Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pelaksanaan Good Corporate Governance (Studi Kasus Pada Perusahaan Daerah Air Minum Duasudara Kota Bitung) Sonu, Sri Sunarni; Kalangi, Lintje; Warongan, Jessy
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 10, No 2 (2019): Goodwill Vol.10 No.2 Juli- Desember 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v10i2.25624

Abstract

Abstract. This research aims to: 1) Analyze the suitability of GCG implementation in Duasudara Water Supply Company (WSC), Bitung City based on Good Corporate Governance (GCG) principles, which are transparency, accountability, responsibility, independence, fairness and equality, 2) Analyze the obstacles faced in implementing Good Corporate Governance, 3) Analyze the efforts that can be done by stakeholders  in order to overcome the obstacles that exist in implementing Good Corporate Governance (GCG). This is a qualitative case study approach. The results concluded that the implementation of GCG in the Duasudara Water Supply Company was quite appropriate. However, in the implementation of GCG at the Duasudara Water Supply Company, there were still several obstacles which are resources, attitude (disposition), bureaucratic structure, and political environment. Another obstacle is the lack of understanding regarding the principles of Good Corporate Governance by employees in overall. Therefore, Duasudara Water Supply Company seeks to conduct more intense socialization to all levels of employees in order to improve their mentality and work attitude, as well as directors who are also committed to implement GCG completely and sufficiently to attain the well development for the region.Keywords: GCG, Water Supply Company (PDAM), Good Corporate Governance Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis kesesuaian pelaksanaan GCG pada PDAM Duasudara Kota Bitung dengan asas-asas GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan (2) Menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi dalam melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) (3) Menganalisis upaya yang dapat dilakukan para pemangku kepentingan guna mengatasi hambatan-hambatan yang ada dalam melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan GCG pada PDAM Duasudara Bitung sudah cukup sesuai, Namun, dalam pelaksanaan GCG pada PDAM Duasudara Kota Bitung masih ditemukan beberapa hambatan, yaitu hambatan sumber daya, hambatan sikap pelaksana (disposisi), hambatan struktur birokrasi dan hambatan lingkungan politik. Hambatan yang ada seperti masih kurangnya pemahaman terkait asas-asas tata kelola yang baik oleh para karyawan secara menyeluruh. Dengan demikian, PDAM Duasudara berupaya melakukan dan/atau membuat sosialisasi yang lebih intens ke semua tingkat karyawan serta direksi juga berkomitmen dalam mewujudkan pelaksanaan GCG secara penuh, maksimal dan menyeluruh sehingga dapat berkontribusi penuh terhadap pembangunan daerahnya.Kata kunci: GCG, PDAM, Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja UMKM Wirausaha Wanita Di Kota Manado Lambey, Linda; Karamoy, Herman; Lambey, Robert; Kalangi, Lintje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 2 (2018): Goodwill Vol.9 No. 2 Juli-Desember 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i2.21584

Abstract

Abstract.This study aims to analyze factors influencing profit growth of small and medium entreprises owned by women in Manado city. This is a quantitative research study. Questionnaires were distributed to 66 respondentse and data were analysed by Ordinary Least Square (OLS). Findings indicate that despite women entrepreneurs can borrow some bank loans, their business profit growth does not increase. High interest rate of their loans may cause the increasing in their expenses which cause the decreasing in their profit. Other problems are they could not manage their business sufficiently due to their incapabilities in managing their capital, financing and accounting systems. On the other hand, access to market information positively and significantly their business profit growth. Given their access to market information, it is possible for them to attain new market share and to compete by providing innovative and customer-oriented products. Thus, their sales revenue and profit can increase. Variable of motivation negatively influences their business profit growth. It is because despite they are highly motivated to run their business, they must prioritize their family over their business and therefore they can not be optimally productive. Nevertheless, entrepreneurship skills can increase their business growth. Their management, accounting, marketing and operating skills can allow them to run and manage their business well, so their profit can increase.       Keywords:  Women SMEs, profit growth, bank loans, access to market information, motivation, entrepreneurship skillsAbstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pertumbuhan laba UMKM wirausaha wanita di Kota Manado yang nantinya diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pihak terkait untuk membuat kebijakan yang dapat membantu peningkatan kinerja UMKM wirausaha wanita di Kota Manado. Metode analisis yang digunakan adalah metode kausalitas yang menjelaskan mengenai pengaruh akses atas lembaga keuangan, akses UMKM atas informasi pasar, motivasi kerja, serta kemampuan kewirausahaan terhadap peningkatan laba UMKM wirausaha wanita. Untuk melakukan analisis tersebut, digunakan alat analisis regresi berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Penelitian ini menggunakan 66 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja pertumbuhan laba dari UMKM wirausaha wanita di Kota Manado yang memiliki akses ke lembaga keuangan ternyata lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki akses ke lembaga keuangan. Hal ini menunjukkan akses ke lembaga keuangan menurunkan tingkat laba mereka yang disebabkan tingginya bunga yang harus mereka bayar sehingga pendapatan laba mereka menjadi menurun, dan proses dan prosedur pengajuan pinjaman kredit dari bank yang berbelit. Akses informasi terhadap pasar meningkatkan laba UMKM wanita di Manado yang berarti dengan diperolehnya informasi terhadap pasar dapat memberikan kesempatan peluang pasar yang lebih luas bagi wirausaha wanita sehingga dapat meningkatkan omzet penjualan mereka dan laba yang diperoleh. Varibel motivasi kerja para pelaku UMKM wanita berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini disebabkan para pelaku usaha wanita tidak dapat melepaskan kodrat mereka sebagai ibu dan perempuan yang dapat menurunkan produktivitas mereka. Variabel lainnya yaitu kemampuan menjalankan wirausaha yang memadai dapat meningkatkan pertumbuhan laba. Hal ini berarti kemampuan manajerial dan keuangan yang baik dapat membantu kegiatan operasional UMKM wirausaha wanita secara efisien dan efektif sehingga laba optimal dapat tercapai. Kata Kunci: UMKM wanita, kinerja, peningkatan laba, lembaga keuangan, informasi pasar, motivasi kerja, kemampuan wiraswasta
Analisis Penganggaran Belanja Pada Satuan Kerja Di Lingkungan Kementerian Keuangan Wilayah Sulawesi Utara Engelina, Wilma Deodora; Kalangi, Lintje; Lambey, Linda
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 1 (2018): Goodwill Vol. 9 No. 1 Januari-Juni 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i1.18969

Abstract

Abstrak. Dokumen hasil penganggaran belanja pada satuan kerja di lingkungan Kementerian Keuangan dikeluarkan dalam bentuk DIPA dan penyelenggaraan belanja satker dilaksanakan berdasarkan DIPA tersebut. Sehingga sudah seharusnya yang tersusun di dalam DIPA sebagai dokumen anggaran melalui proses perencanaan yang baik sebagaimana yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan. Namun demikian, tidak jarang satker mengalami perubahan kegiatan yang pada akhirnya memperlihatkan perbedaan yang cukup signifikan antara yang direncanakan dengan realisasi anggaran yang dilaksanakan. Perbedaan tersebut terlihat dari Rencana Penarikan Dana pada halaman III DIPA dengan Laporan Realisasi Anggaran satker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses penganggaran belanja, kendala yang dihadapi satker dalam penganggaran belanja serta langkah-langkah strategis dalam upaya mengatasi kendala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Data diperoleh melalui teknik in-depth interview, studi dokumentasi, dan obervasi. Informan kunci ditetapkan secara purposive sampling dengan syarat memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk mendapatkan informasi yang tepat dan akurat. Teknik triangulasi digunakan untuk menguji validitas data dan sumber data. Data transkrip yang diuraikan dari hasil wawancara dianalisis menggunakan metode content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penganggaran belanja satker telah dibekali dasar hukum yang menjadi panduannya. Kendala yang dihadapi satker adalah (1)SDM yang belum memadai secara kuantitas maupun kompetensi terkait dengan perencanaan anggaran pada satker GKN Manado dan KPPBC Manado, kualitas SDM juga menentukan disposisi atau sikap pelaksana pada tugas dan fungsinya, (2) komunikasi yang kurang baik dengan instansi atau pihak di luar satker, (3) struktur birokrasi yang kurang tepat menjadi kendala pada ketersediaan SDM atau penganggaran belanja. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala menganalisis dengan tepat mulai dari proses penganggaran belanja. Hal ini perlu didukung dengan SDM sesuai kebutuhan dan berkompeten, sehingga terbangun komunikasi yang baik, diperlukan komitmen pimpinan untuk tetap fokus kepada tujuan organisasi.Kata Kunci: Penganggaran, Anggaran Belanja, Satker Kementerian Keuangan.
Pengaruh Kompetensi Pegawai, Tingkat Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Terhadap Penyajian Laporan Keuangan Rumah Sakit TNI AD Di Kesdam XIV/Hasanuddin Wibowo, Yohanes R.H; Karamoy, Herman; Kalangi, Lintje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 10, No 1 (2019): Goodwill Vol.10 No.1 Januari-Juni 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v10i1.26475

Abstract

Abstract. The presentation of financial statements reflected by opinion of intern auditor (Itdam) and external auditor (BPK). Audit result show there are still many army hospitals which have not yet attained  WTP opinion. The variables in this study consist of independent variables: employee competence (X1), information technology (X2), and internal control system (X3). On the other hand, the dependent variable is the presentation of financial statement (Y). This is a quantitative research using non probability sampling with census sampling method. The value of the coefficient of determination shows that employee competence, information technology, and internal control system simultaneously contribute to the presentation of financial statement. Partially test results show that information technology and internal control system influence significantly the quality of financial statement. Employee competence does not influence significantly the presentation of financial statement.Keywords: Presentation of Financial Statement, Employee Competence, Information Technology, and Internal Control System.Abstrak. Penyajian laporan keuangan rumah sakit TNI AD tercermin dari opini auditor internal (Itdam) maupun eksternal (BPK) atas laporan keuangan rumah sakit TNI AD. Hasil audit menunjukkan masih banyak rumah sakit TNI AD yang belum mendapatkan opini WTP. Variabel dalam penelitian ini sebagai variabel independen adalah kompetensi pegawai (X1), tingkat pemanfaatan teknologi informasi (X2), dan efektifitas sistem pengendalian intern (X3), sedangkan variabel dependen adalah penyajian laporan keuangan (Y). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode linier berganda, dan sampel diambil dengan teknik non probability sampling menggunakan sampling jenuh/sensus pada pengelola keuangan rumah sakit TNI AD di Kesdam XIV/Hasanuddin. Nilai koefisien determinasi menunjukan bahwa kompetensi pegawai, pemanfaatan teknologi informasi dan efektifitas sistem pengendalian intern bersama-sama berkontribusi terhadap penyajian laporan keuangan rumah sakit TNI AD di Kesdam XIV/Hasanuddin. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan efektifitas sistem pengendalian intern memiliki pengaruh signifikan terhadap penyajian laporan keuangan, sedangkan kompetensi pegawai tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penyajian laporan keuangan.Kata kunci: Penyajian Laporan Keuangan, Kompetensi Pegawai, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Efektifitas Sistem Pengendalian Intern.
Analisis Pembuktian Kasus Tindak Pidana Korupsi Melalui Pemanfaatan Laporan Audit Forensik Dan Pemberian Keterangan Ahli Oleh Auditor Forensik Di Provinsi Sulawesi Utara Zakaria, Nasrullah; Kalangi, Lintje; Gamaliel, Hendrik
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 10, No 2 (2019): Goodwill Vol.10 No.2 Juli- Desember 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v10i2.25767

Abstract

Abstract. The research aims to analyse the process of utilizing forensic audit report by police, prosecutors and judges in North Sulawesi province. This is an exploratory qualitative research. Data were obtained by in-depth interviews, observations and documentation studies. The key informant is set by purposive sampling with the condition to meet the criteria set to obtain precise and accurate information. Interviews were transcribed into data transcriptions, analyzed, coded, and categorized into themes. Data were analyzed by content analysis.  The results showed that the utilization of forensic audit reports by police, prosecutors and judges in North Sulawesi province, through the audit report, both the investigative Audit report (LHAI) and the Audit result report of the loss calculation National finance (LHAPKKN) are formally needed by both the investigation team and the investigator team, both as preliminary evidence and further evidence (proof of letter in the indictment file).  Not all investigation activities and investigation activities end up in the judicial process. Some cases, can be terminated at each stage with various reasons and conditions such as: the return of financial loss to the state, the case is handled by other investigation agencies which are KPK or prosecutors, suspects or related parties (Crown witnesses) passed away, or certain subjective reasons. Result also shows that forensic audit report which is not utilised by investigator does not breach the rules in proving the crime.Keywods: Forensic audit, auditor, corruption criminal, investigation, trial, expert description.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemanfaatan laporan hasil audit forensik oleh Polisi, Jaksa dan Hakim di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif deskriptif. Data diperoleh dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Informan kunci ditetapkan secara purposive sampling dengan syarat memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk mendapatkan informasi yang tepat dan akurat. Hasil wawancara di-transcribe menjadi transkrip data, kemudian dianalisis, diberi kode, dan dikategorikan ke dalam tema. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan laporan hasil audit forensik oleh Polisi, Jaksa dan Hakim di Provinsi Sulawesi Utara, melalui Laporan hasil audit, baik Laporan Hasil Audit Investigatif (LHAI) maupun Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (LHAPKKN) secara formal sangat dibutuhkan oleh tim penyelidik maupun tim penyidik, baik sebagai bukti awal maupun bukti lanjutan (bukti surat dalam berkas dakwaan). Tidak semua kegiatan penyelidikan dan kegiatan penyidikan berakhir di proses peradilan. Sebagian dari kasus tersebut dapat dihentikan baik pada tahap penyelidikan maupun pada tahap penyidikan dengan berbagai alasan dan kondisi yakni: pengembalian kerugian keuangan Negara, kasus tersebut ditangani instansi penyidik lainnya yaitu KPK atau kejaksaan, tersangka atau pihak terkait (saksi mahkota) meninggal dunia, atau alasan subjektif tertentu. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa laporan hasil audit forensik yang tidak dimanfaatkan oleh instansi penyidik (penegak hukum) bukan merupakan pelanggaran hukum dalam proses pembuktian tindak pidana. Kata Kunci: Audit forensic, auditor forensic, tindak pidana korupsi, penyelidikan, penyidikan, persidangan, keterangan ahli. 
EVALUASI KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI UTARA Triyono, Nofriyanto; Kalangi, Lintje; Alexander, Stanly
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.119 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.24941

Abstract

Abstrak : Konsistensi perencanaan dan pengaggaran dalam hal program dan kegiatan merupakan suatu proses memadukan dan memperkuat penyusunan rencana dan anggaran dalam mencapai sasaran pembangunan. Dalam menilai konsistensi program dan kegiatan antara perencanaan dan penganggaran di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dilakukan analisis melalui dokumen RKPD, PPAS dan APBD Tahun 2017-2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi konsistensi perencanaan dan penganggaran dalam hal program dan kegiatan di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya beberapa program dan kegiatan yang belum konsisten antara perencanaan dan penganggaran, hal ini terjadi karena hasil evaluasi tidak mencapai target yang signifikan, keterbatasan anggaran yang mengakibatkan program yang direncanakan harus diganti dengan program prioritas, serta kesalahan penginputan. Saran yang diberikan yaitu perlu adanya komitmen, komunikasi dan informasi dalam meningkatkan dan menjaga konsistensi perencanaan dan penganggaran serta meningkatkan pengunaan teknologi informasi e-planning dan e-budgeting.Kata Kunci : konsistensi, perencanaan, penganggaran 
PENGARUH KESADARAN WAJLB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJLB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK BUML DAN BANGUNAN DL KABUPATEN MLNAHASA UTARA Bill, Makarau Jonathan; Kalangi, Lintje; Mawikere, Lidia
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 13, No 03 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.13.03.20611.2018

Abstract

Taxpayer compliance becomes an important behavioral pattern in relation to improve the tax revenue sector. Taxpayer compliance can be influenced by various factors, one of them is the awareness of the taxpayer. This research is intended to determine the awareness of taxpayers on compliance in paying the tax on land and building tax in North Minahasa District. This research uses quantitative method with 100 respondents. The results of this study indicate that the awareness of taxpayers influences taxpayer compliance in paying the tax on the land and building tax in North Minahasa District. The research results show significance with a probability value of 0.000 smaller than 0.05, with the result that Ho is rejected. Thus there is significant with partial influence on taxpayer awareness of compliance in paying the tax on the land and building tax, then the Ha is accepted.Keywords : Awereness of Taxpayer, Taxpayer Compliance.
Pengaruh kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak dan penagihan pajak dalam upaya peningkatan penerimaan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kotamobagu Roulani, Giroth Jessica; Kalangi, Lintje; Pinatik, Sherly
Indonesia Accounting Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/iaj.27712

Abstract

Taxes are a source of state revenue that is very important because it has a great influence on national development. To achieve the optimal tax revenue, countries need to implement various efforts through tax collection. This research aimed to determine the effect of ownership obligations taxpayer identification number, tax audit and tax collection in an effort to increase tax revenue. The Object of this research were tax officer at Kotamobagu Tax Office. The sampling method was used nonprobability sampling through purposive sampling technique with sample total are 30 person. The data analysis method was used multiple regression analysis. The results showed that the obligation of ownership Taxpayer Identification Number, tax audit and tax collection in partially did not effect in efforts to increase tax revenues, it can be seen from significant value of each variable is greater than 0,05.
Analisis Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud MARADESA, NOVIA CYNTHIA; KARAMOY, HERMAN; KALANGI, LINTJE
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 11, No 1 (2020): Goodwill Vol. 11 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v11i1.28193

Abstract

Abstract. This study aims to determine the state of APIP in the Regional Government of Talaud Regency and the APIP’s constraints in carrying out its duties and functions as supervisors of Regional Government activities, and analyze the efforts that should be carried out to improve the capabilities of APIP, then provide some advices so that APIP can carry out their tasks and functions optimally. This is a qualitative research method with an exploratory approach. Data were obtained by in-depth interviews, documentation studies and observations. The results showed that the capability of APIP in the Regional Government of Talaud Regency was still at level II with a note. The constraints are amount of human resources, in this case the auditor has not been adequate with the existing workload and the lack of infrastructure that cannot supports the tasks and implementation of APIP. The efforts that can be made to improve the capabilities of APIP in the Regional Government of Talaud Regency are for human resource constraints can be done by increasing the number of auditors in accordance with the workload and including the auditors in technical training and training, seminars to improve the capabilities of the APIP conducted by BPKP and BPK as well as holding their own office training.Solutions to solve infrastructure problems are to add some infrastructures that supports the implementation of APIP tasks such motorcycles and vehicles, laptops, scan tables, hammer tests, and printers.Keywords: APIP, APIP Capabilities, Constraints and Efforts.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan APIP pada Pemerintah Daerah Kabupaten Talaud dan kendala apa saja yang di hadapi APIP dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai pengawas kegiatan Pemerintah Daerah, serta menganalisa upaya-upaya apa yang harus dilaksanakan untuk meningkatkan kapabilitas APIP, kemudian memberikan saran terhadap upaya-upaya yang dapat dilakukan agar APIP dalam menjalankan tugas dan fungsinya dapat terlaksana dengan optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratori. Data yang diperoleh peneliti melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas APIP pada Pemerintah Daerah Kabupaten Talaud masih berada pada level II dengan catatan. Kendala yang dihadapi adalah jumlah sumber daya manusia dalam hal ini auditor belum memadai dengan beban kerja yang ada dan kurangnya sarana prasarana yang yang mendukung tugas dan pelaksanaan APIP. Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapabilitas APIP pada Pemerintah Daerah Kabupaten Talaud adalah untuk kendala sumber daya manusia dapat dilakukan dengan menambah jumlah auditor sesuai dengan beban kerja dan mengikutsertakan auditor pada diklat-diklat teknis, seminar-seminar peningkatan kapabilitas APIP yang dilaksanakan oleh BPKP dan BPK serta menagadakan pelatihan kantor sendiri. Untuk kendala sarana prasarana, upaya-upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penambahan sarana prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas APIP seperti kendaraan roda dua dan roda empat, laptop, scan table, hammer test, dan printer.Kata Kunci: APIP, Kapabilitas APIP, Kendala dan Upaya.
Determinan Akurasi Pelaporan Aset Tetap Daerah Studi Kasus pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ROTTY, AMELIA TRIFENA; KALANGI, LINTJE; LAMBEY, LINDA
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 11, No 1 (2020): Goodwill Vol. 11 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v11i1.28643

Abstract

 Abstract. This study aims to analyse the process of reporting fixed assets, the causes of inaccuracy of reporting fixed assets, and efforts that have been done to provide sufficient reporting fixed assets and also the determinants of accuracy for fixed asssets reporting North Sulawesi Government. This is a qualitative study with case study approach. Data were obtained through in-depth interview technique, participative observation dan documentation study. The results of this research show that the process of reporting fixed assets in North Sulawesi Government has been conducted in accordance with Regulation by Government of Indonesia No. 71 of 2010 regarding Government Accounting Standard. Based of the standard, North Sulawesi Government itself has also established Governor Regulation No 106 of 2016 to regulate Accounting Policy in North Sulawesi Government. Determinants of the inaccuracies of Reporting Fixed Assets are caused by former Governments, seriousness of leadership and administrator, insufficient of human resources quality, lack of information communication and coordination, performance of SIMDA BMD. Efforts to establish the accuracy of fixed asssets reporting  such as improving the commitment of government organization, the records of  fixed assets inventory, fixed assets valuation, disposal fixed assets, the quality of human resources, SIMDA BMD flexibility, and increasing communication and coordination. Therefore, it can be concluded that the determinants of Fixed Assets Report Accuracy in North Sulawesi Government are commitment of Government, Human Resources, Software and Communication and coordination.Keywords: accuracy, reporting fixed assets, human resources, SIMDA BMD Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaporan aset tetap, menganalisis kendala yang menyebabkan ketidakakuratan pelaporan aset tetap, dan menganalisis upaya dalam peningkatan keakuratan pelaporan aset tetap serta menganalisis determinan akurasi pelaporan aset tetap daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara secara mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa pelaporan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Berdasarkan standar akuntansi pemerintahan yang ada, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menetapkan Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 106 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas peraturan Gubernur Sulawesi Utara tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Tahapan pelaporan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terdiri dari yang pertama rekonsiliasi aset tetap dan pelaporan aset tetap. Penyebab terjadinya ketidakakuratan pelaporan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara adalah lamanya pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara, kurangnya keseriusan pimpinan dan pengelola aset tetap, kualitas sumber daya manusia yang belum memadai, kurangnya informasi, komunikasi dan koordinasi, serta kinerja aplikasi SIMDA BMD. Adapun upaya yang dilakukan dalam peningkatan keakuratan pelaporan aset tetap pemerintah Provinsi Sulawesi Utara adalah dengan adanya komitmen perangkat daerah, inventarisasi aset tetap, penilaian, penghapusan aset tetap, peningkatan kualitas sumber daya manusia, fleksibilitas aplikasi SIMDA BMD, dan komunikasi serta koordinasi. Sehingga dengan demikian, ditemukan bahwa determinan akurasi pelaporan aset tetap daerah adalah komitmen perangkat daerah, sumber daya manusia, software, komunikasi dan koordinasi.Kata kunci: akurasi, pelaporan aset tetap, sumber daya manusia, SIMDA BMD  
Co-Authors ADA, YUSTINUS Ade Astalia Pratiwi Aghogho, Mia M. Agus T. Poputra Ajeng Citralarasati Mardjani Anggraini, Agittashela Anneke Wangkar Aras, Glorya Mirekel cicilia Arifin M.H, Radila Assa, Jeremiah Reinhart Berikang, Andreas Bill, Makarau Jonathan Bumulo, Regina Amalia CHRISTIAN, Theresia Claudia Korompis Claudia W.M. Korompis Corneles, Semuel Hendry Dalipang, Marre Ika Dalope, Chicilia Afrilin Chaya Damapolii, Erwin Darise, Rezky Febriendy Datu, Christian V. Dewi Ramdhani Sutrimo, Dewi Ramdhani DEWI, Ade Ayu Prita Dhullo Afandi Dhullo Afandy Dominggus, Ester Alfrida DOTULONG, Prisila M. ELEM, Sutri Eliska Gricy Lumempouw, Eliska Gricy Enga, Anastasia Graisa Engelina, Wilma Deodora Fachry Abda El Rahman Fajriansyah, Yudi Fanny Jitmau Fenny Fega Stela Sorongan, Fenny Fega Stela Fitria Ayu Lestari Niu Fredo Tumilantouw Gerung, Ireyne R. Gerungai, Natalia Gerungai, Natalia Y. T. Gerungai, Natalia Y. T. Gosal, Lorenza Gabriella Grace B. Nangoi Grace G Lewedalu, Grace G Grace Nangoi Gresly Yunius Rainal Mamelo, Gresly Yunius Rainal Handre W.F Wokas, Handre W.F Harbelubun, Astuty Veronika Laura Haryoko, Kukuh Heince R. N. Wokas Heince R.N. Wokas, Heince R.N. Heince Wokas Hendrik Gamaliel Hendrik Manossoh, Hendrik Herman Karamoy Hongkong, Hendra Yanto I Gede Suwetja Indra Franselski Sampel Irene Sutri Yanis, Irene Sutri Jantje J. Tinangon Jecklein, . Jenny Morasa Jessy D. L. Warongan, Jessy D. L. Jessy D.L Warongan, Jessy D.L Jevita Mercy Rengkung, Jevita Mercy Jullie J Sondakh Junus, Wigia A.L. Kaindeh, Gracia Dineliska Kakunsi, Indy Maria Kalangi, Conda Liesye Yolinita Dita Kaligis, Elivira Amelia Kansil, Tiara A. M. Kapojos, Peter Marshall Karo, Lusinda Natalya Debora KARWUR, JONES M. Kaunang, Joshua Bryan Kaunang, Meivi M. Kawenas, Riani Isye Korah, Theyza Korneles, Vera Watty Kosegeran, Anando Iphan Kowel, Viva A. A. Lahiang, Mercel Hendrik Laloan, Charly S. T. Lasupu, Erika Z. Latjandu, Imelda Latjandu, Lady Diana Lauma, Enda Baisida Letlora, Ray Marcel Lewa, Megawani Lidia Mawikere Lidya Mawingkere, Lidya Limonu, Abdul Aziz Linda Lambey, Linda Lintang, Kevin Londa, Sugaray Emmanuelle Lumingkewas, Gloria S. Maatuil, Andika Prianto Macpal, Marchela Kezia Mada, Sarifudin Maharani A. Onibala Mailuhu, Roland Makatengkeng, Gracelia Mananggel, Adolfine Mangarey, Reyfando Bilgery Manimpurung, Rivaldy Manopo, Betria S. R. Manuputty, Semuel Isack Yoseph Maruli Harry Siregar Medellu, Bellatryx Yulsrivita Meily Y. B. Kalalo, Meily Y. B. Meily Y.B Kalalo, Meily Y.B Melisa Mouren Kalangi, Melisa Mouren Mogi, Grace B. Mokoagouw, Monica Mose, Gabriela Nikita Nangoi, Grace B Natalia, Posumah Linda Nova Sumual Novi Budiarso Novi S. Budiarso, Novi S. Novi Swandari Budiarso Novia Cynthia Maradesa, Novia Cynthia Novita Melina Kumesan, Novita Melina Noviyanti Zaitun Kaaro Olana Christin Pasodung Olvi Madjid, Olvi Oroh, Alviano Andrew Oroh, Ayu Anita Ekaristi Parera, Meyline Trisuksi Pasuhuk, Fita Helena Pertiwi, Rini Pingkan Elni Wowor, Pingkan Elni Polii, Josephien Poluakan, Angely Agnes Poluan , Verrel Marcel Poputra, Desiree Natalia Radityo, Dody Rambalangi, Yetri Fransiska Robert Lambey rochxy, Rochxy Romario Rotty, Romario Rorimpandey, Gabriela G. Rorong, Elisabeth Nadia ROTTY, AMELIA TRIFENA Roulani, Giroth Jessica Rudy J. Pusung Rudy Pusung Rumamby, Wulanintan P. Rumondor, Nosevira H. K. Ruru, Novianti Salindeho, Anggelina Chrisdayanti Salindeho, Mariam Magdalena Selvina Sitorus Senduk, Lidia Setyawardana, Ridho Shendi Rorong Sherly Pinatik Sigarlaki, Januarius Yani Silamba, Regina Sheren Sintje Rondonuwu, Sintje Sonny Pangerapan, Sonny Sonu, Sri Sunarni Stanley Kho Walandouw Stanly Alexander Steven J. Tangkuman Steven Tangkuman Sumajow, Kezia Cicilia Sumual, Christian D. Supriyadi Subu, Supriyadi Suwintari, Ni Gusti Ayu Kade Syawie, Husen Achmad Taliwongso, Ega E. E. Tambarici, Anita Carolina Taminggu, Grace Noviyanti Tangdialla, Angga Rano Tangkowit, Reince Herry Tangkuman , Steven Josia Tarida Elisa Butarbutar Ternalemta, Ternalemta Toisuta, Elshinta Treesje Runtu Triyono, Nofriyanto Tumbel, Deisy M. Tutuhatunewa, Christine S. Undap, Imanuel Christian Uno, Olyvia Olyvia Utiarahman, Isran Ventje Ilat Wagania, Stella Lanova Wajongkere, Jessica Walukow, Mewvi I. Wantah, Kezia Princesa Wara, Lidya Stefany Warongan, Jessy Watulingas, Patricia Weku, Priscillia Wibowo, Yohanes R.H Winston Pontoh Worang, Flowerentie Orelia Wulan D. Kindangen, Wulan D. Yuli Rawun, Yuli Zakaria, Nasrullah Zwingly Juliano Stefanus Pangkey, Zwingly Juliano Stefanus