Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Cognitive Counselling Effectiveness: Assertive Approach to Deal with Stereotype and Prejudice in Early Childhood Mubiar Agustin; Heny Djoehaeni; Asep Deni Gustiana; Ryan Dwi Puspita; Yoga Adi Pratama
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.5913

Abstract

Hateful behavior, driven by stereotypes and prejudice related to ethnicity, gender, religion, politics, aggression, and sexuality, frequently manifests in educational settings. Addressing these issues in early childhood is crucial to fostering inclusive environments. This study employed a quasi-experimental design to evaluate the effectiveness of a Cognitive Behavioral Therapy (CBT)-assertive training intervention in reducing stereotypes and prejudice in early childhood education. Seventy children were sampled, with 20 children each assigned to an experimental and a control group. The findings reveal that children, even at a young age, exhibit stereotyped behaviors of low intensity, and some demonstrate prejudice. The CBT-assertive training intervention significantly reduced these behaviors in the experimental group. Notable outcomes included a marked decrease in stereotyped behaviors and a positive shift in attitudes among children who participated in the training. These results suggest that CBT-assertive training is an effective method for reducing stereotypes and prejudice in early childhood education. Incorporating this approach into early education curricula has the potential to promote social and emotional well-being. CBT-assertive training holds promise as a practical strategy for fostering inclusivity and addressing bias in early childhood. Future research should examine the long-term impact and broader applicability of this intervention in diverse educational settings.
Enhancing Early Literacy: The Effectiveness of the Picture Word Inductive Model with Smartphone Assistance in the Early Childhood to Elementary Transition Asep Deni Gustiana; Heny Djoehaeny; Mubiar Agustin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6017

Abstract

Bridging the learning gap between Early Childhood Education (ECE) and Elementary School (ES) requires an effective transition program. An adaptive learning strategy is crucial to accommodate diverse student profiles and preparation levels. This study examines the effectiveness of the Picture Word Inductive Model with Smartphone Assistance (PWIMSA) in enhancing literacy skills during the ECE-ES transition. A quasi-experimental pretest-posttest control-group design was employed without randomization. The study involved 203 first-grade students from five elementary schools in Bandung, selected through purposive sampling. The schools were chosen based on their adoption of the autonomous curriculum and piloting of the ECE-ES transition program. The experimental group (n = 93) received instruction using the PWIMSA approach, while the control group (n = 110) participated in the school literacy movement program. An independent t-test analysis of gain scores revealed a significant difference in literacy skill improvement between the experimental and control groups (significance value α). The experimental group demonstrated an average gain of 6.92 points higher than the control group, indicating that PWIMSA is more effective in enhancing foundational reading skills. The findings suggest that PWIMSA supports literacy development by accommodating diverse student abilities and learning needs. Its integration into transition programs can bridge early education gaps and foster stronger literacy foundations. PWIMSA is an effective instructional approach for improving literacy skills in the ECE-ES transition program, addressing student diversity and enhancing foundational reading abilities.
Strategi Kolaborasi Guru-Orang Tua melalui Gerak dan Lagu untuk Regulasi Emosi Anak Usia 2-3 Tahun Mariyolin Grace Hande; Heny Djoehaeni; Asep Deni Gustiana
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 2 Periode Maret-Mei 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i2.3257

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam membangun kolaborasi dengan orang tua melalui kegiatan gerak dan lagu untuk mendukung perkembangan regulasi emosi anak usia 2-3 tahun di kelas Batita Sekolah Minggu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga guru dan lima belas orang tua melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merancang kegiatan gerak dan lagu secara sistematis melalui pemilihan lagu sederhana dan repetitif, penyesuaian tempo dan dinamika, pemberian model gerakan, serta kesempatan tampil bagi anak. Kolaborasi guru dan orang tua terbangun melalui komunikasi rutin dan keterlibatan langsung dalam kegiatan. Praktik ini menunjukkan kontribusi terhadap perkembangan regulasi emosi anak yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan menenangkan diri, mengikuti aturan sederhana, menunggu giliran, serta menunjukkan kepercayaan diri dalam aktivitas kelompok. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan gerak dan lagu yang melibatkan kolaborasi guru dan orang tua memiliki potensi sebagai strategi pedagogis kontekstual dalam mendukung pembelajaran sosial-emosional anak usia dini pada lingkungan pendidikan nonformal berbasis komunitas.
Pengaruh Kegiatan Melukis Angka Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun Lusi Yuliani; Asep Deni Gustiana; Sardin Sardin
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 2 Periode Maret-Mei 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i2.3602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan melukis angka terhadap kemampuan kognitif anak usia empat sampai lima tahun di TK PGRI Tunas Harapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen tipe one-group pre-test dan post-test yang melibatkan 15 anak sebagai partisipan penelitian. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan kognitif yang mencakup indikator korespondensi satu-satu, perbandingan, dan pengenalan simbol angka. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi serta pemberian pre-test dan post-test. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak setelah mengikuti kegiatan melukis angka. Rata-rata nilai pre-test meningkat dari 56,33 menjadi 85,67 pada post-test dengan nilai N-Gain yang tergolong pada kategori sedang hingga tinggi. Analisis statistik turut menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara hasil pre-test dan post-test (p < 0,05). Penelitian ini menyoroti penggunaan kegiatan melukis angka sebagai pendekatan pembelajaran berbasis seni pada anak usia empat sampai lima tahun yang masih terbatas dibahas dalam penelitian sebelumnya. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kegiatan melukis angka berpotensi mendukung perkembangan kemampuan kognitif anak serta dapat dimanfaatkan sebagai pilihan strategi pembelajaran pada pendidikan anak usia dini.