Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

OPTIMASI KONDISI PROSES PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI KELAPA SAWIT Desi Kusmindari, Christofora; Yuliwati, Erna
Jurnal Distilasi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v6i1.3384

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan kondisi proses optimum pengolahan limbah cair industri kelapa sawit dengan menggunakan response surface methodology (RSM) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu  membuat rancangan percobaan, model fitting, optimasi dan verifikasi. Rancangan percobaan menggunakan 23 full factorial design  dengan 28 run yang terdiri dari 18 run pada level dua (-1/+1), 6 run star points dan 4 run replikasi pada center points (0). Model fitting untuk persamaan pada polinomial tingkat empat (fourth-order polynomial) dibentuk untuk menggambarkan goodness-of-fit. Respon beberapa variabel yaitu air bubble flow rate (ABFR), hydraulic retention time (HRT), mixed liquor suspended solids (MLSS), and pH , digunakan untuk mendapatkan nilai optimum kondisi proses filtrasi, nilai maksimum pemisahan total suspended solids (TSS) dan ammonium nitrogen (NH3-N). Hasil RSM menunjukkan nilai optimum kondisi proses filtrasi untuk memisahkan TSS sebesar 99.63% dan NH3-N sebesar 92.82 % dengan ABFR pada 2.25 ml/min, HRT pada 276.93 min, MLSS concentration pada 4.50 g/L, and pH pada 6.50. Variabel yang digunakan pada penelitian ini mempengaruhi proses pemisahan secara signifikan untuk TSS dan ammonium nitrogen dengan nilai ANOVA dari R2 sebesar 0,9974 dan 0,999. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa sebuah pendekatan matematis dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi secara teori dan dapat diverifikasi dengan baik.
PENGARUH PROSES AKTIVASI TERHADAP KINERJA ADSORBEN ORGANIK DARI KULIT BUAH MELON DALAM MENYERAP ION LOGAM Cr(III) DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI Martini, Sri; Yuliwati, Erna
Jurnal Distilasi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v4i2.3224

Abstract

Logam berat Cr(III) termasuk polutan yang membahayakan kesehatan manusia dan mahkluk biotik lainnya sehingga limbah industri yang mengandung logam tersebut harus melalui proses pengolahan intensif sebelum dialirkan ke pembuangan akhir, salah satunya melalui proses adsorpsi. Dalam penelitian ini dilakukan adsorpsi ion Cr(III) menggunakan adsorbent yang terbuat dari kulit buah melon sehingga bernilai ekonomis tinggi. Perbandingan perlakuan aktivasi yang terdiri dari aktivasi secara kimia menggunakan KOH, H3PO4, NaOH, dan ZnCl2, aktivasi secara fisika melalui karbonisasi pada temperatur yang bervariasi (200, 300, dan 400 °C) dan aktivasi hybrid dianalisa dan dideskripsikan dengan jelas. Selanjutnya, didapatkan beberapa poin utama yaitu adsorbent yang mendapat perlakuan aktivasi ganda menghasilkan nilai efisiensi penurunan konsentrasi polutan yang lebih tinggi dibanding aktivasi tunggal, aktivasi kimia dengan KOH dan H3PO4 bersifat lebih reaktif di banding menggunakan NaOH dan ZnCl2, sedangkan peningkatan temperatur karbonisasi berbanding lurus dengan laju peningkatan nilai efisiensi penyerapan Cr(III).
PEMBUATAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI Martini, Sri; Yuliwati, Erna; Kharismadewi, Dian
Jurnal Distilasi Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v5i2.3030

Abstract

Perkembangan sektor industri yang sangat pesat tidak hanya memberikan sisi positif terhadap perkembangan perekonomian, kemajuan sosial serta teknologi bagi masyarakat, namun juga hasil samping berupa berbagai limbah termasuk limbah cair yang pada umumnya masih mengandung sejumlah partikel polutan yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan serta ekosistem. Dengan demikian, teknologi pengolahan yang tepat harus diberikan sebagai perlakuan pada limbah sebelum dialirkan ke tempat pembuangan akhir. Filtrasi membran, adsorpsi, proses oksidasi, koagulasi, flokulasi, dan pemanfaatan mikroorganisme secara biologi adalah beberapa contoh teknologi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas air limbah. Sebagaimana yang dibahas didalam artikel ini sehingga dapat memberikan gambaran ringkas mengenai beberapa teknologi yang tersedia dan dapat diapikasikan pada limbah cair hasil proses industri.
TEKNOLOGI MEMBRAN ULTRAFILTRASI UNTUK PENGELOLAAN AIR LIMBAH PENCUCIAN INDUSTRI TEKSTIL ECO-PRINT Yuliwati, Erna -; Martini, Sri; Melani, Ani
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 1 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46774/pptk.v4i1.342

Abstract

Membran hidrofobik mikro untuk air limbah tekstil telah ditinjau dan didiskusikan secara ekstensif. Banyak penelitian mencoba menggunakan membran polivinilidena fluorida (PVDF) untuk memisahkan air limbah tekstil. Menggunakan membran hidrofobik, air limbah tekstil biasanya diproduksi sebagai permeat. Sedangkan membran hidrofilik dapat menghasilkan air yang bebas lemak dan kandungan bahan organik yang merembes. Membran PVDF telah dimodifikasi dengan perlakuan kimia untuk mendapatkan polimer yang berfungsi sesuai untuk persiapan membran dengan meningkatkan hidrofilisitas dan ketahanan terhadap pengotoran. Hasil penelitian ini menghasilkan permukaan luar PVDF membran berongga. Hasil dari analisis AFM mengungkapkan bahwa permukaan membran tidak mulus dan struktur seperti nodul dan agregat nodul terbentuk pada permukaan membran PVDF. Derajat kekasaran permukaan (Ra) dihasilkan masing-masing sebagai 12,28 nm, 18.65 nm dan 20,58 nm untuk PVDF dengan 3% TiO2, PVDF dengan 5% TiO2 dan PVDF dengan 10% TiO2. Hal ini dapat meningkatkan fluks mencapai 142,92 L/ m2h dengan pengurangan persentase COD sebesar 90,08%, BOD sebesar 85,92% dan TOC sebesar 92,34%.
OPTIMASI GASIFIKASI AMPAS TEBU MENGGUNAKAN DESIGN EXPERT 11 UNTUK MEMAKSIMALKAN RASIO SYNGAS Yuliwati, Erna; Winaldo, Reno; Kharismadewi, Dian
Jurnal Distilasi Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v7i1.4476

Abstract

Tebu adalah salah satu tanaman yang termasuk jenis multikultural dan merupakan salah satu komoditi perkebunan yang mempunyai peran strategis dalam perekenomian Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimasi teknologi gasifikasi ampas tebu menjadi combustible dan non-combustible syngas (CH4, H2 dan CO) melalui proses pembakaran dengan suplai udara terbatas (20%-40% udara stoikiometri) dengan pemecahan rantai hidrokarbon panjang menjadi hidrokarbon pendek pada temperatur tinggi menggunakan piranti lunak Design Expert 11.0® dengan Response Surface Methodology (RSM) Central Composite Design yang menghasilkan respon yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon gas mampu bakar (CO, CH4, dan H2) sangat dipengaruhi oleh temperatur, massa katalis (zeolit) dan volume air. Optimasi menggunakan program Design Expert 11.0® dengan RSM Central Composite Design menghasilkan formula pengolahan yang optimal pada temperatur 500ºC, massa katalis (zeolit) 200gr dan volume air 40mL/menit akan menghasilkan gas metan 8,5535% mol,   dengan nilai desirability sebesar 0,992. Formula yang didapat selanjutnya dilakukan uji verifikasi untuk membuktikan tingkat kebenaran dari formula yang didapat menggunakan Design Expert 11.0®.
A-STATE-OF-ART REVIEW ON ADDITIVES FUNCTION ON POLYMERIC MEMBRANE PERFORMANCE FOR WASTEWATER TREATMENT Sri Martini; Dian Kharismadewi; Erna Yuliwati
Jurnal Dinamika Penelitian Industri Vol 32, No 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENELITIAN INDUSTRI
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28959/jdpi.v32i2.7035

Abstract

In this article, the recent development of polymeric membrane fabrication using additive for wastewater treatment is presented. The application of this substance has been recognized reliable to increase membrane performance against fouling phenomenon, especially for purifying industrial wastewaters that mostly have high loading of hazardous pollutants. The effects of modification techniques through additives addition on membrane casting solution are considerably included. This paper also discusses membrane fouling mechanism and other existing technologies available for treating contaminated water. Despite the existence of review paper discussing membrane fouling mitigation on literature, there is still the need of comprehensive review related to the novel technology regarding additive blending on membrane, especially on polymer-based membrane for water pollution control. Eventually, clear conclusion can be drawn that the suitability of additive substances and its composition as well as suitable operating conditions have great leverage on polymeric membrane performance regarding its anti-fouling and hydrophilic level.
Optimasi Kondisi Pemesinan untuk Kekasaran Permukaan pada Proses Slot Milling Baja Tahan Karat AISI 304 Amrifan Saladin Mohruni; Erna Yuliwati; Redy Kholif Muhrobin
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 8 No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam slot millingbeberapa parameter berkontribusi penting untuk mencapai kekasaranpermukaan benda kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Diantara parameter-parametertersebutadalah kecepatan potong dan laju pemakanan, yang untukpencarian parameterkondisi pemesinan yang optimum sangat diperlukan. Dalam rangka pencarian kondisipemesinan yang optimumperlu dibuat model matematis empirik yang dapat menggambarkanhubungan antara parameter-parameter tersebut. Pada penelitian ini pembuatan modelmatematik empirik dilakukan menggunakan metodologi permukaan respon (ResponseSurface Methodology) pada sebuah plat stainless steel AISI 304 dengan dimensi adalah 150mm x 100 mm x 10 mm. Dari hasil optimasi diperoleh bahwa kecepatan potong dan lajupemakanan yang menghasilkan respon Ra0,510 ?m yang optimal berturut-turut adalah 30m/min dan 0,15 mm/tooth. Sementara itu, nilai Ra yang terbesar yang diperoleh dalampengujian ini adalah 4,783 ?m.Kata kunci: optimasi,slot milling, stainless steel AISI 304, response surface methodologyIn slot milling, some parameters give important contribution to achieve required surfaceroughness of work pieces. These parameters are cutting speed and feed rate, which arerequired for finding of the optimum cutting conditions. In order to find this optimum cuttingcondition, it is necessity to generate the empirical mathematical model, which figured out therelationship among the involved parameters. In this study, the response surface methodology(RSM) was used in constructing of empirical mathematical models on stainless steels AISI304 (150 mm x 100 mm x 10 mm). The optimized surface roughness Ra0, 510 ?m wasresulted using cutting speed and feed rate 30 mm/min and 0,15 mm/tooth respectively. Incontrary, the maximum surface roughness Ra achieved is 4,783 ?m.Keywords: optimization, slot milling, stainless steel AISI 304, response surface methodology
Optimisation using Central Composite Design for Adsorption of Virgin Coconut Oil Erna - Yuliwati; Nurlailah - Nurlailah; Dian Kharismadewi
Reaktor Volume 20 No.4 December 2020
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1209.738 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.20.4.192-202

Abstract

Development of coconut-based industries in Indonesia has excellent prospects, especially Virgin Coconut Oil (VCO) as a nutritional supplement for health. In order to produce high quality of VCO, this research developed activated carbon betung bamboo (Dendrocalamus asper) as bio-adsorbent in adsorption process. The composition of bio-adsorbent in chromatographic column has been optimized using central composite design (CCD). Bio-adsorbent were characterised by using Scanning electron microscopy (SEM) and fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), the average poresize of 1.59 μm was calculated using equation. Adsorption isotherm data have been described by Freundlich and Langmuir models and resulted the adsorption equilibrium constant of kf of 80.68 mg g-1and kL of 0.056 L mg-1. Pseudo-second-order kinetic model resulted adsorption rate constant, k of 0.004 g mg-1 min-1 with a good fitting R2 of 0.997. This optimum process condition was achieved on adsorption time of 33 hours, 150 gr of bio-adsorbent and 411.75gr of adsorbed (neat VCO), that produced odorless and colorless VCO, density of 0.91630gr/mL and FFA concentration of 0,0602 %, which. were fulfil the standard of SNI-3741-2013 and APCC.Keywords: CCD, adsorption; fixed bed column; bio-adsorbent; Dendrocalamus asper
Adsorption Analysis of Activated Carbon from Rice Husk and Kepok Banana (Saba Banana) Peel for Treating Ogan River Water Kiagus Ahmad Roni; Erna Yuliwati
CHEMICA: Jurnal Teknik Kimia Vol 7, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/chemica.v7i2.18290

Abstract

Ogan river has been utilized as source of raw water for various purposes. The quality of water needs to be monitored continuously. Nowadays, the Ogan River was polluted by household waste and industrial wastewater. This study aims to obtain a better adsorber of rice husks or kepok banana peels activated carbon for treating the Ogan river. Activated carbon is used in different states of applications after its discovery as a robust and reliable is adsorbent. The used method to produces activated carbon is pyrolysis, physical-chemical activation, and steam pyrolysis from agricultural waste materials, e.g., rice husk, palm oil shell, and banana peels. Activated carbon is applied in water treatment, significantly to reduce total suspended solids, pH, and heavy metal (iron) of the Ogan river. In this study, rice husk and kepok banana peels activated carbon were produced using chemical activation with H3PO4 0.1 N 20% at a temperature of 450 oC. The morphological and performance test was conducted on prepared activated carbon. The top surface area of both activated carbon was observed using a scanning electron microscope (SEM) and Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR) analysis. The mean pore size was calculated to describe the adsorption process of the ogan river, which indicated total suspended solids (TSS) and iron (Fe) concentration, then pH value. The results showed that kepok banana peels activated carbon reduced TSS levels of 79.3 to 48.2 mg/L, decreased Fe concentration of 0.63 to 0.07 mg/L, and increased pH value of 5.94 to 7.89. Meanwhile, the adsorption using activated carbon of rice husk could reduce TSS concentration of 79.3 to 36.1 mg/L, decrease Fe concentration of 0.63 to 0.01 mg/L and increase the pH value increased from 5.94 to 7.16. It was concluded that the activated carbon of rice husks has better performance than kepok banana peels.
Membran Komposit Polyvinylidene Fluoride/ Titanium Dioksida Untuk Pengolahan Limbah Cair Industri Kelapa Sawit Agustina .; Erna Yuliwati; Mardwita .
Jurnal Inovator Vol 2 No 2 (2019): Peningkatan Kemanfaatan Produk
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.985 KB) | DOI: 10.37338/ji.v2i2.86

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan teknologi membran dan optimalisasi parameter kinerja membran dalam pengelolaan limbah cair industri CPO untuk memisahkan padatan tersuspensi. Pengolahan limbah konvensional belum mampu mencapai standar peraturan minimum yang telah ditetapkan. Kendala area lahan dan teknik pengelolaan limbah sangat kompleks dan menghasilkan volume lumpur yang besar. Selain khusus untuk mengelola limbah organik cair, sulitnya proses degradasi limbah karena tingginya kuantitas dan kandungan kontaminan yang dapat mencapai hingga 40.000-120.000 mg / l untuk COD. Dalam penelitian ini Titanium dioksida dalam bahan campuran membran polivinilidena fluoride sangat cocok untuk menghilangkan padatan tersuspensi dalam air limbah. Hasil optimasi yang didapat adalah penambahan TiO2 2% menghasilkan fluks maksimum dengan nilai 180 L / m2.hr dan persentase fitrasi 92%. Hasil dari kondisi proses filtrasi adalah total padatan tersuspensi (TSS) sebesar 99,63% dan amonium nitrogen (NH3-N) sebesar 92,82% adalah kondisi proses ABFR pada 2,25 ml / menit, HRT pada 276,93 menit, konsentrasi MLSS pada 4,50 g / L, dan pH pada 6,50. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan titaniumdioksida pada polimer membran PVDF dapat meningkatkan hidrofilisitas dan meminimasi pori membran rata-rata untuk mendapatkan fluks maksimum