Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Ilmu-Ilmu Agama dalam Bingkai Al-Qur’an Mohd Aji Isnaini
Wardah Vol 17 No 2 (2016): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.753 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v17i2.962

Abstract

Abstract: Discourse holy book the al- Qur'an as a source of knowledge as well as handle the book of Muslims, has experienced its golden age, the period of the Daulah Umayyah and Daulah Abbasiyah. At this time the government is attempting to return golden period through UU No. 12 On Higher Education, which mentions the seven areas of arable PTAI, between the science of the main on faculty Ushuluddin, syariah adab, tarbiyah, philosophy, Islamic economy, which according to the authors are all framed in the holy book the al-Qur’an.
Peran Tokoh Agama Dalam Mengatasi Perjudian Ibu Rumah Tangga Di Desa Cengal OKI Yolen Satria Gustama; Choriyah Choiriyah; Mohd Aji Isnaini
Social Science and Contemporary Issues Journal Vol. 1 No. 4 (2023): Social Science and Contemporary Issues Journal
Publisher : ScidacPlus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The behavior of housewives who commit deviations in the form of gambling that occurs in Cengal OKI village. The problem in this research in general is what is the role of religious leaders in dealing with housewives' gambling in Cengal OKI village? The general aim of this research is to find out and analyze the role of religious leaders in dealing with housewives' gambling in Cengal OKI village. This research is included in the field research category, the type of data used is qualitative and consists of primary and secondary data. Data collection techniques consist of observation, interviews and documentation, for data analysis, interpretation, source criticism, qualitative description and qualitative and comparative description are carried out. The research findings are: First, the factors that involve housewives gambling in Cengal OKI village are the feeling of boredom felt by housewives, inadequate family economy, invitations from fellow housewives, addiction that cannot be stopped and a sense of satisfaction. What is felt when playing gambling? Secondly, what the Cengal OKI village religious leaders did to overcome the gambling of housewives was to start by carrying out routine recitations which were held every Thursday and Saturday at the mosque. Take a direct approach with village officials, approach through the family, and take legal action in collaboration with the authorities, through the Village Head and other village officials. And third, the response of mothers who were involved in gambling to the actions of these religious figures was a desire to make changes either individually or as a community group. Apart from preventing recurrence, it is hoped that there will be a solution provided by religious leaders and the village government.
Analisis Pemberdayaan Perempuan Dalam Industri Kain Jumputan Mohd Aji Isnaini; Hasril Atieq Pohan; Mutiara September
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1635

Abstract

Collection, and Jumputan Bang Syaiful. The results of the study show that women's empowerment in this industry is carried out through technical skills training, providing access to capital and financing, business assistance, and active involvement of women in decision making. Women are also given space to innovate and manage their businesses independently. This empowerment has a positive impact on improving women's economic welfare, self-confidence, and bargaining position in the family and society.However, women's empowerment still faces various obstacles such as limited capital, lack of advanced training, limited access to technology and market information, and the double burden of work and household responsibilities. In conclusion, women's empowerment in the tie-dye industry in Tuan Kentang not only contributes to improving the family economy, but also helps preserve local culture. Therefore, further support is needed from the government, financial institutions, and local communities so that women's potential in this sector can be optimized sustainably.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Dalam Peningkatan Ekonomi Melalui Industri Keripik Jamur Di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago M. Ferdiansyah; Suryati Suryati; Hartika Utami Fitri; Mohd Aji Isnaini; Irpinsyah Irpinsyah; Muzaiyanah Muzaiyanah; Komaruddin Komaruddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekonomi dan sosial ibu rumah tangga serta kendala yang dihadapi dalam pengembangan industri keripik jamur di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri keripik jamur memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi keluarga melalui tambahan pendapatan yang diperoleh ibu rumah tangga. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri, keterampilan, dan interaksi sosial di antara anggota kelompok usaha. Namun demikian, pengembangan industri keripik jamur masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan modal usaha, pemasaran yang belum optimal, kurangnya kemampuan manajemen usaha, keterbatasan sarana produksi, dan keterbatasan waktu akibat peran ganda sebagai ibu rumah tangga. Penelitian ini menunjukkan bahwa industri keripik jamur merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kemandirian perempuan di pedesaan.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DAN LINGKUNGAN HIDUP DI 3-4 ULU LORONG JAYALAKSANA KOTA PALEMBANG Bayu Aprianto; Suryati Suryati; Irpinsyah Irpinsyah; Mohd Aji Isnaini; Muzaiyanah Muzaiyanah; Eni Murdiati; Komaruddin Komaruddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12739

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan lingkungan hidup di Lorong Jayalaksana, Kelurahan 3–4 Ulu Kota Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari ketua RT/RW, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh masyarakat berperan sebagai edukator, motivator, fasilitator, dan penggerak sosial dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat. Peran tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, penyampaian pesan kebersihan dalam kegiatan keagamaan, pelaksanaan gotong royong rutin, penyediaan fasilitas kebersihan, serta dukungan terhadap program bank sampah. Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana kebersihan, dukungan pemerintah, dan budaya gotong royong masyarakat. Faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, kebiasaan membuang sampah sembarangan, keterbatasan sarana pengangkutan sampah, dan kurangnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup. Kata Kunci: Tokoh Masyarakat, Kesadaran Lingkungan
Analisis Pemberdayaan Petani Padi Dalam Sistem Pemasaran Beras Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Telang Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin Kelik Eko Purnomo; Suryati Suryati; Sri Hertimi; Mohd Aji Isnaini; Muzaiyanah Muzaiyanah; Komaruddin Komaruddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan petani padi dalam meningkatkan sistem pemasaran beras berbasis ekonomi syariah di Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas petani padi, tokoh masyarakat, pengelola lembaga pemasaran, dan pemerintah desa yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan petani dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta penerapan nilai-nilai ekonomi syariah dalam aktivitas pemasaran. Nilai kejujuran, keadilan, keterbukaan, dan larangan praktik gharar serta riba menjadi prinsip yang diterapkan dalam transaksi pemasaran beras. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan akses pasar, fluktuasi harga gabah, minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran, serta rendahnya kemampuan petani dalam melakukan diversifikasi pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, lembaga ekonomi, dan masyarakat dalam memperkuat sistem pemasaran berbasis ekonomi syariah agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan
BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DAN PEMBANGUNAN LOKAL : STUDI TENTANG PENGELOLAAN DANA BUMDES Okta Romadean Putri; Suryati Suryati; Irpinsyah Irpinsyah; Eni Murdiati; Muzaiyanah Muzaiyanah; Mohd Aji Isnaini
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.328

Abstract

Skripsi ini berjudul Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dan Pembangunan Lokal Studi Tentang Pengelolaan Dana Bumdes. Menggambarkan tentang pengelolaan dana BUMDes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Tebat Agung, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim. Permasalahan dalam penelitian ini adalah strategi apa yang di Lakukan Oleh pengurus BUMDes dalam pengelolaan dana hasil BUMDes untuk meningkatkan pembangunan Lokal Desa? Dan bagaimana Peran Pemerintah Desa dalam mendukung kemajuan BUMDes?. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dan Pembangunan Lokal Studi Tentang Pengelolaan Dana Bumdes. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan (field research), jenis data yang digunakan kualitatif dan terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi, untuk penganalisaan data dilakukan interprestasi, kritik sumber, deskripsi secara kualitatif dan deskripsi secara kualitatif dan komporatif. Temuan penelitian yaitu: Pertama, dilakukan melalui pengelolaan keuangan yang mengutamakan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan musyawarah. Keuntungan usaha dimanfaatkan sebagai penyertaan modal, pengembangan unit usaha, serta mendukung program pembangunan desa yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kedua, sebagai fasilitator serta pembina dan pengawas. Pemerintah desa memberikan pendampingan, memfasilitasi musyawarah, serta membantu pengembangan usaha sesuai potensi desa. Selain itu, pembinaan dan pengawasan dilakukan melalui evaluasi, pemberian arahan, dan pemantauan pengelolaan keuangan agar berjalan secara transparan dan akuntabel. Peran tersebut memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan masyarakat sehingga pengelolaan BUMDes menjadi lebih efektif, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan lokal Desa Tebat Agung.