Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH NON-TARIFF MEASURES (SANITARY AND PHYTOSANITARY) TERHADAP VOLUME EKSPOR IKAN TUNA KE NEGARA TUJUAN EKSPOR Ni Ketut Riski Rahayu Suwandari; Anak Agung Bagus Putu Widanta
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.13.NO.05.TAHUN.2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2024.v13.i05.p20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gross Domestic Product (GDP) per kapita, jarak ekonomi, nilai tukar riil, dan dummy SPS secara simultan dan parsial terhadap volume ekspor ikan tuna ke negara tujuan ekspor. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel. Hasil penelitian ini menemukan bahwa secara simultan GDP per kapita, jarak ekonomi, nilai tukar riil, dan dummy SPS berpengaruh terhadap volume ekspor ikan tuna ke negara tujuan ekspor. GDP per kapita dan nilai tukar riil secara parsial berpengaruh positif dan signifikan, dummy SPS secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap volume ekspor ikan tuna ke negara tujuan ekspor. Sedangkan, jarak ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap volume ikan tuna ke negara tujuan ekspor. Implikasi penelitian ini adalah dengan adanya GDP per kapita dan perubahan nilai tukar riil akan meningkatkan volume ekspor ikan tuna Indonesia, adanya tindakan SPS akan menurunkan volume ekspor ikan tuna Indonesia, dan jarak ekonomi yang jauh akan menurunkan volume ekspor ikan tuna Indonesia meskipun tidak secara signifikan.
The Effect Of Ie-Cepa, Gross Domestic Product, And Exchange Rate On Indonesia’s Exports To Efta Dewi, Ida Ayu Putu Widyastari; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 4 No 2 (2023): Journal Of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v4i2.112

Abstract

The Indonesia-European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership deal (IE-CEPA) is a proposed deal that links Indonesia's market access to EFTA, capacity building, and trade and investment facilitation. The goal of this research was to examine the impact of the IE-CEPA policy, GDP, and exchange rate on Indonesian exports to EFTA nations (studies in Switzerland, Norway, and Iceland). The IE-CEPA policy, which is assumed to be a dummy variable in this analysis, GDP collected from Worldbank statistics, and the exchange rate received from the Bank Indonesia website from 2013 to 2022 are the independent variables used in this study. The value of Indonesia's exports to other nations is utilized as the dependent variable. EFTA destinations, namely Switzerland, Norway and Iceland obtained from the Central Statistics Agency (BPS) from 2013 to 2022. This study employs panel data and a Fixed Effect Model (FEM) computed using the E-Views tool. The value of R2 = 0.940413 indicates that the estimated model can explain 94.0413 percent of the connection between the dependent and independent variables, with the remaining 5.9587 percent explained outside the estimated model. The findings of this study show that the IE-CEPA policy has no significant impact on Indonesia's exports to EFTA countries, Gross Domestic Product (GDP) has a positive and significant impact on Indonesia's exports to EFTA countries, and the exchange rate has a positive and significant impact.
Determinan Volume Ekspor Kopi Indonesia Ke Lima Negara Tujuan Utama Nadia Pratiwi, Ni Gusti Ayu Komang; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
Widya Balina Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v9i1.542

Abstract

Ketidakmampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri mendorong terjadinya kegiatan ekspor. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui pengaruh konsumsi domestik, Gross Domestik Product negara tujuan, inflasi, dan kurs USD secara parsial atau simultan parsial serta (2) mengenali variabel bebas penelitian yang mempunyai pengaruh besar pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama. Data yang dipakai ialah data sekunder runtun waktu 2013-2022 pada lima negara tujuan utama Amerika Serikat, Mesir, Malaysia, Italia, dan Jepang. Teknik analisis data yang dipakai di penelitian ini yaitu regresi data panel dengan model regresi yang terpilih ialah Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian mengemukakan konsumsi domestik, GDP, inflasi, dan kurs USD secara simultan mempunyai pengaruh signifikan pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama. Secara parsial konsumsi domestik, inflasi, dan kurs USD mempunyai pengaruh negatif serta signifikan, sedangkan variabel GDP berpengaruh positif serta signifikan pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama dan variabel yang mempunyai pengaruh besar pada volume ekspor kopi Indonesa adalah Gross Domestic Product.
Ekspor Kelapa Sawit Indonesia: Pendekatan Gravity Model Putra, Gst Ngr Bagus Devana Arya; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
Journal of Business Inflation Management and Accounting Vol 2, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/bima.v2i2.6469

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pengaruh jarak ekonomi, populasi, nilai tukar riil, Covid-19, dan keanggotaan Council Of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) secara bersama-sama dan parsial terhadap kinerja ekspor kelapa sawit Indonesia. Penelitian ini menggunakan 10 negara tujuan ekspor utama kelapa sawit Indonesia sebagai sampel yang meliputi India, Tiongkok, Pakistan, Belanda, Amerika Serikat, Spanyol, Mesir, Bangladesh, Italia, dan Singapura dengan tahun pengamatan dari 2019-2023 dengan jumlah sampel amatan sebanyak 58. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi non-participant. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan STATA 17. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) Secara bersama-sama jarak ekonomi, populasi, nilai tukar riil, Covid-19, dan keanggotaan Council Of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) berpengaruh signifikan terhadap kinerja ekspor kelapa sawit di Indonesia. 2) Jarak ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja ekspor kelapa sawit Indonesia, sedangkan populasi, nilai tukar riil, serta Covid-19 berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja ekspor kelapa sawit di Indonesia, serta keanggotaan Council Of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) juga tidak mampu meningkatkan kinerja ekspor kelapa sawit di Indonesia.