Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan bagi Anak-anak Remaja dan Pemuda di Jemaat GBI Anugerah Km 8,5 Kota Sorong, dengan Tema “Membangun Karakter Generasi Muda dalam Kehidupan Berteknologi di Masa Depan” Adolfina Putnarubun; Samuel Y. Warella; Agustinus G. Gifelem; Vantri P. Kelelufna; Aram Palilu
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di erah globalisasi ini, anak muda dituntut untuk mampu bersaing dalam mengembangkan dirinya sendiri. Untuk itulah maka, memerlukan suatu usaha untuk membentuk karakter para generasi muda untuk dapat mengenal potensi dirinya, sehingga generasi muda dapat berkontribusi dengan tepat. Untuk itu perlu adanya pembentukkan karakter generasi muda agar lebih baik lagi. Pembentukkan karakter generasi muda adalah tanggungjawab bersama kita sebagai masyarakat yang dewasa. Krisis moral dapat terjadi apabila generasi muda tidak dibekali dengan berbagai keterampilan diri maupun pembinaan karakter yang baik, maka generasi muda akan tumbuh dalam bayang-bayang masa lalu yang suram dan turut mempengaruhi masa depan bangsa dan negara. Para pemuda gereja GBI Anugerah Km 8,5 Kota Sorong, merupakan sebagain kecil dari begitu banyak anak muda yang sangat membutuhkan perhatian dari orang dewasa. Untuk itulah maka kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan dengan Tema “Membangun Karakter Generasi Muda dalam Kehidupan Berteknologi di Masa Depan” dilakukan dengan tujuan agar setiap anak muda dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi lajunya perkembangan teknologi yang dapat membawa dampak positif maupun negatif bagi kaum muda dan dampak negatif inilah yang menjadi catatan penting untuk diperhatikan. Sehingga anak muda sebagai calom pemimpin masa depan bangsa dan negara ini dapat dipersiapkan dengan baik sejak dini. Materi Kemimpinan dan Generasi Tanggap Teknologi merupakan dua materi yang diberikan kepada anak muda Gereja GBI Anugerah dalam upaya mempersiapkan genarsi muda yang lebih baik.
PELATIHAN PENGENALAN DASAR KOMPUTER DAN APLIKASI MICROSOFT OFFICE KEPADA ANAK-ANAK USIA SEKOLAH DI KELURAHAN KLAMALU KABUPATEN SORONG Frits Gerit John Rupilele; Aram Palilu; Joseph Lopulalan; La Ode Madina; Maya Pattiwael; Fensca F. Lahallo
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Vol 4, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v4i1.83

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari dilaksanakan pelatihan dasar komputer ini adalah: Mengenalkan kepada peserta pelatihan mengenai pentingnya Penguasaan Teknologi Informasi dan Komputer saat ini serta mengajarkan bagaimana menggunakan Aplikasi Microsoft Word yang dapat digunakan untuk belajar mengetik dan lainnya.  Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah Pendidikan kepada Masyarakat (PkM) berupa ceramah dan pelatihan tentang pengenalan dasar komputer dan aplikasi Microsoft office khusus Microsoft word. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah memberikan implikasi pada penambahan wawasan peserta tentang komputer dan aplikasinya. Mengingat kegiatan Pendidikan yang semasa pandemik covid-19 dilaksanakan secara daring/online menjadikan banyak keterbatasan anak-anak usia sekolah dalam mengembangkan keterampilan terkhususnya praktek penggunaan komputer. Hal ini terlihat dari hasil evaluasi yang dilakukan sebelum dan setelah diadakannya kegiatan pelatihan. Dimana terdapat peningkatan pemahaman dan pengetahuan sebelum dan setelah dilaksanakannya kegiatan.
INCREASING THE UNDERSTANDING AGAINST PERSONAL PRONOUN AND TO BE TO THE STUDENTS OF YPPK CHRIST THE KING 1 ELEMENTRY SCHOOL OF SORONG GRADE 6. Agustinus Masan; Frits Gerit John Rupilele; Aram Palilu
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v3i1.57

Abstract

Karena bahasa inggris adalah bahasa international, maka siswa-siswi di negeri ini sudah belajar bahasa inggris sejak dini tapi apakah mereka benar-benar paham akan kata ganti orang dan kata kerja bantu (To Be)? Bahasa Inggris memang sudah di pelajari dari tingkat rendah akan tetapi pemahamn dan metode pengajaran menjadi tantangan untuk mencapai hal kecil, dan PKM ini mengarah ke hal tersebut. Akan tetapi sistem pendidikan menjadi momok bagi tahap pembelajaran bahasa inggris diberbagai tingkat pendidikan yang tidak detail. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pengajaran Bahasa Inggris.Tahapan pengajaran terdiri dari tes awal, pemaparan materi, tes akhir, dan evaluasi. Kegiatan pengajaran Bahasa Inggris “Increasing The Understanding Against Personal Pronoun and To Be To The Students of YPPK Christ The King 1 Elementry School of Sorong Grade 6.” ditujukan kepada anak-anak SD sebagai sasaran.Tingkat keberhasilan pengajaran ini ditentukan oleh adanya perbedaan pemahaman tes awal (pre-test)  yang belum memadai dan pemahaman tes akhir (post test) yang memadai mengenai personal pronoun and To Be dari siswa-siswa tersebut.
SOSIALISASI PENANGANAN KONFLIK SOSIAL DI KELURAHAN KLAWUYUK KOTA SORONG aram palilu
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Vol 1, No 1 (2018): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v1i1.3

Abstract

Konflik sosial selalu ada, disebabkan karena adanya perbedaan-perbedaan kepentingan dari individu-individu dan kelompok-kelompok maupun persoalan dibidang SARA (Suku, Agama, dan Ras); politik, ekonomi serta menyangkut sosial dan budaya. Karena itu, bagaimana dikelola/dikontrol didalam penanganannya agar tidak berdampak gejolak atau mengarah pada kekerasan fisik, kehilangan harta adanya korban jiwa. Penanganan konflik yang efektif tentu menetralisir tingkat intensitas konflik ke arah terciptanya suasana yang harmonis, tenteram, aman dan sejahtera.Motode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pendidikan masyarakat. Tahapan penyuluhan terdiri dari studi pendahuluan, pemaparan materi, dan evaluasi. Kegiatan penyuluhan melalui sosialisasi tentang penanganan konflik sosial ditujukan kepada khalayak sasaran. Tingkat keberhasilan sosialisasi ini ditentukan oleh adanya perbedaan pemahaman dan pengetahuan mengenai penanganan konflik yang belum baik dengan sesudah pelaksanaan sosialisasi, dimana adanya pemahaman dan pengetahuan yang lebih komprehensif dan terintegral.
PEMBERDAYAAN PEMUDA GEREJA PROTESTAN INDONESIA (GPI) GETSEMANI KOTA SORONG MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN SOFTWARE EASYWORSHIP Frits Gerit John Rupilele; Aram Palilu; Joseph Lopulalan; Fensca F. Lahallo; Maya Pattiwael; La Ode Madina; Irwan Soulisa; Agustinus Gifelem
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Vol 4, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v4i2.96

Abstract

Salah satu aktivitas yang dilakukan gereja adalah pelayanan peribadatan. Dalam pelayanan ibadah pun telah terjadi perubahan media yang dipakai dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang sudah mulai meninggalkan cara-cara konvensional dengan menggunakan multimedia interaktif dalam menunjang kegiatan beragama. Salah satu pemanfaatan teknologi untuk menunjang pelayanan ibadah yaitu dengan penggunaan aplikasi easyworship. Salah satu Gereja yang menjadi perhatian untuk dilakukannya pelatihan penggunaan easyworship adalah Gereja Protestan Indonesia (GPI) Getsemani Kota Sorong. Kendala yang dihadapi oleh pihak gereja adalah keterbatasan tenaga pengelola infokus dengan menggunakan aplikasi easyworship sedangkan banyak pemuda pemudi gereja yang dapat dilibatkan dengan pengetahuan dan pemahaman mereka terkait dengan pemanfaatan teknologi ini sehingga aktivitas peribadatan dapat ditunjang dengan baik. Dari hasil kegiatan pelatihan yang dilakukan dengan topik kegiatan yaitu penggunaan easyworhip terhadap pemuda-pemudi GPI Getsemani Kota Sorong menunjukkan hasil yang memuaskan. Hal ini terlihat dari kemahiran dan kecakapan mereka dalam penggunaan aplikasi tersebut saat kegiatan evaluasi dilakukan.
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR DALAM BERKOMUNIKASI La ode Madina; Maya Pattiwael; Fensca Lahallo; Frits Rupilele; Aram Palilu
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Vol 2, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v2i2.47

Abstract

Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar secara perlahan telah terkikis oleh adanya kemajuan teknologi yang semakin berkembang, sehingga para kaum muda di zaman sekarang kurang memperdulikan penggunaan bahasa Indonesia yang tepat dan menyebabkan kedudukan bahasa Indonesia semakin tertinggal. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Panti Asuhan Emiyo Dere Keluruhan Kladufu Distrik Sorong Timur berupa pemberian materi dengan metode pembelajaran bagi peserta didik yang berasal dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Kaidah bahasa Indonesia itu meliputi kaidah ejaan, pembentukan kata, kalimat, dan paragraf. Penghematan kata dalam bahasa Indonesia diupayakan agar tidak merusak kaidah bahasa, apalagi menimbulkan salah paham. Kesalahan yang terjadi biasanya dalam pembentukan kata, pemilihan kata, penyusunan kalimat, penerapan ejaan, dan surat menyurat. Hasil akhir dari kegiatan ini berupa penyerahan bantuan kepada anak-anak panti asuhan.
Kenakalan Peserta Didik Mempengaruhi Prestasi Belajar pada Siswa Kelas VII-A SMP Bethel Mutu Mawolokmai Aimas Irwan Soulisa; Aram Palilu; Wiesje Ferdinandus; Agustinus G. Gifelem; La Ode Ghondohi; Masan, Agustinus L.
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4593

Abstract

Kenakalan peserta didik merupakan perilaku atau tindakan yang sering dilakukan oleh peserta didik di dunia pendidikan selama ini, kenakalan peserta didik selalu mempengaruhi prestasi belajar baik secara internal maupun secara eksternal. Ketika peserta didik dipengaruhi oleh tindakan -tindakan yang dianggap tidak baik oleh masyarakat dianggap itu kenakalan. Oleh karena itu, penilaian peserta didik tersebut membuat ranah Pendidikan sering tercoreng dimata masayakat dengan tindakan tersebut. Tujuan dari pada PKM  ini untuk membatasi kenakalan peserta didik terhadap prestasi belajar di tingkat SMP di wilayah kabupaten Sorong Aimas. Factor-faktor kenakalan peserta didik diamati dari: a) Dampak kenakalan terhadap peserta didik, b) Penyebab kenakalan peserta didik, c) Upaya mengatasi kenakalan peserta didik. Hal lain agar kenakalan peserta didik bisa diatasi dengan baik berupa pembinaan (dari orang tua, guru, ataupun sistem pendidikan yang ada). PKM ini dapat bermanfaat untuk mengedukasi para peserta didik agar dapat mengenali potensi yang ada pada dirinya masing-masing sehingga dapat bersikap baik, disisplin, serta berkarakter yang mengintegrasi nilai-nilai kebaiakan, bahwa kenakalan dapat diatasi dengan perubahan sikap dan karakter tanpa mengedepankan ilmu yang harus diperoleh.
Bahasa Sebagai Alat Pergaulan di Sekolah pada Siswa Kelas X-D SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong Irwan Soulisa; Aram Palilu; Dinda I. Soulisa; Agustinus G. Gifelem; La Ode Ghondohi; Finolia S. Pattikawa
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5048

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa kelas X-D SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong tentang penggunaan bahasa sebagai alat pergaulan di lingkungan sekolah. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media pembentukan sikap, solidaritas, dan karakter siswa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pelaksanaan meliputi observasi, diskusi, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa menggunakan berbagai bentuk bahasa, yaitu bahasa Indonesia baku, bahasa tidak baku (bahasa gaul), campur kode, dan bahasa daerah. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi, penyesuaian sosial, pembentuk solidaritas, serta sarana pembinaan karakter. Faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa siswa antara lain lingkungan pergaulan, latar belakang budaya, media sosial, dan kepribadian siswa. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menggunakan bahasa yang santun, efektif, dan sesuai konteks dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Analisis Kontribusi Sektor Ekonomi Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Dan Dampaknya Bagi Pendapatan Per Kapita Masyarakat Kota Sorong Aram Palilu; Joseph E. Lopulalan; Frety Matahelumual; Wiesje Ferdinandus; Valensia L. Lumule
Jurnal Jendela Ilmu Vol 6, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/ji.v6i2.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sektor-sektor ekonomi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Sorong serta mengkaji dampaknya terhadap pendapatan per kapita masyarakat. Pertumbuhan ekonomi suatu daerah sangat dipengaruhi oleh struktur sektoral yang menjadi penggerak perekonomian, sehingga penting untuk mengetahui sektor mana yang memberikan sumbangan signifikan terhadap PDRB dan bagaimana implikasinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa PDRB menurut lapangan usaha dan pendapatan per kapita Kota Sorong selama periode penelitian tertentu yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa sektor ekonomi, seperti sektor industri pengolahan, perdagangan, dan transportasi, memiliki kontribusi signifikan terhadap PDRB Kota Sorong. Sementara itu, sektor lain seperti konstruksi dan pertambangan memberikan pengaruh yang lebih kecil terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Secara simultan, seluruh sektor ekonomi berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Selanjutnya, PDRB terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan per kapita masyarakat, menunjukkan bahwa peningkatan output ekonomi daerah berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan sektor-sektor produktif dan penciptaan nilai tambah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontribusi sektor ekonomi tidak hanya menentukan struktur PDRB Kota Sorong, tetapi juga berimplikasi pada tingkat pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memfokuskan pembangunan pada sektor-sektor unggulan yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, serta memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap PDRB dan pendapatan per kapita masyarakat.