Articles
Pengaruh Peran Keluarga dalam Pemberian Nutrisi pada Pasien Lansia dengan Diabetes terhadap Tingkat Kesembuhan Luka Gangren di Rumah Luka Holistic Care Bondowoso
Totok Hariyadi;
Sri Astutik Andayani;
Handono Fatkhur Rahman
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1060
DM merupakan penyakit kronis yang diderita seumur hidup, maka penatalaksanaan keperawatannya adalah mempersiapkan klien dan keluarga agar mampu melakukan tindakan perawatan secara mandiri di rumah untuk membantu mengendalikan kadar gula darah klien sehingga dapat terhindar dari komplikasi. Salah satunya pengaturan pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pegaruh peran keluarga dalam pemberian nutrisi pada pasien lansia dengan diabetes terhadap tingkat kesembuhan luka gangren. Jenis penelitian analitik korelation dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh lansia yang menderita luka gangren diabetikum sebanyak 30 orang dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai P value = 0,045 menunjukkan nilai lebih kecil dari α = 0,05. Oleh karena nilai p value < 0,05 maka H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh peran keluarga dalam pemberian nutrisi dan tingkat kesembuhan luka di Rumah Luka Holistic Care Bondowoso.
Pengaruh Terapi Syukur (Gratitude) terhadap Kualitas Hidup Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA)
Binti Istiqomah;
Sri Astutik Andayani;
Setiyo Adi Nugroho
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1102
HIV/AIDS masih menjadi resiko kesehatan yang serius bagi Negara maju dan berkembang, karena hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Adanya stigma dan diskriminasi terkait HIV/AIDS dapat mempengaruhi kualitas hidup yang merupakan faktor penting dalam menilai kesehatan dan kesejahteraan orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one-group pre-post test design ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi syukur (gratitude) terhadap kualitas hidup ODHA di Poli VCT RSUD Waluyo Jati Kraksaan. 35 responden dipilih berdasarkan kriteria penelitian dengan teknik simple random sampling. Uji Wilcoxon dipergunakan dalam analisis data dan diperoleh p value sebesar 0.000<0.05 yang bermakna ada pengaruh terapi syukur (gratitude) terhadap kualitas hidup ODHA di Poli VCT RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Diharapkan, perawat dapat memasukkan terapi syukur (gratitude) sebagai intervensi dalam asuhan keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Senam Kegel yang Diawali dengan Do’a Terhadap Inkontinensia Urine pada Lansia Elderly
Siti Raudatul Hasanah;
Sri Astutik Andayani;
Husnul Khotimah;
Setyo Adi Nugroho;
Abdul Hamid Wahid
Jurnal Keperawatan Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Inkontinensia urin ialah kehilangan kontrol berkemih yang bersifat sementara atau menetap. Inkontinensia urin bukan merupakan penyakit, tetapi keluhan yang mempunyai dampak medik, psikososial dan ekonomi serta dapat menurunkan kualitas hidup lansia sehingga membutuhkan terapi non farmakologis seperti senam kegel. Tujuan penelitian ini, menganilisa adanya pengaruh senam kegel yang di awali do’a terhadap inkontinensia urine pada lansia elderly di UPT pelayanan sosial tresna werdha bondowoso. Metode penelitian menggunakan Pra Eksperiment dengan menggunakan rancangan one group pra post test design, dengan populasi 90 responden dan banyak sampel berjumlah 20 responden dengan teknik non probabillity sampling dengan pendekatan purposive sampling, dan menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik wilcoxon Signed Rank test. Menunjukkan nilai Sig 2 tailed 0,000. Kesimpulan berarti senam kegel yang diawali do’a memiliki pengaruh yang efektif dalam terapi inkontinensia urin.
Hubungan Dukungan Sosial dan Spiritual Penderita HIV/AIDS dengan Kualitas Hidup Penderita HIV/AIDS
Abdul Ghoni;
khusnul khotima;
Sri Astutik Andayani
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol 3 No 2 (2020): Citra Delima : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung
Publisher : Ilmiah Institut Citra Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.205 KB)
|
DOI: 10.33862/citradelima.v3i2.87
According to Bare and Smeltzer, HIV/AIDS not only poses physical problems but also causes social and psychological problems. Social problems in people with HIV/AIDS in the form of stigma and discrimination from the surrounding environment. Know the relationship of social and spiritual support of people with HIV/AIDS with the quality of life of HIV/AIDS in the RSU Dr. H. Koesnadi District Bondowoso. This study uses observation correlation, with a Cross-Sectional approach whereby researchers use questionnaires to 43 respondents using the total sampling technique.This research is going for SPSS test Spearman Rank with significance value (Asymp. Sig) was obtained by the results of the prior and following conduct of 0.001 < 0.05, meaning Ho was rejected and Ha accepted. There is a relationship of social and spiritual support of people with HIV/AIDS with the quality of life of HIV/AIDS in the RSU Dr. H. Koesnadi District Bondowoso
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL JADID
Sri Astutik Andayani
JURNAL PARADIGMA (PEMBERDAYAAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol 4 No 2 (2022): JURNAL PARADIGMA VOLUME 4 NOMOR 2 OKTOBER 2022
Publisher : STIKES NGUDIA HUSADA MADURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
IDHS data (2012) showed that 32.1% of girls and 36.5 boys aged 15-19 years started dating before the age of 15, around 0.7% of girls and 4.5% of boys aged 15-19 years had pre-marital sex, 7% of adolescent girls 15-19 years had given birth, and 2.8% of adolescents aged 15-19 years were involved in drug abuse. The role of adolescent students is important in this regard as providers of Adolescent Reproductive Health (KRR) education in Islamic boarding schools. The purpose of this community service activity is to educate young students about the importance of reproductive health. The method used is by way of counseling. Partners with the Nurul Jadid Islamic Boarding School in Probolinggo. The results obtained are that most of the young students understand the importance of reproductive health. To further maximize educational outcomes, it is highly recommended to conduct studies related to the obstacles faced by adolescents in carrying out reproductive care so that they can build more appropriate programs. Keywords: reproductive health, adolescent, knowledge
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT STRESS SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL JADID PAITON PROBOLINGGO
Mohammad Irwansyah;
Sri Astutik Andayani;
Husnul Khotimah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26753/jikk.v17i2.474
Stres dapat dialami oleh siapa saja dan berdampak negatif jika terakumulasi dalam kehidupan seseorang tanpa solusi yang tepat. Stres sering terjadi pada santri dengan adanya kegiatan yang sangat padat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan mekanisme koping dengan tingkat stres santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cros-Secsional. Populasi pada penelitian ini adalah semua santri di Wilayah Sunan Muria (L) Pondok Pesantren Nurul Jadid dengan total responden 80 santri. Tekhnik sampel yang digunakan yaitu Total Sampling dengan uji Chi Square. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik Chi Square menunjukkan nilai signifikan dukungan sosial dengan tingkat stres ρ value 0,018<0,05. sedangkan nilai signifikan mekanisme koping dengan tingkat stres ρ value 0,021<0,05, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan mekanisme koping dengan tingkat stres santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton. Artinya semakin tinggi dukungan sosial maka semakin mengurang tingat stress yang dialami santri dan semakin rendah dukungan sosial maka semakin meningkat tingkat stress yang dialami santri. Artinya semakin santri menggunakan mekanisme koping adaptif untuk mengatasi stressnya maka semakin berkurang tingkat stressnya yang dalaminya dan apabila santri menggunakan koping maladaptif untuk mengatasi stressnya maka semaking meningkat tingkat stress yang dialaminya.
Model Intervensi Stunting (Misting) pada Balita dengan Kejadian Stunting Berbasis Transkultural Nursing
Sri Astutik Andayani;
Lestari, Yusri Dwi
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1561
Praktik pola makan dalam keluarga erat kaitannya dengan nilai-nilai budaya dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor demografi, sosial budaya dan praktik pemberian gizi terhadap stunting berbasis transkultural nursing. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita dengan jumlah sampel 155 yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis dengan confirmatory factor analysis menggunakan structural equation modeling (SEM) PLS. Hasil Menunjukkan ada pengaruh faktor demografi, sosial budaya dan praktik pemberian gizi terhadap stunting (T>1.96; R Square total bernilai 0,335 atau 33,5%. Hal ini dapat menunjukkan bahwa keragaman variabel stunting (Y2) mampu dijelaskan secara keseluruhan oleh Faktor demografi (X1), Faktor sosial budaya (X2), secara langsung maupun tidak langsung melalui , praktik pemberian gizi (Y1) sebesar 33,5%. Tidak ada hubungan secara langsung faktor demografi dengan kejadian stunting, namun secara tidak langsung mempunyai hubungan dengan praktik pemberian gizi. Ada hubungan sosial budaya dengan kejadian stunting baik secara langsung maupun tidak langsung melalui praktik pemberian gizi. Petugas kesehatan dan tokoh masyarakat direkomendasikan untuk meningkatkan pendidikan kesehatan kepada keluarga (orang tua) mengenai pemberian intervensi gizi dalam pencegahan stunting.
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan kadar glukosa darah pada klien diabetes mellitus dengan Hiperglikemia di ruangan mawar pink RSUD Sidoarjo
Raudatul Jannah;
Sri Astutik Andayani;
Handono Fathur Rahman
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jkmi.v2i1.2357
Abstrak Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Tujuan : Mengetahui gambaran penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan glukosa darah pada klien diabetes melitus dengan hiperglikemia di Ruang Mawar Pink RSUD Sidoarjo. Metode : metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pendokumentasian pelaksanaan relaksasi otot progresif. Pelaksanaan Relaksasi Otot Progresif dilakukan selama 3 hari berturut turut dengan durasi 10 menit. Hasil : Hasil evaluasi keperawatan berdasarkan catatan perkembangan menunjukkan bahwa, setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif selama 3 kali pertemuan, indikator kriteria hasil tercapai sepenuhnya penurunan sering BAK, sering merasa lapar dan gula darah puasa menurun. Kesimpulan : Berdasarkan hasil evaluasi kasus yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan relaksasi otot progresif menangani ketidakstabilan kadar glukosa darah efektif untuk digunakan karena adanya perubahan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah terapi yaitu dari kadar glukosa darah tinggi menjadi turun.
PENERAPAN APLIKASI ANDROID CEGAH STUNTING (PODO CETING) UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN IBU TERHADAP KEBUTUHAN ASUPAN GIZI BALITA DI KABUPATEN PROBOLINGGO
Sri Astutik Andayani;
M. Syafiih
CYBER-TECHN Vol. 15 No. 01 (2021): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada tahun 2018 dari serpetiga kasus stunting di dunia berada di Asia (54%) sedangkan sepertiganya (39%) lebih dari Afrika.. Dari 84,6 juta balita penderita stunting di kawasan Asia terbanyak terletak di Asia Selatan (59,7%) dan proporsi kasus paling sedikit Asia Tengah. Indonesia meningkati peringkat kelima sebagai negara yang terindikasi stunting terbanyak dalam penyebaran di dunia. Tingkat pengetahuan dan pemahaman ibu yang lebih baik dapat menurun sekitar 4% hingga 5% dalam kemungkinan terhambatnya tumbuh kembangnya pada anak. Adapun target penelitian ini ialah pemerintah Kabupaten Probolinggo, hasil dalam perancangan sistem Penerapan Aplikasi Android untuk Mendukung Pemahaman Ibu Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Asupan Gizi Balita di masyarakat Probolinggo meliputi beberapa aspek antara lain (1) penyebaran stunting (2) Mengetahui penyebaran kurang gizi balita (3) Memberikan informasi tentang pemenuhan kebutuhan Gizi. Dari tiga aspek tersebut mempermudah bagi dinas terkait untuk mengetahui penyebaran stunting dan kurang gizi bagi balita serta memberikan informasi pemenuhan kebutuhan gizi balita berbasis android sebagai upaya pencegahan serta penanggulangan gizi buruk. Aplikasi sangat membantu bagi masyarakat akan pentingnya asupan yang bergizi akan diberikan kepada balita mereka. Metode yang dipakai dalam penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literature dan dokumentasi. Melalui obsevasi dengan mengumpulkan data pendukung dalam membangun sebuah sistem, wawancara dengan pihak Dinas Kesehatan dalam persoalan stunting dan kurang gizi bagi balita. Kemudian dibuatkan perencanaan sistem ialah (1) perencanaan database, (2) perencanaan antar muka (interface) perangkat lunak dan (3) perencanaan algoritma pemrograman database. Berikutnya dilakukan perencanaan sistem kemudian implementasi rancangan serta pengujian sistem. Hasil Penelitian adalah menciptakan aplikasi PODOCENTING yang berbasis android, amplikasi ini merupakan sebagai media bagi masyarakat untuk mengetahui resiko stunting terhadap anak balita. Karena aplikasi ini dilengkapi informasi langsung tentang resiko stunting, terpapar stunting dan stunting akut.
PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK MELALUI PEMETAAN IBU HAMIL KATEGORI KEGAWATAN BERBASIS GIS DI KABUPATEN PROBOLINGGO
M. Syafiih;
Sri Astutik Andayani
CYBER-TECHN Vol. 14 No. 02 (2020): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu bagian dari Propinsi Jawa Timur yang terletak diantara 1120 50’ - 1130 30’ Bujur Timur dan 70 40’ – 80 10’ Lintang Selatan dengan batas-batas wilayah : utara selat madura, timur Kabupaten Situbondo, selatan Kabupaten Lumajang dan Jember dan barat Kabupaten Pasuruan. Topografi Kabupaten Probolinggo terletak di lereng gunung-gunung yang membujur dari Barat ke Timur, yaitu Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Bromo dan Gunung Lamongan. Kabupaten Probolinggo terletak pada ketinggian 0-2500 m diatas permukaan laut, sehingga tanah di Kabupaten Probolinggo berupa tanah vulkanis yang banyak mengandung mineral yang berasal dari ledakan gunung berapi yang berupa pasir, batu dan lumpur bercampur dengan tanah liat yang memiliki tingkat kesuburan tinggi. Dari luar yang ada kurang berbanding dengan jumlah pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo meliputi : 20 (dua puluh) puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten Probolinggo. 6 (enam) rumah sakit, Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo tahun 2018 ada 1.550 orang, dimana tenaga yang tersebar di 33 puskesmas dan jaringannya sebanyak 936 orang. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall, menghasilkan aplikasi pemetaan resiko kematian ibu hamil dan anak berbasis GIS, aplikasi ini memberikan informasi kepada dinas kesehatan terhadap letak peta ibu hamil yang beriko kematian dengan kategori kegawatan.