Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERILAKU ALTRUISME DALAM SERIAL DRAMA SORA WO KAKERU YODAKA Aulia Ratna Rakhmadhani; Diana Puspitasari; Yudi Suryadi
Metahumaniora Vol 13, No 1 (2023): METAHUMANIORA, APRIL 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v13i1.42520

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang membahas perilaku altruisme dalam serial drama Sora Wo Kakeru Yodaka. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan altruisme tokoh Kaga sehingga akan nampak perilaku apa saja yang termasuk dalam aspek altruisme. Teori yang digunakan adalah teori altruisme dari Myers. Metode pengumpulan data menggunakan teknik simak catat. Hasil penelitian menemukan perilaku altruisme dalam tokoh Kaga yang diwujudkan melalui tiga aspek, yaitu memberikan perhatian, menolong orang lain, dan mementingkan orang lain. Perilaku yang dimunculkan pada tokoh Kaga merepresentasikan masing-masing aspek tersebut. Kesimpulannya, aspek altruisme yang paling banyak ditemukan adalah memberikan perhatian pada orang lain.
Struktur Formula Anime Genre Isekai Fantasi Ummah, Nadia Wirda; Puspitasari, Diana; Aryadillah, Muhammad
East Asian Review Vol 2 No 1 (2024): First Half-Year
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ear.12216

Abstract

The isekai fantasy genre has become very popular in recent years, but there is still very little research discussing this genre. Therefore, this research attempts to formulate the basic concept of the formula structure of the isekai genre anime using genre formula studies. This research is qualitative, with data collection using documentation studies and data analysis using data reduction, selection and conclusion based on formula theory. The research formulated six basic elements that conduct the isekai genre: way to move to isekai, setting, conflict, narrative structure, hero and antagonist. The six basic elements that build the isekai genre formula in this research can be used for isekai genre formula studies. Apart from that, the isekai genre was created to meet people's tastes with an element structure that is simple and easy to understand.
Kajian Mimetik dalam Light Novel Bungou Stray Dogs Osamu Dazai and Dark Age Karya Kafka Asagiri Muthia Rahma Azzahra; Diana Puspitasari; Yudi Suryadi
Jurnal Sakura : Sastra, Bahasa, Kebudayaan dan Pranata Jepang Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JS.2025.v07.i01.p01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian mimetik dalam novel ringan Bungou Stray Dogs Osamu Dazai and Dark Age. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kalimat dan kata-kata yang relevan dengan pendekatan mimetik terhadap karakter Sakunosuke Oda. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka dan simak catat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mimetik oleh Abrams yang menjelaskan bahwa karya sastra dipandang sebagai imitasi dan realitas. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa penggambaran realitas memiliki kaitan dengan struktur cerita melalui tokoh utama Sakunosuke Oda. Unsur mimetik yang ada dalam kajian yaitu, 1) status hierarki dalam masyarakat, 2) penokohan karakter Odasaku yang berhubungan dengan sastrawan Oda Sakunosuke, 3) hubungan karakter dalam cerita dengan Odasaku, 4) kematian Odasaku yang meniru kondisi saat Oda Sakunosuke meninggal. Dari data yang telah diteliti, terbukti bahwa Dark Age ditulis berdasarkan fakta, namun beberapa di antaranya tidak benar dan mengalami paralel yang bertentangan dengan aslinya. Adanya informasi yang bertentangan dengan kebenaran atau telah mengalami modifikasi kembali menjadi pengingat bahwa Dark Age merupakan prosa fiksi.
Representasi Gaman pada Tokoh Kudou Chika dalam Anime Kono Oto Tomare Rafelia Anggita Khoirunnisa; Yusida Lusiana; Diana Puspitasari
Jurnal Sakura : Sastra, Bahasa, Kebudayaan dan Pranata Jepang Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JS.2024.v06.i02.p01

Abstract

This research was conducted to determine the representation of gaman in the character Kudou Chika from the anime Kono Oto Tomare. This research is a qualitative descriptive study. The research data is in the form of scenes and dialog performed by the character Kudou Chika as a data source. The data collection methods used are library study techniques and observation and note-taking. The theory used in this research is semiotic theory by John Fiske which describes television codes through three levels, namely reality, representation, and ideology. From the results of the research, the representation of gaman is depicted through three characters owned by Kudou Chika, including persistent, patient and diligent. In addition, there are ideology of egoism and cultural nationalism in the anime Kono Oto Tomare.
Makna Lotus dalam Lagu LiSA - GURENGE Alya Husna Nabila; Diana Puspitasari; Muammar Kadafi
Jurnal Sakura : Sastra, Bahasa, Kebudayaan dan Pranata Jepang Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JS.2024.v06.i01.p01

Abstract

This research contains the meaning of lotus in the song LiSA - Gurenge which has an implied meaning regarding the philosophical value of lotus which is analogous to the stages of human life. The purpose of this study is to describe the representation of the lotus flower and its meaning in the Gurenge song for Japanese society. This study uses a qualitative descriptive method, see note, then the theoretical concept used in this research is the semiotic theory of Charles Sanders Peirce. The results of this study found that there is a representation of the living teaching of the Lotus Sutra which is believed by Tiantai and Nichiren Buddhists who are widespread in East Asia. Based on the results of the research, it can be concluded that the Gurenge song describes the human process in an effort to achieve the highest enlightenment to reach nirvana in accordance with Buddhist teachings