Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pendampingan Masyarakat dalam Pemanfaatan Nipah (Nypa spp) di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Bathara, Lamun; Nugroho, Firman; Hendrik, Hendrik; Nasution, Tio Affandi; Kornita, Sri Endang; Isbah, Ufira
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.1.78-84

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada tahun 2024 di Kabupaten Indragiri Hilir dengan tujuan memberikan pemahaman tentang potensi dan manfaat nipah serta membentuk atau memperkuat kelompok usaha berbasis nipah. Pelaksanan dan metode yaitu pembukaan, pembahasan terkait pemanfaatan nipah, tanya jawab, feedback dan penutup. Hasil yang diperoleh dari kegiatan yang dilakukan adalah Kabupaten Indragiri Hilir memiliki lahan rawa-rawa yang sangat sesuai untuk pengembangan tanaman nipah. Nipah sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, terutama untuk bahan bangunan, anyaman, dan pangan. Namun, pemanfaatan nipah masih bersifat tradisional dan belum optimal. Kegiatan pendampingan masyarakat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya, pengolahan, dan juga pemasaran produk nipah. Pelatihan dan demonstrasi praktik diberikan terkait karakteristik dan ekologi nipah, bagian-bagian nipah yang dapat dimanfaatkan, potensi industri nipah, teknik budidaya dan pengelolaan nipah, tantangan dan kendala, aspek sosial-ekonomi, dan inovasi dan teknologi. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan masyarakat memberikan dampak positif dalam peningkatan pemanfaatan nipah secara optimal dan berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Pendampingan Masyarakat dalam Pemanfaatan Nipah (Nypa spp) di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Bathara, Lamun; Nugroho, Firman; Hendrik, Hendrik; Nasution, Tio Affandi; Kornita, Sri Endang; Isbah, Ufira
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada tahun 2024 di Kabupaten Indragiri Hilir dengan tujuan memberikan pemahaman tentang potensi dan manfaat nipah serta membentuk atau memperkuat kelompok usaha berbasis nipah. Pelaksanan dan metode yaitu pembukaan, pembahasan terkait pemanfaatan nipah, tanya jawab, feedback dan penutup. Hasil yang diperoleh dari kegiatan yang dilakukan adalah Kabupaten Indragiri Hilir memiliki lahan rawa-rawa yang sangat sesuai untuk pengembangan tanaman nipah. Nipah sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, terutama untuk bahan bangunan, anyaman, dan pangan. Namun, pemanfaatan nipah masih bersifat tradisional dan belum optimal. Kegiatan pendampingan masyarakat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya, pengolahan, dan juga pemasaran produk nipah. Pelatihan dan demonstrasi praktik diberikan terkait karakteristik dan ekologi nipah, bagian-bagian nipah yang dapat dimanfaatkan, potensi industri nipah, teknik budidaya dan pengelolaan nipah, tantangan dan kendala, aspek sosial-ekonomi, dan inovasi dan teknologi. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan masyarakat memberikan dampak positif dalam peningkatan pemanfaatan nipah secara optimal dan berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Pengaruh PMA, PMDN dan Tenaga Kerja Terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kota Pekanbaru Nabilla Zulfi; Mardiana Mardiana; Ufira Isbah
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrie.v4i2.5880

Abstract

This research aims to determine whether there is an effect of FDI, Domestic Investment, and Labor on the GRDP of the Manufacturing Industry Sector in Pekanbaru City. This study uses independent variables such as FDI, Domestic Investment, and Labor with the dependent variable being the GRDP of the Manufacturing Industry Sector in Pekanbaru City. The data used in this study consisted of 2012 to 2024. The method used in the analysis approach is descriptive quantitative, and tested with multiple linear regression using SPSS 26 software.The results of the study indicate that, based on simultaneous regression analysis, FDI, Domestic Investment, and Labor have a significant impact on the GRDP of the Manufacturing Sector in Pekanbaru City. Partially, the Domestic Investment and Labor variables have a positive and statistically significant influence on the GRDP of the Manufacturing Industry Sector in Pekanbaru City, while the FDI variable has a positive and statistically insignificant influence on the GRDP of the Manufacturing Industry Sector in Pekanbaru City
Penerapan Konsep Resources Based View (RBV) dalam Mencapai Keunggulan Kompetitif Industri Rumah Tangga Pengolahan Amplang Udang Di Kecamatan Tembilahan Kota Sianipar, Gabriella Trinanda; Mardiana, Mardiana; Isbah, Ufira
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber daya dan kapabilitas yang dimiliki Industri Rumah Tangga Pengolahan Amplang Udang di Kecamatan Tembilahan Kota yang mampu menjadi keunggulan kompetitif. Metode pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Dimana data primer diperoleh langsung dari responden melalui wawancara dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui instansi-instansi pemerintah seperti Badan Pusat Statistik Kabupaten Indragiri Hilir dan Dinas Perikanan Kabupaten Indragiri Hilir. Metode analisis yang digunakan yaitu Resources Based View (RBV) dan diolah menggunakan kerangka kerja Value, Rarity, Imitability, Organization (VRIO). Hasil analisis Resources Based View menunjukan sumber daya dan kapabilitas apa saja yang mampu menjadi keunggulan kompetitif. Dari hasil wawancara yang telah dilakukan, ditemukan beberapa sumber daya yang dimiliki tiap industri mampu menjadi keunggulan kompetitif, seperti ketersediaan bahan baku yang diperoleh dari pemasok yang terjamin kualitasnya. Berdasarkan letak geografis dari keenam industri rumah tangga pengolahan amplang udang terletak pada Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki jumlah produksi perikanan tangkap terbesar di Provinsi Riau. Tetapi kendala yang dialami oleh setiap industri rumah tangga pengolahan amplang udang di Kecamatan Tembilahan Kota sama, yaitu pada pelayanan serta rendahnya tingkat pengetahuan tentang teknologi.
Analisis Kelayakan Industri Kreatif Anyaman Pandan di Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi Pailis, Eka Armas; Isbah, Ufira; Linda, Rosa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan industri kreatif anyaman pandan di Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi secara non finansial dan finansial. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif pada aspek non finansial yaitu aspek hukum,aspek pasar, aspek teknis dan teknologi,aspek sosial ekonomi. Sedangkan analisis kuantitatif untuk menganalisis aspek finansial yaitu Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio ( B/C Ratio), Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Period (PP). Populasi penelitian sebanyak 4 unit usaha, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purpove sampling yaitu penentuan sampel dengan berbagai pertimbangan dan ktiteria tertentu sesuai dengan kehendak peneliti. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek non finansial, Industri Kreatif Anyaman Pandan di Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi sudah memenuhi kriteria sehingga layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Kendala yang ada pada industri kreatif anyaman pandan Kecamatan Kuantan Tengah Kabuapaten Kuantan Singingi adalah keterbatasan modal yang dimiliki, modal sangat dibutuhkan namun bukan berarti hanya terbatasnya modal pelaku usaha tidak bisa mengembangkan usahanya. Kurangnya investasi peralatan merupakan kendala dalam mempertahankan kesinambungan keberlanjutan produksi industry anyaman pandan.
Pendampingan Pembuatan Akun Marketplace Digital dan Design Kemasan Serta Logo Bagi UMKM Terdampak Pandemi Di Kota Pekanbaru Kornita, Sri Endang; Sefaren, Sefaren; Isbah, Ufira; Utami, Bunga Chinta; Misdawita, Misdawita
Journal of Community Engagement Research for Sustainability Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/cers.3.1.30-39

Abstract

Many of the MSME actors in the food industry and businesses that have been impacted by the COVID-19 epidemic are still very small businesses with very basic financing, product production, marketing, and product standardization capabilities.. Based on the identification of the problems faced by MSME actors, it is known that product packaging has not been designed properly, as well as the need to maintain and develop its business to be more advanced in order to develop its business activities properly, and be able to increase MSME income, so steps and strategies are needed for business development. based on the conditions and problems encountered. The method of application carried out in this service was mentoring MSMEs who are members of the Riau Food Association organization that persist in carrying out business activities during this pandemic in branding and packaging as well as digital/online marketing of products to improve product quality. In the implementation of this service, the service team also assists MSMEs in online marketing to business actors through marketplace and social media. The results of this service activity showed that MSMEs gained knowledge of business management, engaged in online marketing, had packaging with business brands, and were better able to maintain their operations and grow their income during the pandemic than they had been before taking part in service activities.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Oleh Mahasiswa KKN Universitas Riau Di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis Ufira Isbah; Yola Yuliawita; Lola Melan Sihombing; Juwita Halcyon Eliani Sirait; M. Arya Janitra; Novi Aprilia; Khaila Meishafa; Muhammad Bintang Nugraha; Nurul Hidayah Sulaiman; Citra Taulani; Willy Ahmadi
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): November: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v1i4.337

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem found in toddlers, which is characterized by height that is not the same (short) as children of the same age. Therefore, Riau University KKN students aim to help and reduce or prevent stunting which can affect the process of growth and development of children, especially in Sungai Batang Village, Bengkalis District, Bengkalis Regency. The method of implementing activities carried out during KKN in Sungai Batang Village is as follows. 1. Initial Planning Stage, holding a meeting with the head of the posyandu to request data on how many children are affected by stunting 2. Preparation Stage, namely preparation for socialization such as cleaning the place for the event and preparing the tools and materials used such as installing banners, snacks, tables, chairs, soundsystem, and others. 3. Implementation Stage, on July 25, 2023 carrying out stunting socialization the event began with the delivery of material about stunting provided by KKN students, followed by material provided by midwives. This socialization activity was carried out at the same time to establish a relationship with the village community, especially in Sungai Batang Village. The activity continued with health checks by the posyandu which is specifically for the elderly. The distribution of additional food is also a series of activities carried out by KKN students in the Stunting Prevention Socialization Program carried out by Riau University KKN students directly. The Sungai Batang village community received education about Stunting Prevention, not only that, the provision of additional food (PMT) was also carried out to support nutritional growth for children and pregnant women.
DAMPAK CORRUPTION PERCEPTIONS INDEX (CPI) DAN INFLASITERHADAP FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) DI INDONESIA2015-2024 Sitohang, Rumiyanti; Insani, Suci; Afriza, Yunika Nuuru; Despiandra, Aulia; Wulandari, Nabila Meitry; Isbah, Ufira
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Corruption Perceptions Index (CPI) dan inflasi terhadap Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia periode 2015–2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), dan Transparency International. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI di Indonesia mengalami peningkatan signifikan terutama sejak tahun 2022. Fluktuasi CPI menunjukkan perubahan tingkat persepsi korupsi, namun penurunan skor CPI tidak selalu diikuti penurunan FDI. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti kebijakan hilirisasi, pembangunan infrastruktur, dan potensi pasar domestik turut memengaruhi keputusan investor asing. Sementara itu, inflasi yang relatif stabil dan terkendali mampu mendukung iklim investasi yang kondusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan antara CPI, inflasi, dan FDI bersifat kompleks sehingga diperlukan upaya menjaga stabilitas ekonomi serta memperkuat tata kelola pemerintahan untuk meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia.
ANALISIS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP INDUSTRI RUMAH TANGGA RENDANG KERANG DI KECAMATAN BANGKO KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Ufira Isbah; Bunga Chintia Utami; Risa Maryu Agusta
JURNAL EKONOMI AL-KHITMAH Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Ekonomi Al-Khitmah
Publisher : Program Studi Akuntansi - Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/khitmah.v5i1.3258

Abstract

The problem in this study, despite the Covid-19 pandemic at the end of 2019, in Bangko Rokan Hilir District, the food industry has not decreased according to industry and trade service data for 2021. One of the food industries that has become a typical souvenir in Bangko is shellfish rendang, so did the clam rendang home industry experience a difference between the period and before Covid-19. The research variables are income, total production, profit, number of workers. And the purpose of this research is to analyze income, production amount, profit, number of workers of clam rendang production before and during the Covid-19 pandemic. The research method in this study is a quantitative method, with the types of data used are primary and secondary data. The calculation method uses the T-test. The results of this study indicate that there are differences in the amount of production, income and profit in the mussel rendang home industry before and during the Covid-19 pandemic in Bangko District, Rokan Hilir Regency, Province Riau. This is evidenced by the paired T-test that for the 3 variables Ho is rejected, which means that there is a difference in before and during the Covid-19 period. While the variable, namely the number of workers before and during the Covid-19 pandemic, were not influenced by circumstances.
Pengaruh Kepadatan Penduduk dan Kemiskinan terhadap Kejahatan Properti di Provinsi Sumatera Utara Syakirah Athiyyah Fitri; Naila Septa Ridhoni; Tria Lestari; Fadya Eriza Zuhry; Elysia Vania Agata; Ufira Isbah
Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 3 (2026): September : Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jupea.v6i3.7366

Abstract

Crime is one of the social problems that can disrupt public security and order while causing both economic and psychological losses. Based on data from Statistics Indonesia (BPS) in 2024, theft was the most common type of crime in Indonesia and is classified as a crime against property without the use of violence, commonly referred to as property crime. At the provincial level, North Sumatra is among the regions with a relatively high number of property crime cases in Indonesia. Furthermore, the number of property crime cases in the province has shown an increasing trend in recent years despite a decline in the poverty rate. This condition indicates that social and economic factors may influence the level of property crime. This study aims to analyze the effect of population density and poverty on property crime in North Sumatra Province during the period 2015-2024. The study employs a quantitative associative approach using multiple linear regression analysis and secondary time-series data obtained from Statistics Indonesia (BPS). The results show that, partially, both population density and poverty have a positive and significant effect on property crime. Simultaneously, these two variables also have a significant effect on property crime. Furthermore, the model explains 72.4% of the variation in property crime. These findings indicate that increases in population density and poverty tend to be associated with higher levels of property crime