Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENEGAKAN HUKUM OLEH PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL (PPNS) BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BBPOM) PADANG TERHADAP PANGAN OLAHAN TANPA IZIN EDAR (Studi Kasus: di Wilayah Hukum BBPOM Kota Padang) Febrian Akhirama Saputra; Najmi Najmi; Aria Zurnetti
UNES Law Review Vol. 5 No. 4 (2023): UNES LAW REVIEW (Juni 2023)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v5i4.737

Abstract

Processed food is everything that originates from agricultural, plantation, forestry, fishery, water and water products, either processed or not processed, which are intended as food or drink for human consumption, including processed food additives, processed food raw materials, and processed food ingredients. other products that are used in the process of preparing, processing and/or making food or drink, in order to maintain the safety of processed food, this is where the role of the government through the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM) is needed to oversee drug and food distribution. The ineffectiveness of supervision and law enforcement on the distribution of drugs and food is due to the poor legal culture of society which is one of the factors causing the high circulation of processed food without a distribution permit, besides that it is also influenced by the weakness of substance and legal structure. Efforts to tackle crime with criminal law are essentially part of law enforcement efforts. The issue raised in this study is how is law enforcement by Civil Servant Investigators (PPNS) Padang Food and Drug Supervisory Agency (BBPOM) against the circulation of processed food without a distribution permit and what are the obstacles and obstacles. The research used is a sociological juridical approach which is analytically descriptive in nature, namely analyzing the link between applicable laws and regulations and legal theories and implementation practices related to the research object which then produces several conclusions. In carrying out surveillance of processed food circulating in the community, BBPOM still often finds processed food without a distribution permit that does not meet processed food standards. In carrying out law enforcement, BBPOM already has several mechanisms in accordance with statutory regulations where these rules have a juridical aspect that can guarantee certainty that the law functions as a rule that must be obeyed. In fact, the investigation and supervision carried out by BBPOM has not guaranteed legal certainty, because existing regulations are not adhered to and the constraints faced are the lack of availability of human resources and the weak authority of BBPOM in taking action against processed food without a distribution permit.
Peranan Perempuan Transmigran Jawa dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya Fajra Adhilo Putrawera Pratama; Najmi Najmi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i3.732

Abstract

Javanese transmigrant women have experienced a paradigm shift towards the division of labor due to economic needs in fulfilling their daily lives. The lack and limitation of their husband's income, the increasing demands of life's needs encourage housewives to take the initiative to be independent and work in the public and domestic sectors. Women are always considered as domestic workers, or homemakers, who do not have the ability to actively contribute outside the home, so their role is limited to activities within the home. This study aims to determine the economy of Javanese transmigrant women in improving the family economy in Nagari Sungai Duo, Sitiung District, Dharmasraya Regency. The research method used is the historical method which consists of topic selection, heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The findings show that the role of Javanese transmigrant women in improving the family economy in Nagari Sungai Duo is that there are three main activities that are generally carried out by the Javanese transmigrant women, such as women farming groups, farming laborers, and raising cattle. Based on the findings, it can be concluded that Javanese transmigrant women are able to play a role in meeting the economic needs of their families as additional income from their husbands.
Dampak Wisata Puncak Lawang Terhadap Perekonomian Masyarakat Di Nagari Lawang Kecamatan Matur (2000-2022) Fadilla Fadilla; Najmi Najmi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i3.742

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana Dampak Destinasi Wisata Puncak Lawang Terhadap Perekonomia Masyarakat Di Nagari Lawang Kecamatan Matur Tahun 2000-2022. Penelitian ini dilatar belakangi dengan terdapatnya wisata Puncak Lawang yang dapat menjadi dampak mendasar pada perekonomian masyarakat sekitar wisata Puncak Lawang dengan adanya wisata Puncak Lawang tentu membantu meningkatkan ekonomi masyarakat Nagari Lawang. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana dampak wisata Puncak Lawang terhadap ekonomi masyarakat sekitar objek wisata tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian sejarah yang dibagi dalam empat kelompok kegiatan teknik yaitu, heuristik merupakan tahap pertama dalam suatu penelitian sejarah, kritik sumber, interprestasi, historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya wisata Puncak Lawang memberikan dampak atau manfaat yang sangat besar bagi masyarakat sekitar wisata Puncak Lawang yaitu adanya peluang usaha dan dapat mengurangi angka pengangguran, kegiatan perdagangan masyarakat sekitar wisata Puncak Lawang seperti pedagang souvenir, pedagang gula merah tebu, pedagang air minum tebu yang dapat meningkatkan ekonomi pedagang sekitar.
INOVASI ECOBRICK : MEWUJUDKAN KONSEP ZERO WASTE DI NAGARI TANJUANG BUNGO, KEC. SULIKI, KAB. LIMAPULUH KOTA Najmi Najmi; Ridwan Fathur Rahman; Olifia Arrohmi; Juliyetna Safitri; Bella Maqfirah; Khairani Aulia Rahma
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang yang berlokasi di Nagari Tanjung Bungo, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, selama periode 17 Juni hingga 18 Juli 2025. Metode pelaksanaan kegiatan ini mencakup tahapan perizinan, studi lapangan, sosialisasi, persiapan alat dan bahan, serta praktik pembuatan ecobrick. Perizinan dilakukan melalui diskusi langsung dengan Wali Nagari setempat. Studi lapangan dilakukan dengan observasi kondisi lingkungan. Sosialisasi dilaksanakan secara tatap muka dengan metode ceramah dan media pendukung seperti Power Point dan video tutorial, serta dihadiri oleh sekitar 10 warga dewasa dan 15 remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolahan sampah menjadi suatu produk melalui metode ecobrick. Hasil kegiatan berupa peningkatan antusiasme warga terhadap pengolahan sampah, serta keterlibatan aktif dalam pembuatan ecobrick dan pembangunan Tugu Gonjong sebagai simbol edukatif dan objek wisata lokal. Kegiatan ini berdampak positif dalam membentuk pemahaman baru warga bahwa sampah plastik dapat diolah menjadi produk bernilai guna dan estetis. Tugu Gonjong diletakkan di depan kantor Wali Nagari sebagai ikon perubahan dan kepedulian lingkungan.
Peningkatan Konsentrasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Bimbingan Belajar Interaktif dan Implementasi Metode PAKEM dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Nagari TanjuangBungo Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai Program KKN Mendukung SDGs 4 Najmi Najmi; Rahmadini Risqa Amanda; Erika Wulandari; Aisyah Kamal; Habib Al Hadi; Rahmad Andika Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pengembangan sumber daya manusia dan menjadi salah satu fokus utama dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 yang menekankan pentingnya pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) serta pendekatan bimbingan belajar interaktif dalam meningkatkan konsentrasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, kegiatan ini melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai fasilitator utama dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran inovatif ini mampu meningkatkan partisipasi aktif, motivasi belajar, serta memberikan dampak positif terhadap sikap siswa terhadap pelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu, program ini turut memberikan kontribusi dalam penguatan kapasitas guru lokal melalui pelatihan dan pendampingan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi metode PAKEM dan bimbingan interaktif dapat menjadi strategi efektif dalam mendorong terwujudnya pendidikan dasar yang berkualitas dan berorientasi pada keberlanjutan, sejalan dengan amanat SDGs 4.