Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL DENGAN MODEL GUIDED NOTE TAKING PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA II PROGRAM S1 PGSD BI DI POKJAR KOTA SEMARANG Nurmawati, Nurmawati; Ismartoyo, Ismartoyo; Prayitno, Edy
AKSIOMA Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat mahasiswa program BI dalam proses kegiatan tutorial, padahal mereka adalah lulusan sarjana semua baik pendidikan maupun non kependidikan, kemudian diketahui masih banyak mahasiswa yang mendapat nilai dibawah 70, hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan tutor dalam menciptakan inovasi baru dalam proses tutorial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media pembelajaran berupa modul elektronik pembelajaran matematika dengan model Guided Note Taking pada mata kuliah pendidikan matematika II, sehingga menghasilkan media pembelajaran yang layak dan efektif digunakan selama proses pembelajaran, serta diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama untuk pengembangan produk menggunakan model ADDIE dan tahap kedua untuk menguji keefektifan produk melalui tes uji coba dengan desain eksperimen Posttest-Only Control Design. Berdasarkan kriteria kevalidan ditunjukkan oleh hasil validasi ahli materi dan ahli media. Pada validasi ahli  materi menunjukkan persentase sebesar 85,75% dan validasi ahli  media sebesar 94,25%. Dari persentase kedua ahli dapat terlihat skor penilaian masing-masing berada pada interval 81% -100% yang menempatkan posisi kriteria sangat baik, jadi media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking valid digunakan pada proses pembelajaran. Pada kriteria efektif produk ditunjukkan dari prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol dengan menggunakan uji-t pihak kanan, dengan analisis menggunanakan uji-t didapatkan  thitung > ttabel yaitu 1,82 > 1,67, maka Ho ditolak artinya pembelajaran dengan menggunakan media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking efektif digunakan sebagai proses pembelajaran. Kata Kunci: E-Modul, Guided Note Taking, Pendidikan Matematika II
Evalution of Using Virtual Laboratory Media to Learning Geometry in Mathematic Programe Open University Nurmawati, Nurmawati; Ismartoyo, Ismartoyo
International Journal of Research in Education Vol 4, No 1 (2024): Issued in January 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v4i1.18444

Abstract

The current condition of the virtual laboratory is developing so rapidly, one indicator is the number of Mathematics students in open university who are looking for references related to practical geometry courses via online between lectures, this raises concern as a lecturer in adding value to lectures, which are adapted to the 21st century learning era today by creating virtual laboratories based on Virtual Reality, research methods using the ADDIE R D model (Analysis, Design, Develop, Implementation and Evaluation), the science virtual lab product has not been developed much in Indonesia, another thing that makes the appeal of this virtual lab product is that it is able to display virtual reality which can increase motivation and learning outcomes. Student, based on the validation of media experts and material experts on the virtual geometry lab product, it scores 91 and 94 meaning that the virtual geometry lab product is very suitable for use, then more than 90% of lecturers and students at the Open University are very happy to use it. This research has shown that using virtual geometry labs in geometry learning at the Open University shows that all students show enthusiasm in using virtual geometry lab products as a supplement to geometry learning inside and outside the classroom. This was shown that after limited testing of virtual geometry lab products in the open university mathematics education study program, it showed that the majority had completed  B+ or a score above 85 in geometry learning.
Rumen Fermentation of Local Grasses Feed to Native Goat Ismartoyo, Ismartoyo; Islamiyati, Rohmiyatul; Rusdy, Muhammad
Hasanuddin Journal of Animal Science (HAJAS) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Animal Science, Hasanuddin University, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/hajas.v5i1.24777

Abstract

The aim of this research was to examine the feed rumen fermentation in the rumen of goat fed 4 different diets. This study was designed based on the Latin Square Design which consists of 4 diet treatments with 4 replications in each diet treatment. A total of 4 male goats, with relatively the same weight and age, were randomly assigned to an individual metabolic cage fed with 4 diets. The four diets studied were R1: Elephant grass, R2: Mini elephant grass, R3: Panicum maximum grass and R4: Brachiaria decumbens grass. Each diet was added with 20% of rice bran. The result of this experiment indicated that there was no any significant effect of different diets on the pH values, concentrations of VFA (Volatile fatty acids), and Ammonia (NH3) in the rumen of goat. The pH values in the rumen of goat treated with R1, R2, R3, and R4 were 7.17, 7.12, 7.07, and 7.0, respectively. The concentration of ammonia (mM) in the rumen of goat treated with R1, R2, R3, and R4 were 4.6, 3.3. 4.5, and 4.1, respectively. Whereas the level of VFA (mM) in the rumen of goat treated with R1, R2, R3, and R4 were 40.4, 43.6, 48.7, and 49.9, respectively. There was no any significantly difference (p>0.05) in the characteristic of rumen fermentation between the diet treatment. This might be due to the similarity in the nutrient content of those grasses studied. The characteristic of rumen fermentation was in the range of optimal growth of rumen microbes. It is concluded that those of four grasses studied edible, acceptable and contain a good nutrient as a feed resource for goat. The nutrient content of the grasses studied creates a good rumen environment for optimum feed fermentation in the rumen of goat.
Pengembangan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru TK di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Indriasih, Aini; Haryati, Yuli; Khasanah, Dian Ratu Ayu Uswatun; Ismartoyo, Ismartoyo; Hariyono, Mohamad
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 5, No 1 (2022): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v5i1.98

Abstract

Melihat realita yang terjadi di masyarakat, masih ditemukan penyelenggaraan pendidikan anak yang belum sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Hal ini dikarenakan pemahaman yang terbatas dari pengelola maupun pengajar tentang perkembangan anak. Berbekal dengan kesadaran akan arti pentingnya pendidikan anak usia dini, maka dosen di UPBJJ UT Semarang melakukan Pelatihan Mengembangkan Media Pembelajaran Bagi Guru TK/PAUD se Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal guna memenuhi kebutuhan layanan pendidikan anak usia dini di lembaga-lembaga PAUD yang sesuai dengan karakteristik dan perkembangan anak sekaligus meningkatkan kompetensi guru. Tahapan kegiatan: 1) survei lokasi/perijinan, 2) Pelatihan secara teori 3) pelatihan secara praktek dan 4) monitoring dan evaluasi. Hasil monitoring dengan memberikan kuesioner pada peserta diperoleh hasil sebagai berikut: merasa senang dengan kegiatan PkM ini, materi menarik, mudah dilakukan, dan bahan mudah di dapatkan, bermanfaat bagi guru siswa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN KULINER BERBASIS OLAHAN SINGKONG (OLASI) DAN BUDIDAYA JAMUR DI KELURAHAN WONOSARI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG Haryati, Yuli; Muzammil, Moh; Indriasih, Aini; Nuryandani, Einstivina; Sumiyati, Sri; Ismartoyo, Ismartoyo; Kurniawan, Siswandaru
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.101-110

Abstract

Pengabdian masyarakat melalui pemberdayaan potensi masyarakat dengan pelatihan pembuatan kuliner berbasis Olahan Singkong (Olasi) dan budidaya jamur di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang ini berangkat dari keprihatinan akan kondisi masyarakat di kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang yang sebagian berada pada tingkat ekonomi yang menengah ke bawah dan berprofesi sebagai buruh pabrik. Limitansi kondisi masyarakat adalah keterbatasan lahan untuk dikembangkan, namun memiliki potensi berupa waktu luang dari sebagian warga masyarakat, khususnya ibu-ibu yang dapat dimanfaatkan. Pelatihan pembuatan kuliner berbasis olahan singkong (Olasi) dan budidaya jamur dirasa tepat untuk mengatasi permasalahan masyarakat karena keahlian tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, cukup mudah untuk diaplikasikan, dan tidak membutuhkan lahan yang luas untuk pengembangannya. Pelatihan dan pendampingan dengan pembuatan kuliner Olasi dan budidaya jamur dilakukan dengan harapan dapat memberikan keterampilan dan sebagai akibatnya meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat Wonosari. Selain budidaya jamur sebagai keterampilan, masyarakat juga dikenalkan dengan berbagai olahan dari bahan baku jamur yang akan meningkatkan daya jual dan daya simpan jamur sebagai produk hasil budidaya jamur. Berbagai produk Olasi dan olahan jamur ini kedepannya akan dikembangkan lebih lanjut sebagai modal untuk pengembangan destinasi wisata kuliner yang didahului dengan penataan wilayah dan lingkungan. Â