Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL CRANKSHAFT

RANCANG BANGUN KONDENSOR PADA DESTILATOR BIOETANOL KAPASITAS 5 LITER/JAM DENGAN SKALA UMKM Budi Rubianto; Rochmad Winarso; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Crankshaft Vol.1 No.1 September 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v1i1.2587

Abstract

Penggunaan bahan bakar minyak khususnya bahan bakar fosil disamping ketersediaannya semakin terbatas juga dapat merusak lingkungan yaitu menimbulkan polusi udara. Maka dioperlukan produksi energi alternatif yang ramah lingkungan sebagai energi terbarukan pengganti bahan bakar fosil yaitu bioethanol. Dalam pelaksanaannya diperlukan alat sebagai proses destilasi yaitu destilator berpendingin kondensor untuk menghasilkan bioethanol. Kondensor berfungsi untuk mendinginkan uap ethanol pada siklus destilasi dari alat destilator bioethanol. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisa kebutuhan teknis, proses perancangan, proses simulasi, gambar kerja , proses pembuatan, dan proses pengujian kondensor. Hasil yang diperoleh meliputi dimensi kondensor dengan tinggi total 600 mm dengan diameter 200 mm. menghasilkan ethanol dengan kapasitas 2,35 liter/jam dengan kemurnian 91 %.
RANCANG BANGUN MENARA REFLUKS PADA DESTILATOR BIOETHANOL KAPASITAS 5 LITER/JAM BERSKALA UMKM Hendri Susanto; Rochmad Winarso; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Crankshaft Vol.1 No.1 September 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v1i1.2588

Abstract

Bioethanol merupakan energi terbarukan yang berasal dari bahan dasar nabati. Sebagaimana fungsinya, bioethanol diharuskan memiliki tingkat kemurnian sesuai dengan standar mutu yang telah ditentukan sebagai energi terbarukan. Untuk mencapai keketentuan tersebut, telah dilakukan proses rancang bangun menara refluks pada destilator bioethanol pada saat proses kondensasi berlangsung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah berupa studi literatur terhadap artikel terkait, proses perencanaan design, perancangan dan pembuatan terhadap komponen – komponen penyusun dari menara refluks, serta proses pengujian mesin untuk mengetahui fungsi kerja dari menara refluks pada destilator bioethanol. hasil penelitian menunjukkan menara refluks dapat digunakan sebagai proses kondensasi pada siklus destilasi bioethanol. Dengan dimensi shell berdiameter114 mm dan tinggi 2000 mm, dimensi tube berdiameter 94 mm dan tinggi total coil 400 mm dengan jarak antar coil 40 mm. dan dihasilkan kapasitas produksi ethanol pada mesin destilator bioethanol seabnyak 2,35 liter dengan kadar kemurnian 91%.
RANCANG BANGUN TANGKI PEMANAS PADA DESTILATOR BIOETANOL DENGAN SISTEM CONTINUE BERKAPASITAS 5 LITER/JAM UNTUK SEKALA UMKM Muh Rizqi Maulana; Rochmad Winarso; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Crankshaft Vol.1 No.1 September 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v1i1.2589

Abstract

Bioetanol adalah cairan yang dihasilkan dari proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat dengan  bantuan mikroorganisme, Bioetanol merupakan bahan bakar yang dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil. Dimana untuk proses produksi etanol sebagai bahan bakar diperlukan adanya kapasitas yang bisa mencukupi kebutuhan tersebut. Destilator sebagai pengolah bioethanol diperlukan adanya tangki pemanas yang dapat digunakan sebagai proses penguapan dalam skala besar. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, proses perancangan, proses manufaktur. Pada hasil penelitian telah dibuat tangki pemanas dengan sistem continue otomatis dan memiliki kapasitas 25 liter dengan dimensi tangki pemanas meliputi tinggi tangki 675mm dan diameter 400 mm. Hasil etanol yang didapatkan sebanyak 2,35 liter/jam dengan tingkat kemurnian etanol 91%.
Desain Mesin Burner Oven Tembakau Dengan Bahan Bakar Biomassa Wood Pelet Yodi Prasetyo; Rianto Wibowo; Masruki Kabib; Qomaruddin Qomaruddin
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.1 Maret 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i1.5839

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendesain mesin burner oven tembakau dengan bahan bakar biomassa wood pellet. Metode desain diawali dengan proses kajian pustaka, desain mesin dan simulasi mesin. Tahap awal mendesain mesin burner yg dibutuhkan untuk oven tembakau mencari kalor tembakau untuk proses pengeringan, sehingga dapat menentukan energi wood pellet yg dibutuhkan, Menghitung jumlah udara untuk proses pembakaran. Selanjutnya menghitung jumlah bahan bakar wood pellet untuk menentukan dimensi ruang bakar dan dimensi screw conveyor. Hasil desain adalah energi untuk mengeringkan 30kg tembakau sebesar 4.395,3kj dan dibutuhkan total energi panas wood pellet 6.670 kj. Udara yg diperlukan untuk pembakaran sebesar 1,078 m3/jam. Sehingga didapat dimensi ruang bakar berdiameter : 105 mm  dan panjang : 180mm. bahan bakar wood pellet yg digunakan sebanyak 0,748kg atau 800gram untuk mengeringkan 30kg tembakau. Simulasi frame diberikan beban sebesar 196,1N. hasil simulasi tegangan equivalent maksimum terjadi dibagian belakang burner sebesar 0,1101Mpa. setelah itu didapat tegangan minimum equivalent sebesar 0Mpa.      Kata kunci : burner, biomassa, pembakaran.
RANCANG BANGUN BOILER DAN TANGKI PENGUAPAN MINYAK ATSIRI PADA MESIN DESTILATOR DENGAN METODE UAP BERBAHAN BAKU DAUN SERAI (CYMBOPOGON NARDUS) Muhammad Luthfi; Rochmad Winarso; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Crankshaft Vol.1 No.1 September 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v1i1.2586

Abstract

Serai Wangi (Cymbopogon nardus) adalah salah satu tanaman rempah, biasa digunakan sebagai bumbu masakan, dan obat-obatan. Minyak atsiri dari serai dapat dihasilkan dengan berbagai metode misalnya ekstraksi. Keuntungan dari metode ini adalah tidak membutuhkan suhu yang tinggi, sehingga minyak tidak akan mudah rusak. Oleh karena itu dibuatlah boiler dan tangki bahan yang efektif dan memiliki inovasi yang dapat menghasilkan minyak atsiri yang dengan hasil rendemen yang bagus. Metode dalam perancangan dan pembuatan mesin destilator diawali dengan proses observasi di lapangan, buku, jurnal-jurnal yang berhubungan pembuatan boiler sebagai alat untuk memanaskan air dan tangki bahan sebagai wadah bahan daun serai. Konsep yang dilakukan perhitungan perancangan dan gambar desain menggunakan software inventor dan  pembuatan, dan pengujian dalam penggunaan alat boiler dan tangki bahan.Hasil dari rancang bangun boiler dan tangki penguapan adalah proses penguapan dari boiler menuju tangki bahan  berjalan dengan baik dan prosesnya yang efisien dapat menghasilkan minyak atsiri dengan kualitas dan kuantitas yang banyak.