Perkembangan perekonomian global yang semakin pesat serta meningkatnya persaingan bisnis menuntut perusahaan untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian laba, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan tata kelola perusahaan. Sektor pertambangan merupakan sektor yang berdampak signifikan terhadap lingkungan, sehingga penerapan Green Accounting menjadi penting untuk mendukung keberlanjutan usaha. Selain itu, Good Corporate Governance, ukuran perusahaan (firm size), dan leverage juga diduga memengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu terkait variabel-variabel tersebut menunjukkan adanya kesenjangan penelitian (research gap) yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 18 perusahaan dengan total 90 data observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode Two-Stage Least Squares (2SLS).Kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), sedangkan Green Accounting dan Good Corporate Governance diukur menggunakan variabel dummy. Ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset, serta leverage diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Accounting dan Good Corporate Governance tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan. Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, yang menunjukkan bahwa perusahaan dengan ukuran lebih besar cenderung memiliki kinerja keuangan yang lebih baik. Sementara itu, leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dan menunjukkan hubungan negatif. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi teori stakeholder. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan, investor, dan regulator dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan kinerja keuangan dan keberlanjutan perusahaan.