Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI MELALUI MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA SISWA KELAS XII IPS SMA NEGERI 12 MAKASSAR Akhiruddin Akhiruddin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 2: Juli 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.217 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan 4 tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dan masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan di kelas XII IPS SMA Negeri I2 Makassar dengan jumlah siswa 42 orang, 21 laki-laki dan 21 perempuan. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah Observasi, Data tes hasil belajar dan Angket. Sedangkan Teknik Analisis Data yaitu data hasil belajar siswa berupa tes akan dianalisis dengan menggunakan skor yang berdasarkan penilaian acuan patokan, dihitung berdasarkan skor maksimal yang mungkin dicapai oleh siswa. Hasil analisis kuantitatif penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 66,95 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 10,80 dan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 13 dan mencapai persentase ketuntasan 30,95%. (2) Hasil belajar siswa pada siklus II berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 87,02 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 7,58 dan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 40 dan mencapai persentase ketuntasan 95,23%. Hasil analisis kualitatif menunjukkan adanya perubahan yang terjadi pada sikap siswa, meningkatnya kehadiran, minat, dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran sesuai dengan hasil observasi. Dan secara umum, dalam penelitian ini terjadi peningkatan hasil belajar sosiologi pokok bahasan perubahan sosial (Cultural Lag) pada siswa kelas XII IPS SMA Negeri 12 Makassar setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif Student Facilitator And Explaining.
TRADISI KUMPUL KOPE (STUDI PERKAWINAN PADA MASYARAKAT DESA TIWU NAMPAR KECAMATAN KOMODO KABUPATEN MANGGARAI BARAT) Kornolia Febriani Sem; Akhiruddin; Reski Salemuddin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.028 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat Desa Tiwu Nampar terhadap tradisi kumpul kope dan mengapa tradisi kumpul kope masih dipertahankan oleh masyarakat Desa Tiwu Nampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dekskriptif, dan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah 15 orang informan yaitu tokoh adat, tokoh agama, tua golo, 5 orang laki-laki yang pernah melaksanakan kumpul kope, 4 orang keluarga, dan 3 orang pemuda. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, 1) Pandangan masyarakat Desa Tiwu Nampar terhadap tradisi kumpul kope antara lain (a) Kumpul kope sebagai sebuah bentuk solidaritas sosial, yaitu hubungan mereka sangat solid dan harmonis (b) Sebagai bentuk gotong royong. 2) Alasan tradisi kumpul kope masih dipertahankan di Desa Tiwu Nampar antara lain (a) sebagai warisan leluhur yaitu jika tidak melaksanakan tradisi ini maka akan merasa kurang sempurna dalam proses perkawinan. (b) Ekonomi yaitu kumpul kope dapat membantu menyelesaikan biaya belis mas kawin yang sangat besar. (c) Sosialisasi kumpul kope yaitu supaya tradisi ini tetap bertahan dan dilestarikan oleh generasi selanjutnya