Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Wakaf Berdasarkan PSAK 112 Pada Badan Pengelola Wakaf Ar Risalah Eliyanora, Eliyanora; Ihsan, Hidayatul; Afni, Zalida; Ramadia, Anggun Aulia
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diterbitkannya Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) N0 112 tentang Akuntansi Wakaf yang berlaku efektif sejak Januari 2021 merupakan salah satu wujud keseriusan pemerintah untuk terus memaksimalkan pengelolaan aset wakaf yang lebih baik. Pemerintah melalui Badan Wakaf Nasional (BWI) yang merupakan regulator wakaf tertinggi di tanah air menggandeng Ikatan Profesi Akuntan (IAI) untuk menerbitkan standar akuntansi tentang wakaf sehingga dengan keberadaan PSAK 112 diharapkan laporan keuangan entitas wakaf menjadi lebih transparan dan akuntabel. Pemberlakuan PSAK No 112 tersebut sangat berkepentingan dengan BPW Ar Risalah karena PSAK wakaf ini ditujukan bagi nazhir atau pengelola wakaf organisasi dan berbadan hukum sebagaimana halnya dengan BPW Ar Risalah Minimnya pengetahuan sebahagian besar pengurus tentang PSAK No 112 serta belum adanya lembaga wakaf yang dapat dijadikan referensi dalam pengimplementasian PSAK No 112 menjadi kendala utama bagi pengurus BPW Ar Risalah. Oleh karena itu tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf serta untuk mempraktikkan bagaimana pengimplementasian PSAK 112 tersebut pada BPW Ar Risalah. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah diskusi, pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan melalui wawancara dan brainstorming. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan pengurus dan staf BPW Ar Risalah telah memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai PSAK 112 dan diharapkan mampu untuk mengimplementasikan PSAK 112 tersebut kedepannya.
Bimbingan Teknis Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Usaha Budidaya Jamur Tiram Forum Pemberdayaan Masyarakat Limau Manih Irda Rosita; Maryati, Ulfi; Novrina Chandra; Hidayatul Ihsan; Amy Fontanella
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam perhitungan harga pokok produksi jamur tiram dan penyelenggaran pembukuan sederhana untuk masyarakat pelaku budidaya jamur tiram yang berada di bawah naungan Forum Pemberdayaan Masyarakat Limau Manis. Dalam analisis singkat prospek perencanaan Kelurahan Limau Manis yang dibuat oleh Forum Nagari Kelurahan Limau Manis, disebutkan salah satu kendala tidak berkembangnya usaha budidaya jamur tiram ini adalah ketidakmampuan masyarakat pelaku budidaya jamur dalam mengelola keuangan sehingga yang terjadi adalah modal habis tanpa ada profit dari usaha jamur tiramnya. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian ini maka terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang perhitungan harga pokok produksi dan pembukuan sehingga masyarakat bisa lebih baik dalam melakukan pengelolaan keuangan bisnisnya.
Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Berbasis Syariah Untuk BMT Eliyanora, Eliyanora; Surya, Firman; Ihsan, Hidayatul; Rosita, Irda; Andri, Diah Uzzahraty
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BMT Masjid Raya Koto Baru adalah sebuah lembaga keuangan mikro syariah yang didirikan oleh warga Nagari Koto Baru yang berada di perantauan dan di Koto Baru yang pendiriannya bertujuan untuk memakmurkan mesjid dan membantu menyelesaikan permasalahan ekonomi masyarakat. BMT Masjid Raya Koto Baru memberikan pinjaman kepada masyarakat untuk berbagai keperluan usaha atau konsumsi, dan keberadaannya dianggap sebagai penyelamat bagi banyak anggota yang sebelumnya terjerembab dalam utang kepada rentenir. Meskipun keberadaan BMT ini telah dapat membantu masyarakat, masih terdapat beberapa permasalahan mendasar yang perlu diselesaikan. Beberapa kebijakan yang dijalankan belum sesuai dengan prinsip syariah, pengurus juga belum memisahkan pengelolaan dana yang dihimpun baik dana zakat maupun dana qardhul hasan yang disalurkan dalam bentuk pinjaman. Pengurus juga belum memahami bagaimana prinsip-prinsip penyelenggaraan akuntansi yang berbasis syariah, mulai dari pengakuan atau pencatatan transaksi, pengukuran serta penyajian laporan keuangan untuk dana zakat maupun untuk dana qardhul hasan. Kegiatan kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar dan softskills pengurus BMT Masjid Raya Koto Baru dalam mengelola dana yang dihimpun baik dalam bentuk zakat maupun dana qardhul hasan serta mampu mengimplementasikannya agar pengelolaan dana tersebut sesuai dengan prinsip syariah dan akuntansi syariah sehingga laporan keuangan yang disajikan lebih transparan, dipercaya dan akuntabel. Dengan demikian, BMT Masjid Raya Koto Baru dapat menjadi lebih efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan dan kontribusi masyarakat terhadap lembaga tersebut.    
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Kepemilikan Saham oleh Publik, dan Leverage Terhadap Pengungkapan Internet Financial Reporting Insani, Anggia De Silva; Gustati, Gustati; Ihsan, Hidayatul
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v8i1.1503

Abstract

This research aims to determine the influence of company size, profitability, public ownership, and leverage on Internet Financial Reporting (IFR) disclosures in food & beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2020-2022. The independent variables in the research are company size, profitability, public ownership, and leverage, while the dependent variable is IFR. The research sample was taken using a purposive sampling method, and 30 companies were obtained that met the sample criteria, resulting in a total of 90 observation data. The analysis technique used is multiple linear regression analysis processed with the SPSS v.25 application. The results of this research show that simultaneously the variables company size, profitability, public ownership and leverage have a positive effect on IFR disclosure, and partially the variables company size and profitability have a positive effect on IFR disclosure. However, the variables of public ownership and leverage have no effect on IFR disclosure.
Studi Ekploratif tentang Akuntabilitas Crowdfunding Wakaf Santika, Dita; Ihsan, Hidayatul; Eliyanora, Eliyanora; Gustina, Gustina
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 3 (2023): JIEI : Vol.9, No.3, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i3.9601

Abstract

This study aims to portray the mechanism of waqf crowdfunding and as to how crowdfunding operator and nazhirs (waqf managers) show their accountability to the public. In doing so, an exploratory study at kitabisa.com, one of the largest donation-based crowdfunding platforms in Indonesia, was conducted. Data was collected through interviews, email correspondences, and web content analysis while data analysis was conducted through thematic analysis. The findings of this study show that there have been some efforts made by both crowdfunding operator and nazhirs to discharge their accountability to the public. Meanwhile, the absence of existing regulation to waqf crowdfunding in Indonesia could be a threat to waqf accountability. This study concludes with recommendations for the improvement of waqf crowdfunding in the future.
Pengaruh Kualitas Sistem dan Kualitas Informasi Terhadap Manfaat Bersih Sistem Verifikasi Penjualan Batu Bara Pratiwi, Putri Ranie; Sudiman, Josephine; Ihsan, Hidayatul
Akuntansi dan Manajemen Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jam.v20i2.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sistem dan kualitas informasi terhadap manfaat bersih dari penggunaan sistem Modul Verifikasi Penjualan Batu Bara (MVP) oleh perusahaan perdagangan batu bara. MVP merupakan bagian dari sistem e-Government yang dikembangkan oleh Kementerian ESDM untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pelaporan penjualan batu bara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap 69 responden pengguna aktif MVP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap manfaat bersih, sedangkan kualitas sistem tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa informasi yang akurat, relevan, lengkap, dan mudah dipahami menjadi faktor utama dalam mendukung efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas sistem. Penelitian ini menggunakan nilai publik sebagai kerangka teoretis untuk mengevaluasi sejauh mana sistem MVP memberikan manfaat bagi pengguna. Pendekatan ini tidak hanya menilai aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan nilai-nilai publik yang dihasilkan dari penggunaan sistem digital pemerintah. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengukuran keberhasilan e-Government serta menjadi rekomendasi praktis bagi pemerintah untuk menyempurnakan sistem MVP agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pelaku usaha.
Pengaruh Pengungkapan Islamic Social Reporting, Kinerja Indeks Maqashid Syariah, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Devega, Lidya; Fauzi, Nurul; Ihsan, Hidayatul; Rafi, Muhammad; Haslina, Welsi
Akuntansi dan Manajemen Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jam.v20i2.364

Abstract

This research aims to examine and assess the influence of Islamic Social Reporting (ISR) disclosure, maqashid shariah index performance, company growth, and firm size on the firm value of Sharia Commercial Banks (BUS) listed under the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan/OJK) throughout the 2019–2024 period. Employing a quantitative approach with purposive sampling, the study collected 35 observational data points from 7 BUS. The dependent variable, firm value, was measured using the Economic Value Added (EVA) indicator. Data were analyzed using multiple linear regression techniques with the Statistical Product and Service Solutions (SPSS) version 29 software. The findings reveal that, individually, ISR disclosure and maqashid shariah index performance significantly influence firm value, whereas company growth and firm size show no significant impact. Nonetheless, when examined simultaneously, ISR disclosure, maqashid shariah index performance, company growth, and firm size collectively exert a significant influence on firm value among Sharia Commercial Banks registered with the OJK.
Evolving Waqf Reporting Practices: Towards Comprehensive Integrated Reporting and Stakeholder Engagement Yuvitasari, Gusranti; Ihsan, Hidayatul; Dwiharyadi, Anda
Jurnal Eksplorasi Akuntansi Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Eksplorasi Akuntansi (JEA)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jea.v8i1.4234

Abstract

Accountability in waqf management is commonly demonstrated through financial reporting by nazhir to waqf stakeholders. While financial reporting plays a central role in ensuring accountability, it is often insufficient to capture the broader dimensions of waqf management, particularly in explaining performance outcomes, achievement of objectives, and social impacts. Moreover, differences in stakeholders’ levels of accounting literacy may create information gaps, limiting the effectiveness of financial reports as a communication tool. As a result, non-financial reporting is increasingly recognized as a necessary complement to financial reporting. This study aims to explore integrated reporting practices, encompassing both financial and non-financial dimensions, in relation to the sustainability of waqf entities. Stakeholder salience theory is employed as an analytical framework to examine how reporting practices respond to the information needs of different stakeholder groups. Adopting a qualitative and exploratory approach within an interpretive paradigm, data were collected through in-depth interviews and document analysis, and analyzed using thematic network analysis. he findings indicate that waqf institutions have begun to incorporate elements of integrated reporting by combining financial disclosures with non-financial information related to program activities and social impacts. However, these practices remain fragmented, as non-financial reporting components are not standardized and vary across waqf entities. This study contributes to the literature on waqf accountability and reporting by highlighting the emerging but incomplete nature of integrated reporting practices in the waqf context. Practically, the findings offer insights for nazhir and regulators in strengthening reporting practices to enhance transparency, accountability, and stakeholder understanding of waqf performance and impact.
Memotret Tata Kelola Masjid: Studi Kasus pada Masjid Agung Nurul Iman dan Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat Ilahia, Nesi; Ihsan, Hidayatul; Atsarina, Alyani
Jurnal Eksplorasi Akuntansi Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Eksplorasi Akuntansi (JEA)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jea.v8i1.4302

Abstract

Mosques are not merely places of worship but also serve as social institutions that need professional and accountable management of their financial and organizational resources. As most of the resources come from congregational donations, applying Good Mosque Governance becomes crucial to maintain transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness. This study explores the implementation of Good Mosque Governance principles at Nurul Iman Grand Mosque and Muhammadiyah Taqwa Mosque in West Sumatra. A qualitative case study approach was used, guided by Stewardship Theory. Findings indicate that both mosques have generally applied the principles of good governance, though some managerial and documentation challenges still exist. The findings further show that the implementation of these principles is associated with more structured management practices, clearer financial accountability, and higher levels of perceived trust among congregants. Future studies are encouraged to explore broader models of mosque governance that integrate digital transparency and inter-organizational collaboration.