Astuti Astuti
Department Of Physics, Faculty Of Sciences And Mathematics, Andalas University, Padang|Andalas University|Indonesia

Published : 59 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

SINTESIS KOMPOSIT PAni/KARBON DARI TEMPURUNG KEMIRI (Aleurites moluccana) SEBAGAI ELEKTRODA KAPASITOR Depi Nurdiati; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.559 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu aktivasi karbon dan mengkarakterisasi sifat listrik serta struktur pori komposit PAni/karbon berbasis tempurung kemiri yang akan digunakan sebagai elektroda kapasitor. Karbon aktif disintesis menggunakan metode aktivasi kimia dengan variasi suhu aktivasi yaitu 300 0C, 400 0C, 500 0C dan 600 0C. Polianilin (PAni) disintesis dengan metode polimerisasi oksidasi kimia. Pengukuran konduktivitas dan kapasitansi komposit PAni/karbon menggunakan LCR meter. Membran PVA (Polyvinyl Alcohol) dipakai sebagai bahan dielektrik pada pengukuran kapasitansi. Ukuran pori karbon aktif ditentukan dari hasil foto SEM (Scanning Electron Microscopy). Ditinjau dari hasil SEM pada perbesaran 10.000 x, karbon aktif pada suhu aktivasi tertinggi (600 0C) memiliki pori yang lebih banyak dan lebih dalam, dengan ukuran pori terkecil 0,19 μm dan ukuran pori terbesar 4,72 μm. Konduktivitas listrik komposit PAni/karbon semakin besar seiring dengan meningkatnya suhu aktivasi karbon dengan nilai tertinggi 5,7 x 10-3 S/m. Nilai kapasitansi tertinggi pada sampel yaitu 10,52 μF.Kata kunci: tempurung kemiri, PAni/karbon, konduktivitas, kapasitansi kapasitorABSTRACTThe purpose of this research is to analyze the effect of activation temperature of carbon and to characterize the electrical properties and the pore structure of PAni/carbon composite based on candlenut shell as a capacitor electrodes. Synthesis of activated carbon by using a chemical activation method with varies temperature about 300 0C, 400 0C, 500 0C and 600 0C. The polyanilines (PAni) were synthesized by using chemical oxidation polymerization method. Conductivity and capacitance of PAni/carbon composite was analyzed by using LCR meter and pore size by using SEM (Scanning Electron Microscopy). By reviewing from the results of SEM at   10.000 x magnification, activated carbon with highest activation temperature (600 0C) have more and deeper pores with the smallest pore size is 0.19 μm and 4.72 μm for the largest pore size. The electrical conductivity of PAni/carbon composite is greater with increasing of activation temperature of carbon with the highest value is 5.7 x 10-3 S/m. In Measurement of capacitor capacitance, dielectric material is PVA membrane (Polyvinyl Alcohol). The highest capacitance of the samples is 10.52 μF.Keywords: candlenut shell, PAni/carbon, conductivity, capacitors capacitance 
Sintesis Nanokristal Perak Menggunakan Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Winda Rahayu Okta Yanti; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3027.693 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.286-291.2018

Abstract

Sintesis nanokristal perak telah berhasil dilakukan menggunakan ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L. ). Proses sintesis dilakukan dengan mencampurkan larutan AgNO3 1 mM dengan 2,5 mL ekstrak kulit buah manggis dan ditambahkan dengan 12 mL PEG 3%. Larutan AgNO3 yang digunakan memiliki variasi 35, 40, 45, 50, dan 60 mL, diaduk dengan menggunakan magnetic stirrer selama 3 jam kemudian dilakukan sintering dengan suhu 500 ˚C selama 1 jam. Sampel dikarakterisasi menggunakan XRD (X-Ray Diffraction), SEM (Scanning Electron Microscope), dan FTIR (Fourier Transform Infrared). Berdasarkan hasil XRD, nanopartikel perak yang dihasilkan memiliki ukuran kristal berkisar antara 32,29 nm – 126,55 nm dengan struktur kristal kubik FCC (Face Centre Cubic). Selai itu, terdapat kecenderungan bahwa semakin kecil volume AgNO3 yang digunakan, ukuran nanokristal perak yang dihasilkan juga akan semakin kecil. Berdasarkan hasil SEM , nanopartikel perak yang dihasilkan masih terdapat gumpalan. Kondisi optimum dengan ukuran kristal paling kecil didapat pada jumlah AgNO3 35 mL dengan ukuran kristal 32,2908 nm.Kata kunci: ekstrak kulit manggis, AgNO3, PEG 6000, nanokristal perak
Sintesis Dan Karakterisasi Sifat Mekanik Serta Struktur Mikro Komposit Resin Yang Diperkuat Serat Daun Pandan Alas (Pandanus dubius) Citra Mardatillah Taufik; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.054 KB) | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis dan karakterisasi sifat mekanik serta struktur mikro komposit resin yang diperkuat serat daun pandan alas (Pandanus dubius).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi massa serat dan susunan serat yang ditinjau dari kekuatan tarik, kekuatan tekan serta struktur mikro dari komposit resin yang berpenguat serat daun pandan alas (Pandanus dubius).  Serat daun pandan alas (Pandanus dubius) berfungsi sebagai penguat dan resin poliester-MEKPO berfungsi sebagai matriks.  Karakterisasi kuat tekan dan kuat tarik komposit dilakukan dengan alat uji tekan dan uji tarik (wekob 32559 Galdabini).  Nilai uji tarik dan uji tekan maksimum diperoleh pada perbandingan poliester dan katalis  yaitu (99 : 1) %.  Nilai kuat tarik resin poliester-serat daun pandan alas tertinggi diperoleh pada penambahan serat 0,8 g yaitu sebesar 354,16 N/cm2 dan nilai kuat tekan resin poliester-serat daun pandan alas tertinggi diperoleh pada penambahan serat 1 g yaitu sebesar 1783,67 N/cm2.
Sintesis Bahan Piezoelektrik BNT-BT dengan Penambahan Ta2O5 Menggunakan Metode Solid State Reaction Sonya Rahayu; Astuti -; Mardiyanto -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 4: Oktober 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.485 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.4.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan sintesis bahan piezoelektrik BNT-BT dengan penambahan Ta2O5 menggunakan metode solid state reaction. Pada metode ini dilakukan penggerusan selama 4 jam, kompaksi dengan tekanan 5000 psi, kalsinasi selama 1 jam pada suhu 300oC dan sintering pada suhu 1000oC selama 4 jam. Pada penelitian ini, dilakukan variasi terhadap penambahan BaTiO3 sebesar 3%, 5%, 7% dan 9%. Sampel dikarakterisasi menggunakan XRD dan SEM. Berdasarkan XRD, diperoleh bahwa bahan BNT-BT-Ta memiliki struktur tetragonal karena menghasilkan parameter kisi a dan b sebesar 3,87; 3,88; 3,89; 3,90 dan nilai c sebesar 3,88; 3,89; 3,90; 3,91 dengan sudut α,β dan γ adalah 90o. Bentuk morfologi dari bahan BNT-BT-Ta berbentuk jarum, tetapi pada saat penambahan 9% BT, bentuk mikrograf dari bahan tidak terlihat jelas karena butiran-butiran kristal bergabung dan tidak teratur.
SINTESIS MATERIAL FOTOKATALIS TiO2 UNTUK PENJERNIHAN LIMBAH TEKSTIL Risda Tussa’adah; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.774 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan sintesis material fotokatalis titanium dioksida (TiO2) dengan metode pemanasan sederhana dalam larutan polimer. Polimer yang digunakan adalah polietilen glikol (PEG 6000). Sintesis dilakukan pada suhu 4000C dan ditahan selama 0 jam (tanpa ditahan), 1 jam, 2 jam dan 3 jam. Berdasarkan hasil karakterisasi scanning electron microscope (SEM) didapatkan bahwa semakin lama waktu sintesis menyebabkan terjadinya agglomerasi (pengumpalan) partikel. Material fotokatalis TiO2 telah diuji untuk penjernihan air limbah tekstil. Aktivitas fotokatalis TiO2 menyebabkan penurunan nilai pH dari 10,09 menjadi 9,06 dan penurunan nilai Total Dissolved Solid (TDS) dari 1191 mg/L menjadi 409 mg/L dengan waktu tahanselama 0 jam (tanpa ditahan).Kata kunci: TiO2, polimer, fotokatalis, PEG 6000AbstractA study concerning the synthesis of titanium dioxide (TiO2) material photocatalyst using a simple heating method in polymer solvent. Polymer used was polyethylene glycol (PEG 6000). Synthesis was done at temperature of 4000C and hold for 0 hour (no holding), 1 hours, 2 hours, and 3 hours. Based on the characterization of scanning electron microscope (SEM) result that longer TiO2 synthesis time cause particle agglomeration. The material of photocatalyst has been tested to purify textile waste water. The activity of photocatalyst of TiO2 decrease pH from 10.09 to 9.06 and the value of total dissolved solid (TDS) from 1191 mg/L to 409 mg/L without holding time for 0 hour (no holding).Keywords : TiO2, polymer, photocatalyst, PEG 6000
Sintesis Nanokomposit PAni/TiO2/Karbon Sebagai Penyerap Gelombang Mikro Arasi Syamsir; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 1 No 1: Oktober 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.04 KB) | DOI: 10.25077/jfu.1.1.%p.2012

Abstract

Nanokomposit PAni/TiO2/Karbon sebagai penyerap gelombang mikro telah disintesis.Polyaniline (PAni) disintesis dengan metode polimerisasi oksidasi secara kimia, sedangkan serbuk karbon disintesis dari bahan baku tempurung kelapa. Karbon dan TiO2 berperan sebagai pengisi magnetik dan pengisi dielektrik pada matriks PAni. Karakterisasi sifat listrik, sifat magnet dan daya serap material terhadap gelombang mikro berturut-turut dilakukan dengan alat LCR meter TH2820 dan Vector Network Analyser model Advantest. Hasil uji LCR meter menunjukkan bahwa konduktivitas PAni/TiO2/Karbon meningkat berdasarkan penambahan TiO2 dan karbon. PAni/TiO2/Karbon dengan penambahan TiO2/Karbon 40% merupakan sampel yang paling optimum menyerap gelombang mikro dengan nilai absorbsi 99,52%dan reflection loss -40,21 dB pada frekuensi 10 GHz.
Efek Doping Senyawa Alkali Terhadap Celah Pita Energi Nanopartikel ZnO Ira Olimpiani; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.097 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.115-121.2016

Abstract

Penelitian tentang efek doping senyawa alkali terhadap celah pita energi nanopartikel ZnO telah dilakukan. Sintesis nanopartikel ZnO dilakukan dengan metode sol-gel dengan doping senyawa alkali yaitu Li2CO3, Na2CO3 dan K2CO3. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan X-Ray Diffraction untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, UV-Vis Spectrometry untuk menentukan celah pita energi dan Scanning Electron Microscope untuk mengetahui morfologi. Struktur kristal yang terbentuk dari ZnO yang di-doping adalah hexagonal zincite. Ukuran kristal yang didapatkan dari ZnO tanpa doping adalah 84,31 dan ZnO yang di-doping senyawa alkali yaitu 37,76 nm; 26,57 nm dan 52,78 nm. ZnO yang didoping senyawa alkali memiliki nilai celah pita energi dengan nilai yang lebih kecil yaitu 3,46 eV; 3,54 eV; dan 3,46 eV. ZnO tanpa doping terlihat memiliki jumlah butiran partikel yang sedikit dan menggumpal, sedangkan ZnO yang di-doping dengan logam alkali memperlihatkan ukuran partikel yang tidak seragam dan bentuk partikel yang menggumpal.Kata kunci: celah pita energi, doping, senyawa alkali, ZnO
PENGARUH TEMPERATUR PELEBURAN ALKALI TERHADAP KONDUKTIVITAS LISTRIK ZEOLIT SINTETIK DARI BAHAN ABU DASAR BATUBARA DENGAN METODE PELEBURAN ALKALI HIDROTERMAL Nila Sriwahyuni; Afdhal Muttaqin; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.387 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan sintesis zeolit dari abu dasar dengan metode peleburan alkali hidrothermal. Temperatur peleburan yang digunakan adalah 550 0C, 750 0C dan 950 0C dengan perbandingan abu dasar : NaOH yaitu 1:1,2 g. Sampel abu dasar yang telah dilebur dengan NaOH kemudian dipanaskan melalui proses  hidrotermal dengan variasi media kristalisasi aquades dan  NaAlO2. Sampel zeolit hasil sintesis kemudian dicuci dengan aquades hingga pH 9-10. Karakterisasi meliputi karakterisasi gugus fungsi menggunakan FT-IR, morfologi permukaan menggunakan SEM, dan jenis material menggunakan XRD serta pengukuran konduktivitas. Untuk keperluan pengukuran konduktivitas, sampel dikompaksi membentuk pellet dengan massa 0,3 g. Hasil FT-IR menunjukkan bahwa terdapat sidik jari untuk ikatan regangan SiO dan AlO serta double ring (cincin ganda). Dari hasil difraktometer sinar-X terlihat bahwa zeolit hasil sintesis dengan penambahan aquades merupakan zeolit tipe Na. Sedangkan dengan penambahan NaAlO2 menghasilkan zeolit tipe Na-A, zeolit P dan Unnamed zeolite. Uji konduktivitas dengan menggunakan LCR-meter menunjukkan bahwa rentang nilai konduktivitas sampel adalah 0,0407 mS/m hingga 0,3814 mS/m. Zeolit dengan nilai konduktivitas tertinggi (0,3814 mS/m) dihasilkan oleh temperatur peleburan 550 0C dan dengan media kristalisasi NaAlO2.Kata kunci : abu dasar, alkali – hidrothermal,  konduktivitas, zeolit AbstractSynthesis of zeolites from bottom ash by alkali melting hydrothermal method have been done. Melting temperature was 550 0C, 750 0C and 950 0C with a ratio of bottom ash: NaOH is 1: 1.2 g. Samples of bottom ash which had been merged with NaOH then heated through a hydrothermal process with 2 kinds of crystallization medium that are distilled water and NaAlO2. Synthesized zeolite samples were then washed with distilled water until pH 9-10. The characterization includes functional groups using FT-IR, surface morphology with SEM, and type of material using XRD, and conductivity measurements. For the purposes of conductivity measurement, the samples compacted to form pellets with a mass of 0.3 g. FT-IR results showed that there are fingerprints for bond stretching of SiO and AlO and Double Ring. X-ray diffraction (XRD) shows that the zeolites which are synthesized by the addition of distilled water is Na-type zeolite. While the zeolites which are synthesized by the addition of NaAlO2 produce Na-A, P and Unnamed zeolite types. Conductivity test using LCR meter showed that range of the sample conductivity is from 0.0407 mS/m to 0.3814 mS/m. Zeolite with the highest conductivity (0.3814 mS/m) were obtained from melting temperature of 550 0C and with NaAlO2 as crystallization medium.Keywords : bottom ash, alkali – hidrothermal, zeolite, conductivity
Pengaruh Temperatur Kalsinasi pada Sintesis Nanopartikel Silika Pantai Purus Kota Padang Tika Yulian Rozi; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2527.799 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.4.351-356.2016

Abstract

Sintesis nanopartikel silika telah berhasil dilakukan dengan menggunakan bahan pasir pantai Purus Sumatera Barat. Nanopartikel silika disintesis menggunakan metode kopresipitasi, yaitu dengan cara merendam pasir dengan HCl 10 M selama 12 jam kemudian pasir direaksikan dengan NaOH 7 M.  Larutan disaring kemudian dititrasi dengan HCl 10 M sampai pH akhir mendekati 1-2. Hasil sintesis di dikalsinasi dengan variasi temperatur 600◦C, 700◦C dan 800◦C selama 5 jam. Berdasarkan hasil XRD diketahui bahwa sampel yang dikalsinasi dengan temperatur 600◦C memiliki kristal silika kuarsa dengan hasil sampingan berupa NaCl.  Kristal silika kuarsa dan kristobalit ditemukan pada sampel dengan temperatur kalsinasi 700◦C dan 800◦C.  Ukuran kristal ketiga sampel lebih besar dari pada 100 nm. Hasil SEM menunjukan bahwa semua sampel memiliki bentuk partikel yang tidak homogen dan mengalami penggumpalan.Kata kunci : nanopartikel, silika, kalsinasi, XRD, SEM
Sintesis Magnesium Oksida dengan Variasi Temperatur Sintering Ilma Husnah; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.591 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.1.29-32.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis magnesium oksida (MgO) menggunakan metode presipitasi. Nanopartikel MgO disintesis dengan memvariasikan temperature sintering yaitu 400 C, 500 C, 600 C, dan 700 C dengan massa PEG-6000 2 g. Struktur kristal, ukuran kristal, morfologi permukaan, dan distribusi diameter partikel dari nanopartikel ini dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Dari hasil analisis pola difraksi sinar-X ditunjukkan bahwa struktur kristal MgO berbentuk kubik dan morfologi permukaan MgO berbentuk bulat (spherical). Ukuran kristal semua sampel berkisar antara 27,36 – 45,57 nm dan ukuran partikel semua sampel berkisar antara 30,41 – 95,92 nm. Hasil SEM menunjukkan semakin tinggi temperatur sinteringnya maka morfologi permukaan MgO semakin homogen. Kata kunci: MgO, presipitasi, temperatur sintering, XRD, SEM