Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Komputer

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi dan Jalur Bus Trans Sarbagita Di Denpasar dan Badung Made Agung Raharja
Jurnal Ilmu Komputer Vol 9 No 1: April 2016
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.741 KB)

Abstract

Kota Denpasar merupakan daerah yang strategis karena diapit oleh beberapa objek wisata yang terkenal di bali dan pusat perkantoran. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan jumlah wisatawan yang berkunjung ke bali, terjadi permasalah kemacetan di jalan-jalan seluruh Denpasar dan sekitarnya. Pemerintah Denpasar memutuskan untuk membuat trnasportasi masal yang disebut dengan Bus Trans Sarbagita. Berdasarkan pemaparan permasalah diatas maka dibangun sebuah aplikasi sistem informasi geografis. Aplikasi ini adalah memetakan beberapa tempat yang cocok untuk memebangun halte bus trans Sarbagita serta menentukan rute atau jalur yang akan digunakan bus trans Sarbagita lalui. Diharapkan dengan aplikasi ini nantinya akan membantu pemerintah dalam menentukan tempat pembangunan bus trans Sarbagita serta jalur yang akan dilalui bus trans Sarbagita. Analisis, Perancangan dan Implementasi penelitian ini menggunakan aplikasi ArcView 3.3 dan melaui beberapa tahapan yaitu input data baik spasial maupun data atribut, proses pengolahan yang berupa tabel dan peta. Analisis dengan menggunakan aplikasi ArcView 3.3 memeiliki beberapa keunggulan yaitu dapat mengetahui jumlah penumpang pada halte sesuai periode yang diinginkan, dan dapat mengetahui apakah halte tersebut layak atau tidak layak dikembangkan. Dalam analisis ini terdapat beberapa daerah yang layak dibangun atau dikembangkan halte maupun jalurnya dilihat atau dianalisis dari kepadatan penduduk dan profesi dari penduduk pada daerah tersebut. Daerah yang halte dan jalur trans sarbagita layak untuk dikembangkan adalah daerah Denpasar Selatan. Karena sesuai hasil pengolahan data, daerah tersebut memiliki laju kepadatan penduduk yang sangat cepat.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KOPI DI KABUPATEN BULELENG Made Agung Raharja
Jurnal Ilmu Komputer Vol 9 No 2: September 2016
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.214 KB) | DOI: 10.24843/JIK.2016.v09.i02.p01

Abstract

Kabupaten Buleleng yang berada di sebel-ah utara Pulau Bali yang terdiri atas 9Kecamatan, selama ini masyarakat di Bali, khususnya di kabupaten Buleleng dalam menanamsuatu jenis kopi hanya berpatokan dengan menganalisis daerah sekitar. Berdasarkan hasilanalisis dan kajian membuktikan bahwa sebagian besar masyarakat belum mengetahuipengaruh dari suhu, curah hujan, ketinggian dan kondisi tanah terhadap jenis tanaman kopisehingga sering terjadinya tanaman kopi yang ditanam di suatu daerah tertentu tidak tumbuhsubur, mati, dan sering terjadinya gagal panen. Implementasi sistem secara keseluruhandilaksanakan dalam lingkungan program QGIS 2.12.0 yang didesain berbasis GraphicalUserInterface (GUI). Analisis, Perancangan dan Implementasi penelitian ini menggunakanaplikasi QGIS 2.12.0 dan melaui beberapa tahapan yaitu input data baik spasial maupun dataatribut, proses pengolahan yang berupa tabel dan peta. Analisis dan pemetaan terhadapkriteria-kriteria yang tepat yang mempengaruhi persebaran jenis tanaman kopi Arabika danRobusta di Kabupaten Buleleng dapat dilakukan dengan menggunakan QGIS melalui tigatahapan yaitu input data baik data spasial maupun data atribut, proses pengolahan dan prosesoutput yang berupa peta dan tabel. Persebaran tanaman kopi jenis Arabika paling cocokditanam di kecamatan : Busungbiu, Sukasada, Sawan, Kubutambahan dan Tejakula.Persebaran tanaman kopi jenis Robusta paling cocok ditanam di kecamatan : Gerokgak,Seririt, Banjar dan Buleleng.
PREDIKSI KETINGGIAN GELOMBANG LAUT MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION PADA PANTAI LEBIH GIANYAR Made Agung Raharja; I Made Teja Geni Astra
Jurnal Ilmu Komputer Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Komputer
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.9 KB) | DOI: 10.24843/jik.2018.v11.i01.p03

Abstract

Prakiraan atau prediksi ketingian gelombang sangat di butuhkan oleh nelayan di desa Lebih kabupaten Gianyar untuk menentukan apakah memungkin-kan untuk melaut atau tidak dan untuk memberikan informasi lebih awal terkait prediksi gelombang yang akan terjadi pada bulan-bulan berikutnya untuk dapat menetukan waktu nelayan dapat melaut. Backpropagation merupakan salah satu dari metode pelatihan pada jaringan syaraf, dimana ciri dari metode ini adalah meminimalkan error pada output yang dihasilkan oleh jaringan. Data yang digunakan sebagai masukan sebanyak 48 data bulanan dan data keluaran atau target adalah data pada pada bulan ke-49 s.d bulan ke-72 (tahun 2015-2016). Hasil yang didapatkan dari penghitungan prediksi ketinggian gelombang laut menggunakan algoritma JST propagasi balik. Nilai masukan adalah berupa rata-rata ketinggian gelombang selama 12 bulan, dengan nilai keluaran yaitu prediksi ketinggian gelombang. Arsitektur JST yang digunakan yaitu 12 layer input, 10 layer tersembunyi dan 1 output. Jumlah epoch maksimal yang digunakan adalah 10.000 dengan learning rate sebesar 0.1, error goal sebesar 0,01 dan momentum sebesar 0.95. Proses pelatihan menggunakan data pelatihan sebanyak 48 data yang menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0.99101 dan nilai MSE sebesar 0.00099745. Arsitektur JST pada proses pelatihan kemudian digunakan untuk menghitung prediksi ketinggian gelombang pada proses pengujian. Koefisien korelasi yang diperoleh pada proses pengujian adalah sebesar 0.9652. Sedangkan nilai MSE yang dihasilkan adalah sebesar 0.0042314.
Analisis Dan Pemetaan Kesesuaian Lahan Tanaman Anggur Di Kabupaten Buleleng Dengan Sistem Informasi Geografis Made Agung Raharja
Jurnal Ilmu Komputer Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Komputer
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.641 KB) | DOI: 10.24843/jik.2018.v11.i02.p01

Abstract

Kabupaten Buleleng ini merupakan salah satu penghasil anggur di Bali yang biasa dikenal dengan julukan Anggur Buleleng. Pengalama beberapa periode sering terjadi buah anggur yang ditanam itu mengalami pembusukan, mati, hingga gagal panen hingga membuat penurunan produktivitas dan membuat para pembudidaya itu mengalami kerugian yang menyebabkan perekonomian daerah melemah. Sehingga digunakan solusi dengan suatu metode atau bantuan teknologi informasi salah satunya adalah dengan Sistem Informasi Geografis. Banyak permasalahan keruangan yang rumit, seperti kependudukan, pertanian, pemetaan wilayah yang menggunakan sistem informasi geografis untuk menyelesaikan masalah. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data yang dilakukan mengenai analisis dan perancangan sistem informasi geografis kesesuaian lahan untuk tanaman anggur di Kabupaten Buleleng, maka dapat disimpulkan bahwa : 1) Penelitian ini yaitu menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan menggunakan aplikasi QGIS. 2) Persebaran tanaman anggur dikabupaten Buleleng mendapatkan hasil bahwa 6 kecamatan merupakan kategori S1 yaitu pada kecamatan Gerokgak, Buleleng, Seririt, Banjar, Kubutambahan, dan Tejakula. Jumlah kecamatan yang merupakan kategori S2 (sesuai) adalah sebanyak 2 kecamatan yaitu pada kecamatan Sukasada dan Sawan. Jumlah kecamatan yang merupakan kategori S3 (kurang sesuai) adalah sebanyak 1 kecamatan yaitu pada kecamatan Busungbiu.
Co-Authors Agus Muliantara Agus Tommy Adi Prawira Kusuma Albert Okario Alit Indrawan, I Gusti Ngurah Anak Agung Istri Ngurah Eka Karyawati Anak Agung Istri Ngurah Eka Karyawati Apsari, Made Sri Ayu Ari Mogi, I Komang Aulia Iefan Datya Ayu Nikki Asvikarani Bayu Prasetiyo Bendesa, Gde Agung Mandala Christian Tonyjanto Cokorda Pramartha Cokorda Pramartha Devan Bramantya Dewantara, I Komang Raka Dewi, Ni Putu Anita Gde Agung Mandala Bendesa Gerson Feoh Gst. Ayu Vida Mastrika Giri Gusto Gibeon Ginting Haposan Simangunsong Harta, I Gede Bendesa Aria I Dewa Made Bayu Atmaja Darmawan, I Dewa Made Bayu I Gede Acintia Udayana I Gede Arta Wibawa I Gede Santi Astawa I Gede Surya Rahayuda I Gusti Agung Ayu Istri Lestari I Gusti Bgs Darmika Putra I Gusti Ngurah Anom Cahyadi Putra I Gusti Ngurah Bagus Arimbawa I Kadek Gowinda I Ketut Gede Suhartana I Ketut Tangkas Agus Sucita I Komang Agus Ari Negara I Komang Ari Mogi I Komang Dwiprayoga I Komang Widia Pratama I Komang Yosua Triantara I Made Ari Madya Santosa I Made Satria Bimantara I Made Teja Geni Astra I Made Widiartha I Made Widiartha I Nyoman Adiputra I Putu Gede Adiatmika I Putu Gede Hendra Suputra I Putu Gede Maysa Putra I Putu Risky Adi Sanjaya I Putu Satria Dharma Wibawa I Putu Sedana Wijaya I WAYAN SANTIYASA I Wayan Supriana I Wayan Supriana Supriana Ida Ayu Gde Suwiprabayanti Putra Ida Ayu Nyoman Yuliastuti Ida Bagus Gede Dwidasmara Ida Bagus Gede Sarasvananda Ida Bagus Made Mahendra IM Suyana Utama Indra Budi Trisno Jeremi Herodian Abednigo Juliana, Ni Komang Ayu Kadek Andre Suryana Kadek Belvanatha Gargita Satwikananda Kadek Dwitya Adhi Pradyto Kameliya Putri Komang Dean Ananda Komang Dean Nanda Komang Indra Pradnya Lalu Muhamad Waisul Kuroni Made Dwiki Budi Laksana Made Edy Septian Santosa Mas, I Made Treshnanda Nararia Ningrat, Putu Vidi Nesa Padmawati Ngurah Agus Sanjaya ER Ngurah Kelvin Febryanta Lila Ananda Ni Kadek Ayu Fitriandayani Ni Komang Ayu Juliana Ni Luh Komang Indira Pramesti Ni Luh Putu Ayu Siwastuti Cayadewi Ni Made Ayu Suandewi Ni Made Rai Nirmala Santhi Ni Putu Anita Dewi Ni Putu Dian Kartika Sari Ni Putu Yeni Astiti Ningsih, Tri Adi Nusan Bagus Wibisana Pradyto, Kadek Dwitya Adhi Putra, IGN Anom Cahyadi Putri Noviyanti Putri, Kameliya Putu Bagus Dio Pranata Putu Ode Irfan Ardika Putu Vidi Nararia Ningrat Putu Wida Gunawan Radhitya, Made Leo Simangunsong, Haposan Siwastuti Cayadewi, Ni Luh Putu Ayu Suryana, Kadek Andre Susy Purnawati T, Ronaldito Juan Bantaras Utari, Ni Nyoman Grisyana Wesnawa, Pande Nyoman Weda Wijayakusuma, I Gusti Ngurah Lanang Yoga, Bhaskara Budi Yohanes Kristianto Kristianto