Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Studi Fenomenologi: Pengalaman 5 Momen Hand Hygiene Perawat di Ruang Asoka RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Sawari, Diana Agustina; Husnul Khotimah; Sri Astutik Andayani
Journal of Vocational Health Science Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Vocational Health Science (JOVAS)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jovas.v3i2.48

Abstract

Pengalaman dapat diartikan sebagai sesuatu yang pernah dialami, dijalani atau dirasakan, baik yang sudah lama maupun yang baru saja terjadi. Di bangsal rawat inap penyakit dalam, seorang perawat dianggap patuh dalam penerapan hand hygiene jika melaksanakannya dalam enam langkah dan 5 momen. Namun, rendahnya kepatuhan perawat terhadap konsep hand hygiene lima momen dapat mengakibatkan tingginya penyebaran Healthcare Associated Infections (HAIs) di rumah sakit. Tujuan dari penelitian progresif ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman perawat dalam menerapkan konsep hand hygiene lima momen di ruang rawat inap bedah RSUD Waluyo Jati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode purposive sampling dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang mendalam tentang pengalaman hand hygiene lima momen perawat di ruang Asoka RSUD Waluyo Jati. Lima partisipan dipilih berdasarkan kriteria penelitian dan telah jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada partisipan. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Fenomenologi Interpretatif (IPA). Penelitian ini mengidentifikasi 5 tema yaitu: 1) Perawat mengetahui tentang 5 momen hand hygiene, 2) Perawat tidak melaksanakan 5 momen hand hygiene sesuai yang dianjurkan, 3) Hambatan dalam penerapan 5 momen hand hygiene, 4) Situasi yang sering menyebabkan perawat tidak melaksanakan 5 momen hand hygiene, 5) Harapan perawat dalam peningkatan penerapan 5 momen hand hygiene. Hasil penelitian ini didukung dengan fakta bahwa perawat di ruang rawat inap Asoka belum mengetahui 5 momen hand hygiene.
PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK MELALUI PEMETAAN IBU HAMIL KATEGORI KEGAWATAN BERBASIS GIS DI KABUPATEN PROBOLINGGO M. Syafiih; Sri Astutik Andayani
CYBER-TECHN Vol. 13 No. 02 (2019): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu bagian dari Propinsi Jawa Timur yang terletak diantara 1120 50’ - 1130 30’ Bujur Timur dan 70 40’ – 80 10’ Lintang Selatan dengan batas-batas wilayah : utara selat madura, timur Kabupaten Situbondo, selatan Kabupaten Lumajang dan Jember dan barat Kabupaten Pasuruan. Topografi Kabupaten Probolinggo terletak di lereng gunung-gunung yang membujur dari Barat ke Timur, yaitu Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Bromo dan Gunung Lamongan. Kabupaten Probolinggo terletak pada ketinggian 0-2500 m diatas permukaan laut, sehingga tanah di Kabupaten Probolinggo berupa tanah vulkanis yang banyak mengandung mineral yang berasal dari ledakan gunung berapi yang berupa pasir, batu dan lumpur bercampur dengan tanah liat yang memiliki tingkat kesuburan tinggi. Dari luar yang ada kurang berbanding dengan jumlah pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo meliputi : 20 (dua puluh) puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten Probolinggo. 6 (enam) rumah sakit, Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo tahun 2018 ada 1.550 orang, dimana tenaga yang tersebar di 33 puskesmas dan jaringannya sebanyak 936 orang.Penelitian ini menggunakan metode Waterfall, menghasilkan aplikasi pemetaan resiko kematian ibu hamil dan anak berbasis GIS, aplikasi ini memberikan informasi kepada dinas kesehatan terhadap letak peta ibu hamil yang beriko kematian dengan kategori kegawatan.
PENERAPAN APLIKASI ANDROID CEGAH STUNTING (PODO CETING) UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN IBU TERHADAP KEBUTUHAN ASUPAN GIZI BALITA DI KABUPATEN PROBOLINGGO Sri Astutik Andayani; M. Syafiih
CYBER-TECHN Vol. 15 No. 01 (2021): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2018 dari serpetiga kasus stunting di dunia berada di Asia (54%) sedangkan sepertiganya (39%) lebih dari Afrika.. Dari 84,6 juta balita penderita stunting di kawasan Asia terbanyak terletak di Asia Selatan (59,7%) dan proporsi kasus paling sedikit Asia Tengah. Indonesia meningkati peringkat kelima sebagai negara yang terindikasi stunting terbanyak dalam penyebaran di dunia. Tingkat pengetahuan dan pemahaman ibu yang lebih baik dapat menurun sekitar 4% hingga 5% dalam kemungkinan terhambatnya tumbuh kembangnya pada anak. Adapun target penelitian ini ialah pemerintah Kabupaten Probolinggo, hasil dalam perancangan sistem Penerapan Aplikasi Android untuk Mendukung Pemahaman Ibu Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Asupan Gizi Balita di masyarakat Probolinggo meliputi beberapa aspek antara lain (1) penyebaran stunting (2) Mengetahui penyebaran kurang gizi balita (3) Memberikan informasi tentang pemenuhan kebutuhan Gizi. Dari tiga aspek tersebut mempermudah bagi dinas terkait untuk mengetahui penyebaran stunting dan kurang gizi bagi balita serta memberikan informasi pemenuhan kebutuhan gizi balita berbasis android sebagai upaya pencegahan serta penanggulangan gizi buruk. Aplikasi sangat membantu bagi masyarakat akan pentingnya asupan yang bergizi akan diberikan kepada balita mereka. Metode yang dipakai dalam penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literature dan dokumentasi. Melalui obsevasi dengan mengumpulkan data pendukung dalam membangun sebuah sistem, wawancara dengan pihak Dinas Kesehatan dalam persoalan stunting dan kurang gizi bagi balita. Kemudian dibuatkan perencanaan sistem ialah (1) perencanaan database, (2) perencanaan antar muka (interface) perangkat lunak dan (3) perencanaan algoritma pemrograman database. Berikutnya dilakukan perencanaan sistem kemudian implementasi rancangan serta pengujian sistem. Hasil Penelitian adalah menciptakan aplikasi PODOCENTING yang berbasis android, amplikasi ini merupakan sebagai media bagi masyarakat untuk mengetahui resiko stunting terhadap anak balita. Karena aplikasi ini dilengkapi informasi langsung tentang resiko stunting, terpapar stunting dan stunting akut.
PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK MELALUI PEMETAAN IBU HAMIL KATEGORI KEGAWATAN BERBASIS GIS DI KABUPATEN PROBOLINGGO M. Syafiih; Sri Astutik Andayani
CYBER-TECHN Vol. 14 No. 02 (2020): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu bagian dari Propinsi Jawa Timur yang terletak diantara 1120 50’ - 1130 30’ Bujur Timur dan 70 40’ – 80 10’ Lintang Selatan dengan batas-batas wilayah : utara selat madura, timur Kabupaten Situbondo, selatan Kabupaten Lumajang dan Jember dan barat Kabupaten Pasuruan. Topografi Kabupaten Probolinggo terletak di lereng gunung-gunung yang membujur dari Barat ke Timur, yaitu Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Bromo dan Gunung Lamongan. Kabupaten Probolinggo terletak pada ketinggian 0-2500 m diatas permukaan laut, sehingga tanah di Kabupaten Probolinggo berupa tanah vulkanis yang banyak mengandung mineral yang berasal dari ledakan gunung berapi yang berupa pasir, batu dan lumpur bercampur dengan tanah liat yang memiliki tingkat kesuburan tinggi. Dari luar yang ada kurang berbanding dengan jumlah pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo meliputi : 20 (dua puluh) puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten Probolinggo. 6 (enam) rumah sakit, Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo tahun 2018 ada 1.550 orang, dimana tenaga yang tersebar di 33 puskesmas dan jaringannya sebanyak 936 orang. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall, menghasilkan aplikasi pemetaan resiko kematian ibu hamil dan anak berbasis GIS, aplikasi ini memberikan informasi kepada dinas kesehatan terhadap letak peta ibu hamil yang beriko kematian dengan kategori kegawatan.
PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK MELALUI PEMETAAN IBU HAMIL KATEGORI KEGAWATAN BERBASIS GIS DI KABUPATEN PROBOLINGGO M. Syafiih; Sri Astutik Andayani
CYBER-TECHN Vol. 13 No. 02 (2019): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu bagian dari Propinsi Jawa Timur yang terletak diantara 1120 50’ - 1130 30’ Bujur Timur dan 70 40’ – 80 10’ Lintang Selatan dengan batas-batas wilayah : utara selat madura, timur Kabupaten Situbondo, selatan Kabupaten Lumajang dan Jember dan barat Kabupaten Pasuruan. Topografi Kabupaten Probolinggo terletak di lereng gunung-gunung yang membujur dari Barat ke Timur, yaitu Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Bromo dan Gunung Lamongan. Kabupaten Probolinggo terletak pada ketinggian 0-2500 m diatas permukaan laut, sehingga tanah di Kabupaten Probolinggo berupa tanah vulkanis yang banyak mengandung mineral yang berasal dari ledakan gunung berapi yang berupa pasir, batu dan lumpur bercampur dengan tanah liat yang memiliki tingkat kesuburan tinggi. Dari luar yang ada kurang berbanding dengan jumlah pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo meliputi : 20 (dua puluh) puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten Probolinggo. 6 (enam) rumah sakit, Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo tahun 2018 ada 1.550 orang, dimana tenaga yang tersebar di 33 puskesmas dan jaringannya sebanyak 936 orang.Penelitian ini menggunakan metode Waterfall, menghasilkan aplikasi pemetaan resiko kematian ibu hamil dan anak berbasis GIS, aplikasi ini memberikan informasi kepada dinas kesehatan terhadap letak peta ibu hamil yang beriko kematian dengan kategori kegawatan.
Monitoring Infus Dan Detak Jantung Berbasis Internet Of Things (IoT) M Syafiih; Nadiyah Nadiyah; Sri Astutik Andayani; Nur Hatima Inda Arifin
Jurnal Ilmiah Informatika Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Informatika
Publisher : Department of Science and Technology Ibrahimy University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jimi.v8i2.124-131

Abstract

An alternative medical device called an IV is used to replenish lost body fluids and maintain the body's electrolyte balance. Infusion fluid administration is a very useful way to help and speed up the recovery of the patient's condition during the treatment period. In hospitals, clinics and health centers, nurses generally still control and monitor the use of IV fluids manually. Nurses must periodically check the condition of each patient's infusion. Thus, delays in infusion replacement often occur. This has a negative impact on the patient, such as blood being sucked into the infusion hose and the possibility of clotting in the hose. So that patients will experience losses to these conditions, nurses are required to always be on time in replacing infusions. There are still many people who do not understand the normal human heart rate, because health workers do not socialize to the public about heart rate. Lack of understanding of the human heartbeat that is often found in our environment. Based on the above problems, the research to be carried out will provide several solutions, it is necessary to make a sensor to detect infusion filling for patients who are under treatment so that it will help nurses in controlling infusion filling. The existence of monitor results related to human heart rate as a tool so that it can measure human heart rate. The method used is Rapid Application Development (RAD), this research produces a sensor tool to detect infusion and human heart rate.