Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EFEKTIVITAS BIMBINGAN KLASIKAL MENGGUNKAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP 37 MEDAN Inggrit Sabrina; M Fauzi Hasibuan
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of classical guidance using the Problem Based Learning approach in improving critical reasoning skills of class VIII students of SMP 37 Medan. The research method used is quantitative experiment with pretest-posttest control group design. The subjects of the study consisted of 60 students divided into an experimental group (30 students) and a control group (30 students). The experimental group was given treatment in the form of classical guidance with the Problem Based Learning approach, while the control group was only given ordinary classical guidance. Data collection used a Likert scale questionnaire. The results showed a significant increase in critical reasoning skills in the experimental group with an average pretest score of 85.13 (moderate category) to 124.3 (very high category) on the posttest. While in the control group there was an increase from an average of 85.06 (moderate) to 120.53 (high). The Wilcoxon and Kolmogorov-Smirnov tests showed a significant difference between the experimental and control groups (p <0.05). It is concluded that classical guidance with the Problem Based Learning approach is effective in improving students' critical reasoning ability in learning.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KLASIKAL MENGGUNKAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP 37 MEDAN Inggrit Sabrina; M Fauzi Hasibuan
Jurnal Komunikasi Vol. 3 No. 5 (2025): Jurnal Komunikasi
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of classical guidance using the Problem Based Learning approach in improving critical reasoning skills of class VIII students of SMP 37 Medan. The research method used is quantitative experiment with pretest-posttest control group design. The subjects of the study consisted of 60 students divided into an experimental group (30 students) and a control group (30 students). The experimental group was given treatment in the form of classical guidance with the Problem Based Learning approach, while the control group was only given ordinary classical guidance. Data collection used a Likert scale questionnaire. The results showed a significant increase in critical reasoning skills in the experimental group with an average pretest score of 85.13 (moderate category) to 124.3 (very high category) on the posttest. While in the control group there was an increase from an average of 85.06 (moderate) to 120.53 (high). The Wilcoxon and Kolmogorov-Smirnov tests showed a significant difference between the experimental and control groups (p <0.05). It is concluded that classical guidance with the Problem Based Learning approach is effective in improving students' critical reasoning ability in learning
Efektivitas Layanan Konseling Individual dengan Teknik Tocen Economy untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa Kelas XI di SMK Negeri 6 Medan Nabawi Pradisty; M Fauzi Hasibuan
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v3i2.1713

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI BD SMK Negeri 6 Medan yang berjumlah 72 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria siswa yang memiliki tingkat perilaku membolos tinggi berdasarkan hasil observasi awal. Sampel penelitian terdiri dari 6 orang siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 3 siswa kelompok eksperimen yang mendapat layanan konseling individual dengan teknik token economy dan 3 siswa kelompok kontrol yang mendapat layanan konseling individual konvensional. Instrumen penelitian berupa angket perilaku membolos yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest pada kedua kelompok. Analisis data menggunakan uji t-test untuk mengetahui perbedaan skor pretest dan posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individual dengan teknik token economy efektif dalam mengurangi perilaku membolos siswa. Terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelompok eksperimen, dimana skor perilaku membolos mengalami penurunan setelah diberikan treatment. Sebaliknya, pada kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Hal ini membuktikan bahwa teknik token economy dalam layanan konseling individual lebih efektif dibandingkan dengan layanan konseling individual konvensional dalam mengurangi perilaku membolos siswa.
Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal Menggunakan Teknik Brainstorming Untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Siswa Kelas X SMA Asuhan Daya Medan Tahun Ajaran 2023/2024 Lestari Siregar; M. Fauzi Hasibuan
Edukatif Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v3i2.1566

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya permasalahan mengenai kurangnya kemampuan bernalar kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bernalar kritis siswa sebelum dan sesudah penerapan layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik brainstorming dan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik brainstorming untuk meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa. Adapun jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan rumus Slovin, diperoleh 25 orang sampel. Instrument penelitian yang digunakan adalah angket kemampuan bernalar kritis siswa. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Paired Sample t-test. Hasil Penelitian yang diperoleh adalah 1) kemampuan bernalar kritis siswa sebelum mendapatkan layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik brainstorming memperoleh nilai rata-rata sebesar 70,15 yang berada dalam kategori baik, 2) kemampuan bernalar kritis siswa setelah mendapatkan layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik brainstorming memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,35 yang berada dalam kategori sangat baik, 3) layanan bimbingan klasikal dengan teknik brainstorming melalui uji t memperoleh signifikan sebesar 0,000 < 0,05, artinya layanan bimbingan klasikal dengan teknik brainstorming terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa di kelas X SMA Asuhan Daya Medan Tahun Ajaran 2023/2024.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Film Animasi Untuk Meningkatkan Self - Toerance Siswa Kelas VIII SMP Negeri 35 Medan Rafida Annisa; M. Fauzi Hasibuan
Edukatif Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v3i2.1709

Abstract

sehingga diperlukannya penanganan dengan pemberian layanan bimbingan dan konseling yaitu layanan bimbingan kelompok melaui film animasi sebagai media utama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan Self – Tolerance siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Etode yang digunakan dalam penelitian ini pre-eksperiment dengan desain one group pretest-posttest, dengan sbjek penelitian sebanyak dua belas orang siswa. Untuk mengukur tingkat Self – Tolerance dilakukan dengan skala Self – Tolerance. Analisi data pada penelitian ini menggunakan Uji Wicoxon, adapun hasil peroehan analisis pada penelitian ini 0,012 < 0,05, artinya Ha diterima dan Ho ditolak, adapun kesimpuan yang diperoleh yaitu Layanan Bimbingan Kelompok melaui Film Animasi Efektiv untuk Meningkatkan Self -Tolerance Siswa.
Efektivitas Layanan Konseling Individual Menggunakan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Pada Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Binjai Anindya Indrie Ambarsari; M. Fauzi Hasibuan
Pedagogik Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v2i1.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan emosional pada siswa SMA Negeri 1 Binjai Kab Langkat. Adapun dilakukannya penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan perbedaan skor dalam meningkatkan kecerdasan emosional pada siswa kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan layanan konseling individual menggunakan pendekatan cognitive behavior theraphy (CBT). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian eksperimen. Objek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Binjai Kab Langkat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket kepada siswa yang mengalami kecerdasan emosional rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa yang mengalami kecerdasan emosional ditinjau dari beberapa indikator antara lain kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi diri, empati, dan keterampilan sosial. Hasil uji analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji analisis Kolmogorov Smirnov Two Independent Samples. Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan antara lain: (1) terdapat perbedaan yang signifikan kecerdasan emosional siswa pada kelompok eksperimen sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan layanan individual menggunakan pendekatan cognitive behavior theraphy. (2) terdapat perbedaan yang signifikan keverdasan emosional siswa pada kelompok kontrol sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan layanan konseling individual. (3) terdapat perbedaan yang signifikan kecerdasan emosional siswa pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang diberikan perlakuan (treatment).