Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN JOBSHEET UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATA KULIAH ALAT DAN PENGUKURAN TEKNIK PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF Yulanto, Dwiki Muda; Iskandar, Henry; Purnomo, Bayu Gilang; Setiyawan, Andri
Journal of Mechanical Engineering Learning Vol 9 No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering Learning
Publisher : Journal of Mechanical Engineering Learning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jobsheet adalah suatu prosedur kerja praktek yang berbentuk lembaran-lembaran. Jobsheet merupakan salah satu sumber belajar yang penting dalam pembelajaran praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan jobsheet Alat dan Pengukuran Teknik dan mengetahui kelayakan jobsheet yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan terdiri dari Define, Design, Development and Dissemination. Subyek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif yang mengikuti perkuliahan Alat dan Pengukuran Teknik sebanyak 20 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan persentase kelayakan aspek penyajian materi pada jobsheet sebesar 83,75%. Persentase kelayakan aspek kebahasaan pada jobsheet sebesar 81,87%. Persentase kelayakan aspek kegrafikan pada jobsheet sebesar 82, 91%. Persentase kelayakan aspek manfaat pada jobsheet sebesar 88,75%. Persentase kelayakan keseluruhan jobsheet sebesar 84,47%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah jobsheet yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran praktik mata kuliah Alat dan Pengukuran Teknik.
PENGEMBANGAN JOBSHEET UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATA KULIAH ALAT DAN PENGUKURAN TEKNIK PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF Yulanto, Dwiki Muda; Iskandar, Henry; Purnomo, Bayu Gilang; Setiyawan, Andri
Journal of Mechanical Engineering Learning Vol 9 No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering Learning
Publisher : Journal of Mechanical Engineering Learning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jobsheet adalah suatu prosedur kerja praktek yang berbentuk lembaran-lembaran. Jobsheet merupakan salah satu sumber belajar yang penting dalam pembelajaran praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan jobsheet Alat dan Pengukuran Teknik dan mengetahui kelayakan jobsheet yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan terdiri dari Define, Design, Development and Dissemination. Subyek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif yang mengikuti perkuliahan Alat dan Pengukuran Teknik sebanyak 20 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan persentase kelayakan aspek penyajian materi pada jobsheet sebesar 83,75%. Persentase kelayakan aspek kebahasaan pada jobsheet sebesar 81,87%. Persentase kelayakan aspek kegrafikan pada jobsheet sebesar 82, 91%. Persentase kelayakan aspek manfaat pada jobsheet sebesar 88,75%. Persentase kelayakan keseluruhan jobsheet sebesar 84,47%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah jobsheet yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran praktik mata kuliah Alat dan Pengukuran Teknik.
Integration of Project-Based Entrepreneurship and Productive Practical Learning in Vocational High Schools Bayu Gilang Purnomo; Thomas Sukardi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 25, No 1 (2019): (May)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.261 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v25i1.20013

Abstract

Unemployment rates producing by vocational high school (VHS) is still high. To overcome this problem, it is necessary to develop an entrepreneurship learning model in accordance with students’ skills. This study aims to: (1) develop project-based entrepreneurship learning media integrated with productive practical learning in VHSs; (2) design project-based entrepreneurship learning integrated with productive practical learning which had the criteria of validation, effectiveness, and practicability. The research procedures consisted of analysis, design, development, implementation, and evaluation (ADDIE) model. The product of the learning model development was validated by experts. The subjects of the research involved eleventh grade students of automotive engineering study program in the second semester, entrepreneurship teachers and automotive engineering teachers in VHSs. The products of the study consisted of: (1) a guided learning book and learning media (lesson plans and learning assessments); (2) the teachers’ and students’ positive and objective responses toward the implementation of the learning model which was proved by their comments that the developed learning model fulfilled the criteria of validation, effectiveness, and practicability to be implemented in VHSs.
Penguatan Kapasitas Produksi Jahe Kristal lewat Pelatihan Mesin Kristalisasi Jahe pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Rukun Sari, Bantul Yogyakarta Hastono, Tri; Purnomo, Bayu Gilang; Pambudi, Brevi Istu; Widyawarman, Danang; Shidqi, Faishal
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i2.571

Abstract

Jahe merupakan komoditas dengan potensi ekonomi tinggi karena dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rukun Sari di Dusun Malangan, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, Yogyakarta, menghadapi kendala dalam produksi jahe instan akibat keterbatasan teknologi. Proses produksi masih dilakukan secara manual, mengakibatkan kapasitas rendah (3–4 kg/hari) dan kualitas produk yang tidak konsisten. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi jahe kristal melalui alih teknologi mesin kristalisasi, sekaligus memberdayakan KWT Rukun Sari dalam aspek teknis dan ekonomi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif pada 20 September 2024, dengan tahapan meliputi observasi lapangan, analisis kebutuhan, pelatihan pengoperasian mesin kristalisasi, pendampingan praktik langsung, serta evaluasi keterampilan peserta. Penerapan mesin kristalisasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi produksi. Waktu pengolahan jahe untuk 5 kg bahan baku berkurang dari rata-rata 4,5 jam menjadi 2,5 jam. Selain itu, kualitas produk menjadi lebih konsisten dengan hasil kristalisasi yang seragam. Alih teknologi mesin kristalisasi berhasil meningkatkan kapasitas produksi, konsistensi kualitas, dan keterampilan anggota KWT. Program ini membuka peluang perluasan pasar dan peningkatan daya saing produk lokal, berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Penguatan Kapasitas Produksi Jahe Kristal lewat Pelatihan Mesin Kristalisasi Jahe pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Rukun Sari, Bantul Yogyakarta Hastono, Tri; Purnomo, Bayu Gilang; Pambudi, Brevi Istu; Widyawarman, Danang; Shidqi, Faishal
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i2.571

Abstract

Jahe merupakan komoditas dengan potensi ekonomi tinggi karena dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rukun Sari di Dusun Malangan, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, Yogyakarta, menghadapi kendala dalam produksi jahe instan akibat keterbatasan teknologi. Proses produksi masih dilakukan secara manual, mengakibatkan kapasitas rendah (3–4 kg/hari) dan kualitas produk yang tidak konsisten. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi jahe kristal melalui alih teknologi mesin kristalisasi, sekaligus memberdayakan KWT Rukun Sari dalam aspek teknis dan ekonomi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif pada 20 September 2024, dengan tahapan meliputi observasi lapangan, analisis kebutuhan, pelatihan pengoperasian mesin kristalisasi, pendampingan praktik langsung, serta evaluasi keterampilan peserta. Penerapan mesin kristalisasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi produksi. Waktu pengolahan jahe untuk 5 kg bahan baku berkurang dari rata-rata 4,5 jam menjadi 2,5 jam. Selain itu, kualitas produk menjadi lebih konsisten dengan hasil kristalisasi yang seragam. Alih teknologi mesin kristalisasi berhasil meningkatkan kapasitas produksi, konsistensi kualitas, dan keterampilan anggota KWT. Program ini membuka peluang perluasan pasar dan peningkatan daya saing produk lokal, berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
PROJECT BASSED LEARNING: PRAKSIS DAN ANALISIS PENERAPAN PADA PEMBELAJARAN OTOMOTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK Suyitno; Mike Elly Anitasari; Indri; Purnomo, Bayu Gilang; Bahtiar, Fahmy Zuhda
Steam Engineering Vol. 5 No. 2 (2024): STEAM Engineering, Vol. 5, No. 2, Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jptm.v5i2.10884

Abstract

This research aims to: 1) Find out the application of the Project Based Learning (PJBL) based method in Basic Automotive Engineering (TDO) subjects with Measurement Subjects 2) To find out student learning outcomes after implementing the Project Based Learning (PJBL) based method in the subject Basic Automotive Engineering (TDO) with Measurement Subjects. This type of research is Class Action Research. This research was carried out in two cycles. The subjects of this action research were 30 class X TKR TKR students at Patriot Pituruh Purworejo Vocational School. After the data was obtained, it was analyzed using the percentage description technique. Based on the results in cycle II, it has been shown that student learning outcomes have increased, this can be seen from the increase in learning scores of students who scored more than 75 by 80%. Student learning outcomes in cycle II have achieved the desired indicators of success, namely students who get a score of 75 or more reach a percentage of 80%. The research results show that: Student learning outcomes and activeness increase with each cycle. This can be seen from the average value of the class in cycle I of 71.54, which increased in cycle II, namely 78.97. The percentage of student completion also increased, in cycle I the percentage of completion was 51.43%, increasing to 80% in cycle II.