segiempat. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP di Bandung. Instrumen yang digunakan yaitu tes tulis berupa esai yang berjumlah 5 soal. Penelitian ini menerapkan metode analisis deskriptif, agar dapat mengetahui kesalahan dan kekeliruan siswa dalam menyelesaikan soal. Pengolahan data dihitung kedalam bentuk rata-rata skor siswa yang diperoleh dengan analisis berdasarkan tahapan Van Hiele. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ketercapaian siswa dalam memecahkan soal materi segiempat dan segitiga berdasarkan tahapan berpikir Van Hiele terbanyak berada pada tahap 1 (analisis) sebesar 87,87%. Ketercapaian berpikir pada tahapan Van Hiele yang baik baru mencapai tahapan visualisasi (tahap 0) sebesar 12,12%. Pada tahap 2 (deduksi informal) dan tahap 3 (deduksi) siswa belum mampu mencapai tahapan tersebut. Dengan demikian dapat dilihat bahwa tingkat pemahaman siswa terhadap materi segiempat dan segitiga masih tergolong rendah sehingga terdapat kesulitan dan kendala bagi siswa dalam mengerjakan soal pada materi segiempat dan segitiga berdasarkan tahapan Van Hiele. Kata kunci: kesulitan siswa, segiempat dan segitiga, tahap berpikir Van Hiele. ABSTRACT The purpose of this research is to analyze student’s mathematical difficulties in solving mathematics problems, especially in quadrilateral and triangular material. The subject of this study were students of class VIII of Junior high school in Bandung. The instrument used were written tests in the form of essays consists of 5 questions. This research method uses descriptive analysis of students mistakes in solving problems. The data is analysis based on Van Hiele theory. The results of this study stated that the students' achievement in solving rectangular and triangle material problems based on Van Hiele's thinking stage was mostly in stage 1 (analysis) of 87.87%. The achievement of Van Hiele's good thinking stages has only reached the visualization stage (stage 0) of 12.12%. For stage 2 (informal deduction) and stage 3 (deduction) no student has been able to reach that stage. Thus it can be seen that the level of student understanding of rectangular and triangular material is still relatively low so that there is difficulty in solving students' problems on rectangular and triangular material based on Van Hiele's thinking stages. Keywords: Student difficulties, quadrilateral and triangular, Van Hiele Thinking stage.
ANALISIS KESULITAN HASIL TES SISWA SMP KELAS VIII PADA MATERI SEGIEMPAT DITINJAU DARI PROFIL KETERAMPILAN GEOMETRI (PKG) Ra'uf Azhar Fakhrudin; Wahyu Hidayat; Linda Linda
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 6, No 3 (2023): Mei
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v6i3.17567

Abstract

This study aims to analyze students' difficulties in solving questions on quadrilateral material based on the stages of geometry skills using a descriptive method. The subjects of this study were 27 students of class VIII SMP Sumur Bandung Cililin. The instruments in this study were interview guidelines and 5 essay test questions. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis uses the formula for the percentage of student answers with the help of Microsoft Excel. From the results of this study it was found that in the visual stage the average student score was 69.00%, in the verbal stage it was 69.00%, in the drawing stage it was 79.00%, in the logic stage it was 46.00%, and in the applied average student score of 50.00%. Based on the results of these test items, it shows that in solving quadrilateral questions there are still difficulties felt by students in terms of geometry skills.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PBL BERBANTUAN WEB LIVE WORKSHEET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATISTEMATIS Asep Ikin Sugandi; Deddy Sofyan; Martin Bernard; Devi Widianti; Linda Linda
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i4.9364

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kemampuan yang diperlukan dalam pembelajaran abad 21. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan  berpikir kritis masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-LKPD berbasis masalah berbantuan web live worksheet yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian yang digunakan metode  desain research (Development Research). Subjek dalam penelitian ini adalah 33 siswa kelas X RPL SMK Wiraswasta. Kategori  kritis matematis sebanyak 5 soal, Teknik pengolahan data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil pengolahan data didapat bahwa e-LKPD yang dikembangkan termasuk sangat valid dengan nilai rata-rata sebesar 88 %, dikategorikan sangat praktis dengan nilai rata-rata sebesar 82 %  dan dikategorikan sangat efektif dengan nilai rata-rata sebesar 86%.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis masalah berbantuan Web Liveworksheet dapat dikategorikan valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Mathematical critical thinking skills are skills needed in 21st century learning. However, the reality in the field shows that critical thinking skills are still low. The purpose of this study was to develop a valid, practical and effective web live worksheet-assisted problem-based e-LKPD. The research method used was the design research method (Development Research). The subjects in this study were 33 students of class X RPL SMK Wiraswasta. The data collection technique used was a questionnaire in the form of a Likert attitude scale and 5 questions on mathematical critical thinking skills. Data processing techniques were carried out quantitatively and qualitatively. Based on the results of data processing, it was found that the e-LKPD developed was very valid with an average value of 88%, categorized as very practical with an average value of 82% and categorized as very effective with an average value of 86%. Thus, it can be concluded that the Web Liveworksheet-assisted problem-based e-LKPD can be categorized as valid, practical and effective for use in learning.  
Penggunaan pendekatan realistic mathematic education berbantuan aplikasi canva untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa Sekolah Dasar Syaira Athira Nuroktavia; Muhammad Afrilianto; Linda Linda
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.29570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana tingkat penguasaan siswa terhadap konsep matematika, khususnya pada materi pengukuran panjang, dapat ditingkatkan melalui penggunaan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) yang dipadukan dengan pemanfaatan aplikasi Canva. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu metode gabungan (mix method), yaitu metode yang mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam satu rangkaian penelitian yang utuh. Subjek dari penelitian melibatkan siswa kelas III dari SD Negeri Cipaku sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas III dari SDN Paratag sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai teknik seperti pemberian tes uraian, lembar observasi, angket dan wawancara. Analisis data menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan RME berbantuan Canva menunjukan peningkatan pemahaman konsep yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Secara kuantitatif, rata-rata persentase ketuntasan indikator meningkat dari 74% hingga 92% pada kelas eksperimen, sedangkan pada kelas kontrol hanya meningkat dari 42% hingga 82%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan RME berbantuan Canva mampu memfasilitasi pemahaman siswa melalui visualisasi yang menarik dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari.
Pendekatan realistic mathematics education untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas III Sekolah Dasar pada materi pecahan Sukma Juliana Rukman; Linda Linda; Ruli Setiyadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.30136

Abstract

AbstractThis study examines the effectiveness of the Realistic Mathematics Education (RME) approach in improving elementary students’ conceptual understanding of fractions. The topic is important because many students struggle to connect abstract fraction concepts with real-life meaning. The research employed a Quasi-Experimental method using a Non-Equivalent Control Group Design involving third-grade students, with an experimental group applying RME and a control group using conventional instruction. The results show that RME significantly enhances students’ conceptual understanding, as reflected in the higher posttest average of the experimental group compared to the control group. The t-test results also confirm a significant difference between the two groups. In addition, the N-gain score of the experimental class was higher, and the learning implementation reached the “Very Good” category, supported by positive responses from both students and teachers. These findings indicate that RME effectively bridges abstract concepts with meaningful contexts, leading to improved mathematical conceptual understanding. Keywords: RME, Conceptual Understanding, Fractions. AbstrakPenelitian ini menguji efektivitas Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa sekolah dasar. Topik ini penting karena banyak siswa kesulitan mengaitkan konsep pecahan yang abstrak dengan situasi nyata. Penelitian menggunakan metode Kuasi-Eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control Group Design pada siswa kelas III, di mana kelas eksperimen menerapkan RME dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME meningkatkan pemahaman konsep secara signifikan, terlihat dari rata-rata posttest kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji-t turut memperkuat perbedaan signifikan tersebut. Selain itu, nilai N-gain kelas eksperimen lebih besar, dan keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori “Sangat Baik”, diperkuat oleh respon positif siswa dan guru. Temuan ini menunjukkan bahwa RME mampu menjembatani konsep abstrak dengan pengalaman kontekstual, sehingga meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Kata Kunci: RME, Pemahaman Konsep, Pecahan.
ReFusi: Media relasi dan fungsi RME berbantuan VSCode terhadap kemampuan komunikasi matematis Naomi Yoshepine Siswanto; Nelly Fitriani; Linda Linda
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 9 No. 3 (2026): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v9i3.31497

Abstract

This study focuses on digital learning media developed using Visual Studio Code with a Realistic Mathematics Education (RME) approach, aimed at creating a Relations and Functions media (ReFusi) capable of meeting criteria for validity, practicality, and effectiveness in enhancing students’ mathematical communication skills, utilizing the ADDIE development model (Analyze, design, development, implementation, evaluation). Research participants included eighth- and ninth-grade students, subject matter and media experts, and mathematics teachers. Instruments used were expert validation sheets, student response questionnaires, and a mathematical communication ability test, analyzed using descriptive and inferential statistics. The findings indicate that the ReFusi media achieved a highly valid category, with a 94% validation rate from subject matter experts and a 91.6% rate from media experts. Small Group Evaluation and Field Trial results demonstrated practicality with rates of 76,7% and 78%, respectively. The effectiveness test using N-Gain score showed an increase of 69,8% in the experimental class, significantly outperforming the control class. The t-test results also showed a significance value of 0,001 (p < 0,05), concluding that ReFusi is effective for students’ mathematical communication ability.
Canver (canva-animaker): Pengembangan media pembelajaran interaktif pada materi statistika Tasya Khoerunnisa; Heris Hendriana; linda linda
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 9 No. 3 (2026): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v9i3.31622

Abstract

Canver (Canva-Animaker) is an innovative interactive learning media integrating Canva visual design and Animaker. This study develops this learning media combined with a Problem Based Learning (PBL) approach to improve students’ mathematical problem-solving abilities in statistics. The aim of this study is to produce interactive learning media that meets validity, practicality, and effectiveness criteria. The research method used is the ADDIE model. The study involved 25 eighth-grade students at a junior high school in Cimahi. The instruments included expert validation sheets, student responsse questionnaires, interview guides, documentation, and problem-solving ability tests. The results indicate that the media is highly valid, with average validation scores of 89.58% (media) and 89.74% (material). Practicality is shown by student responsses with an average score of 89.74%, categorized as very practical. The media is also effective in improving students’ problem-solving abilities, with an N-Gain score of 0.77 (high category). The t-test shows a significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.05). Thus, Canva-Animaker media with a PBL approach is an innovative alternative for mathematics learning.
Pengembangan LKPD Berbasis Poblem Base Learning Berbantuan Canva Dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa SMP Asep Ikin Sugandi; Nadhira Pramesti; Linda Linda
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.19675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan Canva dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Design Research) yang mengacu pada model evaluasi formatif Tessmer yang meliputi tahap preliminary dan formative evaluation, yaitu self evaluation, expert review, one-to-one evaluation, small group evaluation, dan field test. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli, angket kepraktisan siswa, serta tes kemampuan komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan tergolong sangat valid berdasarkan aspek isi, konstruk, dan kebahasaan. Uji kepraktisan menunjukkan bahwa produk berada pada kategori praktis, ditinjau dari kemudahan penggunaan dan keterpahaman siswa. Selanjutnya, hasil uji efektivitas dengan desain pretest-posttest menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan komunikasi matematis siswa setelah penggunaan E-LKPD. Integrasi Canva sebagai media pendukung turut meningkatkan daya tarik visual dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, E-LKPD berbasis PBL berbantuan Canva dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk mendukung peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa.