Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Organizational Communication Strategy In Improving Production Team Performance (Study on the Rafa Television Community of UIN Raden Fatah Palembang) Martha Triani; Eraskaita Ginting; Gita Astrid
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 4: October-2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8837

Abstract

This research is entitled "Organizational Communication Strategies in Improving Production Team Performance (Case Study on the Rafa Television Community of UIN Raden Fatah Palembang)" which aims to analyze how organizational communication strategies are applied in improving the performance of the production team and what are the organizational communication obstacles in improving the performance of the production team. The focus of the research is directed at internal, external, formal, and informal communication strategies carried out by the management and members of the Rafa Television Community. The theory used is Elton Mayo's theory of human relations which emphasizes that the success of an organization depends on satisfaction, motivation, and interaction between members. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of in-depth interviews, observations, and documentation. Data analysis is carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that the organizational communication strategy in the Rafa Television Community is carried out through several steps, including regular meetings, clear division of jobdesks, production briefings, the use of digital media (WhatsApp, Google Meet), and informal communication outside production hours. These strategies are able to improve coordination, strengthen a sense of community, and motivate team members. However, this study also found obstacles in the form of limited human resources, miscommunication between members, and tight production schedules that have the potential to reduce communication effectiveness. The conclusion of this study is that consistent, adaptive, and participatory organizational communication strategies have been proven to be able to improve the performance of the production team, both in terms of output quality, timeliness, and cooperation between members. Thus, organizational communication not only serves as a means of conveying information, but also becomes an important factor in creating a collaborative and professional work culture in the campus broadcasting community.
Fear Of Missing Out ( FOMO) Sebagai Perilaku Eksistensi Diri Di Kalangan Remaja (Studi Pada Gamers Mobile Legends Di Kecamatan Kalidoni) Febrian, Lilika; Muslimin Ritonga; Eraskaita Ginting
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena Fear of Missing Out (FOMO) sebagai perilaku eksistensi diri di kalangan remaja, khususnya di kalangan gamers Mobile Legends di Kecamatan Kalidoni. FOMO merujuk pada kecemasan yang dialami individu ketika merasa tertinggal dari pengalaman sosial yang dialami oleh orang lain, yang sering kali diperburuk oleh penggunaan media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berperan signifikan dalam mendorong remaja untuk aktif berpartisipasi dalam komunitas gaming, sebagai upaya untuk mempertahankan eksistensi diri dan mendapatkan pengakuan dari teman sebaya. Selain itu, faktor-faktor pendukung seperti interaksi sosial, kompetisi, teman sebaya juga diidentifikasi sebagai pendorong utama perilaku ini.
Puisi Sebagai Media Komunikasi Propaganda Masyarakat (Analisis Puisi-Puisi Wiji Thukul Dalam Buku Nyanyian Akar Rumput Kumpulan Lengkap Puisi) Cut Nur Salamah; Eraskaita Ginting; M. Miftah Farid
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Puisi Sebagai Media Komunikasi Propaganda Masyarakat (Analisis Puisi-Puisi Wiji Thukul dalam Buku Nyanyian Akar Rumput Kumpulan Lengkap Puisi)” bertujuan untuk menjelaskan bagaimana makna denotasi, makna konotasi dan mitos pada puisi-puisi Wiji Thukul dalam buku Kumpulan Lengkap Puisi Nyanyian Akar Rumput sebagai media komunikasi propaganda masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pendekatan deskriptif, kemudian peneliti menganalisis objek penelitian menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang mencakup tiga makna yaitu, makna denotasi, makna konotasi dan mitos sesuai dengan rumusan masalah. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui salah satu dari sumber data primer yakni, buku yang berjudul “Kumpulan Lengkap Puisi Wiji Thukul Nyanyian Akar Rumput” dan didukung oleh data observasi dan dokumentasi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam proses analisis data adalah sesuai dengan rancangan analisis data yang dipaparkan oleh Miles dan Huberman, dalam pandangan model interaktif terdapat tiga jenis kegiatan analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi digunakan Wiji Thukul sebagai alat propaganda dalam perjuangan politik dan sosial untuk menyuarakan penderitaan rakyat kecil, ketidakadilan dan kekerasan terhadap kaum yang tertindas (rakyat kecil), secara umum puisi Wiji Thukul bernada propaganda yaitu ajakan untuk melawan penindasan.