Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH STRUKTUR ASET, RISIKO BISNIS, PAJAK DAN LIKUIDITAS TERHADAP KEPUTUSAN PENDANAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Listyorini Wahyu Widati; Siti Nafisah
Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan Vol 6 No 1 (2017): VOL. 6 NO. 1 2017
Publisher : Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.316 KB)

Abstract

This study aimed to analyze the influence of the company's growth, profitability, asset structure, business risk, tax and liquidity to funding decisions on manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange.The population in this research is manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2013-2015. Sample selection is done by purposive sampling method. Data were processed as many as 242 companies. Mechanical testing data is by using multiple linear regression analysis.The results of analysis show that the variable asset structure and tax significant positive effect on funding decision, the variable  liquidity (current ratio) significant negative effect on funding decision, while the variable  business risk does not affect to the funding decision on Manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange.Keywords: asset structure, business risk, tax, liquidity and funding decision
STUDI KELAYAKAN BISNIS DITINJAU DARI ASPEK PASAR DAN PEMASARAN UMKM RUMAH MAKAN SEBLAK QI DI BANCARAN KABUPATEN BANGKALAN Siti Nafisah; Abdur Rohman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i6.534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayan bisnis rumah makan Seblak Qi di Bancaran Kabupaten Bangkalan dari perspektif pasar dan pemasaran. Seblak Qi adalah usaha kecil yang menyajikan maakanan tradisional dengan konsep yang nyaman dan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan pihak manajemen Seblak Qi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seblak Qi berhasil menembus pasar dengan strategi pemasaran yang efektif, baik secaran offline maupun online melalui media sosial. Produk yang bervariasi, harga yang terjangkau, dan lokasi strategis menjadi faktor kunci dalam menarik minat pelanggan. Kesimpulannya, Untuk meningkatkan pangsa pasar dan memperkuat keberlanjutan bisnis, UMKM seperti Seblak Qi dapat mengambil manfaat besar dari pengetahuan yang ditawarkan studi ini tentang cara terus menciptakan strategi pemasaran yang efisien dan memperhatikan eksplorasi meliputi bauran pemasaran Perusahaan, yang terdiri dari 4P: produk, harga, promosi, dan lokasi.
Existence and Uniqueness of Fixed Points In Complex Value Metric Space Nurul Huda; Siti Nafisah
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/64c9jj89

Abstract

Himpunan yang dilengkapi dengan suatu metrik disebut ruang metrik dan dituliskan dengan (X,d). memperkenalkan konsep ruang metrik yang lebih baru, yaitu ruang metrik bernilai kompleks. Ruang metrik bernilai kompleks merupakan perumuman dari ruang metrik klasik. Selain itu, juga membahas tentang teorema titik tetap pada ruang metrik bernilai kompleks. Titik tetap merupakan suatu titik yang dipetakan ke dirinya sendiri. Kemudian, titik tetap mengalami perluasan menjadi titik tetap berpasangan. Titik tetap berpasangan adalah sepasang titik yang dipetakan ke masing-masing elemen pasangan titik tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan eksistensi dan ketunggalan titik tetap berpasangan pada ruang metrik bernilai kompleks. Penelitian dilakukan dengan membentuk barisan dari pemetaan F yang kontraktif di ruang metrik bernilai kompleks. Selanjutnya, membuktikan bahwa barisan tersebut adalah barisan Cauchy dan konvergen ke titik tetap berpasangan di F. Kemudian membuktikan bahwa F memiliki titik tetap berpasangan yang tunggal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemetaan F pada ruang metrik bernilai kompleks yang memenuhi salah satu dari tiga ketaksamaan dengan dua koefisien yang jumlahannya kurang dari satu memiliki titik tetap berpasangan yang tunggal.
Al-Imlā' Tiqniyyah fa'ālah li Kasyf al-Musykilāt wa al-Ḥulūl fi Ta'līm al-Lugah al-'Arabiyyah Ahmad Maghfurin; Siti Nafisah; Asmaa Abusamra
ALSINATUNA Vol 7 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/alsinatuna.v7i1.3655

Abstract

This research aims to extrapolate the weaknesses of students at SMP (Junior High School) Sadamiyyah-Jepara. The dictation test method is used to obtain data about error types of student answers.  Data analysis is carried out through two phases: identifying errors, and then searching for their source. The research found several problems facing students at SMP Sadamiyyah in writing dictated texts. The most important are those related to writing Arabic letters, understanding vocabulary, grammars, and the overall meaning of sentences used in the dictation process. One causes these problems is the nature of Arabic writing, and the other is due to their lack of listening and their weakness in Arabic. The sound varies with its symbols in some Arabic words, the proximity of the source of some letters also inherits the difficulty of distinguishing between them. In addition, the lack of vocabularies and grammars hinders the overall understanding of the meanings of sentences. Dictation is a test of arabic comprehensive ability. Therefore, improving students’ ability in the dictation requires a lot of language practices. Students' poor in dictation becomes a starting point for reforming the Arabic language education process integratively.
THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTING STYLE IN PARENTS OF CHILDREN WITH AUTISM AND ANXIETY LEVELS IN KLATEN REGENCY Siti Nafisah; Endang Caturini Sulistyowati
International Journal of Social Science Vol. 5 No. 3 (2025): October 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v5i3.11383

Abstract

Latar Belakang: . Pola asuh mencakup pendekatan yang digunakan orang tua untuk mendidik, melindungi, dan memberikan kenyamanan emosional kepada anak-anak mereka. Mengasuh anak autis menghadirkan tantangan tersendiri karena variabilitas karakteristik autisme. Gaya pengasuhan yang diadopsi dapat memengaruhi tingkat kecemasan yang dialami oleh orang tua. Metode: Penelitian potong lintang dilakukan dengan menggunakan metode total sampling yang melibatkan 36 orang tua anak autis dari sembilan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Klaten, Indonesia. Gaya pengasuhan dinilai menggunakan Kuesioner Gaya dan Dimensi Pengasuhan, dan tingkat kecemasan orang tua diukur menggunakan Skala Penilaian Kecemasan Hamilton. Normalitas data diperiksa menggunakan uji Shapiro–Wilk, dan karena data berdistribusi tidak normal, uji korelasi peringkat Spearman diterapkan. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (83,3%) dengan pendidikan sekolah menengah atas (50%), mengadopsi gaya pengasuhan demokratis (66,7%), dan melaporkan tidak ada kecemasan (47,2%). Korelasi negatif yang signifikan secara statistik ditemukan antara gaya pengasuhan demokratis dan tingkat kecemasan orang tua (p = 0,036, r = -0,350), yang menunjukkan bahwa gaya pengasuhan demokratis berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua yang lebih rendah. Kesimpulan: Gaya pengasuhan secara signifikan berhubungan dengan kecemasan orang tua pada anak autis, dengan pendekatan demokratis berhubungan dengan tingkat kecemasan yang lebih rendah.
Penerapan Intradialytic Stretching Exercise pada Dewasa Muda yang Menjalani Hemodialisis dengan Kram Otot: Laporan Kasus Dhea Natashia; Erwan Setiyono; Rizki Nugraha Agung; Siti Nafisah; Laela Nur Adzmi; Siti Aisyah Afifah
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 10 No. 2 (2026): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 10/Nomor 2/July/2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Intradialytic muscle cramps are common complications experienced by patients with Chronic Kidney Disease (CKD) undergoing hemodialysis and may interfere with patient comfort and dialysis effectiveness. Intradialytic stretching exercise is a non-pharmacological nursing intervention that may help reduce these symptoms. Case Presentation: Two young adult patients with CKD undergoing routine hemodialysis at Jakarta Islamic Hospital, Cempaka Putih, experienced recurrent lower-extremity muscle cramps during hemodialysis sessions, particularly during the final hours of treatment. The first patient was 21 years old with an initial pain score of 4, while the second patient was 22 years old with an initial pain score of 5 based on the Numeric Rating Scale (NRS). Intervention and Outcomes: Both patients received intradialytic stretching exercises during two hemodialysis sessions, including ankle dorsiflexion movements and stretching of the gastrocnemius, soleus, hamstring, and quadriceps muscles. Following the intervention, both patients demonstrated reduced pain intensity and fewer muscle cramp complaints. The patients also appeared more relaxed and comfortable during hemodialysis sessions. Conclusion: Intradialytic stretching exercise may serve as an effective non-pharmacological nursing intervention to help reduce muscle cramp pain in patients with CKD undergoing hemodialysis. This intervention is simple to implement and may be considered as part of routine nursing care in hemodialysis units. Keywords: Chronic Kidney Disease; Hemodialysis; Intradialytic Stretching Exercise; Muscle Cramps; Nursing Intervention
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sociopreneur melalui Pemanfaatan Kain Perca sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi Ifa Hafifah; Ricky Prawira; Yavistha Febriana Pradhini; Ahmad Samy Hafiz; Fitriatuz Zahra; Khafizah Khafizah; Majdah Nazif Mar'ie; Muhammad Yasin; Nabila Nurazizah; Ranti Sandayani; Savira Najwa; Siti Nafisah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24220

Abstract

ABSTRAK Keterbatasan keterampilan produktif dan akses ekonomi masih menjadi permasalahan utama pada masyarakat marginal perkotaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan sociopreneur berbasis pemanfaatan kain perca. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 30 November 2025 di Tepi Jalan Najmi Adhani, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan melibatkan 12 orang peserta. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan soft skill kewirausahaan dan pelatihan hard skill berupa pembuatan kerajinan dari kain perca yang bernilai ekonomis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 12 peserta (100%) mampu mengikuti pelatihan dengan baik dan berhasil menghasilkan produk kerajinan sederhana dari kain perca. Karakteristik peserta terdiri dari 8 orang perempuan (66,67%) dan 4 orang laki-laki (33,33%). Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi peserta dalam memanfaatkan limbah kain perca sebagai peluang usaha mikro. Program sociopreneur ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat perkotaan. Kata Kunci:  Pemberdayaan Masyarakat, Sociopreneur, Kain Perca, Kemandirian Ekonomi.  ABSTRACT Limited productive skills and economic access remain major problems in marginalized urban communities. This community service program aims to increase the economic independence of the community through a sociopreneur approach based on the utilization of scrap fabric. The activity was held on Sunday, November 30, 2025 at the edge of Najmi Adhani Street, Banjarbaru City, South Kalimantan, involving 12 participants. The implementation method included soft skills training in entrepreneurship and hard skills training in the form of making crafts from scrap fabric that have economic value. The results of the activity showed that 12 participants (100%) were able to follow the training well and successfully produced simple craft products from scrap fabric. The characteristics of the participants consisted of 8 women (66.67%) and 4 men (33.33%). This activity increased the knowledge, skills, and motivation of participants in utilizing scrap fabric waste as a micro-business opportunity. This sociopreneur program has the potential to become a sustainable community empowerment model in increasing the economic independence of urban communities. Keywords: Community Empowerment, Economic Independence, Fabric  Scraps, Patchwork, Sociopreneur.
The Effect of family-centered care on self-efficacy and quality of life of hemodialysis patients Siti Nafisah; Ratnasari Ratnasari; Swanny Trikajanti Widyaaymadja
Jurnal Keperawatan Vol. 17 No. 3 (2026): July
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v17i3.44672

Abstract

Introduction: Family support is an important factor in helping patients cope with health problems and reducing perceived burdens. In Family-Centered Care (FCC), families are involved in patient care and decision-making together with health professionals. FCC is expected to improve self-efficacy and quality of life in hemodialysis patients.Objectives: This study aimed to determine the effect of the Family-Centered Care method on self-efficacy and quality of life among patients undergoing hemodialysis therapy.Methods: This study used a quasi-experimental pre-test-post-test design with a control group. A total of 118 respondents participated in the study. Self-efficacy was measured using the General Self-Efficacy Scale (10 items), while quality of life was measured using the KDQOL SF-36 questionnaire (36 questions). The SF-36 has been validated and widely used to assess health-related quality of life in patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis. Reliability testing showed a Cronbach’s α value of 0.78.Results: The intervention group showed a significant improvement in self-efficacy (p = 0.001). Quality of life also improved significantly (p = 0.000). Both results were below the 0.05 significance level, indicating that the FCC intervention had a significant positive effect on hemodialysis patients.Conclusions: Family-Centered Care significantly improved self-efficacy and quality of life in hemodialysis patients and can be recommended as an effective nursing intervention approach.