Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

GAMBARAN KLINIS DAN FITUR DERMOSKOPI KERATOSIS SEBOROIK DI RUMAH SAKIT SANGLAH, DENPASAR. Marrietta Sugiarti Sadeli; Made Wardhana; Martina Windari; Ana Rahmawati
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i10.P02

Abstract

Latar belakang: Keratosis seboroik (KS) merupakan merupakan tumor jinak kulit yang sering dijumpai pada usia lanjut, sekitar 80 % dari populasi lanjut usia menderita tumor ini, walaupun hampir tidak pernah menjadi keganasan, tapi KS ini dapat sebagai manifestasi kelainan sistemik seperti Parkinson, sindroma metabolik dan sebagainya. Secara klinis KS mempunyai banyak varian, demikian juga dengan pemeriksaan dermoskopi memberikan gambaran yang beragam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mencari korelasi antara varian klinis dengan gambaran dermoskopi pada SK. Metode: Penelitian ini dilakukan secara retrospektif, dari Januari 2013 sampai Desember 2014 di poliklinik kulit RSUP Sanglah Denpasar dengan melakukan analisis kasus SK secara klinis dan dilakukan pemeriksaan dermoskopi untuk melihat signifikansinya. Hasil: tercatat 67 kasus KS dengan varian klinis terdiri dari: common seborrheic keratosis (CSK), dermatosis papulosa nigra (DPN), pedunculated seborrheic keratoses (PSK), flat seborrheic keratoses (FSK) dan ada beberapa tipe yang jarang. Tipe CSK, sebanyak 44 orang (70,2 %), dengan gambaran dermoskopi dominan, comedo-like opening, millia-like cyst. Tipe PSK, 14 orang (20,9 %) dengan gambaran dermoskopi, millia-like cyst, fisura & ridges (brain-like appearance), tipe DPN 6 orang (8,9 %), gambaran dermoskopi dominan tampak comedo-like opening, hairpin blood vessel, dan tipe FSK 3 orang (4,5 %) gambaran dermoskopi dominan tampak comedo-like opening, millia-like cyst, dan sharp dermacation. Diantaranya terdapat 6 kasus sangat mirip dengan nevus melanositik yang hampir dilakukan bedah eksisi, namun dengan pemeriksaan dermoskopi sesuai dengan KS, sehingga cukup dilakukan bedah listrik saja. Ditemukan juga beberapa bentuk gambaran dermoskopi yang jarang seperti, Moth-eaten border dan network-like structures Kesimpulan: Klasifikasi SK berdasarkan dermoskopi memberikan gambaran yang lebih rinci sehingga dengan jelas dapat membedakan dengan tumor-tumor jinak kulit lainnya, sehingga pemeriksaan dermoskopi sangat diperlukan untuk merencanakan tindakan yang bakan dilakukan. Kata kunci: seboroik keratosis, dermoskopi, lesi kulit jinak lain.
Pemberdayaan Guru TK Melalui Edukasi Pembuatan Desain Infografis Menggunakan Aplikasi Canva di Desa Kedung Malang Ana Rahmawati; Indah Sa’adah; Safiil Anam; Izzah Millati; Khoni’atur Riska; Shalahudin Alfatah; Kholidatun Nasihah; Sariah; Ikhwanul Firdaus; Muhammad Fauzi Abdul Adhim; Khasan Nor Hadi
Khaira Ummah Vol. 1 No. 01 (2022): Khaira Ummah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.483 KB) | DOI: 10.34001/khairaummah.01012022-9

Abstract

Aplikasi digital dalam dunia pendidikan sangat penting dalam menunjang proses belajar mengajar, aplikasi digital dapat dimanfaatkan untuk membuat media pembelajaran, penyampaian informasi tentang sekolah dalam bentuk promosi yang progresif kepada masyarakat. Program pengabdian ini dilakukan di TK Raudlatuth Thullab, TK Pertiwi Kedung Malang, dan RA Al Halimiyah, ketiganya berlokasi di Kedung Malang, Kedung, Jepara. Tujuan program ini adalah: (1) memperluas pengetahuan serta wawasan terkait PAUD Holistik Integratif, memperkaya perbendaharan perancangan APE, (2) memberikan wawasan mengenai desain dan editing melalui media aplikasi Canva yang dapat meningkatkan kreatifitas guru, dan (3) memberikan pengetahuan serta wawasan terkait merancang RPPM dan RPPH merdeka belajar, serta model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak, adapun tahapan metode penelitian yang dilakukan yaitu meliputi: persiapan, sosialisasi, pendampingan pelatihan, dan evaluasi program. Hasil dari program ini adalah: (1) output atau produk berupa desain infografis berupa poster, video pembelajaran dan (2) guru di TK/RA dapat mempraktekkan membuat desain infografis menggunakan aplikasi Canva sesuai tahapan mulai dari mengunduh aplikasi, login, memilih template, editing, dan mengunduh desain
Konsep Pendidikan Agama Terhadap Anak di Lingkungan Keluarga Perspektif Hadist Day Suryani Khalimah; yahya muhajir fadholi; ANA RAHMAWATI
Jurnal Ilmiah Citra Ilmu Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Citra Ilmu: Kajian Kebudayaan dan Keislaman (In Press)
Publisher : Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58523/jici.v19i2.157

Abstract

Berbicara mengenai konsep pendidikan agama terhadap anak di lingkungan keluarga dalam perspektif hadist untuk mengetahui pentingnya pendidikan Agama terhadap anak dalam lingkup keluarga. Dan pentingnya orang tua sadar dan tahu bahwa keluarga adalah pendidikan pertama bagi anak yang nantinya akan mempengaruhi pola perilaku anak. Bahkan tidak lepas dari perbandingan hadist yang berisi panduan mendidik anak. Jenis riset yang digunakan adalah penelitian kepustakaan sebagai dasardengan literasi (dokumen) berupa buku hadist tarbawiy. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep Pendidikan agama terhadap anak di lingkungan keluarga dalam perspektif hadist meliputi Pendidikan ibadah, Pendidikan akidah,dan Pendidikan akhlakul karimah.
Pengembangan media pembelajaran operasi aljabar berbasis articulate storyline berbantuan quizwhizzer untuk mendukung pemahaman konsep Umi Latifatul Karima; Ana Rahmawati; Dian Novita Rohmatin
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 7 No. 2 (2024): Maret
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v7i2.21306

Abstract

The purpose of this research are to describe the development process and result of algebra-based learning media by articulate storyline with help quizwhizzer website of valid, practical, and effective to support the student’s concept of understanding in algebra. This research model is ADDIE type, which has five steps, they are : analyse, design, development, implementation, and evaluation. Algebra-based learning media by articulate storyline with help quizwhizzer websitewas tested by two examinations, which are limited examination and direct examination to studenst of MTs Al-Mahrusiyah Lirboyo Kediri. The research tools used were validated papers, student’s and teacher’s assessment response, and the sheets of concept understanding. Algebra-based learning media by articulate storyline with hrlp quizwhizzer website has reached the validity percentage of 79,6%. The practical result showed the number 83%, previewed from studen’s assessment response. Therefore, it is valid to state that it has fulfilled the practical criteria. The effectiveness result showed 72% previewed from the result of student’s concept of understanding test. In addition to that, it has fulfilled the criteria effectively.
ETIKA PESERTA DIDIK DAN PENDIDIK DI MADRASAH ALIYAH MATHOLI'UL HUDA TROSO JEPARA Rohmah Fatmah; Ana Rahmawati
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v3i1.72

Abstract

The results showed that the ethics of students in madrasas varied, one class must have one or two students who lacked ethics, while the ethics of teachers in madrasas were very good. , although there are a few who lack or have not mastered. The teacher's attitude towards students who lack ethics is reprimanded, asked gently and approached, or usually given physical punishment, such as sweeping, reciting the Koran and mopping, not physical punishment by playing with hands. The attitude of students towards teachers who lack ethics, some are just silent and some are reprimanded if they dare. The method of teaching for students who have ethics and students who do not have ethics is the same, there is no difference, if there are students who lack ethics they are only reprimanded. There is a difference between teachers who have ethics and teachers who lack ethics, teachers who have ethics will not discriminate between their students, such as distinguishing the abilities of their students and vice versa, teachers who lack ethics will discriminate between their students.
Menciptakan Ikatan Harmonis Antara Orang Tua Dan Anak Dalam Perspektif Al-Qur’an Novi Fitriyanti; Laili Novita Sari; Ana Rahmawati
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a basis human life, the Qur'an has improved all aspects of life, including the relationship between parents and children. However, many children do not care or pay lees attantions to thair parentsparents when their parents arel elderly. In this study, researches used the interpretations of Al maraghi and Al azhar to see the attitudes, actions and relationship between children and parents in Al Isra verses 23-24. In relation to the interpretations of the Q.S Luqman 14, ath tabari and Ibnu katshir agree that allah SWT commands us to do good to our parents. Including the Qur'an, Al Isra latter verses 23-24, the interpretations of Al maraghi and Al Azhar and serveal other literatures. The results show that: children's views and actions towards parents both parties agree that a child should receive care and meet all the medsos of their parents when they are adulst.
Implementasi Nilai-Nilai Kepedilian Sosial Dalam Al-Quran Mohammad Alfan Ni’am; Nova Fitriya; Ana Rahmawati
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the important values ​​taught in the Qur'an, especially in Surah al-Ma'un, is social concern. Surah al-Ma'un emphasizes the importance of providing care to the weak, such as orphans and the poor, and invites Muslims to not only focus on their vertical relationship with Allah, but also make it an important part of their worship and religious practice. other. The Qur'an defines social concern as true faith. In Surah al-Ma'un, Allah warns that people who ignore their obligations to society and do not care about their neighbors are considered religious liars. This shows that faith can be measured by social concern. Therefore, having an attitude of empathy and solidarity with other people is very important in the life of a Muslim. The Qur'an says social concern is the true faith. In Surah al-Ma'un, Allah warns that those who neglect their obligations to society and do not care about their fellow men are considered religious liars. This shows that social concern can measure faith. As a result, having an attitude of empathy and solidarity with others is very important in the life of a Muslim. Al-Azhar's interpretation, according to Buya Hamka, covers various aspects of social care, such as looking after and caring for orphans and the poor. A true understanding of religion will encourage people to be more sensitive to the needs of other people, said Buya Hamka. Therefore, so that future generations have high social awareness, education about social awareness must be part of the Islamic education program. Overall, the values ​​of social care found in the Qur'an invite people to do good and build a just and prosperous society. By understanding and applying these teachings, Muslims are expected to be able to create an environment where people support and care for each other, which results in harmony in social life.
Konsep Kejujuran dan Keadilan dalam Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik) Ilma; Ilma Aurelly; Nur Kholillah; Ana Rahmawati
Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir Vol 1 No 2 (2024): Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir
Publisher : ejournal.nurulqadim.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini fokus pada penafsiran konsep kejujuran dan keadilan dalam Al-Qur’an yang menjadi elemen kunci dalam tafsir Islam. Dalam ayat Al-Qur’an, menyoroti pentingnya sifat jujur dan adil sebagai pondasi dalam hubungan antar manusia serta hubungan dengan Allah SWT. Kajian ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan kita mengenai tafsir ayat-ayat Al-Qur’an yang terkait dengan tema “ jujur dan adil”. Dalam Q.S. an-Nisa’ (4): 105, menegaskan pentingnya mengadili perkara berdasarkan wahyu Allah SWT, yakni kejujuran dan keadilan harus dijadikan dasar dalam setiap mengambil Keputusan. Dalam Q.S. an-Nahl (16) 90, secara eksplisit menyebutkan bahwa Allah SWT memerintahkan keadilan dan kebijakan (Ihsan). Dalam Q.S. al-Muthaffifin (83): 1-17, ayat ini mengkritik perilaku curang dalam kegiatan ekonomi, terutama dalam hal takaran dan timbangan. Dalam Q.S. al-An’am (6) : 152, memberikan arahan tentang tanggung jawab moral dalam menjaga Amanah terutama dalam mengelola harta anak yatim. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah tafsir tematik.  Menurut kajian yang telah dilakukan mengenai konsep kejujuran dan keadilan dalam Al-Qur’an, khususnya dari empat ayat utama yang dibahas dapat disimpulkan bahwa islam menempatkan dua nilai utama dalam kehidupan Masyarakat. Keadilan adalah prinsip universal yang harus dijaga setiap orang, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
Membangun Masyarakat Sejahtera: Implementasi Anjuran Peduli Sosial Dalam Al-Qur’an Nufus, M. Khoirun; Lailatul Istnaini Musthofiyah; Aris Saputra Ramadhan; Wildan Syifaunnajah; Ana Rahmawati
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.960

Abstract

The Qur'an, as the holy book of Muslims, contains various teachings that regulate human life, including social aspects. The recommendation to care for society is one of the important themes raised in several chapters, such as Al-Fajr, Al-Ma'un, Al-Baqarah, and Al-Isra. Surah Al-Fajr (89:15-18) These verses criticize the attitude of humans who feel noble because of wealth. The Qur'an reminds us that wealth is only a test and trial from Allah SWT. The correct attitude is to be grateful for the blessings given and to use wealth for good, including helping those in need. Surah Al-Ma'un (107:2-3) This verse condemns the attitude of people who rebuke orphans. The Qur'an emphasizes that caring and loving attitudes towards orphans are an obligation for every Muslim. Surah Al-Baqarah (2:254, 261) Verse 254 emphasizes the importance of spending wealth in the way of Allah SWT, including to help the poor and those in need. Verse 261 teaches about zakat, which is the obligation for every Muslim to spend some of his wealth to help the poor, needy, and other groups. Surah Al-Isra (17:26-27) This verse teaches about the importance of being good to parents, relatives, and neighbors. The Qur'an encourages humans to build harmonious relationships with others, respect each other, and help each other.
Gaya Parenting Dalam Perspektif Al-Qur’an: Dampaknya Pada Pendidikan Sosial Anak Usia Dini Zaqy Faridatus Sholekhah; Naufal Taqiyuddin; Naila Syahda Salsabila; Mar'atul Mufida; Ana Rahmawati
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1162

Abstract

Gaya pengasuhan dalam perspektif Al-Qur'an memainkan peran penting dalam pendidikan sosial anak usia dini, yang merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan sosial. Al-Qur'an memberikan pedoman yang jelas bagi orang tua dalam mendidik anak, seperti yang tercermin dalam kisah Luqman yang menekankan nilai-nilai ketaatan, moralitas, dan etika. Gaya pengasuhan yang mengutamakan teladan, perhatian, dan kasih sayang dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sosial anak. Berdasarkan latar belakang ini, terdapat beberapa masalah, yaitu: 1) Bagaimana konsep pengasuhan dalam Al-Qur'an? 2) Apa saja hambatan orang tua dalam mendidik anak usia dini? Penelitian ini merupakan studi literatur yang menggali data dari berbagai literatur terkait materi yang diteliti, termasuk jurnal, artikel, dan sumber perpustakaan internal, serta karya dalam berbagai bentuk. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode analisis konten, yaitu teknik yang digunakan untuk menganalisis dan memahami teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pengasuhan memiliki landasan utama dalam Al-Qur'an untuk menanamkan karakter pendidikan sosial pada anak usia dini. Orang tua harus menyesuaikan diri dengan kehidupan anak agar cara terbaik dalam mendidik anak diperlukan, menanamkan konsep tauhid, dan menanamkan akhlak yang baik pada anak. Selain itu, orang tua juga perlu bijaksana dalam menghadapi teknologi di era digital untuk mendidik anak, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang sebenarnya sangat membantu dalam proses pendidikan