Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Determinan Volume Ekspor Kopi Indonesia Ke Lima Negara Tujuan Utama Nadia Pratiwi, Ni Gusti Ayu Komang; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
Widya Balina Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v9i1.542

Abstract

Ketidakmampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri mendorong terjadinya kegiatan ekspor. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui pengaruh konsumsi domestik, Gross Domestik Product negara tujuan, inflasi, dan kurs USD secara parsial atau simultan parsial serta (2) mengenali variabel bebas penelitian yang mempunyai pengaruh besar pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama. Data yang dipakai ialah data sekunder runtun waktu 2013-2022 pada lima negara tujuan utama Amerika Serikat, Mesir, Malaysia, Italia, dan Jepang. Teknik analisis data yang dipakai di penelitian ini yaitu regresi data panel dengan model regresi yang terpilih ialah Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian mengemukakan konsumsi domestik, GDP, inflasi, dan kurs USD secara simultan mempunyai pengaruh signifikan pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama. Secara parsial konsumsi domestik, inflasi, dan kurs USD mempunyai pengaruh negatif serta signifikan, sedangkan variabel GDP berpengaruh positif serta signifikan pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama dan variabel yang mempunyai pengaruh besar pada volume ekspor kopi Indonesa adalah Gross Domestic Product.
Ekspor Kelapa Sawit Indonesia: Pendekatan Gravity Model Putra, Gst Ngr Bagus Devana Arya; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
Journal of Business Inflation Management and Accounting Vol 2, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/bima.v2i2.6469

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pengaruh jarak ekonomi, populasi, nilai tukar riil, Covid-19, dan keanggotaan Council Of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) secara bersama-sama dan parsial terhadap kinerja ekspor kelapa sawit Indonesia. Penelitian ini menggunakan 10 negara tujuan ekspor utama kelapa sawit Indonesia sebagai sampel yang meliputi India, Tiongkok, Pakistan, Belanda, Amerika Serikat, Spanyol, Mesir, Bangladesh, Italia, dan Singapura dengan tahun pengamatan dari 2019-2023 dengan jumlah sampel amatan sebanyak 58. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi non-participant. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan STATA 17. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) Secara bersama-sama jarak ekonomi, populasi, nilai tukar riil, Covid-19, dan keanggotaan Council Of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) berpengaruh signifikan terhadap kinerja ekspor kelapa sawit di Indonesia. 2) Jarak ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja ekspor kelapa sawit Indonesia, sedangkan populasi, nilai tukar riil, serta Covid-19 berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja ekspor kelapa sawit di Indonesia, serta keanggotaan Council Of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) juga tidak mampu meningkatkan kinerja ekspor kelapa sawit di Indonesia.
Determinan Pendapatan Driver Gojek di Kabupaten Badung Kusuma, Umar Wira Hadi; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is currently entering a demographic bonus era, where the proportion of the productive-age population is larger than the non-productive age group. This phenomenon presents a significant opportunity for economic growth if the productive workforce can be effectively absorbed. Data from the Central Statistics Agency (BPS) shows an increase in labor absorption and a decline in unemployment rates from 2021 to 2023, partly driven by technological advancements, including online transportation services like Gojek. As a technology-based application company, Gojek has created extensive employment opportunities for the community, including in Badung Regency. However, the income of Gojek drivers is influenced by various factors, such as the duration of being on bid, activation of service features, age, and initial capital. This study uses a quantitative approach with a survey method involving 96 active Gojek drivers in Badung Regency. Data was collected through questionnaires and analyzed using moderation regression analysis with the help of SPSS version 27.The results show that the variables on bid, capital, and feature activation have a positive and significant impact on the income of Gojek drivers. The longer the on bid time, the greater the capital owned, and the more features activated, the higher the driver's income. However, the age variable does not show a significant effect on income. Feature activation also moderates the relationship between on bid, capital, and income, indicating that the use of application features can strengthen the influence of these variables on income.The implications of this research highlight the importance for Gojek drivers to maximize their on bid time, manage capital effectively, and optimize the use of application features to increase their income. Additionally, Gojek is advised to continue developing features that can help drivers improve efficiency and productivity. The government can also play a role by providing financial support and training to enhance the welfare of drivers.