Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Joong-Ki

Bermain Peran, Belajar Bahasa: Inovasi Mengembangkan Kemampuan Bahasa Inggris Anak Usia Dini di Islamic Santitham Foundation School, Thailand Fara Aulia; Khusniyati Masykuroh; Suchada Suchada
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i3.2822

Abstract

This international KKN – PPL activity which was carried out for one month aims to develop the English language skills of young children at the Islamic Santitham Foundation School, Nakhon Si Thammarat, Thailand. The implementation stages are carried out twice a week and evaluated to see the progress of the Role Playing method activities. The results achieved from this activity were proven to be an increase in insight and better ability to communicate in English. The role playing method in the English learning process contributes to creating a fun English learning process. Support and contribution from the school as well as thorough preparation are the keys to the success of this activity. This activity program is supported by the school to continue and be developed to improve the English of students at the Islamic Santitham Foundation School.
Harmoni Bahasa: Strategi Bernyanyi Untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Inggris Anak di Sekolah TK Ban Huaisiad Krabi, Thailand Siti Difa Dilfayanti Azzahra; Chodchoi Nuankun; Khusniyati Masykuroh
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i3.3143

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak usia dini, khususnya dalam hal pengucapan kosakata dan kalimat sederhana melalui kegiatan bernyanyi. Metode yang digunakan meliputi persiapan materi lagu berbahasa Inggris yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak usia 5-6 tahun, pelaksanaan kegiatan bernyanyi 2 kali per minggu selama 1 bulan dengan pendekatan komunikatif, serta evaluasi melalui tes lisan pasca intervensi tentang kemampuan melafalkan lirik lagu. Partisipan adalah 25 anak TK kelompok B usia 5-6 tahun dengan latar belakang bahasa Thailand. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan siswa dalam melafalkan lirik lagu dan mengingat kosakata dasar bahasa Inggris setelah mengikuti program bernyanyi. Faktor yang mendukung adalah persiapan matang, dukungan dari pihak sekolah mitra, keterlibatan aktif siswa, serta pemberian apresiasi. Disimpulkan bahwa kegiatan bernyanyi dapat menjadi metode efektif untuk mengenalkan dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris pada anak usia dini. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan guna memperkuat hubungan kelembagaan PAUD Indonesia dan Thailand.