Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Business Process Reengineering Pada UMKM Melalui Perancangan Alat Pengering Cerdas Menggunakan Metode Pahl–Beitz Mohammad Riza Radyanto; Firman Ardiansyah Ekoanindiyo; Antoni Yohanes; Antono Adhi; Enty Nur Hayati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1338

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pengolahan hasil pertanian umumnya masih bergantung pada proses pengeringan konvensional matahari yang menyebabkan waktu produksi panjang, kualitas produk tidak seragam, serta tingginya risiko kontaminasi. Berbagai penelitian sebelumnya telah mengembangkan teknologi pengering berbasis IoT maupun desain pengering berenergi efisien. Namun, belum ada penelitian yang secara komprehensif mengintegrasikan pendekatan Business Process Reengineering (BPR) dengan metode perancangan sistematis Pahl–Beitz untuk menghasilkan teknologi pengering cerdas yang sekaligus mentransformasi proses bisnis UMKM. Gap ini menunjukkan perlunya pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada inovasi teknis, tetapi juga pada perbaikan proses produksi secara menyeluruh.Penelitian ini bertujuan menerapkan BPR untuk memetakan dan merekayasa ulang proses pengeringan UMKM, kemudian merancang prototipe alat pengering cerdas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan metode Pahl–Beitz. Tahapan penelitian meliputi identifikasi kebutuhan pengguna, desain konseptual, desain perwujudan, desain detail, pengembangan sistem IoT, dan pengujian prototipe.Hasil menunjukkan penurunan waktu pengeringan dari 48–72 jam menjadi 7,5 jam, kadar air akhir 11,8%, dan efisiensi termal 62%. Secara bisnis, produktivitas meningkat 54%, biaya operasional turun 40%, dan produk afkir menurun dari 15% menjadi 3%.Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi BPR dan Pahl–Beitz efektif mendorong peningkatan kinerja teknis sekaligus transformasi proses bisnis UMKM secara signifikan.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Moulding dengan Pendekatan SQC dan PDCA untuk Mengurangi Tingkat Cacat di Kakimoto House Co., Ltd Dimas Seta Dwi Andhika; Antoni Yohanes; Yohanes Suhari
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian mutu/kualitas produk moulding pada Kakimoto House Co., Ltd menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan pendekatan PDCA (Plan-Do-Check-Act). Metode SQC digunakan untuk mengklasifikasikan jenis cacat dominan dan mengetahui kestabilan proses produksi. Data penelitian diperoleh dari data produksi dan data cacat produk periode Juni–Oktober 2024 melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Alat analisis yang digunakan meliputi check sheet, Pareto chart, p-chart, dan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat permukaan tidak rata merupakan jenis cacat dominan dengan persentase sebesar 35,86%, diikuti pecah atau retak sebesar 23,45% dan dimensi tidak sesuai sebesar 22,76%. Hasil analisis p-chart menunjukkan bahwa proses moulding masih berada dalam batas kendali statistik, namun tingkat cacat masih mengalami fluktuasi. Analisis fishbone diagram menunjukkan bahwa factor utama kerusakan permukaan tidak rata dipengaruhi oleh faktor machine, method, material, man, dan environment. Usulan perbaikan dilakukan menggunakan pendekatan PDCA melalui perawatan mesin, standarisasi metode kerja, pengawasan bahan baku, dan peningkatan kondisi lingkungan kerja guna menurunkan tingkat cacat produk moulding.
Strategi Peningkatan Produktivitas Untuk Mencapai Target Produktivitas Dan Efisiensi Pada PT. Sasakura Indonesia Akhmad Jazaul Aufa; Antoni Yohanes
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas dan efisiensi operasional menjadi indikator utama dalam menilai tingkat keberhasilan perusahaan manufaktur dalam menghadapi persaingan industri global. Perusahaan yang mampu mengoptimalkan sumber daya secara efektif akan memiliki keunggulan kompetitif dalam hal kualitas, biaya, dan ketepatan waktu pengiriman. PT Sasakura Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang fabrikasi baja, pressure vessel, heat exchanger, dan desalination plant yang dituntut untuk menjaga performa produksinya agar tetap stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kerja dan efisiensi proses produksi serta merumuskan strategi peningkatan produktivitas yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan 5M+1E (Man, Machine, Method, Material, Measurement, Environment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor material, mesin, metode kerja, dan kualitas tenaga kerja merupakan penyebab dominan rendahnya produktivitas. Strategi yang diusulkan meliputi penerapan 5S, preventive maintenance, pelatihan tenaga kerja, perbaikan layout produksi, penguatan sistem quality control, dan integrasi koordinasi antar departemen. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja, mempercepat aliran produksi, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan daya saing perusahaan.