Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI MELALUI PENDIDIKAN AGRICULTURE DI PONDOK PESANTREN ISLAMIC STUDIES CENTER ASWAJA LINTANG SONGO PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA Mangun Budiyanto; Imam Machali
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.436 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2784

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pembentukan karakter mandiri melalui pendidikan pertanian (agriculture)di Pondok Pesantren Islamic Studies Center Aswaja Lintang Songo Piyungan Bantul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi kasus (case study). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima prinsip pem- bentukan karakter mandiri yang dikembangkan di Pondok Pesantren Islamic Studies Center Aswaja Lintang Songo yang pada umumnya menggunakan pembelajaran berbasis komunitas yang berangkat dari realitas alam dan kehidupan. Bentuk-bentuk karakter mandiri yang dikembangkan adalah disiplin dan bersungguh-sungguh, kemandirian dan kerja keras, religius, kebersamaan, peduli, kasih sayang, kesederhanaan, hormat, santun, tanggung jawab, jujur, dan ikhlas. Kesemuanya terbentuk dalam program-program pendidikan dan praktik pertanian (agriculture) yang dilaksanakan di pondok pesantren tersebut. Kata Kunci: karakter, mandiri, pertanian, dan pesantren aswaja SHAPING AUTONOMOUS CHARACTER THROUGH AGRICULTURAL EDUCATION AT PONDOK PESANTREN ISLAMIC STUDIES CENTER ASWAJA LINTANG SONGO PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA Abstract: this research aims at describing the shaping of autonomous character through agricultural education at Pondok Pesantren Islamic Studies Center Aswaja Lintang Songo Piyungan Bantul Yogyakarta. This is a qualitative study in the form of a case study. Data collection was conducted through observation, interview, and documentation. The data were analyzed using the interactive analysis technique. The findings show that there are five principles of shaping the autonomous character developed at Pondok Pesantren Islamic Studies Center Aswaja Lintang Songo which generally use community-based learning rooted from the reality of nature and life. The forms of autonomous characters developed are discipline, seriousness, autonomy and hard work, religiosity, togetherness, care, love, modesty, respect, politeness, responsibility, honesty, and sincerity. All of these are shaped in the education programs and agricultural practices carried out in the pondok pesantren. Keywords: character, autonomous, agriculture, and pesantren aswaja
Efektivitas Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam Perspektif Balanced Scorecard Terhadap Mutu Pembelajaran Siswa Kelas XI dan Kelas XII di MAN Maguwoharjo Sleman Abdau Qur’ani Habib; Imam Machali
Jurnal Pendidikan Madrasah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Madrasah
Publisher : Pusat Pengembangan Madrasah (PPM), dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.425 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS) dalam perspektif balanced scorecard meliputi empat subfaktor yaitu perspektif pelanggan, perspektif keuangan, perspektif proses internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, dengan mutu pembelajaran. Dan juga untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi penerapan manajemen berbasis Sekolah dalam keempat subfaktor perspektif balanced scorecard terhadap mutu pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di MAN Maguwoharjo dengan mengambil sampel sebanyak 171 siswa yang terdiri dari 88 siswa kelas XI dan 83 siswa kelas XII. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik probability sampling yaitu simple random sampling dan proportionale sampling dengan mengacu pada random table. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan SPSS (Statistical Product and Service Solution) sebagai alat bantu statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara penerapan manajemen berbasis sekolah dalam perspektif balanced scorecard yang meliputi perspektif pelanggan (X1), perspektif keuangan (X2), perspektif proses internal (X3), serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (X4) dengan mutu pembelajaran (Y) tidak berpengaruh secara langsung, namun dimediasi/diintervensi oleh budaya madrasah (Z). Hal ini berdasarkan perbandingan hasil analisis korelasi bivariate (ryx) dengan korelasi parsial (ryx.z) diperoleh nilai ryx > ryx.z untuk keempat variabel independen (X1, X2, X3, dan X4). Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana diperoleh variabilitas variabel X1 dalam memprediksi variabel Y sebesar 20,7% (R2=0,207), variabilitas variabel X2 dalam memprediksi variabel Y sebesar 18,4% (R2=0,184), variabilitas variabel X3 dalam memprediksi variabel Y sebesar 25,7% (R2=0,257), variabilitas variabel X4 dalam memprediksi variabel Y sebesar 31,6% (R2=0,316). Adapun hasil yang diperoleh dari analisis regresi berganda dengan memasukkan variabel Z diperoleh variabilitas variabel X1, variabel X2, variabel X3, variabel X4, dan variabel Z dalam memprediksi variabel Y adalah sebesar 35% (R2=0,350) sedangkan sisanya sebesar 65% variabilitas variabel Y dikontribusikan oleh variabel yang lain.
Pengaruh Kompetensi Profesional terhadap Kinerja Guru melalui Variabel Kontrol Etos Kerja di SMK Daarul Abroor Tasikmalaya Istinari Basori Alwi; Imam Machali
Jurnal Pendidikan Madrasah Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Madrasah
Publisher : Pusat Pengembangan Madrasah (PPM), dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpm.2021.62-06

Abstract

This research aims to find out the influence between teacher professional competency variables on teacher performance controlled by work ethic variables and find out the magnitude of influence between variables. This study was located at SMK Daarul Abroor Tasikmalaya with a total sampling method that took the overall population of 40 people. The independent variable in the study was professional competence (X), while the dependent variable was teacher performance (Y). In addition, there are control variables in the form of work ethic (Z). Data collection instruments use questionnaires (questionnaires) as well as documentation. The data analysis method in this study consists of descriptive analysis and inferential analysis using statistical product and service solution (SPSS) version 22. Based on the results of the comparison between the bivariate correlation coefficient with the partial correlation coefficient obtained ryx > ryx.z = 0.807 > 0.519. From the comparison it can be concluded that professional competence can affect the performance of teachers because it is controlled by work ethic. In multiple regression analysis, there is a positive and significant influence between professional competence (X) on teacher performance (Y) through work ethic control variable (Z) with a coefficient of determination R2 of 0.706 with a significance value of 0.000 or less than α = 0.05. That is, the teacher performance variable (Y) can be explained by professional competency variable (X) and work ethic variable (Z) of 70.6%. The double regression equation is Y= 0.195X + 0.504X + 0.362X. Thus, in order for professional competence to be able to contribute to teacher performance, it must be supported by the work ethic of each individual teacher.
Pelatihan Perilaku Hidup Bersih Sehat pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan imam machali; Lina Erviana; Urip Tisngati
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.851 KB)

Abstract

Pergaulan bebas dengan dalih kebebasan berekspresi dan menunjukkan eksistensi diri pada kalangan remaja dan dewasa muda sudah sangat umum ditemui. Longgarnya pengawasan orangtua serta kurangnya pengetahuan serta kesadaran pada diri anak adalah satu penyebab terjadinya penyimpangan perilaku tersebut. Lemahnya pondasi akan norma-norma dalam diri anak memudahkan mereka terjerumus pada hal-hal yang negatif saat berada dalam posisi tertekan atau sedang memiliki pengalaman buruk. Pendampingan orangtua tentunya sangat diharapkan, namun menumbuhkan kesadaran dalam diri anak adalah hal utama yang perlu dilakukan agar mereka dapat menjadi pengawas akan diri mereka sendiri untuk kesehatannya. Makanan cepat saji serta kebiasaan hidup yang tidak terjaga terutama bagi remaja yang tinggal terpisah dengan orangtua (kos) menjadi pemicu tibulnya berbagai macam penyakit baik jasmani maupun rohani. Dengan demikian perlu untuk dilakukan kegiatan pelatihan : perilaku hidup sehat pada Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan yang bertujuan: (1) memberikan pelatihan mengenai pengenalan program kesehatan bagi remaja (2) memberikan pelatihan mengenai penanggulangan gangguan kesehatan remaja (3) memberikan pendampingan keterampilan perilaku hidup sehat, dan (4) memberikan pelayanan kesehatan ramah remaja. Sasaran kegiatan adalah para mahasiswa STKIP PGRI Pacitan. Lokasi kegiatan dipusatkan di Aula STKIP PGRI Pacitan. Kegiatan dilaksanakan dengan tahapan (1) Tahap Persiapan, Meliputi kegiatan survey, penetapan lokasi dan sasaran kegiatan (2) Pelaksanaan Meliputi kegiatan sosialisasi, (3) Akhir/ Evaluasi dan Tindak Lanjut, Meliputi penyusunan laporan kegiatan, evaluasi, dan penyusunan proyeksi/ rencana kegiatan sebagai tindak lanjut. Metode yang diterapkan pada kegiatan adalah (1) Metode ceramah, dipilih untuk memberikan penjelasan materi sosialisasi, (2) Diskusi interaktif dan Tanya jawab Penugasan
Pengaruh Manajemen Waktu dan Efikasi Diri Terhadap Prokrastinasi Penyusunan Skripsi Mahasiswa Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau Niken Tri Wahyuni; Imam Machali
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-02

Abstract

Penelitian bertujuan untuk ini adalah mengetahui hubungan antara manajemen waktu dan efikasi diri dengan prokrastinasi penyusunan skripsi terhadap mahasiswa kecamatan kandis. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif dengan metode yang digunakan yaitu Purposive Sampling dengan pertimbangan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi sebanyak 46 orang dari 243 orang mahasiswa IPMAKA. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner (Angket) beserta dokumentasi. Metode analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan hasil perhitungan melalui uji korelasi ganda diperoleh bahwa terdapat korelasi negatif antara manajemen waktu terhadap prokrastinasi sebesar -0,296 dan efikasi diri terhadap prokrastinasi sebesar -0,320. Serta hasil linear regresi yang menyatakan bahwa manajemen waktu dan efikasi diri jika secara bersama-sama tidak mempengaruhi prokrastinasi dengan nilai F sebesar 2,954 dan nilai signifikan 0,063. Penelitian ini membuktikan bahwa faktor dari kepribadian dapat sangat berperan penting dalam menghindari perilaku prokrastinasi. Sebab semakin baik manajemen waktu serta efikasi diri yang dimiliki maka akan semakin besar kemungkinan mahasiswa melakukan prokrastinasi.
Trensains: The New Pesantren and Shifting Orientation of Islamic Education in Indonesia Azaki Khoirudin; Abdul Munip; Imam Machali; Hamzah Fansuri
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Education, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpi.2022.112.121-135

Abstract

Purpose – This study aims to explain the factors of the emergence of “pesantren sains/science pesantren” (Trensains) and their implications for the shift in the orientation of Islamic education in Indonesia. Existing pesantren studies have looked more at practical aspects, such as curriculum development and learning, but not yet at philosophical aspects, which have implications for a shift in the orientation of Islamic education. Design/methods/approach – Data was collected using interviews and documentation. The research, which utilized a phenomenological approach, was conducted at Sragen Muhammadiyah Trensains Senior High School in Central Java and Tebuireng Trensains Senior High School in East Java. The primary respondent was Agus Purwanto, the initiator, founder, and developer of a science boarding school, who had first-hand experience with the events that took place while he was a student at the Pesantren. Findings – The findings of this study suggest that Trensains is a new pesantren genre that was developed as a reaction to the lack of science and technology in the Islamic world due to the heavy jurisprudential emphasis on Islamic education. In the history of the curricula at pesantren, including philosophy as a topic is a novelty. Research implications/limitations – The emergence of Trensains has implications for a shift in the orientation of pesantren in Indonesia from a Sufistic-fiqh orientation to a scientific-philosophical orientation which is marked by the following changes: (1) in the function of transmission and transfer of Islamic knowledge (tafaqquh fī al-dīn) to the study of Islamic sciences general science; (2) from maintaining the Islamic tradition to cultivating the scientific tradition; and (3) from a reproduction of religionists to producers of scientists. However, some drawbacks need to be acknowledged. This study has not discussed Trensains as a whole, and its effectiveness in shaping the character of pesantren is unknown. Therefore, further research is needed to understand the impact and role of Trensains in the development of Islamic education in Indonesia.
Sistem Manajemen Mutu Pendidikan: Mengenal Manajemen Mutu ISO dalam Pendidikan imam machali
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem manajemen mutu merupakan sistem peting dalam menjamin produk dari sebuah proses produksi. Produksi dalam konteks pendidikan mencakup keseluruhan proses pendidikan yaitu input, proses dan output pendidikan. Untuk menghasilkan input, proses dan output yang bermutu harus dilakukan dengan system manajemen yang baik, dengan penerapan manajemen yang benar dan baik akan berdampak kepada efisiensi pelaksanaan program dan meningkatnya kualitas dan mutu pendidikan. Mutu pendidikan dalam praktek persekolahan dapat dilihat dari beberapa indikator mutu yang telah ditentukan. Indikator mutu menjadi guideline penilaian dan evaluasi dalam pelaksanaan proses pendidikan. Lembaga pendidikan atau sekolah yang memenuhi indikator-indikator tertentu termasuk dalam katagori sekolah bermutu. Bermutu dalam pengertian meningkatnya efektifitas, efisiensi dan produktivitas lembaga secara terus menerus.
Typologies of Islamic Religious Parenting in Yogyakarta: Intensive, Supplemental, and Laissez-Faire Patterns Shaping Children’s Spiritual Development Maksudin; Imam Machali; Sudiati; Zawawi Ismail
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 22 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpai.v22i2.11432

Abstract

Purpose – This study aims to explore patterns of Islamic religious parenting within Muslim families in Yogyakarta, focusing on three typologies of parental involvement intensive, supplemental, and laissez-faire and their impact on children's spiritual development. The study seeks to contribute to understanding how different parenting styles influence children's religious formation and spiritual identity. Design/methods/approach – A qualitative case study design was employed, using semi-structured interviews and non-participant observations as the primary data collection methods. Five purposively selected parents were involved in the study, providing insights into their approaches to religious education within the family context. The data were analyzed using thematic analysis to identify key patterns and themes. Findings – The study found that intensive parenting promotes a deep internalization of religious values through consistent rituals, modeling, and emotional engagement. In contrast, supplemental parenting offers situational reinforcement but lacks routine and depth. The laissez-faire model, which emphasizes autonomy, often results in fragmented or superficial religious formation due to minimal parental involvement. These findings highlight the crucial role of home-based religious education in shaping a child’s spiritual identity. Research implications/limitations – The study’s limitations include its small, localized sample, which may not be generalizable to broader contexts, and the absence of children’s perspectives, which could provide a more comprehensive view of religious parenting dynamics. The findings suggest the need for community-driven programs to enhance parents’ religious and pedagogical competencies. Originality/value – This research provides valuable insights into the diverse ways in which Muslim parents in Yogyakarta engage with religious education, with implications for improving parental involvement in children's spiritual development. Future research should explore broader demographics and adopt longitudinal designs to better understand the evolving nature of religious parenting.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MARKETING MIX 7P PADA PT. SIDOMUNCUL BRAND TOLAK ANGIN Ari Deca Fitriani; Imam Machali
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/0cmhjh18

Abstract

This article aims to analyze the sustainable growth strategy of PT. Sidomuncul in a competitive market. The scope of this research is corporate strategy, business competition, and international marketing strategy. The results of the study indicate that PT. Sidomuncul has collaborated with people around them for the marketing stage. The results of the study indicate that PT. Sidomuncul uses a diverse product release strategy. For the Tolak Angin product, it uses the 7P Marketing Mix approach which includes product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through literature studies, documentation, and analysis of various relevant primary sources, such as company reports and related publications. The results of the analysis show that PT. Sidomuncul has implemented an integrated and consistent marketing strategy across all 7P elements. Continuous product innovation, competitive prices, wide distribution, and strong and continuous promotions are able to build the image of Tolak Angin as a trusted modern herbal product. In addition, the support of competent human resources, standardized production processes, and physical evidence in the form of packaging and official certifications also strengthen consumer trust and loyalty. Thus, the implementation of the 7P Marketing Mix for the Tolak Angin brand has proven effective in creating a competitive advantage and maintaining its position as a market leader in the herbal medicine and herbal health product industry in Indonesia.