Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja dengan Produktivitas Perawat di Rumah Sakit : Influence of the Work Environment With Nurse Productivity in Hospital Eki Maryo; Muflih Muflih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.315 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1884

Abstract

Manajemen harus mengakui dan menerima bahwa sumber daya manusia merupakan elemen yang paling strategis dalam organisasi. Peningkatan produktivitas kerja hanya mungkin dilakukan manusia. Produktivitas kerja adalah keinginan manusia untuk selalu meningkatkan kualitas kehidupan di segala bidang. Produktivitas sangat penting bagi daya saing jangka panjang dalam organisasi. Setiap perusahaan memiliki karyawan yang bertugas melaksanakan kegiatan operasional. Mereka beraktivitas di lingkungan kerja yang kemungkinan berpengaruh pada produktivitas kerjanya. Lingkungan kerja yang kondusif mendukung produktivitas karyawan dalam bekerja. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh lingkungan kerja dengan produktivitas staf perawat di rumah sakit. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner/angket Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana berjumalah 123 orang dan cara pengambilan responden menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil dalam penelitian ini adalah mayoritas perawat merasakan lingkungan kerja dalam kategori baik yaitu sebanyak 120 responden (97,6%), tingkat produktivitas perawat terbanyak berada pada kategori cukup dengan jumlah 79 responden (64,2%) dan ada pengaruh antara lingkungan kerja dengan produktivitas staf perawat di rumah sakit dengan nilai probabilitasnya adalah 0,044 < α =0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu lingkungan kerja yang dirasakan perawat mayoritas adalah pada kategori baik, produktivitas perawat adalah dalam kategori cukup produktif dan ada pengaruh lingkungan kerja dengan produktivitas staf perawat di rumah sakit.
Pelatihan Dan Praktik Mitigasi Malnutrisi Dengan Terapi Komplementer Untuk Penguatan Nutrisi Balita Dan Lansia Muflih Muflih; Rizky Erwanto; Dwi Endah Kurniasih; Sri Tanjung Saroyo Herry Soetjipto; Salsabila Putri Rahmawaty
Jurnal LINK Vol 21 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12069

Abstract

Balita dan lansia adalah kelompok yang rentan terhadap malnutrisi dan ketidakseimbangan nutrisi, yang dapat meningkatkan risiko infeksi dan masalah kesehatan lainnya. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan, pengasuh balita, dan pendamping lansia dalam mendeteksi dan menangani malnutrisi melalui edukasi dan pelatihan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, Focus Group Discussion (FGD), dan praktik langsung mengenai penggunaan terapi komplementer dan nutrisi seimbang. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan partisipan tentang deteksi dini malnutrisi, penggunaan tanaman herbal sebagai terapi komplementer, serta indikator perilaku kesehatan, status kesehatan komunitas, dan ketahanan komunitas. Pembentukan kelompok dukungan juga berhasil memperkuat keberlanjutan program ini. Program ini membuktikan bahwa edukasi dan kolaborasi berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam mengatasi malnutrisi di daerah dengan sumber daya terbatas.
EFFECTIVENESS OF BLOOD PRESSURE REDUCTION REVIEWED FROM AMOUNT OF KOP, DURATION AND LOCATION OF POINT OF BEKAM THERAPY Muflih Muflih; Mohamad Judha
NurseLine Journal Vol. 4 No. 1 (2019): May 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/nlj.v4i1.60151

Abstract

Hypertension can be treated traditionally with complementary therapies such as cupping therapy. Evaluation of the effectiveness of cupping therapy on blood pressure reduction is thought to be influenced by variations in cupping therapy techniques. The purpose of this study was to prove scientifically the effectiveness of the number of heads, duration and location of cupping therapy points with a decrease in the value of blood pressure in patients at the Klaten Migoenani Health Nursing Clinic. This research method uses the quasy experimental one group pre post test method. Data from the analysis of blood pressure measurements in patients undergoing cupping therapy were measured with digital tension and a statistical hypothesis test was performed. The sample technique uses quota sampling. The results showed that cupping therapy effectively reduced the average 20 mmHg of systolic and diastolic blood pressure by the number of locations of cupping points 1-3 locations, the number of heads of 18-24 and for 25-30 minutes of therapy through the process of nitrite dioxide stimulation which caused peripheral vasodilation .The conclusion of this study is that variations in blood pressure reduction in cupping therapy can be determined from the number of heads, duration and location of cupping points