Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Tentang Pertolongan Pertama Nyeri Dada Akut Kasus Sindrom Koroner Akut Pada Peserta Posbindu PTM Di Puskesmas Waipare ode Irman; Pasionista Vianitati; Anggia Riske Wijayanti
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v1i1.3

Abstract

Nyeri dada akut merupakan salah satu tanda kegawatan Sindrom Koroner Akut (SKA). Pertolongan segera yang tepat saat nyeri dirasakan yaitu segera ke rumah sakit. Akan tetapi, hasil analisis masalah di Puskesams Waipare ditemukan 90% masyarakat menunda kerumah sakit dan memilih mengobati diri sendiri. Untuk itu penyuluhan kesehatan harus diberikan kepada mereka yang beresiko menderita SKA. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu memberikan informasi agar masyarakat mampu melakukan tindakan yang tepat saat mengalami nyeri dada akut. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Waipare Kabupaten Sikka sebanyak 4 kali selama 60-90 menit dengan metode kegiatan yaitu ceramah, tanya jawab, berbagi pengalaman dan diskusi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan Oktober 2023.  Sebanyak 38 orang terlibat dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menujukkan adanya perubahan positif terkait pertolongan pertama nyeri dada akut. Saat pretest yang paling banyak adalah melakukan tindakan yang tidak tepat yaitu sebanyak 12 orang (31.6%) memilih untuk mengobati diri sendiri dan pada saat postest yang paling banyak adalah melakukan tindakan yang tepat yaitu sebanyak 32 orang (84.2%) pasien memutuskan untuk segera ke rumah sakit.  Bagi tenaga kesehatan untuk selalu memberikan informasi terkait penyakit jantung secara berkala kepada pasien
Persepsi Penyakit dan Self Care Pasien Sindrom Korone Akut Ode Irman
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v4i1.5721

Abstract

Acute Coronary Syndrome (ACS) remains a leading cause of death worldwide. Therefore, good self-care is essential to prevent recurrence, improve quality of life, and reduce complications. Self-care is influenced by disease perception, but its relationship in ACS patients remains understudied. The purpose of this study was to explain the relationship between illness perception and self-care in ACS patients. This was a correlational analytic study with a cross-sectional design. A sample of 42 individuals was selected according to research criteria and purposive sampling was used. The study was conducted from September to October 2025 at the Cardiology Clinic. Data on illness perception were collected using the Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ). Self-care was measured using the Self-Care of Coronary Heart Disease Inventory (SC-CHDI) questionnaire. Data were analyzed using the Pearson correlation test. The results showed a relationship between illness perception and self-care in ACS patients. The direction of the relationship was positive, meaning that the more positive the illness perception score, the better the self-care score, and vice versa. The correlation strength was 0.453 (weak category). Therefore, interventions aimed at improving perceptions have been shown to improve compliance and clinical outcomes in ACS patients. For nurses, integrating these interventions into ACS management is key to improving safe care and treatment success.