Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PETERNAKAN PUYUH (STUDI KASUS PETERNAKAN PUYUH PERMATA KOTA KENDARI) Fatmawati Fatmawati; Azhar Bafadal; La Ode Nafiu; Musram Abadi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 5, No 2 (2018): JITRO, Mei
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.364 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v5i2.4510

Abstract

Peternakan merupakan salah satu subsektor pertanian yang mempunyai peran strategis dalam perekonomian di Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya subsektor peternakan menghadapi berbagai risiko yang tidak jarang memberikan kerugian bagi pelaku subsektor peternakan khususnya peternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial Peternakan Puyuh Permata.  Hasil analisis kelayakan finansial menunjukan bahwa usaha Peternakan Puyuh Permata layak untuk dikembangkan.  Hasil perhitungan NPV adalah positif pada discount faktor 12%, yakni sebesar sebesar Rp. Rp. 119.192.758,-, Nilai Net B/C Ratio sebesar 2.30, ( > 1), nilai IRR sebesar 32.04 % (>12%) dan Payback Periode untuk mengembalikan nilai investasi sebesar Rp. 119.192.758-, memerlukan waktu 2 tahun 66 hari. Kata Kunci : Evaluasi Kelayakan Finansial, Agribisnis, Puyuh 
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Sosialisasi Potensi Pemanfaatan Buah Mangrove dalam Mendukung Ketahanan Pangan Lokal di Desa Tanjung Bunga Konawe Utara Fatmawati Fatmawati; Haslianti Haslianti; Dedy Oetama; Yustika Intan Permatahati; Tezza Fauzan Hasuba; Herlan Hidayat; Handrawan Handrawan
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v5i2.23303

Abstract

Mangrove menyimpan banyak potensi tidak hanya sebagai penyangga ekosistem tetapi juga sebagai bahan baku produk pangan fungsional. Buah mangrove memiliki nilai gizi yang tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan dan perekonomian masyarakat. Masyarakat di Desa Tanjung Bunga, Konawe Utara belum memanfaatkan buah mangrove secara optimal yang dapat disebabkan oleh kurangnya informasi dan pengetahuan tentang nilai ekonomis buah mangrove. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juni 2025 yang bertujuan untuk mensosialisasikan potensi pemanfaatan buah mangrove sebagai produk pangan fungsional untuk mendukung ketahanan pangan lokal. Metode yang digunakan adalah pemaparan materi yang meliputi jenis-jenis buah mangrove yang dapat dimanfaatkan, kandungan nilai gizi buah mangrove, dan produk hasil olahan buah mangrove, kemudian dilakukan diskusi interaktif dengan masyarakat. Kegiatan ini memberikan peningkatan pengetahuan dan wawasan baru kepada masyarakat tentang peluang usaha yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian ekosistem mangrove secara terpadu.Kata Kunci: Buah Mangrove, Desa Tanjung Bunga, Pangan Fungsional 
Membangun Generasi Peduli Laut melalui Edukasi Pentingnya Ekosistem Pesisir di Desa Tanjung Bunga Fatmawati Fatmawati; A. Ginong Pratikino; Risfandi Risfandi; La Ode Muhammad Arsal; Muhammad Trial Fiar Erawan; La Ode Adi Parman Rudia
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.682

Abstract

Indonesia's coastline is home to various complex ecosystems, such as mangroves, coral reefs, and seagrass beds. These ecosystems are very important in maintaining marine biodiversity and supporting the economic activities of local communities. One of the main problems that conservation efforts for coastal ecosystems face is the low level of environmental knowledge and awareness among local communities, especially among the younger generation. This activity aims to give students an understanding of how important marine ecosystems are through a participatory educational approach while simultaneously raising awareness about how human behavior impacts the sustainability of coastal resources. The results of this activity showed an increase in student understanding as evidenced by their ability to re-explain the concepts of mangrove, seagrass, and coral reef ecosystems their ecological functions and threats plus their ability to provide concrete examples on the role of coastal ecosystems in maintaining environmental stability. In terms of awareness regarding ecological threats students can mention various damage factors like pollution mangrove logging and uncontrolled tourism activities.