Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT TEGURAN DAN SURAT PAKSA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA BITUNG Madjid, Olvi; Kalangi, Lintje
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 395-508
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.677 KB) | DOI: 10.35794/emba.3.4.2015.10931

Abstract

Penerimaan dari sektor pajak merupakan sumber penerimaan negara terbesar. Banyak cara yang dilakukan Direktorat Jenderal Pajak untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak. Salah satunya dengan melakukan tindakan penagihan pajak penghasilan dengan surat teguran dan surat paksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas dan kontribusi penagihan pajak dengan surat teguran dan surat paksa terhadap penerimaan pajak penghasilan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini analisis deskriptif untuk memberikan gambaran apakah penagihan pajak dengan surat teguran dan surat paksa efektif atau tidak, dan berapa besar kontribusi yang diberikan terhadap total penerimaan pajak penghasilan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deksriptif rasio. Hasil pengujian menunjukan penagihan pajak dengan surat teguran dan surat paksa pada tahun 2013 dan 2014 tergolong tidak efektif dan memberikan kontribusi yang sangat kurang terhadap penerimaan pajak penghasilan. Oleh karena itu sebaiknya pihak KPP Pratama Bitung perlu mengadakan penyuluhan tentang perpajakan kepada masyarakat umumnya dan wajib pajak khususnya agar mereka mengerti, menyadari dan mau melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan baik. Dengan tingginya kesadaran wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya, maka jumlah pajak yang belum dilunasi akan menjadi berkurang. Kata kunci: efektivitas, penagihan pajak, surat teguran, surat paksa
ANALISIS PENGARUH DIVIDEN TERHADAP HARGA PASAR SAHAM EMITEN LQ 45 PADA BURSA EFEK INDONESIA Poputra, Desiree Natalia; Kalangi, Lintje
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 4 (2016): JE VOL. 4 NO. 4 (2016) HAL 783 - 892
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.596 KB) | DOI: 10.35794/emba.v4i4.14507

Abstract

Abstrak: Tujuan investor berinvestasi di pasar modal adalah untuk memperoleh imbalan atau pendapatan dari dana yang diinvestasikan. Investor yang menginvestasikan dananya pada saham suatu perusahaan tujuannya adalah untuk memperoleh pendapatan yang berupa dividen atau capital gain. Bagi investor yang tidak akan menerima dividen yang akan dibayar emiten secara logis akan meminta harga saham yang lebih rendah. Selisih antara harga pasar yang ada dengan harga pasar yang diinginkan bisa berbeda dengan dividen per lembar saham yang akan diterima. Kondisi ini disebut sebagai anomali pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis perbedaan harga pasar saham sebelum (cum-dividend) dan saat ex-dividend; (2) menganalisis perbedaan antara nilai penurunan harga saham pada ex-dividend dengan dividen per lembar saham yang dibayar emiten. Sampel penelitian adalah 40 emiten yang ada pada LQ-45 BEI periode 2016-2017 yang melakukan pembayaran dividen pada tahun 2016. Penelitian ini menggunakan uji statistik nonparametrik dengan alat pengujian Wilcoxon signed-rank test. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara harga pasar saham saat cum-dividend date dengan saat ex-dividend date. Ini berarti investor yang akan mengambil keputusan membeli atau menjual saham memberi perhatian terhadap dividen yang dibayarkan perusahaan emiten. Penelitian ini juga menemukan bahwa selisih harga pasar saham tidak berbeda secara signifikan dengan dividen per lembar saham. Kata Kunci: Dividen, Cum Dividend Date, Ex-Dividend Date
ANALISIS PENERAPAN SAK ETAP PADA PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PT. NICHINDO MANADO SUISAN Pratiwi, Ade Astalia; Sondakh, Jullie J; Kalangi, Lintje
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 236 - 360
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.754 KB) | DOI: 10.35794/emba.v2i3.5498

Abstract

Laporan keuangan merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban pengelolaan perusahaan oleh manajemen kepada pihak eksternal maupun internal. Melihat pentingnya dari segi kegunaan, laporan keuangan harus disusun berdasarkan standar yang berlaku agar dapat diinterpretasikan dengan konsep dan pemahaman yang sama oleh para penggunanya. Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum cukup menyulitkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang hanya berpengetahuan akuntansi minim dalam menyusun laporan keuangan. Standar Akuntasi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) hadir dengan tujuan untuk mengakomodir kebutuhan entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dalam penyelenggaraan usahanya seperti UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SAK ETAP pada penyajian laporan keuangan PT. Nichindo Manado Suisan. PT. Nichindo merupakan usaha menengah yang bergerak di bidang pengelolaan dan ekspor ikan kayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian berdasarkan Neraca dan Laporan Laba Rugi tahun 2011 dan 2012, menunjukan bahwa perusahaan belum menyajikan laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan (CALK) serta terjadi inkonsistensi dalam penyajian beberapa pos pada Neraca yang tidak diungkapkan dalam CALK. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan menyusun komponen laporan keuangan lainnya dan mengungkapkan kebijakan akuntansi perusahaan dalam CALK. Kata kunci: sak etap, laporan keuangan,
PERHITUNGAN PENYUSUTAN ASET TETAP MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERATURAN PERPAJAKAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PT. HUTAMA KARYA MANADO Mardjani, Ajeng Citralarasati; Kalangi, Lintje; Lambey, Robert
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 951- 1071
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.608 KB) | DOI: 10.35794/emba.3.1.2015.7807

Abstract

Perhitungan terhadap beban penyusutan aset tetap, dapat menggunakan metode penyusutan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan (SAK) maupun peraturan perpajakan. Metode penyusutan menurut SAK digunakan untuk menilai kinerja perusahaan dan keadaan finansialnya. Metode penyusutan berdasarkan peraturan perpajakan digunakan untuk kepentingan pajak. Adanya perbedaan pengakuan beban penyusutan, akan mengakibatkan terjadinya koreksi fiskal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode penyusutan yang digunakan dalam laporan keuangan perusahaan, baik menurut SAK maupun ketentuan perpajakan dan pengaruh terhadap perbedaan perhitungannya. Metode analisis yang digunakan metode deskrptif. Hasil penelitian menunjukkan beban penyusutan aset tetap yang dihitung perusahaan dengan metode garis lurus setiap bulannya telah dilakukan dengan baik, namun belum konsisten. Tidak adanya kegiatan operasional dan kerugian yang dialami, membuat perusahaan tidak menghitung beban penyusutan sesuai prinsip yang berlaku. Adanya perbedaan pengakuan beban penyusutan menurut standar akuntansi keuangan dan perpajakan, maka ditemukan koreksi fiskal negatif yang mengakibatkan adanya penambahan biaya yang telah diakui dalam laporan laba-rugi komersial. Sebaiknya pimpinan perusahaan menggunakan metode penyusutan yang sesuai dengan kondisi perusahaan, misalnya metode jam jasa atau metode saldo menurun.   Kata kunci: perhitungan, penyusutan, aset tetap
APPLICATION PROCEDURES AND ACCOUNTING SYSTEM OF FIXED ASSETS IN ACCORDANCE PERMENDAGRI NO.17 YEAR 2007 DEPARTMENT OF EDUCATION MANADO CITY Yanis, Irene Sutri; Kalangi, Lintje; Pusung, Rudy J.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 2 (2015): Jurnal EMBA, HAL 124- 246
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.842 KB) | DOI: 10.35794/emba.v3i2.8472

Abstract

Regional autonomy requires local governments to provide public services which are based on the principles of public service including: transparency, accountability, conditional, participatory, equal rights, the balance of rights and obligations for the creation of good governance. Evaluation of the implementation of accounting systems and procedures for fixed assets is one component of the resources that are critical to the achievement of Good Governanace. Intangible fixed assets are assets that have a useful life of more than twelve months for use in government operations or used by the general public. The purpose of this study is to know the system and procedures of the fixed asset accounting based on Act No. 17 of 2007, as well as the effectiveness of the implementation of the system and procedures of the fixed asset accounting according to Act No. 17 of 2007 in the Department of Education of Manado City. The method used in this research is descriptive. Data are obtained through field studies. The results shows that the System and Procedures of the fixed asset accounting that have been implemented by the Department of Education has run well, including planning, procurement, utilization, maintenance, removal, and transfer of assets. It is recommend that the systems and procedures of assets in Manado City Department of Education are completed or perfected in accordance with the systems and procedures in Act No.17 of 2007. Keywords: systems and procedures, fixed asset accounting, effectivenesse
ANALISIS PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KECAMATAN MALALAYANG Enga, Anastasia Graisa; Kalangi, Lintje; Warongan, Jessy D.L
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 14, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.14.3.26011.2019

Abstract

Rural and Urban Land and Building Tax is a tax on land and/or buildings owned, controlled, and/or utilized by individuals or entities, except areas used for plantation, forestry and mining business activities. Management of land and building taxes is handed over to regional governments since the enactment of law number 28 of 2009 concerning regional taxes and regional levies.Toimprove the accountability of regional financial management, especially from UN revenues, no later than January 1, 2014.PBB-P2 transfer is expected to increase regional own-source revenues (PAD) and at the same time improve the structure of the regional income and expenditure budget (APBD). The purpose of this study was to find out and analyze the process of collecting rural and urban land and building tax (PBB-P2) in Malalayang District. The type of research conducted is descriptive qualitative research.The results showed that the PBB-P2 collection process in Malalayang District in general had gone well although there were still some obstacles, such as the lack of awareness in paying PBB-P2 by taxpayers domiciled outside the region but having tax objects in the region, lack of available availability in PBB-P2 collection, different economic levels, also the absence of sanctions imposed by the government on taxpayers in paying taxes and lack of socialization from the local government. So that causes the target to be achieved has not met expectations in accordance with existing provisions.
ANALISIS UPAYA PAJAK, EFEKTIVITAS, DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS PADA BADAN PENGELOLA PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH KOTA BITUNG Karo, Lusinda Natalya Debora; Kalangi, Lintje; Budiarso, Novi Swandari
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 14, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.14.4.26081.2019

Abstract

Regional autonomy is a law that requires local governments to take care of their own regional needs by utilizing and exploring every potential that exists. One source of regional income is local tax. Local tax is fees paid by society to the state from results of natural resource management and other potential uses for people's welfare. The purpose of this study was to find out about tax effort, effectiveness, contribution and growth of local taxes in the City of Bitung. The research method used is descriptive qualitative. The results of this study indicate that tax efforts by the regional government of Bitung city in 2014-2018 are still in the criteria of "very low", the effectiveness of local tax collection in 2014-2018 is already in the "very effective" criteria and the contribution of the Bitung city tax in 2014 , 2016 and 2018 included in the criteria of "good" while in 2015 and 2017 included in the criteria of "good enough" so that the average percentage of local tax contributions to the original income of the city of Bitung included in the criteria of "good".
PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (STUDI : PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN DI SULAWESI UTARA) Mailuhu, Roland; Mogi, Grace B.; Kalangi, Lintje
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.9.1.25227.2014

Abstract

Public accounting profession is a function of attestation/legalization (atesstation function). When auditors certify the information they publish a report with conclusions regarding the conviction of a written assertion from management. To produce a good quality audit, the auditor should perform the work in accordance with the auditing standards defined, ie in accordance with Standards on Auditing in the Public Accountants Professional Standards (SPAP) or the Auditing Standards for the State Audit Agency (BPK). The quality of the resulting audit the auditor may also be influenced by several factors, among others, competence and independence of the auditor. Competencies help auditors carry out the work effectively and efficiently. The auditor also should be independent in carrying out the audit. Because good competence would not be worth it if the auditor does not have the degree of independence in gathering and evaluating evidence. This study aims to analyze the influence of empirical evidence and prove the competence and independence by the Public Accountant (KAP) and North Sulawesi Representative BPK to audit quality. As for answering the research hypotheses using multiple regression analysis. Based on the partial results of the study it can be concluded that the competence of positive but not significant effect on audit quality and independence of positive and significant impact on audit quality. Competence and independence simultaneously jointly positive effect on audit quality. So the higher the competence and independence of the auditor, the better the quality of audits conducted.
PENERAPAN PERYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NOMOR 46 TENTANG AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PAJAK PENGHASILAN ATAS PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT.MEGA JASAKELOLA Letlora, Ray Marcel; Tinangon, Jantje J.; Kalangi, Lintje
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.9.1.25211.2014

Abstract

The application of PSAK No. 46, Accounting for Income Taxes expected to bridge between accounting and tax laws with provisions. The purpose of this study is to investigate the application of PSAK No. 46 and Act No. 36 of 2008 on corporate income tax on PT.mega Jasakelola. The analytical method used is descriptive analysis. The application of PSAK No.46 of research results 46 top corporate income tax has been applied on PT.Mega Jasakelola especially regarding deferred tax, taxable income and tax payable now. Implementation of Act No. 36 of 2008 on income tax on business services is appropriate PT Mega Jasakelola Taxation existing regulations. PT.Mega Jasakelola has implemented reporting income tax on their annual tax return, in accordance with the provisions of this is evidenced by the positive correction done at the expense of the non- taxable.
Analisis Kendala-kendala yang dihadapi Satuan Pengawasan Internal dalam membangun Zona Integritas di RSUP Prof. Dr. R. D Kandou Manado Lahiang, Mercel Hendrik; Kalangi, Lintje; Lambey, Linda
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 1 (2018): Goodwill Vol. 9 No. 1 Januari-Juni 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i1.19151

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala-kendala yang dihadapi oleh Satuan Pengawasan Internal RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada pembangunan Zona Integritas sekaligus menggali upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh SPI dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratori. Data diperoleh melalui teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Informan kunci ditetapkan secara purposive sampling dengan memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk mendapatkan informasi yang tepat dan akurat. Teknik triangulasi digunakan untuk menguji validitas data dan sumber data. Data transkrip yang diuraikan dari hasil wawancara dianalisis menggunakan metode analisis yang terdiri dari pemberian tema/coding, konseptualisasi pernyataan ilmiah dan menginterpretasikannya dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kendala-kendala yang mendasar yang dihadapi oleh SPI dalam pembangunan Zona Integritas.  Kendala tersebut adalah (1) kompetensi yang tidak memadai mempengaruhi kapabilitas SPI secara keseluruhan, (2) ruang lingkup kerja yang kompleks sehingga berpengaruh pada independensi dalam pengambilan keputusan atau menjalankan tugas pokok dan fungsi secara keseluruhan, (3) kemudian permasalahan anggaran, dalam arti, kurangnya alokasi anggaran pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia di SPI, (4) komitmen organisasi yang belum terlihat dari semua unsur di rumah sakit, (5) kebijakan manajemen atas pengangkatan dan pemberhentian personil SPI menjadikan kewenangan SPI berkurang,  (6) rangkap jabatan yang membuat implementasi tugas pokok dan fungsi SPI menjadi tidak maksmimal.  Namun demikian sudah ada beberapa upaya yang dilakukan oleh SPI dalam mengatasi kendala-kendala tersebut seperti (1) melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pembina SPI yaitu Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, serta (2) mencoba menerapkan Audit Berbasis Risiko di rumah sakit, (3) sosialisasi program yang terus menerus, dengan harapan akan lebih membantu pelaksanaan pengendalian dan pengawasan yang dilakukan.  Karena begitu pentingnya peran dan fungsi SPI pada pembangunan Zona Integritas khususnya, serta peran mereka sebagai pengendali dan pengawas internal maka perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya SPI melalui pelatihan, pendidikan serta workshop  atau seminar tentang audit internal, sehingga pada akhirnya akan memberikan juga kontribusi signifikan terhadap kualitas layanan publik.Kata kunci: Zona Integritas, SPI, kapabilitas, peran dan fungsi
Co-Authors ADA, YUSTINUS Ade Astalia Pratiwi Aghogho, Mia M. Agus T. Poputra Ajeng Citralarasati Mardjani Anggraini, Agittashela Anneke Wangkar Aras, Glorya Mirekel cicilia Arifin M.H, Radila Assa, Jeremiah Reinhart Berikang, Andreas Bill, Makarau Jonathan Bumulo, Regina Amalia CHRISTIAN, Theresia Claudia Korompis Claudia W.M. Korompis Corneles, Semuel Hendry Dalipang, Marre Ika Dalope, Chicilia Afrilin Chaya Damapolii, Erwin Darise, Rezky Febriendy Datu, Christian V. Dewi Ramdhani Sutrimo, Dewi Ramdhani DEWI, Ade Ayu Prita Dhullo Afandi Dhullo Afandy Dominggus, Ester Alfrida DOTULONG, Prisila M. ELEM, Sutri Eliska Gricy Lumempouw, Eliska Gricy Enga, Anastasia Graisa Engelina, Wilma Deodora Fachry Abda El Rahman Fajriansyah, Yudi Fanny Jitmau Fenny Fega Stela Sorongan, Fenny Fega Stela Fitria Ayu Lestari Niu Fredo Tumilantouw Gerung, Ireyne R. Gerungai, Natalia Gerungai, Natalia Y. T. Gerungai, Natalia Y. T. Gosal, Lorenza Gabriella Grace B. Nangoi Grace G Lewedalu, Grace G Grace Nangoi Gresly Yunius Rainal Mamelo, Gresly Yunius Rainal Handre W.F Wokas, Handre W.F Harbelubun, Astuty Veronika Laura Haryoko, Kukuh Heince R. N. Wokas Heince R.N. Wokas, Heince R.N. Heince Wokas Hendrik Gamaliel Hendrik Manossoh, Hendrik Herman Karamoy Hongkong, Hendra Yanto I Gede Suwetja Indra Franselski Sampel Irene Sutri Yanis, Irene Sutri Jantje J. Tinangon Jecklein, . Jenny Morasa Jessy D. L. Warongan, Jessy D. L. Jessy D.L Warongan, Jessy D.L Jevita Mercy Rengkung, Jevita Mercy Jullie J Sondakh Junus, Wigia A.L. Kaindeh, Gracia Dineliska Kakunsi, Indy Maria Kalangi, Conda Liesye Yolinita Dita Kaligis, Elivira Amelia Kansil, Tiara A. M. Kapojos, Peter Marshall Karo, Lusinda Natalya Debora KARWUR, JONES M. Kaunang, Joshua Bryan Kaunang, Meivi M. Kawenas, Riani Isye Korah, Theyza Korneles, Vera Watty Kosegeran, Anando Iphan Kowel, Viva A. A. Lahiang, Mercel Hendrik Laloan, Charly S. T. Lasupu, Erika Z. Latjandu, Imelda Latjandu, Lady Diana Lauma, Enda Baisida Letlora, Ray Marcel Lewa, Megawani Lidia Mawikere Lidya Mawingkere, Lidya Limonu, Abdul Aziz Linda Lambey, Linda Lintang, Kevin Londa, Sugaray Emmanuelle Lumingkewas, Gloria S. Maatuil, Andika Prianto Macpal, Marchela Kezia Mada, Sarifudin Maharani A. Onibala Mailuhu, Roland Makatengkeng, Gracelia Mananggel, Adolfine Mangarey, Reyfando Bilgery Manimpurung, Rivaldy Manopo, Betria S. R. Manuputty, Semuel Isack Yoseph Maruli Harry Siregar Medellu, Bellatryx Yulsrivita Meily Y. B. Kalalo, Meily Y. B. Meily Y.B Kalalo, Meily Y.B Melisa Mouren Kalangi, Melisa Mouren Mogi, Grace B. Mokoagouw, Monica Mose, Gabriela Nikita Nangoi, Grace B Natalia, Posumah Linda Nova Sumual Novi Budiarso Novi S. Budiarso, Novi S. Novi Swandari Budiarso Novia Cynthia Maradesa, Novia Cynthia Novita Melina Kumesan, Novita Melina Noviyanti Zaitun Kaaro Olana Christin Pasodung Olvi Madjid, Olvi Oroh, Alviano Andrew Oroh, Ayu Anita Ekaristi Parera, Meyline Trisuksi Pasuhuk, Fita Helena Pertiwi, Rini Pingkan Elni Wowor, Pingkan Elni Polii, Josephien Poluakan, Angely Agnes Poluan , Verrel Marcel Poputra, Desiree Natalia Radityo, Dody Rambalangi, Yetri Fransiska Robert Lambey rochxy, Rochxy Romario Rotty, Romario Rorimpandey, Gabriela G. Rorong, Elisabeth Nadia ROTTY, AMELIA TRIFENA Roulani, Giroth Jessica Rudy J. Pusung Rudy Pusung Rumamby, Wulanintan P. Rumondor, Nosevira H. K. Ruru, Novianti Salindeho, Anggelina Chrisdayanti Salindeho, Mariam Magdalena Selvina Sitorus Senduk, Lidia Setyawardana, Ridho Shendi Rorong Sherly Pinatik Sigarlaki, Januarius Yani Silamba, Regina Sheren Sintje Rondonuwu, Sintje Sonny Pangerapan, Sonny Sonu, Sri Sunarni Stanley Kho Walandouw Stanly Alexander Steven J. Tangkuman Steven Tangkuman Sumajow, Kezia Cicilia Sumual, Christian D. Supriyadi Subu, Supriyadi Suwintari, Ni Gusti Ayu Kade Syawie, Husen Achmad Taliwongso, Ega E. E. Tambarici, Anita Carolina Taminggu, Grace Noviyanti Tangdialla, Angga Rano Tangkowit, Reince Herry Tangkuman , Steven Josia Tarida Elisa Butarbutar Ternalemta, Ternalemta Toisuta, Elshinta Treesje Runtu Triyono, Nofriyanto Tumbel, Deisy M. Tutuhatunewa, Christine S. Undap, Imanuel Christian Uno, Olyvia Olyvia Utiarahman, Isran Ventje Ilat Wagania, Stella Lanova Wajongkere, Jessica Walukow, Mewvi I. Wantah, Kezia Princesa Wara, Lidya Stefany Warongan, Jessy Watulingas, Patricia Weku, Priscillia Wibowo, Yohanes R.H Winston Pontoh Worang, Flowerentie Orelia Wulan D. Kindangen, Wulan D. Yuli Rawun, Yuli Zakaria, Nasrullah Zwingly Juliano Stefanus Pangkey, Zwingly Juliano Stefanus