Claim Missing Document
Check
Articles

Keberlanjutan dan Inklusi Keuangan pada Pelaku UMKM Penerima BPUM di Provinsi Bali Ida Bagus Putu Purbadharmaja; Anak Agung Bagus Putu Widanta
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.56242

Abstract

Perekonomian Indonesia pada saat ini di dominasi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai tumpuan nasional yang juga terkena dampak serius pandemi. UMKM menghadapi kendala dalam perkembangannya diantaranya yang paling ketara adalah menurunnya jumlah penjualan. Disamping itu kendala lainnya yaitu kesulitan bahan baku, penurunan produksi, permodala, terhambatnya distribusi dan pemberhentian tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung bantuan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), karakteristik usaha, inklusi keuangan, keuangan digital terhadap pendapatan UMKM di Provinsi Bali. Menganalisis pengaruh langsung bantuan BPUM, karakteristik usaha, inklusi keuangan, keuangan digital dan pendapatan UMKM terhadap keberlanjutan UMKM di Provinsi Bali. Menganalisis pengaruh tidak langsung bantuan BPUM, karakteristik usaha, inklusi keuangan, keuangan digital terhadap keberlanjutan UMKM melalui pendapatan UMKM di Provinsi Bali. Analisis dilakukan dengan menggunakan data primer hasil survey dengan teknik analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa Bantuan BPUM, karakteristik usaha, inklusi keuangan dan kuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM di Provinsi Bali. Sedangkan Bantuan BPUM, karakteristik usaha, inklusi keuangan dan kuangan digital tidak berpengaruh dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM di Provinsi Bali. Namun Pendapatan UMKM berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM. Bantuan BPUM, Karakteristik usaha, Inklusi keuangan dan keuangan digital secara tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM di Provinsi Bali melalui pendapatan UMKM di Provinsi Bali.
PENGARUH FAKTOR EKONOMI SOSIAL TERHADAP USIA SAAT MENIKAH PELAKU PERNIKAHAN USIA DINI PADA PEREMPUAN DI KABUPATEN GIANYAR Putu Ayu Risma Aristyana; A.A. Bagus Putu Widanta
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.12.NO.04.TAHUN.2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2023.v12.i04.p11

Abstract

The purpose of this study was to analyze the simultaneous effect of the respondent's education level, parental education level, premarital pregnancy and parental income on the age at marriage of female early marriage offenders in Gianyar Regency and to analyze the partial effect of respondents' education level, parental education level, premarital pregnancy and parental income on age at marriage for women in Gianyar Regency. The number of samples taken was 100 EFA wives. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis. The results showed that 1) Simultaneously the respondent's education level, parental education level, premarital pregnancy and parental income had a significant effect on the age at marriage for women in Gianyar Regency. 2) Partially, the respondent's education level has a positive and significant effect on the age at marriage for women in Gianyar Regency. 3) Partially the level of parental education and parental income has no effect on the age at marriage for women in Gianyar Regency. 4) Female respondents who married for reasons of pre-marital pregnancy were lower than those who married not for reasons of pre-marital pregnancy and the difference was significant.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA, DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI BALI Yolanda Sintaman Olivia; Anak Agung Bagus Putu Widanta
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.12.NO.06.TAHUN.2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2023.v12.i06.p16

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of economic growth, district/city minimum wages, and government spending on labor absorption in the province of Bali. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. Based on the analysis results indicate that the level of economic growth has a negative (not significant) effect on the level of employment in the Regency/City in the Province of Bali. The district/city minimum wage level has a positive (significant) effect on the district/city employment rate in Bali Province. The level of government expenditure has a positive (significant) effect on the level of absorption of Regency/City workers in the Province of Bali. Based on the research results, it can be suggested that the government can increase visits for both foreign and domestic tourists, thereby increasing the value of GRDP and the rate of economic growth. The government is also expected to provide employment programs so that the programs implemented can be right on target, with the right quality and on time as well as increasing labor productivity through education and labor training so as to create job opportunities for quality workers.
ANALISIS DAMPAK DIKELUARKANNYA KEBIJAKAN QUANTITATIVE EASING THE FED TERHADAP KURS RUPIAH/USD I Gusti Ngurah Bagus Bayu Palguna Muliarta; Anak Agung Bagus Putu Widanta
Buletin Studi Ekonomi VOLUME.28.NO.02.TAHUN.2023
Publisher : Buletin Studi Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BSE.2023.v28.i02.p06

Abstract

This study aims to analyze both domestic and foreign factors such as US interest rates, the Fed's quantitative easing policy and the IHSG which affect the dollar exchange rate against the rupiah in the short and long term. The analysis technique used in this study is ARDL (Auto-Regressive Distributed Lag). The data used in this study is in the form of secondary data in the monthly period in the form of time series data. The results showed that the Fed's interest rate at lag 0 had a negative and significant effect on the dollar exchange rate on the rupiah in the short term, the Fed's interest rates at lag-1 and lag-3 had a positive and significant effect on the dollar exchange rate on the rupiah in the short term. IHSG at lag-0 has a negative and significant effect on the dollar exchange rate against the rupiah in the short term. The Fed's quantitative easing monetary policy as a dummy variable has a positive and significant effect on the dollar exchange rate against the rupiah. In the long term, the results of the study show that the Fed's interest rate has a significant positive effect on the dollar exchange rate against the rupiah, while the JCI has a negative but not significant effect on the dollar exchange rate against the rupiah.
ANALISIS DAYA SAING DAN FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI EKSPOR UDANG INDONESIA Sonia Falentina Harta Br Siboro; Anak Agung Bagus Putu Widanta
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.12.NO.08.TAHUN.2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2023.v12.i08.p03

Abstract

Shrimp is the leading non-oil and gas export commodity as well as the Indonesian fishery sub-sector. Shrimp commodity is also a commodity that has high competitiveness because it has fluctuating exports in the period 2013-2020. The purpose of this study was to determine how the condition of competitiveness of Indonesian shrimp commodities and the influence of competitiveness, production, GDP per capita and foreign exchange rates ( US$) partially and simultaneously on Indonesian shrimp exports in five export destination countries (United States, Japan, China, Malaysia, Canada). The data used in this study is panel data. Panel data is a combination of time series and cross section. To analyze the competitiveness of Indonesian shrimp commodities in five destination countries, the RCA (Revealed Comparative Advantage) method was used. The RCA values ??for the five destination countries show that Indonesian shrimp exports have strong competitiveness. Based on the research results, competitiveness, production, GDP per capita and foreign exchange rates simultaneously have a significant influence on Indonesia's shrimp exports. Partially competitiveness, GDP and foreign exchange rates have a positive and significant impact on Indonesia's shrimp exports. Meanwhile, production has a negative and insignificant effect on Indonesian shrimp exports
ANALISIS DETERMINAN EKSPOR LIGNIT INDONESIA TAHUN 2012-2021 I Wayan Dirsa Raditia; Anak Agung Bagus Putu Widanta
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.13.NO.04.TAHUN.2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2024.v13.i04.p14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; untuk menganalisis pengaruh suku bunga acuan dan inflasi terhadap kurs USD tahun 2012-2021; menganalisis pengaruh suku bunga acuan, inflasi, harga batu bara acuan, dan kurs USD terhadap volume ekspor lignit Indonesia tahun 2012-2021; menganalisis apakah kurs USD memediasi pengaruh suku bunga acuan dan inflasi terhadap volume ekspor lignit Indonesia tahun 2012-2021. Penelitian ini menggunakan data time series bulanan dari tahun 2012-2021 sehingga diperoleh pengamatan sebanyak 120. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis jalur. Penelitian menunjukkan; 1) suku bunga acuan dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kurs USD tahun 2012-2021; 2) suku bunga acuan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap volume ekspor lignit Indonesia tahun 2012-2021, sedangkan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor lignit Indonesia tahun 2012-2021; 3) kurs USD memediasi pengaruh suku bunga acuan dan inflasi terhadap volume ekspor lignit Indonesia tahun 2012-2021.
Determinan Volume Ekspor Kopi Indonesia Ke Lima Negara Tujuan Utama Nadia Pratiwi, Ni Gusti Ayu Komang; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
Widya Balina Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v9i1.542

Abstract

Ketidakmampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri mendorong terjadinya kegiatan ekspor. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui pengaruh konsumsi domestik, Gross Domestik Product negara tujuan, inflasi, dan kurs USD secara parsial atau simultan parsial serta (2) mengenali variabel bebas penelitian yang mempunyai pengaruh besar pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama. Data yang dipakai ialah data sekunder runtun waktu 2013-2022 pada lima negara tujuan utama Amerika Serikat, Mesir, Malaysia, Italia, dan Jepang. Teknik analisis data yang dipakai di penelitian ini yaitu regresi data panel dengan model regresi yang terpilih ialah Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian mengemukakan konsumsi domestik, GDP, inflasi, dan kurs USD secara simultan mempunyai pengaruh signifikan pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama. Secara parsial konsumsi domestik, inflasi, dan kurs USD mempunyai pengaruh negatif serta signifikan, sedangkan variabel GDP berpengaruh positif serta signifikan pada volume ekspor kopi Indonesia ke lima negara tujuan utama dan variabel yang mempunyai pengaruh besar pada volume ekspor kopi Indonesa adalah Gross Domestic Product.
Analisis Hambatan Perdagangan Udang Indonesia Ke Negara Tujuan Utama: Pendekatan Gravity Model Periode Tahun 2013-2022 Sherin Oktaviana Hayaz; Anak Agung Bagus Putu Widanta
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan perdagangan udang Indonesia ke negara tujuan utama menggunakan pendekatan Gravity Model pada periode 2013-2022. Faktor-faktor seperti Produk Domestik Bruto (PDB) negara tujuan, nilai tukar, populasi, jarak ekonomi, dan Non-Tariff Measures (NTM) diperhitungkan dalam pengujian ini untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap volume ekspor udang Indonesia ke negara tujuan utama yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan China. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB, nilai tukar, dan populasi memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan volume ekspor udang. Namun, jarak ekonomi dan NTM tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pemerintah dan pelaku industri perikanan untuk meningkatkan ekspor udang Indonesia di pasar internasional, terutama dengan memperhatikan kebijakan yang dapat meminimalkan hambatan perdagangan.
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Capital Inflow Provinsi di Indonesia Permana, I Putu Wahyu; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 3, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v3i1.4412

Abstract

Perdagangan internasional memainkan peran penting dalam aliran modal antarnegara, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di negara penerima. Pada tahun 2022, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara penerima aliran modal terbesar di Asia Tenggara, yang berkontribusi pada percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia, indeks pembangunan teknologi, informasi dan komunikasi, keterbukaan ekonomi, dan jumlah penduduk secara parsial maupun simultan terhadap aliran modal (capital inflow) dan . Data yang digunakan adalah data sekunder runtun waktu dari tahun 2017 hingga 2023 pada 34 provinsi di Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan model Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, indeks pembangunan manusia, indeks pembangunan teknologi, informasi dan komunikasi, keterbukaan ekonomi, serta jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap capital inflow. Secara parsial, indeks pembangunan manusia dan keterbukaan ekonomi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap capital inflow, sementara indeks pembangunan teknologi, informasi dan komunikasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan, dan jumlah penduduk berpengaruh negatif serta tidak signifikan terhadap capital inflow. 
Analisis Faktor-Fakyor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Konveksi di Kota Denpasar Erlangga, Tude Vicky Ajus; Widanta, Anak Agung Bagus Putu
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i1.5312

Abstract

kota denpasar merupakan ibu kota dari Provinsi Bali, dimana Kota Denpasar menjadi salah satu daerah pusat pemerintahan dan perekonomian di Bali. Industri konveksi di Bali sangat berkembang  pesat karena bisnis konveksi masih menjadi salah satu usaha yang sangat diminati. industri pakaian jadi masih berhadapan dengan masalah klasik, yaitu modal. Dalam sebuah industri, hal yang berperan penting adalah modal. Sulitnya akses untuk mendapatkan kredit, dan juga Tingkat suku bunga bank tinggi, akhirnya menyebabkan industri pakaian jadi tidak dapat berkembang untuk meningkatkan hasil produksinya. Di tambah lagi saat ini teknologi di industri semakin maju, maka standar keahlian tenaga kerjanya merupakan suatu keharusan agar dapat menyesuaikan dengan tuntutan teknologi tersebut. Kondisi yang buruk akan terjadi, jika keadaan tersebut dibiarkan terus-menerus berlangsung, tentunya baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang akan menimbulkan efek negatif bagi perekonomian di Kota Denpasar, bahkan secara lebih luas akan mempengaruhi perekonomian Bali. Perbedaan dari segi desain yang berbeda dari kebutuhan atau keinginan konsumen menjadi  permasalahan dalam usaha konveksi. Apabila permasalahan ini tidak segera diatasi, maka  keberadaan usaha konveksi di Kota Denpasar tidak akan berkembang dengan baik dan akan mempengaruhi pendapatan usaha tersebut. Jumlah konveksi terbanyak terdapat di Kota Denpasar yakni sebanyak 939 industri konveksi yang tersebar, hal ini dikarenakan Denpasar menjadi pusat perdagangan di Provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisi deskriptif, regresi linier berganda. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan  berdasarkan pendekatan Slovin dengan titik kritis 10 persen, maka diperoleh sampel sebanyak 90 responden dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian ini memperkuat teori bahwa modal, tenaga kerja bentuk usaha berpengaruh terhadap pendapatan. Temuan ini dapat mendorong perusahaan konveksi untuk mempertimbangkan strategi pengolahan tenaga kerja lebih efektif.