Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

New Media in Public Relations: A Study of New Media in Ragunan Zoo as a Tourism Destination Febrina, Diah; Halim, Umar
International Journal of Media and Communication Research Vol. 1 No. 1 (2020): International Journal of Media and Communication Research
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.685 KB) | DOI: 10.25299/ijmcr.v1i1.4587

Abstract

Globalization has made the inhabitants of the world interconnected more closely in almost every aspect of life because of the speed of information obtained. One of the important things that need to be considered in realizing the process of globalization is the development of information technology. The development of information technology has led to the emergence of new media. The new media is being used in various industries and business including in tourism industry. Public relation practitioners working in tourism industry take benefits of new media as means of communication and promotion. Ragunan Zoo is a tourist destination located in South Jakarta, Indonesia. The development of the era led to the development of strategy in introducing this tourism destination to local and overseas tourists. The types of new media that this tourism destination exploits are websites, social media, and mobile phone applications.
The Relationship between Communication Channels and Health Behavior Febrina, Diah; Saleh, Amiruddin; Suhaeti, Rita Nur; Muljono, Pudji
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 9 No. 2 (2024): December 2024 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v9i2.1046

Abstract

The epidemiological transition has occurred significantly over the last two decades, with non-communicable diseases (NCDs) becoming the main burden. In context of health communication, health campaign activities are expected to reduce these problems. The objective of the research is to analyze health communication channels and the relationship between health communication channels and health behavior. Data were collected by applying a survey method using a self-administered questionnaire. The survey was conducted in Depok City, West Java, Indonesia. Respondents were residents of aged fifteen years and over, who had been exposed to health promotion campaigns or activities from the various communication channels used. Total sample size was 120 respondents. Univariate analysis was applied to get frequency distribution tables, while bivariate analysis was applied using Pearson correlation analysis. The research results indicate that majority of the residents are still in moderate category with regard to implementing health behaviors. There are still many people, who implement unhealthy behaviors, particularly with regard to regular health checks. Secondly, the frequency of use of health promotion communication channels remains low. New media channels, interpersonal media and community media are three channels that are perceived as trustworthy, attractive and credible. Thirdly, this study found that the frequency of using communication channels, channel trustworthiness, attractiveness and credibility have a significant relationship with health behavior. The findings of this study have implications for health campaign program designers, who should consider including campaign messages that can lead to improve public health behavior and prevent the occurrence of NCDs.
KREDIBILITAS MEDIA ONLINE DALAM PANDANGAN PEMBACA Febrina, Diah; Tania Aqilla Adriana
KOMUNIKATA57 Vol. 6 No. 1 (2025): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v6i1.1702

Abstract

Munculnya media baru, seperti internet saat ini, dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh, mengolah, dan menyebarkan informasi kepada komunikannya. Hal ini disebabkan karena media online memiliki karakteristik utama dalam hal kecepatan, sehingga digunakan sebagai media alternatif oleh audiens untuk mendapatkan informasi terkini dan informasi penting lainnya dengan lebih cepat. Dengan kemunculan media online, perlahan-lahan keberadaan media massa lainnya mulai tergeser. Tentu saja, media online perlu diteliti terkait kredibilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan penilaian audiens terhadap saluran berita dan Detik.com sebagai saluran hiburan media online. Untuk mengukur kredibilitas media, peneliti menggunakan lima dimensi milik Meyer (1988), yaitu Adil, Tidak Bias, Menyampaikan Cerita Secara Utuh, Akurat, dan Dapat Dipercaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen penelitian yang didistribusikan melalui media sosial. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan tingkat kategori rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan terkait kredibilitas saluran berita dan saluran hiburan Detik.com, yang keduanya memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi. Ini berarti Detik.com sebagai media online dianggap kredibel oleh para pembacanya.
Persepsi Dosen dan Mahasiswa terhadap Isu Efektivitas Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi COVID-19 Utami, Meilizza; Febrina, Diah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i2.4612

Abstract

Wabah COVID-19 telah mengubah banyak hal pada kehidupan manusia tidak terkecuali dalam proses belajar mengajar. Selama masa pandemi, semua lembaga pendidikan melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring. Isu efektivitas menjadi sebuah hal yang patut untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menemukan koorientasi dosen dan mahasiswa dengan mengukur tingkat kesepakatan, kongruen dan akurasi antara persepsi dosen dan mahasiswa terhadap isu efektivitas pembelajaran daring. Teori koorientasi digunakan dalam penelitian ini sebagai kerangka teori. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner sebagai instrumen penelitian. Kuesioner disebarkan kepada 122 responden yang terdiri dari dosen dan mahasiswa yang melakukan pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat koorientasi antara dosen dan mahasiswa terhadap isu efektivitaspembelajaran daring. Hal ini disebabkan oleh kongruen mahasiswa dan akurasi dosen pada isu efektivitas pembelajaran daring. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa masukan bahwa dalam hal pembelajaran daring kedua pihak yaitu dosen dan mahasiswa perlu membangun komunikasi untuk menemukan cara yang efektif di masa pandemi COVID-19.